<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penyelundupan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/penyelundupan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/penyelundupan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Apr 2026 12:19:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Penyelundupan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/penyelundupan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sindikat Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang Terbongkar, Negara Nyaris Rugi Rp705 Juta</title>
		<link>https://www.seketika.com/sindikat-penyelundupan-47-ribu-benih-lobster-di-serang-terbongkar-negara-nyaris-rugi-rp705-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 18:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[BBL ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Banten]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi laut]]></category>
		<category><![CDATA[hukum perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[lobster ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan]]></category>
		<category><![CDATA[penyelundupan benih lobster]]></category>
		<category><![CDATA[Polairud]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35624</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sindikat-penyelundupan-47-ribu-benih-lobster-di-serang-terbongkar-negara-nyaris-rugi-rp705-juta">Sindikat Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang Terbongkar, Negara Nyaris Rugi Rp705 Juta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Serang – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolair) Korpolairud Baharkam Polri berhasil mengungkap kasus tindak pidana perikanan berupa penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) tanpa izin di wilayah Serang, Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan ini dilakukan oleh jajaran Direktorat Kepolisian Perairan Korpolairud pada Kamis (09/04) setelah menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas pengiriman dan penampungan Benih Bening Lobster (BBL) ilegal dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah menuju Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim kemudian melakukan penyelidikan di sebuah rumah di Perumahan Nancang Jaya Indah, Kota Serang. Saat dilakukan penindakan, petugas menemukan aktivitas penampungan dan pengemasan ulang benih lobster secara ilegal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sekitar 47.000 ekor Benih Bening Lobster, serta sejumlah barang bukti berupa kolam penampungan, alat pendingin air, tabung oksigen, styrofoam, dua unit sepeda motor, dan satu unit mobil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penindakan tersebut, petugas juga mengamankan lima orang tersangka yang saat ini telah dilakukan proses hukum lebih lanjut, masing-masing berinisial A.M.H., N., C.W., A.F., dan A.J.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan estimasi, pengungkapan ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar kurang lebih Rp705.000.000 (tujuh ratus lima juta rupiah), dengan asumsi nilai ekonomis benih lobster di pasar gelap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol I Made Sukawijaya, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam memberantas praktik ilegal yang merugikan negara dan mengancam kelestarian sumber daya laut.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sindikat-penyelundupan-47-ribu-benih-lobster-di-serang-terbongkar-negara-nyaris-rugi-rp705-juta">Sindikat Penyelundupan 47 Ribu Benih Lobster di Serang Terbongkar, Negara Nyaris Rugi Rp705 Juta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>780 Kg Sisik Trenggiling Diselundupkan Kapal Vietnam Digagalkan TNI AL di Merak, Nilainya Tembus Rp46,8 Miliar</title>
		<link>https://www.seketika.com/780-kg-sisik-trenggiling-diselundupkan-kapal-vietnam-digagalkan-tni-al-di-merak-nilainya-tembus-rp468-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:57:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Soni]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Cilegon]]></category>
		<category><![CDATA[Lanal Banten]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Merak]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan]]></category>
		<category><![CDATA[perdagangan ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[satwa dilindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Sisik Trenggiling]]></category>
		<category><![CDATA[TNI AL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35552</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/780-kg-sisik-trenggiling-diselundupkan-kapal-vietnam-digagalkan-tni-al-di-merak-nilainya-tembus-rp468-miliar">780 Kg Sisik Trenggiling Diselundupkan Kapal Vietnam Digagalkan TNI AL di Merak, Nilainya Tembus Rp46,8 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Cilegon – Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro atas keberhasilan Tim Quick Response Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten yang menggagalkan penyelundupan 780 kilogram sisik trenggiling dari kapal asing MV Hoi An 8 berbendera Vietnam di perairan Merak, Kota Cilegon pada Rabu, 08 April 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan tersebut dinilai sebagai langkah nyata dalam menjaga kedaulatan wilayah sekaligus melindungi kekayaan hayati Indonesia dari praktik perdagangan ilegal lintas negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI AL. Ini bukti nyata negara hadir menjaga wilayah perairan dan konservasi satwa dilindungi,” ujar Andra Soni, di Kota Serang Jumat, (10/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan, Banten tidak boleh menjadi jalur perdagangan ilegal, termasuk penyelundupan satwa liar