<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>polisi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/polisi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/polisi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Apr 2026 05:13:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>polisi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/polisi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kasus Daycare Little Aresha: Fakta Baru, 11 Pengasuh Akui Kekerasan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kasus-daycare-little-aresha-fakta-baru-11-pengasuh-akui-kekerasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 05:13:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[daycare Little Aresha]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan anak di daycare Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[kronologi daycare Little Aresha]]></category>
		<category><![CDATA[pengasuh daycare]]></category>
		<category><![CDATA[pengasuh daycare aniaya anak]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35963</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-daycare-little-aresha-fakta-baru-11-pengasuh-akui-kekerasan">Kasus Daycare Little Aresha: Fakta Baru, 11 Pengasuh Akui Kekerasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Yogyakarta – Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. Polisi mengungkap bahwa sejumlah pengasuh mengaku melakukan tindakan tersebut atas instruksi langsung dari pimpinan yayasan.</p>



<p>Kasus daycare Little Aresha mengungkap praktik kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh para pengasuh. Sebanyak 11 orang mengaku menjalankan tindakan tersebut karena perintah dari ketua yayasan.</p>



<p>Polisi telah menetapkan total 13 tersangka dalam perkara ini, termasuk pihak manajemen.</p>



<p>Kasus ini menyoroti lemahnya pengawasan di lembaga penitipan anak. Selain itu, praktik pengasuhan yang tidak manusiawi berpotensi menimbulkan trauma serius bagi korban.</p>



<p>Temuan adanya luka fisik juga memperkuat dugaan bahwa kekerasan telah berlangsung cukup lama.</p>



<p>Pengasuh mengaku tidak memiliki pedoman tertulis dalam bekerja. Mereka hanya mengikuti instruksi lisan yang diduga telah menjadi kebiasaan sejak lama.</p>



<p>Metode kekerasan disebut diwariskan dari pengasuh sebelumnya, sehingga menjadi praktik yang berulang.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-daycare-little-aresha-fakta-baru-11-pengasuh-akui-kekerasan">Kasus Daycare Little Aresha: Fakta Baru, 11 Pengasuh Akui Kekerasan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>16 Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di UI, DPR Desak Polisi Usut Tuntas Tanpa Ampun</title>
		<link>https://www.seketika.com/16-terduga-pelaku-pelecehan-seksual-di-ui-dpr-desak-polisi-usut-tuntas-tanpa-ampun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2026 01:45:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[UI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35698</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/16-terduga-pelaku-pelecehan-seksual-di-ui-dpr-desak-polisi-usut-tuntas-tanpa-ampun">16 Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di UI, DPR Desak Polisi Usut Tuntas Tanpa Ampun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Munculnya kasus pelecehan seksual di salah satu universitas ternama, Universitas Indonesia (UI), yang melibatkan belasan pelaku kini tengah menjadi sorotan tajam. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut secara transparan dan tanpa pandang bulu.</p>



<p>Legislator Dapil Jawa Barat IX tersebut menekankan bahwa fakta terjadinya kekerasan seksual di lingkungan pendidikan menunjukkan bahwa fenomena ini sudah berada pada taraf yang mengkhawatirkan. </p>



<p>Lingkungan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk menuntut ilmu, justru bertransformasi menjadi tempat terjadinya tindak kriminal yang mencederai martabat manusia.</p>



<p>&#8220;Ini sudah menjadi catatan penting dan sangat-sangat mengkhawatirkan. Tidak boleh ada kekerasan oleh siapapun, kepada siapapun, dan atas nama apapun. Apalagi korbannya adalah seorang mahasiswi di institusi yang sangat terhormat,&#8221; tegas Maman saat ditemui seusai Rapat Kerja dengan Menteri Haji dan Umrah dan RDP dengan Kepala Badan Pelaksana BPKH, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).</p>



<p>Terkait keterlibatan 16 orang terduga pelaku dalam kasus yang viral tersebut, Maman meminta kepolisian untuk bertindak tegas. </p>



<p>Ia mewanti-wanti agar aparat penegak hukum tidak &#8220;memetieskan&#8221; atau mengulur-ulur perkara hanya karena adanya potensi keterlibatan oknum yang memiliki relasi dengan tokoh besar atau orang terpandang.</p>



