<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sampah organik Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/sampah-organik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/sampah-organik</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 08:50:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>sampah organik Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/sampah-organik</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gaslah, Target Wali Kota Bandung: Semua RW Wajib Olah 25 Kg Sampah Organik per Hari, Siap Jadi Percontohan Nasional</title>
		<link>https://www.seketika.com/gaslah-target-wali-kota-bandung-semua-rw-wajib-olah-25-kg-sampah-organik-per-hari-siap-jadi-percontohan-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 08:50:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Gaslah]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[maggot]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Farhan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[RW Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[sampah organik]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bandung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34504</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gaslah-target-wali-kota-bandung-semua-rw-wajib-olah-25-kg-sampah-organik-per-hari-siap-jadi-percontohan-nasional">Gaslah, Target Wali Kota Bandung: Semua RW Wajib Olah 25 Kg Sampah Organik per Hari, Siap Jadi Percontohan Nasional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menargetkan seluruh rukun warga (RW) di Kota Bandung mampu mengolah minimal 25 kilogram sampah organik per hari.</p>



<p>Target tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, Senin (2/3/2026).</p>



<p>Menurut Farhan, pengelolaan sampah berbasis kewilayahan melalui program Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) menjadi kunci untuk mengurangi beban sampah kota sekaligus membangun perubahan perilaku masyarakat. </p>



<p>Dalam satu tahun ke depan akan dilakukan pengukuran untuk melihat efektivitas program tersebut.</p>



<p>“Saya akan ukur setelah satu tahun program ini berjalan. Apakah ada perubahan perilaku di masyarakat atau tidak? Targetnya masyarakat mampu memilah dan mengolah sampahnya sendiri,” ujarnya.</p>



<p>Farhan menjelaskan, saat ini pengolahan sampah organik oleh Gaslah berada di rata-rata 20 kilogram per hari per RW. </p>



<p>Jumlah tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan menjadi 25 kilogram per hari per RW. Target itu, menjadi pekerjaan rumah bagi lurah dan jajaran kewilayahan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gaslah-target-wali-kota-bandung-semua-rw-wajib-olah-25-kg-sampah-organik-per-hari-siap-jadi-percontohan-nasional">Gaslah, Target Wali Kota Bandung: Semua RW Wajib Olah 25 Kg Sampah Organik per Hari, Siap Jadi Percontohan Nasional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Benyamin Davnie Ajak ASN Tangsel Jadi Pelopor Budaya Bersih lewat Biopori dan Pengurangan Plastik</title>
		<link>https://www.seketika.com/benyamin-davnie-ajak-asn-tangsel-jadi-pelopor-budaya-bersih-lewat-biopori-dan-pengurangan-plastik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 19:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[ASN Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Benyamin Davnie]]></category>
		<category><![CDATA[biopori]]></category>
		<category><![CDATA[budaya bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Plastik Sekali Pakai]]></category>
		<category><![CDATA[sampah organik]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33258</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/benyamin-davnie-ajak-asn-tangsel-jadi-pelopor-budaya-bersih-lewat-biopori-dan-pengurangan-plastik">Benyamin Davnie Ajak ASN Tangsel Jadi Pelopor Budaya Bersih lewat Biopori dan Pengurangan Plastik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang Selatan &#8211; Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi pelopor perubahan dalam membangun budaya bersih dan ramah lingkungan, dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing.</p>



<p>Ajakan tersebut disampaikan Benyamin saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pusat Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (19/1/2026).</p>



<p>Menurut Benyamin, upaya mewujudkan kota yang sejuk dan membumi membutuhkan keteladanan nyata dari aparatur pemerintah, khususnya dalam pengelolaan sampah dan perubahan pola perilaku sehari-hari.</p>



<p>“Kita sudah memiliki gambaran solusi ke depan. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan peloporan dan contoh dari kita semua,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai langkah konkret, Benyamin meminta seluruh ASN di Kota Tangerang Selatan untuk membuat lubang biopori di rumah masing-masing sebagai upaya mengelola sampah organik dari sumbernya.</p>



