<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>publisher right Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/publisher-right/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/publisher-right</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2026 11:58:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>publisher right Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/publisher-right</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua Dewan Pers Dorong Publisher Right untuk Lindungi Karya Jurnalistik dari AI</title>
		<link>https://www.seketika.com/ketua-dewan-pers-dorong-publisher-right-untuk-lindungi-karya-jurnalistik-dari-ai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 11:55:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[AI dan Media]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Cipta Pers]]></category>
		<category><![CDATA[HPN 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Media Massa]]></category>
		<category><![CDATA[publisher right]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33752</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ketua-dewan-pers-dorong-publisher-right-untuk-lindungi-karya-jurnalistik-dari-ai">Ketua Dewan Pers Dorong Publisher Right untuk Lindungi Karya Jurnalistik dari AI</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>,&nbsp;Serang –&nbsp;Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, menegaskan pentingnya perlindungan terhadap karya jurnalistik di tengah maraknya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh publik. Pasalnya, platform digital berbasis AI kerap menyerap konten dan berita tanpa mekanisme imbal balik yang adil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut disampaikannya pada Konvensi Nasional Media Massa Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, Minggu (8/2/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konvensi yang menjadi bagian dari peringatan HPN 2026 itu mengambil tema &#8220;Pers, AI, dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, praktik tersebut berpotensi merugikan wartawan dan perusahaan pers yang telah mengeluarkan biaya besar untuk menghasilkan karya jurnalistik berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prof. Komaruddin menjelaskan bahwa selama ini banyak wartawan melakukan liputan investigatif dan riset mendalam yang membutuhkan waktu, tenaga, serta biaya tidak sedikit.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, lanjutnya, ketika berita tersebut dipublikasikan, kontennya kerap langsung diambil dan dimanfaatkan oleh AI, sehingga wartawan lain hanya perlu mengambil ulang informasi yang telah tersedia tanpa melalui proses jurnalistik yang utuh.&nbsp; </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini jelas tidak adil. Produk jurnalistik yang dihasilkan dengan kerja keras dan biaya mahal kemudian dimanfaatkan begitu saja tanpa kompensasi,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Dewan Pers menilai, kondisi tersebut serupa dengan perampasan karya jurnalistik apabila tidak disertai dengan mekanisme pembayaran royalti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Dewan Pers mendorong penerapan&nbsp;publisher right&nbsp;sebagai salah satu instrumen untuk melindungi produk jurnalistik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui skema ini, pihak yang memanfaatkan konten jurnalistik, termasuk AI, diwajibkan memberikan imbalan atau royalti kepada penerbit berita. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau AI mengambil, maka produk yang diambil itu harus dibayar. Ini bagian dari perlindungan terhadap karya jurnalistik,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Prof. Komaruddin menyampaikan bahwa Konvensi Nasional Pers yang diselenggarakan bertujuan untuk melakukan revitalisasi dan evaluasi terhadap kondisi pers nasional, sekaligus membaca tantangan dan masa depan pers di era digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari forum tersebut, Dewan Pers merumuskan sejumlah langkah strategis, baik yang bersifat internal maupun eksternal, termasuk mendorong kebijakan pemerintah yang berpihak pada keberlanjutan industri pers.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas insan pers agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pers harus tetap berpegang pada tiga landasan utama, yakni profesionalisme, objektivitas, dan etika. Ketiga prinsip tersebut, menurutnya, tidak boleh diabaikan dalam situasi apa pun.  </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau prinsip itu tidak dijaga, masyarakat akan kehilangan kepercayaan pada pers,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menyoroti masih banyaknya media yang tidak akurat dan tidak objektif, sehingga memicu sengketa pemberitaan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, Dewan Pers menerima sekitar sepuluh pengaduan setiap hari terkait pemberitaan yang dianggap merugikan pihak tertentu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi pertanyaan terkait pemisahan produk jurnalistik dan AI, Prof. Komaruddin Hidayat menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah pemisahan, melainkan mekanisme penghargaan terhadap karya jurnalistik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama AI memanfaatkan konten pers, maka hak penerbit harus tetap dihormati melalui pembayaran yang layak.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-2 wp-block-paragraph" style="color:#f6eded">(infopublik.id) </p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ketua-dewan-pers-dorong-publisher-right-untuk-lindungi-karya-jurnalistik-dari-ai">Ketua Dewan Pers Dorong Publisher Right untuk Lindungi Karya Jurnalistik dari AI</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Naik Signifikan Indeks Kemerdekaan Pers Di Jatim</title>
