<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tarif PPN 2025 Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/tarif-ppn-2025/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/tarif-ppn-2025</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jan 2025 09:32:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>tarif PPN 2025 Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/tarif-ppn-2025</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rincian Aturan kemenkeu PMK 131/2024 tentang Penerapan PPN 12 Persen</title>
		<link>https://www.seketika.com/rincian-aturan-kemenkeu-pmk-131-2024-tentang-penerapan-ppn-12-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jan 2025 09:32:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Barang Kena Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Jasa Kena Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak Pertambahan Nilai]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan Menteri Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[PMK 131/2024]]></category>
		<category><![CDATA[PPN]]></category>
		<category><![CDATA[PPN 12 persen]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[tarif PPN 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22905</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/rincian-aturan-kemenkeu-pmk-131-2024-tentang-penerapan-ppn-12-persen">Rincian Aturan kemenkeu PMK 131/2024 tentang Penerapan PPN 12 Persen</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 131 Tahun 2024, yang mengatur penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan dasar penerapan PPN 12 persen. Peraturan ini mulai berlaku pada 1 Januari 2025, sebagaimana tercantum dalam Pasal 6 PMK 131/2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">PMK 131 Tahun 2024 mencakup aturan tentang perlakuan Pajak Pertambahan Nilai atas beberapa hal penting, yaitu: Impor Barang Kena Pajak (BKP), Penyerahan Barang Kena Pajak (BKP), Penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP), Pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dari luar daerah pabean ke dalam daerah pabean dan Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar daerah pabean ke dalam daerah pabean</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam Pasal 2 ayat 2 PMK 131 Tahun 2024, disebutkan bahwa PPN 12 persen dihitung dengan mengalikan tarif 12% dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) berupa harga jual atau nilai impor. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan pada Pasal 2 ayat 3, Barang Kena Pajak dengan DPP berupa harga jual atau nilai impor mencakup barang mewah, seperti kendaraan bermotor dan barang lainnya yang dikenakan pajak penjualan atas barang mewah, sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu aspek penting yang ditekankan dalam PMK 131/2024 adalah upaya mewujudkan keadilan dalam penerapan tarif PPN. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keadilan ini diwujudkan dengan menggunakan nilai lain sebagai dasar pengenaan pajak untuk Barang Kena Pajak (BKP) dan Jasa Kena Pajak (JKP) tertentu. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/rincian-aturan-kemenkeu-pmk-131-2024-tentang-penerapan-ppn-12-persen">Rincian Aturan kemenkeu PMK 131/2024 tentang Penerapan PPN 12 Persen</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Naikkan Tarif PPN 1%: dari 11% Jadi 12% untuk Barang dan Jasa Mewah, Berlaku Mulai 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemerintah-naikkan-tarif-ppn-1-dari-11-jadi-12-untuk-barang-dan-jasa-mewah-berlaku-mulai-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 20:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan pangan]]></category>
		<category><![CDATA[barang mewah]]></category>
		<category><![CDATA[barang mewah dikenakan PPN]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Kebutuhan Pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan tarif PPN]]></category>
		<category><![CDATA[PPN 12 persen]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[stimulus ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[tarif PPN 0 persen.]]></category>
		<category><![CDATA[tarif PPN 2025]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22902</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-naikkan-tarif-ppn-1-dari-11-jadi-12-untuk-barang-dan-jasa-mewah-berlaku-mulai-2025">Pemerintah Naikkan Tarif PPN 1%: dari 11% Jadi 12% untuk Barang dan Jasa Mewah, Berlaku Mulai 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 1 persen, dari 11 persen menjadi 12 persen, khusus untuk barang dan jasa mewah. Sementara itu, tarif PPN untuk barang dan jasa lainnya tetap pada angka 11 persen, sesuai dengan ketentuan yang berlaku sejak 2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan kenaikan tarif PPN untuk barang mewah ini diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 31 Desember 2024. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kenaikan tarif PPN 1 persen ini berlaku untuk barang mewah yang sering digunakan oleh kalangan atas, seperti pesawat jet pribadi, kapal pesiar, yacht, dan rumah mewah dengan harga di atas rata-rata golongan menengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Contoh barang mewah yang dikenakan tarif PPN 12 persen antara lain pesawat jet pribadi, kapal pesiar, motor yacht, dan rumah mewah,&#8221; ujar Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, Presiden juga menegaskan bahwa barang dan jasa yang termasuk kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, daging, ikan, telur, sayur, susu segar, serta jasa pendidikan, kesehatan, angkutan umum, dan rumah sederhana, tetap dikenakan tarif PPN 0 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak yang tetap diberi pembebasan PPn yaitu tarif 0 persen antara lain kebutuhan pokok beras, daging, ikan, telur sayur, susu segar, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa angkutan umum, rumah sederhana, air minum,” lanjut Presiden.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemerintah-naikkan-tarif-ppn-1-dari-11-jadi-12-untuk-barang-dan-jasa-mewah-berlaku-mulai-2025">Pemerintah Naikkan Tarif PPN 1%: dari 11% Jadi 12% untuk Barang dan Jasa Mewah, Berlaku Mulai 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
