<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Studi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/studi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/studi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Apr 2024 08:53:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Studi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/studi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Studi Temukan Hubungan Antara Migrain dan Menstruasi pada Perempuan</title>
		<link>https://www.seketika.com/studi-temukan-hubungan-antara-migrain-dan-menstruasi-pada-perempuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Apr 2024 08:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[menstruasi]]></category>
		<category><![CDATA[Migrain]]></category>
		<category><![CDATA[Studi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=12963</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/studi-temukan-hubungan-antara-migrain-dan-menstruasi-pada-perempuan">Studi Temukan Hubungan Antara Migrain dan Menstruasi pada Perempuan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;migrain sering terjadi selama periode menstruasi&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, JAKARTA – Sebuah studi baru menyoroti hubungan antara migrain dan menstruasi pada perempuan, dengan temuan bahwa sepertiga dari mereka yang menderita migrain melaporkan serangan sakit kepala sebelah yang terjadi khususnya saat menstruasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilaporkan bahwa migrain yang terjadi saat menstruasi seringkali lebih sering dan lebih parah dibandingkan dengan serangan migrain pada waktu lain. Namun, menariknya, hanya sekitar 1 dari 5 responden yang menyatakan bahwa mereka menggunakan obat pencegah migrain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Studi ini, yang didanai oleh perusahaan farmasi Pfizer yang memproduksi obat migrain, akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Academy of Neurology yang berlangsung dari 13 hingga 18 April di Denver, Amerika Serikat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim peneliti memeriksa data dari perempuan dewasa yang menderita migrain sebagai bagian dari 2021 U.S. National Health and Wellness Survey. Hasilnya menunjukkan bahwa sepertiga dari perempuan tersebut melaporkan bahwa migrain mereka cenderung terjadi saat menstruasi. Lebih dari separuh kasus migrain yang terjadi saat menstruasi merupakan perempuan yang berada pada fase pramenopause.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/studi-temukan-hubungan-antara-migrain-dan-menstruasi-pada-perempuan">Studi Temukan Hubungan Antara Migrain dan Menstruasi pada Perempuan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Studi Ungkap Ciri Pria yang Berpotensi Selingkuh</title>
		<link>https://www.seketika.com/studi-ungkap-ciri-pria-yang-berpotensi-selingkuh</link>
					<comments>https://www.seketika.com/studi-ungkap-ciri-pria-yang-berpotensi-selingkuh#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jan 2024 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Perselingkuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[Studi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7162</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/studi-ungkap-ciri-pria-yang-berpotensi-selingkuh">Studi Ungkap Ciri Pria yang Berpotensi Selingkuh</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Studi ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang dinamika pernikahan terkait dengan aspek ekonomi dan kecenderungan perselingkuhan&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta –  Sebuah studi terbaru berjudul &#8220;Her Support, His Support: Money, Masculinity, and Marital Infidelity&#8221; menyoroti hubungan antara ketergantungan ekonomi dalam pasangan dan tingkat perselingkuhan, terutama pada laki-laki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari Forbes, penelitian ini dilakukan oleh Christin L. Munsch, seorang asisten profesor sosiologi di University of Connecticut, menggunakan data dari National Longitudinal Survey of Youth periode 2001 hingga 2011.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Studi ini menemukan bahwa pada pasangan heteroseksual berusia 18 hingga 32 tahun, individu yang memiliki pendapatan lebih rendah daripada pasangannya memiliki potensi lebih besar untuk berselingkuh dalam pernikahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Data menunjukkan bahwa risiko perselingkuhan lebih tinggi ketika seseorang bergantung pada pasangannya untuk dukungan ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mensch mengungkapkan, &#8220;Temuan ini menunjukkan bahwa laki-laki maupun perempuan tidak menyukai ketidaksetaraan dalam hubungan mereka. Dan ketika membandingkan diri dengan pasangan, mereka tidak ingin terus merasa seperti pecundang.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Studi ini mendalaminya dengan memeriksa korelasi antara tingkat kesuburan total dan pendapatan pasangan. Meskipun kedua jenis kelamin memiliki risiko perselingkuhan yang lebih tinggi ketika bergantung secara ekonomi pada pasangan, perbedaan perilaku signifikan terlihat antara laki-laki dan perempuan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/studi-ungkap-ciri-pria-yang-berpotensi-selingkuh">Studi Ungkap Ciri Pria yang Berpotensi Selingkuh</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/studi-ungkap-ciri-pria-yang-berpotensi-selingkuh/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
