<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>psel Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/psel/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/psel</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 04:12:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>psel Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/psel</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PSEL Serang Raya Disepakati, Ini Dampaknya untuk Sampah dan Listrik</title>
		<link>https://www.seketika.com/psel-serang-raya-disepakati-ini-dampaknya-untuk-sampah-dan-listrik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 04:12:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Soni]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Danantara]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah Banten]]></category>
		<category><![CDATA[psel]]></category>
		<category><![CDATA[PSEL Serang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah jadi listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Serang]]></category>
		<category><![CDATA[TPSA Cilowong]]></category>
		<category><![CDATA[Zulhas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36135</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/psel-serang-raya-disepakati-ini-dampaknya-untuk-sampah-dan-listrik">PSEL Serang Raya Disepakati, Ini Dampaknya untuk Sampah dan Listrik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Provinsi Banten resmi mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Serang Raya. Kesepakatan proyek ini ditandatangani Gubernur Banten Andra Soni bersama Danantara sebagai bagian program nasional pengolahan sampah menjadi energi listrik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gubernur Banten Andra Soni menandatangani kesepakatan pembangunan PSEL Serang Raya di Jakarta, Senin (11/5/2026). Proyek ini menjadi bagian percepatan penanganan sampah perkotaan melalui program Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama tersebut dilakukan bersama Danantara untuk mendukung pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi ramah lingkungan di sejumlah daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PSEL Serang Raya nantinya akan dibangun di kawasan TPSA Cilowong, Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan PSEL dinilai penting karena volume sampah perkotaan terus meningkat setiap tahun. Teknologi ini memungkinkan sampah diolah menjadi energi listrik dengan proses yang lebih modern dan minim pencemaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah juga menargetkan pengurangan beban tempat pembuangan akhir sekaligus menghasilkan energi bersih untuk masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, proyek ini diharapkan mempercepat penanganan kondisi darurat sampah di wilayah dengan kapasitas sampah tinggi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/psel-serang-raya-disepakati-ini-dampaknya-untuk-sampah-dan-listrik">PSEL Serang Raya Disepakati, Ini Dampaknya untuk Sampah dan Listrik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TPS Ilegal 15 Tahun di Tambun Utara, Plt Bupati Bekasi Turun Tangan, Warga Akhirnya Bernapas Lega</title>
		<link>https://www.seketika.com/tps-ilegal-15-tahun-di-tambun-utara-plt-bupati-bekasi-turun-tangan-warga-akhirnya-bernapas-lega</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 17:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Asep Surya Atmaja]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sriamur]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[pencemaran lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[psel]]></category>
		<category><![CDATA[sampah Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tambun Utara]]></category>
		<category><![CDATA[TPS ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35615</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tps-ilegal-15-tahun-di-tambun-utara-plt-bupati-bekasi-turun-tangan-warga-akhirnya-bernapas-lega">TPS Ilegal 15 Tahun di Tambun Utara, Plt Bupati Bekasi Turun Tangan, Warga Akhirnya Bernapas Lega</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bekasi – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, turun langsung menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di Kampung Turi, RT 01/06 dan di RT05/05, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, pada Selasa (14/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">TPS ilegal tersebut diketahui telah beroperasi selama belasan tahun dan dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tidak sedap yang berdampak pada kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Asep menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera menghentikan aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut. Ia juga langsung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk mengangkut seluruh sampah yang menumpuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alhamdulillah hari ini saya berkunjung ke Desa Sriamur atas pengaduan masyarakat. Karena dampaknya sudah dirasakan warga, terutama terkait kesehatan akibat udara yang tidak baik, maka untuk sementara kita tutup dulu pembuangan sampah di sini,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, penutupan TPS ilegal ini menjadi langkah awal penanganan, sembari pemerintah menyiapkan solusi jangka panjang yang lebih terstruktur dan ramah lingkungan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Asep juga membuka ruang bagi warga yang ingin mengelola sampah menjadi usaha, namun dengan catatan harus memenuhi aspek legalitas dan tidak menimbulkan pencemaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau masyarakat ingin usaha pengolahan limbah, silakan. Tapi harus sesuai aturan, tidak mencemari lingkungan, dan perizinannya harus jelas. Nanti kita koordinasikan dengan Dinas LH dan perizinan,” ujarnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tps-ilegal-15-tahun-di-tambun-utara-plt-bupati-bekasi-turun-tangan-warga-akhirnya-bernapas-lega">TPS Ilegal 15 Tahun di Tambun Utara, Plt Bupati Bekasi Turun Tangan, Warga Akhirnya Bernapas Lega</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jabar Teken Proyek Listrik dari Sampah, Ini Lokasinya</title>