<p>“Saya minta semua ASN membuat biopori dengan diameter 12 hingga 20 sentimeter, disesuaikan dengan ketersediaan lahan. Sampah organik kita di rumah, kita kembalikan ke bumi agar terurai secara alami dan tidak membebani TPA,” jelasnya.</p>



<p>Ia menegaskan, pembuatan biopori harus dilakukan secara terukur dan terkoordinasi, dengan jumlah yang disesuaikan kondisi lahan, baik satu, dua, maupun lebih.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/benyamin-davnie-ajak-asn-tangsel-jadi-pelopor-budaya-bersih-lewat-biopori-dan-pengurangan-plastik">Benyamin Davnie Ajak ASN Tangsel Jadi Pelopor Budaya Bersih lewat Biopori dan Pengurangan Plastik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suvarna Sutera Ubah Sampah Jadi Uang, Pemkab Tangerang Dorong TPS 3R di Semua Kawasan!</title>
		<link>https://www.seketika.com/suvarna-sutera-ubah-sampah-jadi-uang-pemkab-tangerang-dorong-tps-3r-di-semua-kawasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 18:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Maggot Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Paving dari Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sampah organik]]></category>
		<category><![CDATA[solusi sampah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Jatiwaringin]]></category>
		<category><![CDATA[TPS 3R Suvarna Sutera]]></category>
		<category><![CDATA[TPS 3R Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30373</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/suvarna-sutera-ubah-sampah-jadi-uang-pemkab-tangerang-dorong-tps-3r-di-semua-kawasan">Suvarna Sutera Ubah Sampah Jadi Uang, Pemkab Tangerang Dorong TPS 3R di Semua Kawasan!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mendorong pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di setiap kawasan, baik itu kawasan permukiman, perumahan, usaha, maupun industri. Langkah ini sebagai bagian dari strategi pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan, serta untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA Jatiwaringin.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat meninjau TPS 3R milik Pengembang Suvarna Sutera di Kecamatan Sindangjaya, Senin (22/09/25).</p>



<p>“Sesuai arahan dari Bapak Menteri LH, bahwa setiap kawasan, baik itu kawasan usaha, industri maupun kawasan perumahan harus memiliki tempat pengolahan sampah TPS 3R. Kami akan terus mendorong agar kawasan-kawasan tersebut bisa membangun TPS 3R di lingkungannya masing-masing untuk mengurangi volume sampah yang diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin,” ungkap Bupati Maesyal.</p>



<p>Bupati mengapresiasi inisiatif TPS 3R Suvarna Sutera yang sudah mampu mengolah sekitar 5 ton sampah hanya dalam waktu satu setengah hari. </p>



<p>Pengolahan ini dinilai efektif dalam mengurangi beban TPA Jatiwaringin dan bahkan menghasilkan nilai tambah secara ekonomi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/suvarna-sutera-ubah-sampah-jadi-uang-pemkab-tangerang-dorong-tps-3r-di-semua-kawasan">Suvarna Sutera Ubah Sampah Jadi Uang, Pemkab Tangerang Dorong TPS 3R di Semua Kawasan!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Warga Kecamatan Cibiru Pilah Sampah Massal</title>
		<link>https://www.seketika.com/ratusan-warga-kecamatan-cibiru-pilah-sampah-massal</link>
					<comments>https://www.seketika.com/ratusan-warga-kecamatan-cibiru-pilah-sampah-massal#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Sep 2023 10:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[bank sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Cibiru]]></category>
		<category><![CDATA[Ciwastra]]></category>
		<category><![CDATA[Ema Sumarna]]></category>
		<category><![CDATA[Pilah Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[PLTSA]]></category>
		<category><![CDATA[sampah organik]]></category>
		<category><![CDATA[Tegallega]]></category>
		<category><![CDATA[TPA]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Sarimukti]]></category>
		<category><![CDATA[TPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=1267</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ratusan-warga-kecamatan-cibiru-pilah-sampah-massal">Ratusan Warga Kecamatan Cibiru Pilah Sampah Massal</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com">Seketika.com</a>, <a href="https://www.seketika.com/?s=Bandung&amp;post_type%5B%5D=post">Bandung</a> &#8211; Upaya menangani penumpukan <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah&amp;post_type%5B%5D=post">sampah</a> di beberapa ruas jalan dan tempat pembuangan sementara (TPS) di wilayah Kecamatan Cibiru, Plh Wali Kota <a href="https://www.seketika.com/?s=Bandung&amp;post_type%5B%5D=post">Bandung</a>, Ema Sumarna meninjau langsung kegiatan pemilihan masal dan pengerukan lubang <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah+organik&amp;post_type%5B%5D=post">sampah organik</a> di Kecamatan Cibiru, Selasa 5 September 2023.</p>