<p>&#8220;Pihak berwajib tidak boleh sungkan dalam memproses hukum para pelaku. Kita harus menunjukkan kegeraman dan komitmen kolektif untuk menyatakan stop kekerasan seksual. Hukum harus tegak lurus tanpa melihat latar belakang sosial pelaku,&#8221; lanjutnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/16-terduga-pelaku-pelecehan-seksual-di-ui-dpr-desak-polisi-usut-tuntas-tanpa-ampun">16 Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di UI, DPR Desak Polisi Usut Tuntas Tanpa Ampun</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>19 Kasus Narkoba Terbongkar di Sidoarjo! 25 Tersangka Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Ranjau hingga COD</title>
		<link>https://www.seketika.com/19-kasus-narkoba-terbongkar-di-sidoarjo-25-tersangka-ditangkap-polisi-bongkar-modus-ranjau-hingga-cod</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 01:07:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berita kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[ekstasi]]></category>
		<category><![CDATA[ganja]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[kasus narkoba 2026]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[peredaran narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35555</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/19-kasus-narkoba-terbongkar-di-sidoarjo-25-tersangka-ditangkap-polisi-bongkar-modus-ranjau-hingga-cod">19 Kasus Narkoba Terbongkar di Sidoarjo! 25 Tersangka Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Ranjau hingga COD</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Sidoarjo – Sebanyak 19 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 25 orang, berhasil diungkap Satuan Resnarkoba Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur pada Bulan Maret 2026. Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing pada konferensi pers menyampaikan, para tersangka yang diamankan berjenis kelamin laki-laki dan mayoritas berperan sebagai kurir maupun pengedar.</p>



<p>“Selama Maret 2026, kami berhasil mengungkap 19 kasus dengan 25 tersangka,” kata Christian, Kamis (9/4/2026).</p>



<p>Ia menegaskan, pengungkapan kasus ini bagian dari komitmen Polresta Sidoarjo Polda Jatim dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Sidoarjo.</p>



<p>Dari pengungkapan tersebut, Polisi juga menyita berbagai barang bukti narkotika, di antaranya sabu seberat 235,79 gram, 52 butir ekstasi, serta ganja seberat 408,66 gram.</p>



<p>Menurut Kapolresta Sidoarjo, jika dikalkulasikan, pengungkapan kasus ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 4.000 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba, dengan nilai ekonomis barang bukti mencapai Rp 387 juta.</p>



<p>Dalam sejumlah kasus menonjol, Polisi mengungkap peredaran narkoba dengan berbagai modus, mulai dari sistem ranjau hingga transaksi langsung (COD).</p>



<p>Para tersangka umumnya mendapatkan barang haram tersebut dari jaringan yang masih dalam pengejaran (DPO).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/19-kasus-narkoba-terbongkar-di-sidoarjo-25-tersangka-ditangkap-polisi-bongkar-modus-ranjau-hingga-cod">19 Kasus Narkoba Terbongkar di Sidoarjo! 25 Tersangka Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Ranjau hingga COD</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup di Semarang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan</title>
		<link>https://www.seketika.com/operasi-ketupat-2026-resmi-ditutup-di-semarang-polisi-ungkap-fakta-mengejutkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 02:14:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[arus balik]]></category>
		<category><![CDATA[contraflow]]></category>
		<category><![CDATA[Korlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[KRYD]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik 2024]]></category>
		<category><![CDATA[mudik lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[One Way]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Ketupat 2026]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35110</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/operasi-ketupat-2026-resmi-ditutup-di-semarang-polisi-ungkap-fakta-mengejutkan">Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup di Semarang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Semarang &#8211; Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026. Penutupan berlangsung di Alun-alun Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/03/2026). Kegiatan ini menandai berakhirnya pengamanan mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.</p>



<p>Meskipun operasi telah berakhir, Korlantas Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). </p>



<p>Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gelombang kedua arus balik. Personel kepolisian masih disiagakan di berbagai titik strategis.</p>



<p>&#8220;Operasi Ketupat sudah ditutup, namun kegiatan rutin yang ditingkatkan tetap berjalan. Anggota masih berada di lapangan untuk mengantisipasi arus balik, termasuk arus balik kedua,” kata Kakorlantas.</p>



<p>Dalam pelaksanaannya, Operasi Ketupat 2026 dibagi ke dalam lima klaster pengamanan. Klaster tersebut meliputi jalan arteri, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, dan lokasi wisata. Pembagian ini bertujuan untuk memastikan pengamanan berjalan terarah dan optimal.</p>



