<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penerimaan Pajak Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/penerimaan-pajak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/penerimaan-pajak</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Apr 2025 12:52:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Penerimaan Pajak Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/penerimaan-pajak</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sri Mulyani: APBN Sebagai Shock Absorber di Tengah Perang Tarif Dagang Global</title>
		<link>https://www.seketika.com/sri-mulyani-apbn-sebagai-shock-absorber-di-tengah-perang-tarif-dagang-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 12:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[APBN]]></category>
		<category><![CDATA[Defisit APBN]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Makro]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja APBN]]></category>
		<category><![CDATA[Penerimaan Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Tarif Dagang]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian Global]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Sarasehan Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Mulyani]]></category>
		<category><![CDATA[stabilitas ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Subsidi Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[subsidi LPG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=25955</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sri-mulyani-apbn-sebagai-shock-absorber-di-tengah-perang-tarif-dagang-global">Sri Mulyani: APBN Sebagai Shock Absorber di Tengah Perang Tarif Dagang Global</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan peran penting APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sebagai shock absorber di tengah meningkatnya ketegangan akibat perang tarif dagang global. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan ini disampaikan oleh Sri Mulyani dalam acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan tema &#8220;Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional di Tengah Perang Tarif Dagang,&#8221; di Jakarta, pada Selasa (8/4/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sri Mulyani menjelaskan bahwa APBN merupakan instrumen utama dalam pengelolaan ekonomi makro, yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi guncangan ekonomi, baik yang berasal dari dalam negeri maupun faktor eksternal seperti perang tarif dagang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Instrumen APBN merupakan salah satu instrumen di dalam pengelolaan ekonomi dan terutama dari sisi makro yang banyak sekali diandalkan pada saat menghadapi shock ataupun guncangan-guncangan,” kata Sri Mulyani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa berbagai program subsidi yang telah dijalankan pemerintah, seperti subsidi BBM, subsidi LPG 3kg, dan subsidi listrik, merupakan bukti nyata perlindungan APBN terhadap masyarakat. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sri-mulyani-apbn-sebagai-shock-absorber-di-tengah-perang-tarif-dagang-global">Sri Mulyani: APBN Sebagai Shock Absorber di Tengah Perang Tarif Dagang Global</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Coretax Jadi Andalan Optimalkan Penerimaan Pajak Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/coretax-jadi-andalan-optimalkan-penerimaan-pajak-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[APBN 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Coretax]]></category>
		<category><![CDATA[DJP]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Efisiensi Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Modernisasi Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Optimasi Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Penerimaan Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Roadmap Coretax]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem IT Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Perpajakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24179</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/coretax-jadi-andalan-optimalkan-penerimaan-pajak-indonesia">Coretax Jadi Andalan Optimalkan Penerimaan Pajak Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menegaskan bahwa sistem Coretax akan tetap menjadi andalan dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak di Indonesia. Meskipun implementasi Coretax dilakukan secara bertahap, sistem perpajakan baru ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan pajak nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sistem Coretax tetap dijalankan, tetapi pada saat yang sama, sistem perpajakan lama masih dibuka sebagai penopang,&#8221; ujar Said Abdullah dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Banggar DPR RI di Jakarta, Rabu (12/2/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Said menambahkan bahwa sejak 2014, DPR telah mendorong pemerintah untuk mengembangkan sistem perpajakan yang lebih baik, salah satunya dengan penerapan Coretax. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sistem lama tetap digunakan untuk memitigasi berbagai kendala dalam implementasi Coretax, sehingga tidak mengganggu kolektivitas penerimaan pajak,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan memastikan bahwa penggunaan sistem IT pajak yang baru ini tidak akan menghambat target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. </p>



<p class="wp-block-paragraph">DJP juga tengah menyiapkan roadmap baru untuk memastikan implementasi Coretax berjalan lancar dan mencapai tujuannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akademisi dari LPEM FEB UI, Christine Tjen, turut mendukung penerapan Coretax sebagai langkah modernisasi administrasi pajak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, Coretax akan meningkatkan efisiensi pajak, mengintegrasikan data perpajakan, serta mendorong kepatuhan wajib pajak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Coretax ini diproyeksikan akan menambah pendapatan pajak sebesar Rp 1.500 triliun dalam lima tahun ke depan,&#8221; ujarnya, mengutip laporan LPEM Indonesia Economic Outlook Q1 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ekonom Bright Institute, Awalil Rizky, menilai bahwa meskipun Coretax menjadi andalan, penerapannya secara penuh sebaiknya dilakukan setelah sistemnya lebih matang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Coretax itu andalan, tapi bukan untuk 2025. Perlu dipersiapkan lebih dulu agar hasilnya bisa optimal dalam beberapa tahun mendatang,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan yang hati-hati dan implementasi bertahap, sistem Coretax diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan penerimaan pajak dan mendukung perekonomian nasional Indonesia.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-c3b46516de475301a1097a8958cead12 wp-block-paragraph" style="color:#f4f3f3">(dpr)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/coretax-jadi-andalan-optimalkan-penerimaan-pajak-indonesia">Coretax Jadi Andalan Optimalkan Penerimaan Pajak Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