<p>Selain pembuatan lubang pembuangan <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah+organik&amp;post_type%5B%5D=post">sampah organik</a>, ratusan warga bersama ASN, TNI dan Polri se-Kecamatan Cibiru juga melakukan kegiatan <a href="https://www.seketika.com/?s=pilah+sampah&amp;post_type%5B%5D=post">pilah sampah</a> masal.</p>



<p>&#8220;Kemarin rapat, saya insruksikan silahkan camat mencari lahan Pemda atau masyarakat. Di Cibiru ada, alhamdulillah ada lahan Pemkot yang bisa dimanfaatkan. Lubang lubang ini hanya untuk <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah+organik&amp;post_type%5B%5D=post">sampah organik</a> jangan ada <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah&amp;post_type%5B%5D=post">sampah</a> anorganik yang terbuang,&#8221; kata Ema.</p>



<p>Menurut Ema, kebijakan pembuatan lubang pembuangan <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah+organik&amp;post_type%5B%5D=post">sampah organik</a> ini untuk mengurangi beban penumpukan <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah&amp;post_type%5B%5D=post">sampah</a> akibat masih terkendalanya <a href="https://www.seketika.com/?s=TPA+Sarimukti&amp;post_type%5B%5D=post">TPA Sarimukti</a>.</p>



<p>Walaupun sudah mulai beroperasi, hanya saja <a href="https://www.seketika.com/?s=TPA+Sarimukti&amp;post_type%5B%5D=post">TPA Sarimukti</a> baru hanya bisa menampung 50 persen dan masih dibatasi. Setiap harinya Kota <a href="https://www.seketika.com/?s=Bandung&amp;post_type%5B%5D=post">Bandung</a> hanya bisa mengirimkan 120 ritasi dari 240 ritasi normal.</p>



<p>Ia juga mengaku, tengah menyiapkan berbagai alternatif untuk pengolahan <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah+organik&amp;post_type%5B%5D=post">sampah organik</a> terutama pembuatan lubang-lubang pembuangan <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah+organik&amp;post_type%5B%5D=post"><a href="https://www.seketika.com/?s=sampah+organik&amp;post_type%5B%5D=post">sampah organik</a></a> di lahan milik Pemkot.</p>



<p>&#8220;(Lubang pembuangan organik) Sudah ada di <a href="https://www.seketika.com/?s=Tegallega&amp;post_type%5B%5D=post">Tegallega</a>. Ada juga lahan di <a href="https://www.seketika.com/?s=Ciwastra&amp;post_type%5B%5D=post">Ciwastra</a>, ada juga di Gedebage ada 5 hektar yang sebelumnya untuk PLTSA bisa kita manfaatkan kembali,&#8221; ujarnya.</p>



<p>&#8220;Ini lubang akan kita optimalkan, selama masih aset kota kalau mau dilebarkan silahkan. <a href="https://www.seketika.com/?s=sampah&amp;post_type%5B%5D=post">sampah</a> anorganik ya segera diselesaikan mau ke <a href="https://www.seketika.com/?s=bank+sampah&amp;post_type%5B%5D=post">bank sampah</a> maupun pengepul,&#8221; katanya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ratusan-warga-kecamatan-cibiru-pilah-sampah-massal">Ratusan Warga Kecamatan Cibiru Pilah Sampah Massal</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/ratusan-warga-kecamatan-cibiru-pilah-sampah-massal/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