<p>Hingga saat ini, arus lalu lintas di sejumlah wilayah aglomerasi masih terpantau padat. Kepadatan terjadi di Bandung, Bali, dan Malang Raya akibat aktivitas silaturahmi masyarakat. Kondisi ini menjadi perhatian dalam pengaturan lalu lintas pascaoperasi.</p>



<p>&#8220;Operasi Ketupat sendiri memiliki lima klaster pengamanan. Pertama adalah jalan arteri, yang hingga saat ini masih cukup padat di wilayah aglomerasi seperti Bandung, Bali, dan Malang Raya, karena masih banyak masyarakat melakukan silaturahmi lokal,&#8221; tutur dia.</p>



<p>Berbagai rekayasa lalu lintas telah diterapkan selama operasi berlangsung. Skema yang digunakan antara lain one way nasional, one way lokal presisi, hingga contraflow. Penerapan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/operasi-ketupat-2026-resmi-ditutup-di-semarang-polisi-ungkap-fakta-mengejutkan">Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup di Semarang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Narkoba Jenis Baru Etomidate Masuk Sumsel, Polda Bongkar 17 Kasus dan Selamatkan 27 Ribu Jiwa</title>
		<link>https://www.seketika.com/narkoba-jenis-baru-etomidate-masuk-sumsel-polda-bongkar-17-kasus-dan-selamatkan-27-ribu-jiwa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 19:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ditresnarkoba]]></category>
		<category><![CDATA[ekstasi]]></category>
		<category><![CDATA[Etomidate]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalitas]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumsel]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu]]></category>
		<category><![CDATA[Sumsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33482</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/narkoba-jenis-baru-etomidate-masuk-sumsel-polda-bongkar-17-kasus-dan-selamatkan-27-ribu-jiwa">Narkoba Jenis Baru Etomidate Masuk Sumsel, Polda Bongkar 17 Kasus dan Selamatkan 27 Ribu Jiwa</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Palembang – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap sebanyak 17 laporan polisi (LP) kasus narkotika selama periode 1 hingga 26 Januari 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi menetapkan 22 orang tersangka yang terlibat dalam berbagai jaringan peredaran narkoba di wilayah Sumatera Selatan.</p>



<p>Dari seluruh kasus yang berhasil diungkap, dua perkara menjadi sorotan utama karena ditemukannya narkotika jenis baru berupa cartridge etomidate, yang diketahui baru saja dilarang peredarannya di Indonesia. </p>



<p>Dalam dua kasus menonjol tersebut, petugas mengamankan 10.000 butir ekstasi, lebih dari 2 kilogram sabu, serta 456 cartridge etomidate, dengan total tersangka sebanyak lima orang.</p>



<p>Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja intensif jajarannya dalam memberantas peredaran narkotika lintas daerah.</p>



<p>Kasus pertama terungkap pada 12 Januari 2026, saat petugas menangkap tiga tersangka berinisial NA, RLI, dan DAP di dua lokasi berbeda, yakni Lorong Aneka Siring, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, serta Perumahan Town House, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara.</p>



<p>Ketiganya berperan sebagai kurir narkotika yang membawa barang haram dari Medan menuju Palembang. </p>



<p>Sementara dua tersangka lainnya berperan sebagai bandar, masing-masing sebagai pengirim dari Medan dan penerima di Palembang.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/narkoba-jenis-baru-etomidate-masuk-sumsel-polda-bongkar-17-kasus-dan-selamatkan-27-ribu-jiwa">Narkoba Jenis Baru Etomidate Masuk Sumsel, Polda Bongkar 17 Kasus dan Selamatkan 27 Ribu Jiwa</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi, 8 Tewas dan 11 Luka-Luka</title>
		<link>https://www.seketika.com/dugaan-penyebab-kecelakaan-beruntun-di-gerbang-tol-ciawi-8-tewas-dan-11-luka-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 04:45:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbang Tol Ciawi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Beruntun]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan gerbang tol ciawi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Korlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Rem Blong]]></category>
		<category><![CDATA[Tim TAA]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Jagorawi]]></category>
		<category><![CDATA[Truk Rem Blong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23858</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dugaan-penyebab-kecelakaan-beruntun-di-gerbang-tol-ciawi-8-tewas-dan-11-luka-luka">Dugaan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi, 8 Tewas dan 11 Luka-Luka</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bogor – Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Ciawi (GT Ciawi) pada KM 41+400 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Selasa, 4 Februari 2025, sekitar pukul 23.30 WIB. Kecelakaan ini melibatkan beberapa kendaraan, mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka.</p>



