<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Regulasi Ketenagakerjaan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/regulasi-ketenagakerjaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/regulasi-ketenagakerjaan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jul 2025 11:52:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Regulasi Ketenagakerjaan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/regulasi-ketenagakerjaan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ratusan Perusahaan di Tangerang Belum Punya PKB! Disnaker Bergerak Lewat Bimtek PP &#038; PKB</title>
		<link>https://www.seketika.com/ratusan-perusahaan-di-tangerang-belum-punya-pkb-disnaker-bergerak-lewat-bimtek-pp-pkb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 19:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Bimtek Peraturan Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan industrial]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Industri Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketenagakerjaan Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran PKB]]></category>
		<category><![CDATA[PP dan PKB]]></category>
		<category><![CDATA[pppkb.kemnaker.go.id]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[serikat pekerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=28887</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ratusan-perusahaan-di-tangerang-belum-punya-pkb-disnaker-bergerak-lewat-bimtek-pp-pkb">Ratusan Perusahaan di Tangerang Belum Punya PKB! Disnaker Bergerak Lewat Bimtek PP &amp; PKB</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengesahan Peraturan Perusahaan (PP) dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di Hotel Ibis Gading Serpong. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman teknis dan kapasitas sumber daya manusia perusahaan, khususnya dalam menyusun dan menerapkan dokumen ketenagakerjaan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini diikuti oleh perwakilan pengusaha, manajemen perusahaan, dan serikat pekerja/buruh dari berbagai sektor industri di Kabupaten Tangerang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam membangun hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami ingin membangun budaya dialog sosial dan partisipatif antara pengusaha dan pekerja dalam merumuskan kebijakan internal, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pengawasan dan pembinaan hubungan industrial oleh pemerintah daerah,&#8221; ujar Rudi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Rudi, hingga saat ini masih banyak perusahaan di Kabupaten Tangerang yang belum memiliki PP sah maupun PKB aktif, meskipun telah terbentuk serikat pekerja di lingkungan kerja mereka. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ratusan-perusahaan-di-tangerang-belum-punya-pkb-disnaker-bergerak-lewat-bimtek-pp-pkb">Ratusan Perusahaan di Tangerang Belum Punya PKB! Disnaker Bergerak Lewat Bimtek PP &amp; PKB</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PHK Meningkat, Cucun Syamsurijal Desak Regulasi yang Adil untuk Pekerja dan Pengusaha</title>
		<link>https://www.seketika.com/phk-meningkat-cucun-syamsurijal-desak-regulasi-yang-adil-untuk-pekerja-dan-pengusaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 17:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Cucun Ahmad Syamsurijal]]></category>
		<category><![CDATA[Jaminan Kehilangan Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Ketenagakerjaan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemutusan Hubungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Sosial Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[PHK 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Peringatan Dini PHK]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum Provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[UU Cipta Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=21302</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/phk-meningkat-cucun-syamsurijal-desak-regulasi-yang-adil-untuk-pekerja-dan-pengusaha">PHK Meningkat, Cucun Syamsurijal Desak Regulasi yang Adil untuk Pekerja dan Pengusaha</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Sejak awal tahun hingga Oktober 2024, hampir 60 ribu pekerja di Indonesia mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mendesak agar segera ada regulasi yang bisa menguntungkan semua pihak dalam menghadapi krisis ketenagakerjaan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“60 ribu PHK bukanlah angka yang sedikit. Ini sangat memprihatinkan. Sistem dan regulasi harus segera diperbaiki agar saling menguntungkan antara pekerja dan pengusaha,” ungkap Cucun dalam keterangannya, Selasa (5/11/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cucun menekankan bahwa situasi PHK massal ini harus menjadi peringatan bagi pembuat kebijakan untuk mengevaluasi dan mengambil langkah-langkah yang lebih efektif. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu langkah penting adalah mendorong Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengimplementasikan sistem peringatan dini PHK yang dapat mendeteksi potensi pemutusan hubungan kerja di perusahaan-perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Penting agar kebijakan yang ada benar-benar efektif, termasuk dalam perumusan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang adil. Hal ini untuk mengurangi risiko PHK dan memastikan kesejahteraan pekerja tetap terjaga,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cucun juga menekankan bahwa regulasi yang seimbang antara kepentingan pekerja dan pengusaha sangat diperlukan untuk menciptakan keadilan ketenagakerjaan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/phk-meningkat-cucun-syamsurijal-desak-regulasi-yang-adil-untuk-pekerja-dan-pengusaha">PHK Meningkat, Cucun Syamsurijal Desak Regulasi yang Adil untuk Pekerja dan Pengusaha</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
