<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Profesor Hartono Gunardi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/profesor-hartono-gunardi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/profesor-hartono-gunardi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Mar 2024 13:56:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Profesor Hartono Gunardi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/profesor-hartono-gunardi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pentingnya Pelaksanaan Imunisasi Kejar dan Keamanannya Menurut Ahli Kesehatan</title>
		<link>https://www.seketika.com/pentingnya-pelaksanaan-imunisasi-kejar-dan-keamanannya-menurut-ahli-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 03:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi kejar]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[KIPI]]></category>
		<category><![CDATA[Komite Nasional Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaksanaan imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Profesor Hartono Gunardi]]></category>
		<category><![CDATA[Suntikan ganda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=11589</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pentingnya-pelaksanaan-imunisasi-kejar-dan-keamanannya-menurut-ahli-kesehatan">Pentingnya Pelaksanaan Imunisasi Kejar dan Keamanannya Menurut Ahli Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Kita telah melakukan imunisasi, bukan lagi ribuan atau puluhan ribu, tapi jutaan, tingkat pelaporan efeknya masih rendah dibanding negara lain. Artinya, imunisasi itu aman,”</p>
</blockquote>



<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Profesor Hartono Gunardi, menyoroti pentingnya pelaksanaan <a href="https://www.seketika.com/?s=imunisasi+kejar&amp;post_type%5B%5D=post">imunisasi kejar</a> sebagai pelengkap bagi imunisasi tertunda pada anak-anak.</p>



<p>Pelaksanaan <a href="https://www.seketika.com/?s=imunisasi+kejar&amp;post_type%5B%5D=post">imunisasi kejar</a> dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu memberikan imunisasi tanpa mengulang dari awal atau menerapkan program suntikan ganda yang telah terbukti aman dan efektif.</p>



<p>“Tidak ada imunisasi yang hangus, jadi yang belum dapat tinggal dilanjutkan saja,” ujar Profesor Hartono melalui pernyataan resminya pada hari Selasa, tanggal 19 Maret 2024.</p>



<p>Ketua Komite Nasional Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI), Profesor Hindra Irawan Satari, menegaskan bahwa Indonesia telah mengakumulasi pengalaman yang luas dalam menjalankan program <a href="https://www.seketika.com/?s=imunisasi&amp;post_type%5B%5D=post">imunisasi</a> pada anak-anak, yaitu dengan memberikan 450 juta suntikan <a href="https://www.seketika.com/?s=imunisasi&amp;post_type%5B%5D=post">imunisasi</a> kepada lima juta anak yang lahir setiap tahunnya.</p>



<p>“Kita telah melakukan <a href="https://www.seketika.com/?s=imunisasi&amp;post_type%5B%5D=post">imunisasi</a>, bukan lagi ribuan atau puluhan ribu, tapi jutaan, tingkat pelaporan efeknya masih rendah dibanding negara lain. Artinya, <a href="https://www.seketika.com/?s=imunisasi&amp;post_type%5B%5D=post">imunisasi</a> itu aman,” ujar Profesor Hindra.</p>



<p>Selain itu, ia juga menekankan bahwa keamanan ini berlaku tidak hanya pada suntikan tunggal tetapi juga pada suntikan ganda. </p>



<p>Berbagai penelitian juga telah menunjukkan bahwa tidak ada peningkatan yang signifikan dalam angka kejadian KIPI atau reaksi samping pasca-imunisasi.</p>



<p>“KIPI memang ada, ada yang serius ada juga yang ringan tapi jumlahnya sangat rendah,” tambah Profesor Hindra.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-f09fc8ad2d5bf46f8864fdf82b65a71f" style="color:#eae4e4">(infopublik)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pentingnya-pelaksanaan-imunisasi-kejar-dan-keamanannya-menurut-ahli-kesehatan">Pentingnya Pelaksanaan Imunisasi Kejar dan Keamanannya Menurut Ahli Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
