<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pekerja Migran Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/pekerja-migran/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/pekerja-migran</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2026 03:23:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>pekerja Migran Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/pekerja-migran</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Garut Tak Cuma Wisata, Keahlian Asgar dan Akar Wangi Jadi Modal Diplomasi</title>
		<link>https://www.seketika.com/garut-tak-cuma-wisata-keahlian-asgar-dan-akar-wangi-jadi-modal-diplomasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 03:23:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[akar wangi]]></category>
		<category><![CDATA[Asgar]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Irine Yusiana Roba Putri]]></category>
		<category><![CDATA[Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja Migran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36835</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/garut-tak-cuma-wisata-keahlian-asgar-dan-akar-wangi-jadi-modal-diplomasi">Garut Tak Cuma Wisata, Keahlian Asgar dan Akar Wangi Jadi Modal Diplomasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Garut &#8211; Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menegaskan pentingnya multi-track diplomacy agar kerja sama internasional tidak hanya berhenti di ruang sidang, tetapi memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah. Irine menilai potensi khas Kabupaten Garut merupakan senjata paling ampuh dalam diplomasi luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu poin konkret yang disoroti Irine adalah program Pemkab Garut mengenai pengiriman pekerja migran terampil. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mendorong Garut untuk memanfaatkan reputasi historis keahlian pemangkas rambut Asal Garut (Asgar) sebagai komoditas diplomasi tenaga kerja terampil ke Australia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Garut ini terkenal dengan Asgar-nya. Di Australia, keahlian sebagai hairdresser memiliki poin tinggi untuk permanent residence. Australia juga memiliki program visa tahunan yang kuotanya sangat diperebutkan. Ini potensi luar biasa karena keahlian pemangkas rambut asal Garut sudah menjadi budaya dan keahlian spesifik yang tidak bisa dipelajari hanya dalam 1-2 hari,&#8221; ujar Irine saat Kunjungan Kerja BKSAP ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (06/08/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain isu ketenagakerjaan, Legislator Fraksi PDI-Perjuangan ini juga menyoroti diplomasi kebudayaan melalui komoditas minyak akar wangi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyebutkan bahwa minyak atsiri akar wangi bukan sekadar komoditas perdagangan, melainkan bagian dari identitas kebudayaan Indonesia yang dapat didorong melalui Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan di Kementerian Kebudayaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Diplomasi kebudayaan dan kemitraan global ini sejalan dengan komitmen Sustainable Development Goals(SDGs). Peluang Garut sangat banyak, tinggal bagaimana kita merajut kemitraan ini bersama-sama,&#8221; pungkas Irine.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/garut-tak-cuma-wisata-keahlian-asgar-dan-akar-wangi-jadi-modal-diplomasi">Garut Tak Cuma Wisata, Keahlian Asgar dan Akar Wangi Jadi Modal Diplomasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Gaungkan Revolusi Ekonomi ASEAN-GCC: Perdagangan Bebas, Industri Halal, hingga Pekerja Migran!</title>
		<link>https://www.seketika.com/prabowo-gaungkan-revolusi-ekonomi-asean-gcc-perdagangan-bebas-industri-halal-hingga-pekerja-migran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 10:14:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN]]></category>
		<category><![CDATA[ASEAN-GCC]]></category>
		<category><![CDATA[Diplomasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[GCC]]></category>
		<category><![CDATA[Industri Halal]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja sama ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[KTT ASEAN-GCC 2025]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja Migran]]></category>
		<category><![CDATA[Perdagangan Bebas]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=27379</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prabowo-gaungkan-revolusi-ekonomi-asean-gcc-perdagangan-bebas-industri-halal-hingga-pekerja-migran">Prabowo Gaungkan Revolusi Ekonomi ASEAN-GCC: Perdagangan Bebas, Industri Halal, hingga Pekerja Migran!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan tiga aspek utama dalam mendorong masa depan kawasan ASEAN dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang lebih menjanjikan. Hal ini disampaikan Presiden Prabowo dalam sambutannya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-2 ASEAN-GCC yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sekarang adalah momentum yang tepat untuk mendekatkan kedua kawasan kita dan bekerja sama demi membawa manfaat nyata bagi rakyat. Marilah kita bekerja keras dengan fokus pada tiga aspek utama ini,” ujar Presiden Prabowo Subianto di hadapan para pemimpin ASEAN dan GCC.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden menyoroti bahwa potensi besar kerja sama ekonomi ASEAN-GCC belum dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam sektor perdagangan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menyambut baik rencana studi kelayakan bersama untuk pembentukan kawasan perdagangan bebas ASEAN-GCC, sebagai langkah konkret dalam meningkatkan hubungan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pada tahun 2023, nilai perdagangan antara ASEAN dan GCC baru mencapai USD120 miliar. Ini menunjukkan adanya peluang besar untuk memperkuat kerja sama ekonomi antar kawasan,” ungkap Presiden.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prabowo-gaungkan-revolusi-ekonomi-asean-gcc-perdagangan-bebas-industri-halal-hingga-pekerja-migran">Prabowo Gaungkan Revolusi Ekonomi ASEAN-GCC: Perdagangan Bebas, Industri Halal, hingga Pekerja Migran!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Bawaan untuk Pekerja Migran</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemerintah-cabut-aturan-pembatasan-barang-bawaan-untuk-pekerja-migran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Apr 2024 08:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Aturan Pembatasan Barang Bawaan]]></category>