yang dilindungi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita tidak boleh memberi ruang bagi praktik perdagangan ilegal, apalagi yang mengancam kelestarian lingkungan,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Andra, pengungkapan kasus ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, baik dengan TNI, Polri, Kementerian/Lembaga, maupun Pemerintah Kabupaten/Kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menilai pengawasan wilayah pesisir dan jalur laut harus terus ditingkatkan, mengingat posisi strategis Banten sebagai wilayah perlintasan nasional dan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pengawasan harus diperkuat melalui kolaborasi. Tidak bisa sendiri-sendiri. Semua pihak harus terlibat agar tindakan ilegal seperti ini bisa dicegah sejak dini,” katanya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/780-kg-sisik-trenggiling-diselundupkan-kapal-vietnam-digagalkan-tni-al-di-merak-nilainya-tembus-rp468-miliar">780 Kg Sisik Trenggiling Diselundupkan Kapal Vietnam Digagalkan TNI AL di Merak, Nilainya Tembus Rp46,8 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>100 Kg Sabu Diselundupkan Lewat Jalur Laut Aceh Timur, Jaringan Baru Narkoba Mulai Terendus</title>
		<link>https://www.seketika.com/100-kg-sabu-diselundupkan-lewat-jalur-laut-aceh-timur-jaringan-baru-narkoba-mulai-terendus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 18:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Bea Cukai]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Bersih Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Laut]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan]]></category>
		<category><![CDATA[Perang Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33476</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/100-kg-sabu-diselundupkan-lewat-jalur-laut-aceh-timur-jaringan-baru-narkoba-mulai-terendus">100 Kg Sabu Diselundupkan Lewat Jalur Laut Aceh Timur, Jaringan Baru Narkoba Mulai Terendus</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Langsa – Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mengamankan narkotika golongan I jenis metamfetamina/sabu seberat kurang lebih 100 kilogram di wilayah Aceh Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar kembali berhasil digagalkan berkat sinergi pengawasan antarinstansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Interdiksi Narkotika, R. Syarif Hidayat dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (28/1/2026) mengatakan bahwa penindakan tersebut berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 24-25 Januari 2026, di kawasan Alue Tho, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Operasi ini merupakan tindak lanjut atas informasi intelijen yang diterima tim gabungan terkait dugaan pemasukan narkotika, psikotropika, dan prekursor (NPP) melalui jalur laut di wilayah Aceh Timur,&#8221; kata Syarif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, informasi awal diperoleh pada 21 Januari 2026, kemudian ditindaklanjuti dengan analisis mendalam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil analisis tersebut, tim mendeteksi adanya rencana pergerakan dan serah terima narkotika dari wilayah Peureulak, Aceh Timur, menuju Aceh Utara. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim gabungan selanjutnya melakukan pemetaan titik-titik rawan yang diduga digunakan sebagai lokasi penimbunan serta mengidentifikasi jaringan pihak-pihak yang terlibat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/100-kg-sabu-diselundupkan-lewat-jalur-laut-aceh-timur-jaringan-baru-narkoba-mulai-terendus">100 Kg Sabu Diselundupkan Lewat Jalur Laut Aceh Timur, Jaringan Baru Narkoba Mulai Terendus</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kronologi Pengungkapan Kasus Penampungan PMI Non-Prosedural oleh Tim Si Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri</title>
		<link>https://www.seketika.com/kronologi-pengungkapan-kasus-penampungan-pmi-non-prosedural-oleh-tim-si-intelair-subdit-gakkum-ditpolairud-polda-kepri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 04:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepri]]></category>
		<category><![CDATA[Kepulauan Riau]]></category>
		<category><![CDATA[pelindungan migran]]></category>
		<category><![CDATA[penampungan manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[pengungkapan kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Non-Prosedural]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13403</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kronologi-pengungkapan-kasus-penampungan-pmi-non-prosedural-oleh-tim-si-intelair-subdit-gakkum-ditpolairud-polda-kepri">Kronologi Pengungkapan Kasus Penampungan PMI Non-Prosedural oleh Tim Si Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Kepri – Tim Si Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri berhasil mengungkap kasus penampungan PMI Non-Prosedural dan menyelamatkan 5 (lima) calon PMI dari Lombok yang akan diselundupkan ke Malaysia melalui jalur ilegal pada Sabtu (27/4/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan kasus ini merupakan hasil dari pengembangan kasus sebelumnya pada bulan Maret, di mana tim berhasil menggagalkan pengiriman PMI menggunakan kapal jaring nelayan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. selaku Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri menyampaikan bahwa setelah pengungkapan tersebut, dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan berdasarkan informasi dari masyarakat, tim berhasil mengetahui lokasi rumah kontrakan yang digunakan sebagai tempat penampungan PMI secara Non-Prosedural.