<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>peringatan dini Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/peringatan-dini/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/peringatan-dini</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Mar 2026 03:47:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>peringatan dini Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/peringatan-dini</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hujan Lebat Mengintai hingga Awal April 2026, BMKG Ungkap Wilayah Paling Terdampak</title>
		<link>https://www.seketika.com/hujan-lebat-mengintai-hingga-awal-april-2026-bmkg-ungkap-wilayah-paling-terdampak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 03:47:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Arus Balik Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[hujan lebat]]></category>
		<category><![CDATA[La Nina]]></category>
		<category><![CDATA[MJO]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan dini]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35187</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/hujan-lebat-mengintai-hingga-awal-april-2026-bmkg-ungkap-wilayah-paling-terdampak">Hujan Lebat Mengintai hingga Awal April 2026, BMKG Ungkap Wilayah Paling Terdampak</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Curah hujan tinggi diprakirakan masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga awal April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mencatat sejumlah daerah mengalami hujan lebat dalam beberapa hari terakhir.</p>



<p>Prakirawan BMKG, Abdillah, pada Jumat (27/3/2026) melaporkan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia, juga mewarnai periode arus balik Lebaran pada 23–25 Maret 2026, dengan curah hujan tertinggi tercatat di Papua Tengah mencapai 119,2 mm per hari.</p>



<p>Berdasarkan data pengamatan, hujan dengan intensitas signifikan juga terjadi di sejumlah wilayah lain, antara lain Papua 64,6 mm/hari, Jawa Tengah 63 mm/hari, Jawa Barat 53,8 mm/hari, Nusa Tenggara Timur 44,9 mm/hari, Jawa Timur 42 mm/hari, dan Lampung 36 mm/hari.</p>



<p>Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih aktifnya gelombang Rossby ekuatorial dan Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah Indonesia bagian timur. </p>



<p>Selain itu, adanya pola pertemuan dan perlambatan angin di beberapa wilayah, serta pemanasan kuat pada siang hari, turut mendukung pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan.</p>



<p>Khusus wilayah Jabodetabek, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga terpantau dalam beberapa hari terakhir. </p>



<p>Curah hujan tertinggi tercatat di Jakarta Utara sebesar 60 mm/hari, Jakarta Barat 54 mm/hari, Bogor 53,8 mm/hari, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masing-masing 40 mm/hari, serta Jakarta Pusat 39 mm/hari.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/hujan-lebat-mengintai-hingga-awal-april-2026-bmkg-ungkap-wilayah-paling-terdampak">Hujan Lebat Mengintai hingga Awal April 2026, BMKG Ungkap Wilayah Paling Terdampak</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BMKG Ungkap Peta Hujan Akhir Maret 2026: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Menengah</title>
		<link>https://www.seketika.com/bmkg-ungkap-peta-hujan-akhir-maret-2026-mayoritas-wilayah-diguyur-hujan-menengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 02:01:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[hujan Maret 2026]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Musim Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan dini]]></category>
		<category><![CDATA[Prakiraan Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35107</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bmkg-ungkap-peta-hujan-akhir-maret-2026-mayoritas-wilayah-diguyur-hujan-menengah">BMKG Ungkap Peta Hujan Akhir Maret 2026: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Menengah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan kategori menengah pada periode Dasarian III atau 21–31 Maret 2026. Meski demikian, tidak terdapat wilayah dengan potensi hujan ekstrem pada level peringatan tertinggi atau status awas.</p>



<p>Berdasarkan informasi iklim dasarian yang dirilis BMKG, Rabu (25/3/2026), curah hujan dengan kriteria menengah (50–150 mm) diprediksi terjadi di berbagai wilayah. </p>



<p>Sebaran tersebut meliputi sebagian kecil Sumatra, sebagian besar Jawa dan Bali, serta sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sebagian kecil Nusa Tenggara Barat (NTB).</p>



<p>Selain itu, hujan kategori menengah juga diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. </p>



<p>Bahkan, sebagian besar wilayah Papua diprediksi mengalami curah hujan dalam kategori ini.</p>



<p>Sementara itu, untuk kategori hujan tinggi hingga sangat tinggi (>150 mm), BMKG mencatat potensi hanya terjadi di wilayah terbatas. </p>



<p>Di antaranya sebagian kecil NTT, sebagian kecil Sulawesi Selatan, serta sebagian kecil Papua bagian tengah.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bmkg-ungkap-peta-hujan-akhir-maret-2026-mayoritas-wilayah-diguyur-hujan-menengah">BMKG Ungkap Peta Hujan Akhir Maret 2026: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Menengah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
