<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perilaku Ekonomi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/perilaku-ekonomi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/perilaku-ekonomi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Sep 2024 03:04:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Perilaku Ekonomi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/perilaku-ekonomi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kecerdasan Finansial: Mengenal Kecerdasan Finansial dan Cara Meningkatkannya</title>
		<link>https://www.seketika.com/kecerdasan-finansial-mengenal-kecerdasan-finansial-dan-cara-meningkatkannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2024 01:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Rayhan I’tisham]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Universitas Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[UM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19321</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kecerdasan-finansial-mengenal-kecerdasan-finansial-dan-cara-meningkatkannya">Kecerdasan Finansial: Mengenal Kecerdasan Finansial dan Cara Meningkatkannya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bisnis – Kecerdasan finansial adalah diksi yang sering terdengar dan digunakan pada beberapa dekade belakangan ini. Meningkatnya jumlah investor terutama investor muda di Indonesia pasca pandemi dan melalui upaya sosialisasi dan tren nabung saham menjadikan kecerdasan finansial menjadi salah satu bagian dari kecerdasan yang dianggap penting. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Namun, apa itu kecerdasan finansial?</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebetulnya, kecerdasan finansial adalah topik yang cukup baru dan belum dianalisis secara akademis dan secara luas. Selama ini kecerdasan finansial dimaknai sebatas pengetahuan tentang keuangan, yang mana ini menimbulkan tumpang tindih dengan literasi finansial yang sudah eksis lebih lama sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun baru-baru ini, mahasiswa Fakultas Psikologi UM (Universitas Negeri Malang) melakukan penelitian untuk mendefinisikan dan menyelesaikan masalah tumpang tindih antara kecerdasan finansial dan literasi finansial. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di bawah bimbingan utama dari Dr. Tutut Chusniyah, S.Psi., M.Si. yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi UM, kecerdasan finansial didefinisikan sebagai kemampuan mental dalam mengelaborasikan pengetahuan dan emosi untuk memecahkan masalah-masalah finansial. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut definisi ini, posisi kecerdasan finansial tidak hanya sebatas pengetahuan finansial saja, tapi juga kemampuan mental, terutama emosi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu karena perilaku pengelolaan keuangan, seperti keputusan keuangan sangat melibatkan emosi. Meski berdasar ilmu ekonomi, perilaku ekonomi melibatkan hitungan angka rasional, namun pada kenyataannnya perilaku ekonomi manusia merupakan perilaku yang irasional.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kecerdasan-finansial-mengenal-kecerdasan-finansial-dan-cara-meningkatkannya">Kecerdasan Finansial: Mengenal Kecerdasan Finansial dan Cara Meningkatkannya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perilaku Ekonomi dalam Masyarakat Prasejarah: Menggali Akar Ekonomi Modern di Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/perilaku-ekonomi-dalam-masyarakat-prasejarah-menggali-akar-ekonomi-modern-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 23:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Adat]]></category>
		<category><![CDATA[FPsi UM]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Nature Human Behaviour #EkonomiModern]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian Prasejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=17907</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/perilaku-ekonomi-dalam-masyarakat-prasejarah-menggali-akar-ekonomi-modern-di-indonesia">Perilaku Ekonomi dalam Masyarakat Prasejarah: Menggali Akar Ekonomi Modern di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>,&nbsp;Bisnis –&nbsp;Penelitian terbaru yang diterbitkan di Nature Human Behaviour menemukan bahwa perilaku ekonomi yang kompleks sudah ada sejak zaman prasejarah. Studi ini mengungkapkan bahwa masyarakat Eropa pada periode 2300–800 SM telah menunjukkan pola konsumsi yang mirip dengan perilaku ekonomi modern, seperti distribusi log-normal dalam pengeluaran dan korelasi antara penawaran, permintaan, serta pendapatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun penelitian ini berfokus pada Eropa, konsep yang diangkat relevan dengan memahami perkembangan ekonomi di Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks Indonesia, kita dapat melihat bagaimana masyarakat tradisional, seperti masyarakat adat di Papua atau Sumatra, juga memiliki sistem ekonomi yang kompleks. Mereka menggunakan barang-barang tertentu sebagai alat tukar dan menyusun aturan untuk mendistribusikan sumber daya, serupa dengan pola yang ditemukan dalam penelitian tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh, dalam budaya masyarakat adat di Papua, benda-benda seperti kerang atau manik-manik memiliki nilai yang setara dengan uang dalam masyarakat modern. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sistem ini menunjukkan bahwa meskipun berada dalam konteks yang berbeda, prinsip-prinsip ekonomi seperti nilai tukar dan distribusi sumber daya sudah ada jauh sebelum munculnya ekonomi modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penemuan ini penting bagi psikologi, terutama dalam memahami bahwa perilaku ekonomi manusia memiliki akar yang dalam dan mungkin dipengaruhi oleh faktor-faktor evolusi dan budaya yang bertahan hingga hari ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan memahami bahwa pola-pola ini telah ada selama ribuan tahun, kita bisa lebih memahami bagaimana perilaku ekonomi modern berkembang dan bagaimana budaya memengaruhi keputusan ekonomi kita.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/perilaku-ekonomi-dalam-masyarakat-prasejarah-menggali-akar-ekonomi-modern-di-indonesia">Perilaku Ekonomi dalam Masyarakat Prasejarah: Menggali Akar Ekonomi Modern di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
