<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Syariat Islam Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/syariat-islam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/syariat-islam</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Nov 2025 04:19:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Syariat Islam Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/syariat-islam</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bolehkah Melamar Janda yang Masih Iddah? Simak Aturannya</title>
		<link>https://www.seketika.com/bolehkah-melamar-janda-yang-masih-iddah-simak-aturannya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 04:18:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[fiqih pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum melamar wanita iddah]]></category>
		<category><![CDATA[iddah cerai mati]]></category>
		<category><![CDATA[iddah talak]]></category>
		<category><![CDATA[masa iddah]]></category>
		<category><![CDATA[melamar janda iddah]]></category>
		<category><![CDATA[Syariat Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31787</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bolehkah-melamar-janda-yang-masih-iddah-simak-aturannya">Bolehkah Melamar Janda yang Masih Iddah? Simak Aturannya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Dalam kehidupan rumah tangga, perpisahan akibat perceraian atau kematian adalah ujian yang tak terelakkan. Bagi seorang wanita yang baru saja berpisah dengan suami, syariat Islam mewajibkan masa iddah, yakni periode tertentu di mana ia tidak diperbolehkan menikah lagi. Lalu, bolehkah melamar janda yang masih menjalani masa iddah?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masa iddah adalah waktu tunggu yang ditetapkan bagi wanita yang bercerai atau ditinggal wafat suaminya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tujuan masa iddah antara lain untuk memastikan apakah wanita tersebut hamil dan untuk menghormati ikatan pernikahan sebelumnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut fiqih Islam, selama masa iddah, wanita tidak diperkenankan menikah lagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kitab Mausu‘atul Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, hukum melamar wanita iddah dibahas berdasarkan dua aspek utama:</p>



<p class="wp-block-paragraph">A. Cara Penyampaian Lamaran</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Tashrih (terang-terangan): Ucapan langsung yang jelas menyatakan keinginan menikah, misalnya: “Aku ingin menikah denganmu.”</li>
</ul>



<p class="has-large-font-size wp-block-paragraph">التَّصْرِيحُ بِالْخِطْبَةِ: هُوَ مَا يَقْطَعُ بِالرَّغْبَةِ فِي النِّكَاحِ وَلاَ يَحْتَمِل غَيْرَهُ، كَقَوْل الْخَاطِبِ لِلْمُعْتَدَّةِ: أُرِيدُ أَنْ أَتَزَوَّجَكِ، أَوْ: إِذَا انْقَضَتْ عِدَّتُكِ تَزَوَّجْتُكِ</p>



<p class="wp-block-paragraph">Artinya: “<em>Lamaran secara terang-terangan adalah ucapan yang secara tegas menunjukkan keinginan untuk menikah dan tidak mengandung kemungkinan makna lain, seperti ucapan seorang laki-laki kepada wanita yang sedang menjalani iddah: ‘Aku ingin menikah denganmu,’ atau ‘Jika masa iddahmu telah selesai, aku akan menikahimu</em>.’” (Wizaratul Awqaf was Syu`unul Islamiyyah, Al-Mausu’atul Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah, [Kuwait: Dzatus Salasil: 1410 H], cetakan II, juz 19, hlm. 191).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bolehkah-melamar-janda-yang-masih-iddah-simak-aturannya">Bolehkah Melamar Janda yang Masih Iddah? Simak Aturannya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Kabupaten Tangerang: Tingkatkan Keterampilan Sesuai Syariat Islam</title>
		<link>https://www.seketika.com/pelatihan-pemulasaraan-jenazah-di-kabupaten-tangerang-tingkatkan-keterampilan-sesuai-syariat-islam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Nov 2024 09:22:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Fardhu Kifayah]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkatkan Keterampilan Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Keterampilan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Pemulasaraan Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemandian Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulasaraan Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Syariat Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22006</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pelatihan-pemulasaraan-jenazah-di-kabupaten-tangerang-tingkatkan-keterampilan-sesuai-syariat-islam">Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Kabupaten Tangerang: Tingkatkan Keterampilan Sesuai Syariat Islam</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Tingkat Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemulasaraan jenazah sesuai dengan syariat Islam. Kegiatan ini diadakan di Lemo Hotel, Kelapa Dua, pada hari Selasa, 26 November 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan tata cara pemulasaraan jenazah yang benar, mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga menguburkan jenazah sesuai dengan ajaran Islam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader yang menjadi pelopor dalam pelayanan jenazah di lingkungan masing-masing, yang merupakan kewajiban fardhu kifayah bagi umat Islam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syaifullah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Syaifullah menyampaikan pentingnya pelatihan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menekankan bahwa pelaksanaan pemulasaraan jenazah harus selalu mengikuti syariat Islam, khususnya dalam hal pemandian jenazah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pelatihan ini bertujuan memberikan pencerahan dan pembekalan ulang kepada para petugas pemulasaraan jenazah. Ini juga menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap sekitar 1.500 petugas pemulasaraan di Kabupaten Tangerang,&#8221; ungkap Syaifullah.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pelatihan-pemulasaraan-jenazah-di-kabupaten-tangerang-tingkatkan-keterampilan-sesuai-syariat-islam">Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di Kabupaten Tangerang: Tingkatkan Keterampilan Sesuai Syariat Islam</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