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Isa Imam menambahkan bahwa tim mendapatkan informasi tersebut pada hari Kamis, tanggal 25 April 2024, dan melaksanakan pendalaman serta pemetaan lokasi penampungan PMI Non-Prosedural di Perumahan Melia Indah, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, tim melakukan pengamatan dan pemetaan terhadap rumah tersebut. Setelah dipastikan adanya kegiatan penampungan PMI secara Non-Prosedural, pada pukul 22.23 WIB, tim melakukan pengecekan terhadap rumah tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hasil pengecekan, ditemukan 5 orang PMI Non-Prosedural yang ditampung di dalam rumah tersebut di bawah inisial A alias Anel. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kronologi-pengungkapan-kasus-penampungan-pmi-non-prosedural-oleh-tim-si-intelair-subdit-gakkum-ditpolairud-polda-kepri">Kronologi Pengungkapan Kasus Penampungan PMI Non-Prosedural oleh Tim Si Intelair Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polri Gagalkan Ekspor Illegal 350 Ribu Benih Bening Lobster</title>
		<link>https://www.seketika.com/polri-gagalkan-ekspor-illegal-350-ribu-benih-bening-lobster</link>
					<comments>https://www.seketika.com/polri-gagalkan-ekspor-illegal-350-ribu-benih-bening-lobster#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Sep 2023 02:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Baharkam]]></category>
		<category><![CDATA[Benih lobster]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Yasin Kosasih]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelundupan]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=1185</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/polri-gagalkan-ekspor-illegal-350-ribu-benih-bening-lobster">Polri Gagalkan Ekspor Illegal 350 Ribu Benih Bening Lobster</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com">Seketika.com</a>, Jakarta – Direktorat Polisi Air Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) <a href="https://www.seketika.com/?s=Polri&amp;post_type%5B%5D=post">Polri</a> menggagalkan rencana ekspor ilegal 350 ribu benih bening lobster (BBL) ke Singapura.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Polisi Air Korpolairud Baharkam <a href="https://www.seketika.com/?s=Polri&amp;post_type%5B%5D=post">Polri</a> Brigjen Mohammad Yasin Kosasih mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait rencana pengiriman benih ilegal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Adapun potensi kerugian negara yang berhasil diamankan dari kegiatan <em>Illegal Fishing</em> tersebut yaitu sebesar ±Rp87.500.000.000 (delapan puluh tujuh lima ratus miliar rupiah),” kata Yasin kepada wartawan, dikutip Minggu (3/9/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kosasih menyebut, tim Subdit Gakkum Ditpolair dan Kapal Polisi Pelatuk-3013 langsung menyelidiki terduga pelaku yang membawa BBL ilegal dari Pelabuhan Ratu menuju Tangerang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“KP. Pelatuk-3013 bersama Tim unit 1 Subdit Gakkum Ditpolair Baharkam <a href="https://www.seketika.com/?s=Polri&amp;post_type%5B%5D=post">Polri</a> melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku pengiriman BBL dari Pelabuhan Ratu menuju Curug Tangerang,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kosasih mengatakan sempat terjadi aksi kejar-kejaran oleh petugas sebelum akhirnya pelaku berinisial NH yang membawa BBL ilegal tersebut berhasil ditangkap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam penangkapan itu, ia menyebut petugas berhasil menyita sebanyak 100 ribu ekor benih lobster yang dibawa dalam mobil Toyota Calya warna merah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepada penyidik, NH mengaku menyimpan benih lobster tersebut di sebuah rumah yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan di wilayah Sukabumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Benih lobster ilegal tersebut kemudian dikemas basah dan dibawa para pelaku menuju rumah atau gudang transit di Tangerang sebelum nantinya diterbangkan ke Singapura.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tim melakukan pengembangan terhadap rumah warna hijau yang diduga sebagai gudang penyimpanan BBL dan ditemukan BBL kurang lebih 250.000 ekor,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setibanya di Tangerang, Kosasih mengatakan para pelaku akan mengganti kemasan basah benih lobster menjadi kemasan kering dan dimasukkan ke dalam koper yang telah disiapkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Adapun BBL tersebut rencananya akan dikirimkan ke Singapura melalui Bandara Soekarno Hatta,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, dalam kasus ini penyidik juga berhasil menyita 2 tabung oksigen ukuran kg berikut selang, 1 buah buah alat pres plastik untuk packing, 1 buah Mobil Toyota Calya Warna Merah, 4 tabung oksigen ukuran 48,3 kg, 3 Tandon air, 5 bak air, dan 1 set blower.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas perbuatannya, NH dijerat Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) UU RI No. 45 tahun 2009 atas perubahan UU RI No. 31 tahun 2004 tentang perikanan sebagaimana telah diubah dalam pasal 27 angka 26 UU RI No. 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. NH terancam hukuman penjara paling lama 8 tahun dengan denda maksimal sebesar Rp 1,5 miliar. (humas.<a href="https://www.seketika.com/?s=Polri&amp;post_type%5B%5D=post">Polri</a>.go.id)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/polri-gagalkan-ekspor-illegal-350-ribu-benih-bening-lobster">Polri Gagalkan Ekspor Illegal 350 Ribu Benih Bening Lobster</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/polri-gagalkan-ekspor-illegal-350-ribu-benih-bening-lobster/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
