<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pencatatan pernikahan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/pencatatan-pernikahan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/pencatatan-pernikahan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Oct 2024 09:11:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>pencatatan pernikahan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/pencatatan-pernikahan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral Soal Larangan Pernikahan di Hari Libur, ini Klarifikasi Kemenag</title>
		<link>https://www.seketika.com/viral-soal-larangan-pernikahan-di-hari-libur-ini-klarifikasi-kemenag</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[pencatatan pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[PMA No. 22 Tahun 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20478</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/viral-soal-larangan-pernikahan-di-hari-libur-ini-klarifikasi-kemenag">Viral Soal Larangan Pernikahan di Hari Libur, ini Klarifikasi Kemenag</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) telah mengklarifikasi beredarnya informasi yang menyatakan adanya larangan pernikahan di hari libur. Juru Bicara Kemenag, Anna Hasbie, menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang melarang pelaksanaan pernikahan di luar Kantor Urusan Agama (KUA), baik pada hari kerja maupun di hari libur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan ini diungkapkan sebagai respons terhadap informasi yang viral di media sosial mengenai larangan nikah di hari libur, setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 22 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin meluruskan bahwa aturan tersebut tidak membatasi pasangan untuk melangsungkan pernikahan di luar KUA pada hari kerja ataupun di hari libur,” jelas Anna di Jakarta, Minggu (13/10/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anna menjelaskan bahwa pernikahan di KUA hanya dapat dilaksanakan pada hari dan jam kerja, yakni dari Senin hingga Jumat. Di luar hari-hari tersebut, KUA tidak melayani pernikahan di kantor. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Penting untuk dicatat bahwa yang libur hanyalah kantor KUA, bukan petugas penghulu,” imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Anna mengungkapkan bahwa PMA tersebut baru akan mulai berlaku tiga bulan setelah ditetapkan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/viral-soal-larangan-pernikahan-di-hari-libur-ini-klarifikasi-kemenag">Viral Soal Larangan Pernikahan di Hari Libur, ini Klarifikasi Kemenag</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transformasi KUA, Dari Pusat Pencatatan Pernikahan Islam Menjadi Layanan Lintas Agama</title>
		<link>https://www.seketika.com/transformasi-kua-dari-pusat-pencatatan-pernikahan-islam-menjadi-layanan-lintas-agama</link>
					<comments>https://www.seketika.com/transformasi-kua-dari-pusat-pencatatan-pernikahan-islam-menjadi-layanan-lintas-agama#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2024 12:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[integrasi data pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor Urusan Agama]]></category>
		<category><![CDATA[KUA]]></category>
		<category><![CDATA[lintas agama]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Agama]]></category>
		<category><![CDATA[pencatatan pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[perceraian]]></category>
		<category><![CDATA[pusat layanan keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi KUA]]></category>
		<category><![CDATA[umat non-Muslim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9928</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/transformasi-kua-dari-pusat-pencatatan-pernikahan-islam-menjadi-layanan-lintas-agama">Transformasi KUA, Dari Pusat Pencatatan Pernikahan Islam Menjadi Layanan Lintas Agama</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tahun ini, kami akan meluncurkan KUA sebagai pusat layanan keagamaan lintas fungsi dan lintas agama,&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kantor Urusan Agama (KUA) tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pencatatan pernikahan bagi umat Muslim. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam pernyataan resminya pada Sabtu (24/02/2024), menyatakan keputusan untuk menjadikan KUA sebagai tempat pencatatan pernikahan bagi umat non-Muslim juga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami telah memutuskan sejak awal bahwa KUA akan menjadi pusat layanan keagamaan bagi semua agama. KUA akan menjadi tempat pernikahan bagi semua agama,&#8221; kata Menteri Agama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam dengan tema &#8216;Transformasi Layanan dan Bimbingan Keagamaan Islam sebagai Fondasi Pembangunan Nasional yang Berkelanjutan&#8217;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Agama menyoroti praktik saat ini di mana umat non-Muslim harus mendaftar pernikahan mereka di kantor catatan sipil, sementara seharusnya hal itu menjadi tugas Kementerian Agama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan mengembangkan fungsi KUA sebagai tempat pencatatan pernikahan untuk semua agama, Menteri Agama berharap data-data pernikahan dan perceraian dapat terintegrasi dengan lebih baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Menteri Agama mengungkapkan harapannya agar aula-aula di KUA dapat digunakan sebagai tempat ibadah sementara bagi umat non-Muslim yang kesulitan mendirikan rumah ibadah sendiri karena berbagai faktor seperti ekonomi dan sosial.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/transformasi-kua-dari-pusat-pencatatan-pernikahan-islam-menjadi-layanan-lintas-agama">Transformasi KUA, Dari Pusat Pencatatan Pernikahan Islam Menjadi Layanan Lintas Agama</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/transformasi-kua-dari-pusat-pencatatan-pernikahan-islam-menjadi-layanan-lintas-agama/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
