<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Politik Tanduk Afrika Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/politik-tanduk-afrika/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/politik-tanduk-afrika</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Apr 2025 13:13:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Politik Tanduk Afrika Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/politik-tanduk-afrika</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Somaliland Tawarkan Pangkalan Strategis ke AS Demi Pengakuan Kemerdekaan</title>
		<link>https://www.seketika.com/somaliland-tawarkan-pangkalan-strategis-ke-as-demi-pengakuan-kemerdekaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2025 23:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Geopolitik Afrika]]></category>
		<category><![CDATA[Landasan Udara Berbera]]></category>
		<category><![CDATA[Negosiasi AS Somaliland]]></category>
		<category><![CDATA[Pengakuan Kenegaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Tanduk Afrika]]></category>
		<category><![CDATA[Puntland]]></category>
		<category><![CDATA[Somalia]]></category>
		<category><![CDATA[Somaliland]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Aden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26120</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/somaliland-tawarkan-pangkalan-strategis-ke-as-demi-pengakuan-kemerdekaan">Somaliland Tawarkan Pangkalan Strategis ke AS Demi Pengakuan Kemerdekaan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Pada Maret lalu, laporan dari The New York Times dan Associated Press mengungkapkan langkah strategis Somaliland dalam upaya mendapatkan pengakuan dari Amerika Serikat. Somaliland, wilayah yang memisahkan diri dari Somalia sejak 1991, berencana menawarkan hak sewa atas landasan udara dan pelabuhan strategisnya kepada AS sebagai imbalan atas pengakuan kenegaraannya.</p>



<p>Salah satu aset paling berharga yang ditawarkan adalah landasan udara di Bandara Internasional Berbera, yang dibangun oleh Uni Soviet pada 1970-an. </p>



<p>Dengan panjang lebih dari 2,5 mil, ini adalah landasan udara terpanjang di Afrika, menjadikannya sangat menarik bagi kepentingan militer dan logistik Amerika di kawasan strategis Teluk Aden.</p>



<p>Sementara itu, Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud mencoba menggagalkan langkah Somaliland dengan menawarkan kepada AS kendali atas pelabuhan dan pangkalan udara di Puntland serta wilayah lain yang belum sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah federal. </p>



<p>Tujuan utamanya adalah mencegah pengakuan AS terhadap Somaliland, yang bisa memicu ketegangan politik lebih lanjut di kawasan Tanduk Afrika.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/somaliland-tawarkan-pangkalan-strategis-ke-as-demi-pengakuan-kemerdekaan">Somaliland Tawarkan Pangkalan Strategis ke AS Demi Pengakuan Kemerdekaan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