		<category><![CDATA[Migran]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja Migran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=12902</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-cabut-aturan-pembatasan-barang-bawaan-untuk-pekerja-migran">Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Bawaan untuk Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebelumnya, Mendag Zulkifli Hasan telah merevisi Permendag Nomor 36 Tahun 2023&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, JAKARTA – Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah signifikan dengan mencabut aturan pembatasan barang bawaan untuk pekerja migran Indonesia (PMI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan tersebut diambil setelah rapat terbatas yang diselenggarakan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Selasa (16/4/2024), melibatkan berbagai pihak terkait seperti Kementerian Perdagangan, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementerian Perindustrian, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut pernyataan Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, aturan tersebut, yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 36 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor, telah dihapus dan digantikan dengan Permendag Nomor 25.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini menghapuskan pembatasan barang bawaan dari luar negeri ke Indonesia, dengan pengecualian pembatasan yang berkaitan dengan pengenaan bea masuk dan pajak pertambahan nilai (PPN) senilai US$1.500 atau setara Rp24,3 juta per tahun untuk setiap PMI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hasil dari ratas ini terkait barang PMI (pekerja migran Indonesia), Permendag 36/2023 itu di-hold, dicabut, kemudian dikembalikan ke Permendag Nomor 25,” tutur Kepala BP2MI Benny Rhamdani di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, dikutip CNN Indonesia, Selasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Mendag Zulkifli Hasan telah merevisi Permendag Nomor 36 Tahun 2023 menjadi Permendag Nomor 03 Tahun 2024, yang menerapkan aturan yang lebih ketat mulai 10 Maret 2024.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-cabut-aturan-pembatasan-barang-bawaan-untuk-pekerja-migran">Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Bawaan untuk Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Pertanyakan Program SPSK Pekerja Migran</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran</link>
					<comments>https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Nov 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IX]]></category>
		<category><![CDATA[Netty Prasetiyani]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja Migran]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Penempatan Satu Kanal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=4837</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran">Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Pertanyakan Program SPSK Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Nah, ini kalau bisa disosialisasikan juga bu menteri kepada masyarakat kita, karena banyak juga yang bertanya kepada kami peluang untuk bekerja di luar negeri terutama di Arab Saudi.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi IX DPR RI mempertanyakan program SPSK (<a href="https://www.seketika.com/?s=Sistem+Penempatan+Satu+Kanal&amp;post_type%5B%5D=post">Sistem Penempatan Satu Kanal</a>) yang dibentuk oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk penempatan <a href="https://www.seketika.com/?s=Pekerja+Migran+Indonesia&amp;post_type%5B%5D=post">Pekerja Migran Indonesia</a> (PMI) di negara-negara timur tengah dan Negara lainnya. Dimana aspek perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia harus dipastikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena bagaimanapun ketika kita bicara tentang penempatan tenaga kerja di kawasan Timur Tengah, khususnya di Arab Saudi, pasti isu perlindungan menjadi isu yang utama,” ungkap Anggota <a href="https://www.seketika.com/?s=Komisi+IX&amp;post_type%5B%5D=post">Komisi IX</a> DPR RI <a href="https://www.seketika.com/?s=Netty+Prasetiyani&amp;post_type%5B%5D=post">Netty Prasetiyani</a> dalam rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menaker di ruang rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilanjutkan Netty, selain isu perlindungan yang menjadi isu utama dalam pelaksanaan SPSK, yang tidak kalah pentingnya adalah jaminan atas pekerjaan di sektor informal di Negara tersebut. Sehingga ketika mereka kembali ke tanah air, bisa melanjutkan usaha tersebut di tanah air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Politisi <a href="https://www.seketika.com/?s=Fraksi+PKS&amp;post_type%5B%5D=post">Fraksi PKS</a> ini mengaku di beberapa kesempatan selalu mengingatkan masyarakat bahwa pilihan bekerja di luar negeri harus menjadi pilihan emergency, darurat karena kalau istri meninggalkan suami ini bukan tanpa masalah, pasti akan ada pelanggaran moral. Karena ketika suami menerima penghasilan istri yang tengah berjauhan, akan beresiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk anak-anak yang terlantar. Hal tersebut merupakan potret keluarga migran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang juga sering menjadi pertanyaan <a href="https://www.seketika.com/?s=pekerja+Migran&amp;post_type%5B%5D=post">pekerja Migran</a>, bahwa mereka agak sulit kembali ke tanah air karena belum terbayang jenis kewirausahaan apa yang bisa mereka lakukan di tanah air. Nah disini dibutuhkan pendampingan oleh Kementerian ketenagakerjaan terhadap pekerja sektor informal agar ketika kembali ke tanah air bisa melanjutkan usahanya di tanah air. Sehingga tidak perlu berjauhan dengan suami dan keluarga,” pungkasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran">Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Pertanyakan Program SPSK Pekerja Migran</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/komisi-ix-dpr-ri-netty-prasetiyani-pertanyakan-program-spsk-pekerja-migran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
