<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Seksual Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/seksual/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/seksual</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Aug 2024 05:14:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Seksual Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/seksual</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mengapa Kampanye Pencegahan Kekerasan Seksual Gagal? Penelitian Ini Mengungkap Fakta Yang Menarik</title>
		<link>https://www.seketika.com/mengapa-kampanye-pencegahan-kekerasan-seksual-gagal-penelitian-ini-mengungkap-fakta-yang-menarik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Aug 2024 04:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[ABK UMKM Mart]]></category>
		<category><![CDATA[Intervensi Bystander]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kukuh Setyo Pambudi]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan Perilaku]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi Pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18516</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mengapa-kampanye-pencegahan-kekerasan-seksual-gagal-penelitian-ini-mengungkap-fakta-yang-menarik">Mengapa Kampanye Pencegahan Kekerasan Seksual Gagal? Penelitian Ini Mengungkap Fakta Yang Menarik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Gaya Hidup – Kekerasan seksual merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak, mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Meskipun banyak upaya telah dilakukan untuk mencegahnya, sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa strategi yang selama ini digunakan mungkin tidak seefektif yang kita pikirkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendekatan Tradisional yang Tidak Cukup</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak tahun 1985, berbagai program pencegahan kekerasan seksual telah dirancang dengan fokus utama pada mengubah sikap, kepercayaan, dan pengetahuan masyarakat tentang kekerasan seksual. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ide dasar di balik pendekatan ini sederhana: jika kita bisa mengubah cara orang berpikir tentang kekerasan seksual, maka perilaku mereka juga akan berubah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, sebuah meta-analisis terbaru yang dipublikasikan pada jurnal <em>Psychological science in the public interest</em> mengungkapkan bahwa meskipun program-program ini sering berhasil mengubah pandangan peserta, mereka jarang berhasil mencegah kekerasan seksual​.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian ini menggunakan analisis meta untuk mengukur efektivitas intervensi yang dirancang untuk mengubah perilaku kekerasan seksual. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mengapa-kampanye-pencegahan-kekerasan-seksual-gagal-penelitian-ini-mengungkap-fakta-yang-menarik">Mengapa Kampanye Pencegahan Kekerasan Seksual Gagal? Penelitian Ini Mengungkap Fakta Yang Menarik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</title>
		<link>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga</link>
					<comments>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2023 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[APSIFOR]]></category>
		<category><![CDATA[HIMPSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[KemenPPPA]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[UU TPKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=1052</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga">Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Keluarga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Indra Gunawan mengungkapkan keluarga dan masyarakat dapat berkontribusi dalam mencegah terjadinya tindak pidana kekerasan seksual. Fenomena banyak anak yang menjadi korban kekerasan seksual, namun enggan menceritakan serta melaporkannya karena takut menjadi aib dan mencoreng nama keluarga masih sering terjadi. Indra mengatakan orangtua perlu menciptakan ruang yang aman dalam keluarga, dan membuat anak nyaman berkomunikasi. (26/8) </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mencegah terjadinya kekerasan seksual dapat dimulai dari keluarga, sebab keluarga sebagai lembaga terkecil yang aman bagi setiap anggota bisa melindungi anak-anak mereka dari kekerasan seksual. Peran keluarga dalam pencegahan dapat dimulai dari memberikan edukasi kepada seluruh anggota keluarga terutama anak-anak serta membangun komunikasi yang berkualitas bagi anggota keluarga,” ungkap Indra dalam Media Talk: Mencegah Kekerasan Seksual dimulai dari Keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indra mengatakan pencegahan kekerasan seksual khususnya dalam lingkup keluarga perlu terus digaungkan bersama secara terus menerus. Kolaborasi dari Pemerintah, masyarakat, media, dan keluarga merupakan upaya penting yang harus terus dilakukan. Selain itu, Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (<a href="https://www.seketika.com/?s=UU+TPKS&amp;post_type%5B%5D=post">UU TPKS</a>) juga harus terus digaungkan agar bisa sampai pemahamannya kepada masyarakat dan keluarga khususnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR), Ratri Kartikaningtyas mengatakan kekerasan seksual bisa terjadi dan dilakukan oleh orang terdekat korban karena adanya relasi kuasa yang merugikan pihak korban. Padahal seharusnya, membentuk keluarga yang sehat jasmani dan rohani, dapat dimulai dari orangtua begitu pun dengan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak juga dapat dimulai dari keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Peran keluarga dalam pencegahan kekerasan seksual dalam keluarga keterampilan pengelolaan stress, relasi yang hangat dan sehat suami istri, edukasi sex pada anak sesuai usia, komunikasi terbuka dan ruang aman untuk bicara, koreksi persepsi orang dewasa tentang kekerasan seksual, dan jejaring dengan lembaga terkait penanganan kasus anak,” ujar Ratri.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga">Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
