<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Psikologi Universitas Malang Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/psikologi-universitas-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/psikologi-universitas-malang</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Oct 2024 08:13:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Psikologi Universitas Malang Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/psikologi-universitas-malang</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengurangi Jumlah Perokok: Cara Efektif Menghadapi Tantangan Kesehatan Global</title>
		<link>https://www.seketika.com/mengurangi-jumlah-perokok-cara-efektif-menghadapi-tantangan-kesehatan-global</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesadaran Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kukuh Setyo Pambudi]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan Merokok]]></category>
		<category><![CDATA[pajak rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Universitas Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[UM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20221</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mengurangi-jumlah-perokok-cara-efektif-menghadapi-tantangan-kesehatan-global">Mengurangi Jumlah Perokok: Cara Efektif Menghadapi Tantangan Kesehatan Global</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Kesehatan – Tembakau merupakan salah satu ancaman kesehatan terbesar di dunia, menyebabkan 8,7 juta kematian setiap tahun. Banyak negara telah menerapkan kebijakan untuk mengurangi konsumsi tembakau, namun efektivitasnya beragam. </p>



<p>Salah satu intervensi paling efektif adalah kampanye anti-rokok. Kampanye ini, terutama melalui media massa, mampu meningkatkan upaya berhenti merokok hingga 16%. Menurut penelitian, semakin sering dan intensif kampanye dilakukan, semakin besar dampaknya. </p>



<p>Kampanye yang didukung oleh peringatan kesehatan bergambar pada kemasan rokok juga terbukti meningkatkan niat berhenti merokok hingga 69%.</p>



<p>Peringatan kesehatan, terutama yang grafis, efektif meningkatkan kesadaran perokok terhadap risiko kesehatan. Negara seperti Kanada telah melihat perubahan signifikan, di mana 90% perokok memperhatikan peringatan tersebut, dan 44% mengaku berniat berhenti merokok. </p>



<p>Di negara lain, efeknya bervariasi, tetapi peringatan tetap menjadi salah satu cara yang paling murah dan efektif.</p>



<p>Kebijakan lain yang sangat efektif adalah kenaikan pajak rokok. Ketika harga rokok naik, konsumsi cenderung turun, terutama di kalangan anak muda dan kelompok berpenghasilan rendah. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mengurangi-jumlah-perokok-cara-efektif-menghadapi-tantangan-kesehatan-global">Mengurangi Jumlah Perokok: Cara Efektif Menghadapi Tantangan Kesehatan Global</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kecerdasan Finansial: Mengenal Kecerdasan Finansial dan Cara Meningkatkannya</title>
		<link>https://www.seketika.com/kecerdasan-finansial-mengenal-kecerdasan-finansial-dan-cara-meningkatkannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2024 01:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Finansial]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Rayhan I’tisham]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Universitas Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[UM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19321</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kecerdasan-finansial-mengenal-kecerdasan-finansial-dan-cara-meningkatkannya">Kecerdasan Finansial: Mengenal Kecerdasan Finansial dan Cara Meningkatkannya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bisnis – Kecerdasan finansial adalah diksi yang sering terdengar dan digunakan pada beberapa dekade belakangan ini. Meningkatnya jumlah investor terutama investor muda di Indonesia pasca pandemi dan melalui upaya sosialisasi dan tren nabung saham menjadikan kecerdasan finansial menjadi salah satu bagian dari kecerdasan yang dianggap penting. </p>



<p><strong>Namun, apa itu kecerdasan finansial?</strong></p>



<p>Sebetulnya, kecerdasan finansial adalah topik yang cukup baru dan belum dianalisis secara akademis dan secara luas. Selama ini kecerdasan finansial dimaknai sebatas pengetahuan tentang keuangan, yang mana ini menimbulkan tumpang tindih dengan literasi finansial yang sudah eksis lebih lama sebelumnya.</p>



<p>Namun baru-baru ini, mahasiswa Fakultas Psikologi UM (Universitas Negeri Malang) melakukan penelitian untuk mendefinisikan dan menyelesaikan masalah tumpang tindih antara kecerdasan finansial dan literasi finansial. </p>



<p>Di bawah bimbingan utama dari Dr. Tutut Chusniyah, S.Psi., M.Si. yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi UM, kecerdasan finansial didefinisikan sebagai kemampuan mental dalam mengelaborasikan pengetahuan dan emosi untuk memecahkan masalah-masalah finansial. </p>



<p>Menurut definisi ini, posisi kecerdasan finansial tidak hanya sebatas pengetahuan finansial saja, tapi juga kemampuan mental, terutama emosi. </p>



<p>Hal itu karena perilaku pengelolaan keuangan, seperti keputusan keuangan sangat melibatkan emosi. Meski berdasar ilmu ekonomi, perilaku ekonomi melibatkan hitungan angka rasional, namun pada kenyataannnya perilaku ekonomi manusia merupakan perilaku yang irasional.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kecerdasan-finansial-mengenal-kecerdasan-finansial-dan-cara-meningkatkannya">Kecerdasan Finansial: Mengenal Kecerdasan Finansial dan Cara Meningkatkannya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