<p>Menanggapi kecelakaan beruntun ini, Polisi langsung menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi tersebut. </p>



<p>Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, mengatakan bahwa tim TAA diluncurkan untuk memastikan hasil olah TKP yang telah dilakukan sebelumnya. </p>



<p>“Pagi ini kita meluncurkan tim TAA untuk lebih memastikan lagi walaupun tadi malam kita sudah olah TKP,” ujarnya pada Rabu, 5 Februari 2025.</p>



<p>Tim TAA, yang terdiri dari 10 personel gabungan Korlantas Polri dan Polda Jawa Barat, langsung terjun ke lokasi kejadian untuk menyelidiki dan mengidentifikasi penyebab kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Ciawi ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dugaan-penyebab-kecelakaan-beruntun-di-gerbang-tol-ciawi-8-tewas-dan-11-luka-luka">Dugaan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi, 8 Tewas dan 11 Luka-Luka</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Adian Napitupulu Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis di Jakarta Selatan</title>
		<link>https://www.seketika.com/adian-napitupulu-kecam-kekerasan-terhadap-jurnalis-di-jakarta-selatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Adian Napitupulu #KekerasanJurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=17904</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/adian-napitupulu-kecam-kekerasan-terhadap-jurnalis-di-jakarta-selatan">Adian Napitupulu Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis di Jakarta Selatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota DPR RI, Adian Napitupulu, mengecam keras aksi teror dan kekerasan yang menimpa seorang jurnalis media di Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/7/2024) malam, ketika mobil jurnalis yang berada di jalan Pattimura, dekat Mabes Polri, mengalami pecah kaca akibat tindakan kekerasan.</p>



<p>Dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan kepada media pada Kamis (8/8/2024), Adian Napitupulu menegaskan bahwa lokasi kejadian menunjukkan bahwa insiden ini tidak bisa dianggap sebagai kekerasan biasa. </p>



<p>“Kalau dilihat dari lokasinya, sepertinya peristiwa itu tidak bisa dianggap sebagai kekerasan biasa. Di balik itu mungkin saja ada pesan dari si pelaku yang ingin menyampaikan tidak ada tempat aman di Indonesia,,” ujarnya.</p>



<p>Adian menjelaskan bahwa kekerasan terhadap jurnalis tidak hanya merupakan ancaman pribadi, tetapi juga merupakan serangan terhadap kebebasan berbicara dan hak rakyat untuk mendapatkan informasi. </p>



<p>Menurutnya, aksi tersebut merupakan ancaman serius terhadap kebebasan dan dapat dikategorikan sebagai ancaman terhadap demokrasi di Indonesia.</p>



<p>“Saya mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku kekerasan terhadap jurnalis Bocor Alus dan mengungkap motif serta tujuan di balik tindakan ini, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual yang memerintahkan aksi tersebut,” tambah politisi dari Fraksi PDI-Perjuangan ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/adian-napitupulu-kecam-kekerasan-terhadap-jurnalis-di-jakarta-selatan">Adian Napitupulu Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis di Jakarta Selatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerusuhan di Bangladesh 105 Orang Tewas, Ribuan Luka Akibat Bentrokan Mahasiswa dan Kepolisian</title>
		<link>https://www.seketika.com/kerusuhan-di-bangladesh-105-orang-tewas-ribuan-luka-akibat-bentrokan-mahasiswa-dan-kepolisian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jul 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bangladesh]]></category>
		<category><![CDATA[Demo]]></category>
		<category><![CDATA[kerusuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=17052</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kerusuhan-di-bangladesh-105-orang-tewas-ribuan-luka-akibat-bentrokan-mahasiswa-dan-kepolisian">Kerusuhan di Bangladesh 105 Orang Tewas, Ribuan Luka Akibat Bentrokan Mahasiswa dan Kepolisian</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, DUNIA – Pemerintah Bangladesh melaporkan bahwa sebanyak 105 orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi antara mahasiswa dan kepolisian setempat. Selain korban jiwa, ribuan orang tercatat mengalami luka berat dan ringan dalam insiden tersebut.</p>