		<link>https://www.seketika.com/naik-signifikan-indeks-kemerdekaan-pers-di-jatim</link>
					<comments>https://www.seketika.com/naik-signifikan-indeks-kemerdekaan-pers-di-jatim#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Oct 2023 08:30:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Akurasi dan Berimbang]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan penyelia Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dewan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Emil Elestianto Dardak]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel Dafam Signature]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Kemerdekaan pers]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan dari Intervensi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Wartawan dari Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan Pers]]></category>
		<category><![CDATA[Kesetaraan Akses bagi Kelompok Rentan]]></category>
		<category><![CDATA[Khofifah Indar Parawansa]]></category>
		<category><![CDATA[national assessment council]]></category>
		<category><![CDATA[Ninik Rahayu]]></category>
		<category><![CDATA[publisher right]]></category>
		<category><![CDATA[Sapto Anggoro]]></category>
		<category><![CDATA[survei IKP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=2757</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/naik-signifikan-indeks-kemerdekaan-pers-di-jatim">Naik Signifikan Indeks Kemerdekaan Pers Di Jatim</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Selamat untuk insan pers yang merdeka. Inilah sinergi sehat yang bisa kita bangun selama ini. Silahkan memberitakan apapun, karena itu yang justru membuat kami lebih sigap untuk lebih mengeksplore lagi permasalahan-permasalahan di masyarakat. Itu prinsip kami untuk bisa menjadi lebih baik</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Surabaya – <a href="https://www.seketika.com/?s=Dewan+Pers&amp;post_type%5B%5D=post">Dewan Pers</a> melakukan survei <a href="https://www.seketika.com/?s=Indeks+Kemerdekaan+pers&amp;post_type%5B%5D=post">Indeks Kemerdekaan pers</a> (IKP) tahun 2023 di 34 provinsi. Survei dilakukan terhadap tiga lingkungan dengan 20 indikator, serta melibatkan 408 informan ahli sebagai responding dan 10 anggota <a href="https://www.seketika.com/?s=Dewan+penyelia+Nasional&amp;post_type%5B%5D=post">Dewan penyelia Nasional</a> (National Assesment Council, NAC).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Survei IKP 2023 menghasilkan nilai IKP nasional sebesar 1.5 turun menjadi 6.30 poin dari IKP 2022. Meskipun demikian, khusus untuk Provinsi Jawa Timur, justru mengalami kenaikan peringkat, yaitu dari peringkat 32 pada tahun 2022 Menjadi Peringkat 14 di tahun 2023 dengan nilai IKP sebesar 76.55.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini disampaikan oleh Ketua <a href="https://www.seketika.com/?s=Dewan+Pers&amp;post_type%5B%5D=post">Dewan Pers</a>, <a href="https://www.seketika.com/?s=Ninik+Rahayu&amp;post_type%5B%5D=post">Ninik Rahayu</a>, saat Sosialisasi IKP 2023 di Provinsi Jawa Timur yang digelar di <a href="https://www.seketika.com/?s=Hotel+Dafam+Signature&amp;post_type%5B%5D=post">Hotel Dafam Signature</a> Surabaya, Rabu (11/10/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan Ninik, <a href="https://www.seketika.com/?s=survei+IKP&amp;post_type%5B%5D=post">survei IKP</a> yang diselenggarakan <a href="https://www.seketika.com/?s=Dewan+Pers&amp;post_type%5B%5D=post"><a href="https://www.seketika.com/?s=Dewan+Pers&amp;post_type%5B%5D=post">Dewan Pers</a></a> bertujuan untuk mengetahui dan memonitor kondisi kemerdekaaan pers di Indonesia dari tahun ke tahun. Dengan demikian dapat diidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kemerdekaan pers sebagai bahan kajian bagi upaya perbaikan ke depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan naiknya IKP di Jatim tahun 2023 ini, Ninik berharap di masa pesta demokrasi tahun depan pers di Jawa Timur tetap independen. Ninik berharap tidak ada aksi pers dukung mendukung karena sejatinya pers saat ini ada di posisi menjadi bagian dari empat pilar demokrasi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/naik-signifikan-indeks-kemerdekaan-pers-di-jatim">Naik Signifikan Indeks Kemerdekaan Pers Di Jatim</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/naik-signifikan-indeks-kemerdekaan-pers-di-jatim/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