		<link>https://www.seketika.com/jabar-teken-proyek-listrik-dari-sampah-ini-lokasinya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 01:14:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[psel]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah jadi listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Sarimukti]]></category>
		<category><![CDATA[Waste to Energy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35558</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jabar-teken-proyek-listrik-dari-sampah-ini-lokasinya">Jabar Teken Proyek Listrik dari Sampah, Ini Lokasinya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung &#8211; Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama sejumlah bupati dan wali kota di Jabar melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik (PSEL). Pembangunan PSEL akan dilakukan di dua lokasi di Jabar, yakni TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat dan Kelurahan Kayumanis, Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PSEL di TPA Sarimukti akan dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Purwakarta. Sementara, untuk PSEL Kayumanis Bogor akan mengolah sampah dari masyarakat Kota Bogor dan Kota Depok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">KDM, sapaan Dedi Mulyadi mengatakan, kesepakatan ini merupakan arahan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menyelesaikan permasalahan akut yang cukup lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Atas arahan Pak Presiden kita bisa menyelesaikan sebuah problem akut yang terjadi berpuluh-puluh tahun dengan menghabiskan anggaran yang sangat banyak,&#8221; ucap KDM, di Menara Selatan, Plaza Kuningan, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C11-14, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, untuk menyelesaikan masalah ini pernah dilakukan studi banding hingga ke beberapa negara, seperti Jepang, Cina dan Jerman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Itu usulan lampiran yang saya buat sendiri ketika rapat. Saya memandang bahwa Sarimukti adalah tempat yang ideal untuk mengelola sampah menjadi energi listrik. Dan kita semuanya hari ini sudah bersepakat nanti akan dikelola oleh Danantara dan kedepannya tugas kita itu di kabupaten kota,&#8221; jelas KDM.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan salah satu cara mendisiminasikan keputusan para pimpinan di pusat maupun di provinsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hanif juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan seluruh kabupaten/ kota atas respon yang sangat cepat dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melaksanakan PSEL.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jabar-teken-proyek-listrik-dari-sampah-ini-lokasinya">Jabar Teken Proyek Listrik dari Sampah, Ini Lokasinya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Proyek PSEL Kota Tangerang Resmi Dihentikan, Kini Sampah Masuk Skema Aglomerasi Tangerang Raya di TPA Jatiwaringin</title>
		<link>https://www.seketika.com/proyek-psel-kota-tangerang-resmi-dihentikan-kini-sampah-masuk-skema-aglomerasi-tangerang-raya-di-tpa-jatiwaringin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 17:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah RDF]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Jatiwaringin]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[psel]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[TPA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31310</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/proyek-psel-kota-tangerang-resmi-dihentikan-kini-sampah-masuk-skema-aglomerasi-tangerang-raya-di-tpa-jatiwaringin">Proyek PSEL Kota Tangerang Resmi Dihentikan, Kini Sampah Masuk Skema Aglomerasi Tangerang Raya di TPA Jatiwaringin</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang memastikan proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Tangerang resmi dihentikan. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan, yang sekaligus mencabut Perpres Nomor 35 Tahun 2018.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa penghentian proyek PSEL ini mengikuti arahan langsung dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam pertemuan bersama tiga daerah di wilayah Tangerang Raya yakni Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan pada Jumat (24/10/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Amanat dari Pak Menteri jelas, bahwa PSEL Kota Tangerang yang sebelumnya berjalan mandiri dinyatakan sudah tidak berlaku. Kini, pengelolaan persampahan dilakukan dengan pola aglomerasi Tangerang Raya, dengan pusat pengolahan berada di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang,” ungkap Wawan, Jumat (24/10).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam skema baru ini, sistem pengelolaan sampah regional Tangerang Raya akan melibatkan kerja sama lintas daerah untuk memusatkan pengolahan sampah di TPA Jatiwaringin. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemkot Tangerang kini tengah menunggu keputusan administratif dan surat resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup mengenai teknis pelaksanaan kebijakan baru tersebut.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/proyek-psel-kota-tangerang-resmi-dihentikan-kini-sampah-masuk-skema-aglomerasi-tangerang-raya-di-tpa-jatiwaringin">Proyek PSEL Kota Tangerang Resmi Dihentikan, Kini Sampah Masuk Skema Aglomerasi Tangerang Raya di TPA Jatiwaringin</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