<p>Kerusuhan dipicu oleh demo mahasiswa yang menentang kebijakan alokasi pekerjaan pegawai negeri yang diterapkan oleh pemerintah. Akibat meningkatnya kekerasan, pemerintah Bangladesh memutuskan untuk memblokir layanan internet dan seluler di berbagai wilayah untuk mengendalikan situasi.</p>



<p>&#8220;Perintah tembak di tempat telah diberlakukan, memberikan kewenangan kepada pasukan keamanan untuk menembaki pengunjuk rasa dalam kasus-kasus ekstrem,&#8221; kata Obaidul Quader, Sekretaris Jenderal Partai Liga Awami yang berkuasa, seperti dilansir laman Sky News, Minggu (21/7/2024).</p>



<p>Selain itu, pemerintah juga memberlakukan jam malam nasional yang ketat dan mengerahkan tentara untuk berjaga. Pasukan keamanan diperintahkan untuk menembak siapa saja yang melanggar aturan jam malam, langkah yang mendapat kritik keras dari kelompok hak asasi internasional.</p>



<p>Kerusuhan ini bermula dari aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak kebijakan pemerintah dalam alokasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Aksi yang awalnya terjadi di Dhaka University ini kemudian meluas ke berbagai kampus dan distrik lain.</p>



<p>Kristian Yudhianto, mahasiswa BRAC University asal Indonesia, mengungkapkan bahwa aksi unjuk rasa yang dimulai di Dhaka University seminggu lalu telah menyebar ke berbagai universitas di Dhaka dan distrik lainnya. &#8220;Rusuh dan tidak kondusif, enam mahasiswa tewas,&#8221; kata Kristian dalam wawancara dengan Pro3 RRI, Kamis (19/7/2024) malam.</p>



<p>Pemerintah menutup sementara universitas dan sekolah, memindahkan kegiatan belajar mengajar ke sistem online. Transportasi umum seperti bus juga tidak beroperasi, dan pemerintah mulai membatasi akses internet.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kerusuhan-di-bangladesh-105-orang-tewas-ribuan-luka-akibat-bentrokan-mahasiswa-dan-kepolisian">Kerusuhan di Bangladesh 105 Orang Tewas, Ribuan Luka Akibat Bentrokan Mahasiswa dan Kepolisian</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sempat Viral Motor Plat Polri Melintas di JLNT Casablanca, Kini Ditindak Propam</title>
		<link>https://www.seketika.com/sempat-viral-motor-plat-polri-melintas-di-jlnt-casablanca-kini-ditindak-propam</link>
					<comments>https://www.seketika.com/sempat-viral-motor-plat-polri-melintas-di-jlnt-casablanca-kini-ditindak-propam#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Dec 2023 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[JLNT Casablaca]]></category>
		<category><![CDATA[polantas]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[propam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=6600</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sempat-viral-motor-plat-polri-melintas-di-jlnt-casablanca-kini-ditindak-propam">Sempat Viral Motor Plat Polri Melintas di JLNT Casablanca, Kini Ditindak Propam</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Kejadian ini mencuat setelah video tersebut menyebar luas di media sosial, menunjukkan pemotor berpelat polisi melintas dengan leluasa tanpa adanya tindakan penegakan hukum&#8221;</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Video viral seorang pemotor berpelat polisi melintas dengan bebas di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan, telah menarik perhatian Bidang Provesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Metro Jaya.</p>



<p>Meskipun video tersebut menunjukkan pemotor polisi melanggar aturan lalu lintas tanpa dilakukan penilangan oleh polantas yang bertugas di lokasi, Propam telah mengambil langkah untuk menindaklanjuti insiden tersebut.</p>



<p>Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, mengkonfirmasi bahwa anggota Polda Metro Jaya yang terlibat dalam kejadian tersebut telah ditindaklanjuti oleh Bid Propam.</p>



<p>&#8220;Ada informasi ini setelah viral kami langsung dalamkan dan segera serahkan ke Propam. Itu anggota Polda Metro Jaya sudah kita lakukan penindakan oleh Propam,&#8221; ungkapnya disadur Indozone Kamis (21/12/2023).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/sempat-viral-motor-plat-polri-melintas-di-jlnt-casablanca-kini-ditindak-propam">Sempat Viral Motor Plat Polri Melintas di JLNT Casablanca, Kini Ditindak Propam</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/sempat-viral-motor-plat-polri-melintas-di-jlnt-casablanca-kini-ditindak-propam/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
