<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PPIU Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/ppiu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/ppiu</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Feb 2026 03:17:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>PPIU Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/ppiu</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenhaj Imbau Jemaah Waspada Travel Umrah, Ini Tips Hindari Penipuan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kemenhaj-imbau-jemaah-waspada-travel-umrah-ini-tips-hindari-penipuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 03:17:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Haji dan Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhaj]]></category>
		<category><![CDATA[Penipuan Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[PPIU]]></category>
		<category><![CDATA[Satu Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Travel Umrah]]></category>
		<category><![CDATA[Umrah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33616</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemenhaj-imbau-jemaah-waspada-travel-umrah-ini-tips-hindari-penipuan">Kemenhaj Imbau Jemaah Waspada Travel Umrah, Ini Tips Hindari Penipuan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada dan cermat dalam memilih travel umrah. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya perlindungan jemaah, seiring masih ditemukannya aduan terkait dugaan penipuan dan pelanggaran dalam penyelenggaraan umrah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Subdirektorat Pengawasan Umrah, Kemenhaj mengimbau calon jemaah untuk tidak mudah tergiur dengan penawaran yang tidak masuk akal serta selalu memastikan legalitas dan kredibilitas penyelenggara perjalanan ibadah umrah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Subdirektorat Pengawasan Umrah, Andi Muhammad Taufik, menegaskan bahwa kehati-hatian jemaah menjadi kunci utama untuk mencegah terjadinya penipuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jemaah perlu lebih cermat sejak awal. Jangan mudah tergoda harga murah yang tidak rasional dan selalu pastikan travel umrah memiliki izin resmi. Langkah sederhana ini sangat penting untuk melindungi jemaah dari kerugian,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenhaj pada Rabu (04/02/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Tips Praktis Menghindari Penipuan Travel Umrah</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>1. Verifikasi Legalitas Agen</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Pastikan travel terdaftar resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) melalui situs SATU HAJI (Sistem Aplikasi Terpadu Umrah dan Haji) Kemenhaj. Jemaah dapat mengecek status izin, nomor SK, akreditasi, serta masa berlaku. Travel yang tidak terdaftar dinyatakan ilegal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jemaah juga disarankan memastikan keberadaan kantor fisik, rekam jejak operasional minimal dua tahun, serta mewaspadai paket umrah dengan harga tidak wajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>2. Periksa Reputasi dan Testimoni</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Telusuri ulasan jemaah sebelumnya melalui<em>Google Reviews</em>, media sosial, atau situs resmi agen. Rekomendasi dari keluarga dan kerabat yang berpengalaman juga menjadi rujukan penting. Hindari travel yang tidak memiliki testimoni kredibel.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kemenhaj-imbau-jemaah-waspada-travel-umrah-ini-tips-hindari-penipuan">Kemenhaj Imbau Jemaah Waspada Travel Umrah, Ini Tips Hindari Penipuan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terkait Jemaah Umrah, Sebelum 29 Zulkaidah Harus Sudah Keluar Dari Arab Saudi</title>
		<link>https://www.seketika.com/terkait-jemaah-umrah-sebelum-29-zulkaidah-harus-sudah-keluar-dari-arab-saudi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 02:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[batas waktu umrah]]></category>
		<category><![CDATA[jemaah umrah]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan umrah]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan umrah]]></category>
		<category><![CDATA[PPIU]]></category>
		<category><![CDATA[risiko umrah]]></category>
		<category><![CDATA[visa haji]]></category>
		<category><![CDATA[visa umrah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=14476</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/terkait-jemaah-umrah-sebelum-29-zulkaidah-harus-sudah-keluar-dari-arab-saudi">Terkait Jemaah Umrah, Sebelum 29 Zulkaidah Harus Sudah Keluar Dari Arab Saudi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jemaah yang tinggal di Arab Saudi melebihi batas waktu tersebut dapat menghadapi masalah hukum&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan kebijakan penting terkait jemaah umrah. Jemaah masih dapat masuk ke Arab Saudi hingga 15 Zulkaidah 1445 H, namun harus meninggalkan negara tersebut sebelum 29 Zulkaidah atau 6 Juni 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kementerian Agama Indonesia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan ini. Juru Bicara Kementerian Agama, Anna Hasbie, menyatakan bahwa jemaah umrah Indonesia harus kembali ke Tanah Air sebelum masa berlaku visa habis. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jemaah yang menggunakan visa umrah agar mematuhi kebijakan Pemerintah Arab Saudi. Segera kembali ke Indonesia sebelum masa berlaku visa habis,&#8221; tegas Anna Hasbie di Jakarta, Minggu (19/5/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyelenggaraan ibadah umrah diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 2019, yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasal 94 UU tersebut menyebutkan berbagai kewajiban yang harus dipenuhi oleh PPIU kepada jemaah umrah, termasuk memberangkatkan dan memulangkan jemaah sesuai dengan masa berlaku visa umrah di Arab Saudi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anna menegaskan bahwa ada sejumlah risiko bagi jemaah dan PPIU yang tidak mematuhi ketentuan ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jemaah yang tinggal di Arab Saudi melebihi batas waktu tersebut dapat menghadapi masalah hukum, denda yang cukup besar, dan deportasi dari Arab Saudi. Jika dideportasi, jemaah tersebut akan dilarang masuk kembali ke Arab Saudi selama 10 tahun,&#8221; jelas Anna.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/terkait-jemaah-umrah-sebelum-29-zulkaidah-harus-sudah-keluar-dari-arab-saudi">Terkait Jemaah Umrah, Sebelum 29 Zulkaidah Harus Sudah Keluar Dari Arab Saudi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
