<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rob Jakarta Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/rob-jakarta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/rob-jakarta</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Jul 2025 08:50:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Rob Jakarta Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/rob-jakarta</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penyebab Banjir Jakarta! Pramono Kerahkan 600 Pompa, Pastikan Penanganan Banjir Optimal</title>
		<link>https://www.seketika.com/penyebab-banjir-jakarta-pramono-kerahkan-600-pompa-pastikan-penanganan-banjir-optimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 08:50:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Sunter]]></category>
		<category><![CDATA[Kebon Pala]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Pompa Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Pompa DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Rob Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=28422</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penyebab-banjir-jakarta-pramono-kerahkan-600-pompa-pastikan-penanganan-banjir-optimal">Penyebab Banjir Jakarta! Pramono Kerahkan 600 Pompa, Pastikan Penanganan Banjir Optimal</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus melakukan langkah optimal dalam penanganan banjir Jakarta yang terjadi sejak Minggu (6/7). Banjir kali ini disebabkan oleh kombinasi tiga faktor utama, yaitu curah hujan ekstrem, banjir kiriman, serta rob di wilayah pesisir utara Jakarta.</p>



<p>“Inilah banjir yang terjadi bersamaan. Yang pertama adalah banjir kiriman, yang kedua banjir karena curah hujan, yang ketiga pas bersamaan rob permukaan air lautnya naik,” kata Pramono saat meninjau lokasi di Kali Irigasi Bekasi Tengah, Cakung, Jakarta Timur, Senin (7/7).</p>



<p>Pramono menjelaskan bahwa banjir di Jakarta kali ini cukup kompleks karena tiga penyebab tersebut terjadi secara bersamaan. </p>



<p>Selain itu, rob yang menyebabkan permukaan air laut naik baru surut sekitar pukul 22.30 WIB pada Minggu malam, sehingga pompa banjir milik Pemprov DKI baru bisa dioperasikan secara maksimal setelah itu.</p>



<p>Dalam upaya percepatan penanganan banjir Jakarta, sekitar 600 unit pompa milik Pemprov DKI dikerahkan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penyebab-banjir-jakarta-pramono-kerahkan-600-pompa-pastikan-penanganan-banjir-optimal">Penyebab Banjir Jakarta! Pramono Kerahkan 600 Pompa, Pastikan Penanganan Banjir Optimal</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
