<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>royalti lagu Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/royalti-lagu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/royalti-lagu</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Aug 2025 04:03:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>royalti lagu Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/royalti-lagu</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Royalti Lagu di Kafe &#038; Hotel, DPR Minta Tak Beratkan UMKM!</title>
		<link>https://www.seketika.com/polemik-royalti-lagu-di-kafe-hotel-dpr-minta-tak-beratkan-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 04:03:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[hak cipta musik]]></category>
		<category><![CDATA[industri kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[lagu di kafe dan hotel]]></category>
		<category><![CDATA[pemutaran lagu di ruang publik]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan pencipta lagu]]></category>
		<category><![CDATA[Ratih Singkarru]]></category>
		<category><![CDATA[royalti lagu]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29332</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/polemik-royalti-lagu-di-kafe-hotel-dpr-minta-tak-beratkan-umkm">Polemik Royalti Lagu di Kafe &amp; Hotel, DPR Minta Tak Beratkan UMKM!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratih Megasari Singkarru, angkat bicara terkait polemik pemutaran lagu di ruang publik seperti kafe, hotel, dan pusat perbelanjaan. Menurutnya, isu ini harus dilihat secara proporsional dengan mengedepankan asas keadilan bagi semua pihak, baik pencipta lagu maupun pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mengenai polemik <a href="https://www.seketika.com/?s=royalti&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">royalti</a> lagu di ruang publik, saya kira kita perlu memandang persoalan ini secara seimbang,” kata Ratih dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/8/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ratih menegaskan bahwa pemutaran lagu di tempat usaha memiliki nilai strategis untuk menciptakan suasana yang menarik bagi pengunjung dan turut mendukung keberlangsungan usaha, terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun demikian, ia mengingatkan bahwa perlindungan terhadap hak cipta musik juga penting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Adalah wajar jika para pencipta lagu memperoleh penghargaan dalam bentuk <a href="https://www.seketika.com/?s=royalti&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">royalti</a>,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Politisi NasDem ini juga menyoroti pentingnya mekanisme pungutan dan distribusi <a href="https://www.seketika.com/?s=royalti&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">royalti</a> yang adil, transparan, dan tidak membebani, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang baru berkembang.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/polemik-royalti-lagu-di-kafe-hotel-dpr-minta-tak-beratkan-umkm">Polemik Royalti Lagu di Kafe &amp; Hotel, DPR Minta Tak Beratkan UMKM!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Royalti Lagu Bikin Heboh! DPR Desak Aturan Baru yang Tak Mencekik Pengusaha</title>
		<link>https://www.seketika.com/royalti-lagu-bikin-heboh-dpr-desak-aturan-baru-yang-tak-mencekik-pengusaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2025 19:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[industri musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkumham]]></category>
		<category><![CDATA[LMK]]></category>
		<category><![CDATA[Musisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku usaha]]></category>
		<category><![CDATA[revisi UU Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[royalti lagu]]></category>
		<category><![CDATA[royalti musik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29186</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/royalti-lagu-bikin-heboh-dpr-desak-aturan-baru-yang-tak-mencekik-pengusaha">Royalti Lagu Bikin Heboh! DPR Desak Aturan Baru yang Tak Mencekik Pengusaha</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti polemik penarikan royalti atas pemutaran lagu di ruang-ruang publik yang tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat. Ia meminta Kementerian Hukum (Kemenkum) segera merumuskan regulasi teknis yang tidak memberatkan para pelaku usaha, namun tetap melindungi hak-hak ekonomi pencipta lagu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“DPR RI juga mencermati dunia permusikan yang beberapa saat ini ada dinamika, dan kami sudah minta Kementerian Hukum yang kemudian juga membawahi LMK-LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) untuk juga kemudian membuat aturan yang tidak menyulitkan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, DPR RI, Jakarta, Senin (4/8/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Dasco, saat ini Komisi X DPR RI tengah membahas revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Revisi ini diharapkan mampu memberikan kejelasan hukum dan sistem pengelolaan royalti yang lebih transparan dan akuntabel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sambil menunggu revisi Undang-Undang Hak Cipta yang sedang direvisi oleh DPR (pemerintah perlu menciptakan regulasi yang adil),” imbuh Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Isu royalti musik kembali mencuat setelah sejumlah pelaku usaha terutama pemilik kafe, restoran, dan hotel menyatakan keberatan atas kewajiban membayar royalti atas lagu yang diputar di tempat usaha mereka. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/royalti-lagu-bikin-heboh-dpr-desak-aturan-baru-yang-tak-mencekik-pengusaha">Royalti Lagu Bikin Heboh! DPR Desak Aturan Baru yang Tak Mencekik Pengusaha</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
