<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tenaga kesehatan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/tenaga-kesehatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/tenaga-kesehatan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2025 02:29:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>tenaga kesehatan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/tenaga-kesehatan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menkes Ungkap Krisis 70 Ribu Dokter Spesialis: Indonesia Terancam Kekurangan Tenaga Medis</title>
		<link>https://www.seketika.com/menkes-ungkap-krisis-70-ribu-dokter-spesialis-indonesia-terancam-kekurangan-tenaga-medis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 10:17:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Demografi]]></category>
		<category><![CDATA[Epidemiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Dokter Spesialis]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Sakit Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32268</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menkes-ungkap-krisis-70-ribu-dokter-spesialis-indonesia-terancam-kekurangan-tenaga-medis">Menkes Ungkap Krisis 70 Ribu Dokter Spesialis: Indonesia Terancam Kekurangan Tenaga Medis</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan perencanaan tenaga kesehatan jangka panjang yang terukur, berbasis data, dan selaras dengan perubahan epidemiologi serta demografi. Hal ini disampaikan dalam Seminar Nasional rangkaian HUT ke-25 Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) di Jakarta, Kamis (27/11).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menkes menjelaskan bahwa perubahan struktur penduduk Indonesia, khususnya meningkatnya proporsi lansia, akan memengaruhi jenis penyakit yang dominan dan pada akhirnya menentukan kebutuhan tenaga kesehatan di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di DKI Jakarta, jumlah lansia sudah lebih banyak daripada balita. Pergeseran demografi ini otomatis mengubah kebutuhan tenaga kesehatan yang harus disiapkan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seiring meningkatnya penyakit degeneratif seperti jantung, stroke, kanker, dan gangguan ginjal, Indonesia akan membutuhkan lebih banyak dokter spesialis dan tenaga kesehatan dengan kompetensi khusus. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun saat ini produksi tenaga medis belum seimbang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita memiliki kekurangan sekitar 70 ribu dokter spesialis, tetapi produksi dokter spesialis hanya 2.700–3.000 per tahun. Tanpa perencanaan tenaga kesehatan yang tepat, ketidakseimbangan ini akan terus terjadi,” kata Menkes.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk pertama kalinya, Kementerian Kesehatan menyusun proyeksi kebutuhan tenaga kesehatan hingga beberapa tahun ke depan, dengan memanfaatkan model prediksi Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) yang telah disesuaikan dengan data nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hampir 80 tahun Indonesia merdeka, kita belum pernah memiliki perencanaan tenaga kesehatan jangka panjang yang komprehensif. Sekarang kita membangunnya secara saintifik, berbasis data, dan memperhitungkan perubahan epidemiologi,” tegas Menkes.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenkes juga telah menerbitkan buku perencanaan tenaga kesehatan jangka panjang (versi 1) yang dapat diakses publik dan akan diperbarui setiap (dua tahun) tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Menkes mengapresiasi masukan dari ARSADA yang dinilai paling memahami kebutuhan nyata di lapangan, termasuk ketersediaan dokter spesialis di daerah. Ia memberi contoh kasus di Papua, di mana layanan kebidanan terhenti karena satu-satunya dokter obgyn sedang cuti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Perhitungan satu dokter per rumah sakit sudah tidak relevan. Minimal harus ada dua dokter untuk menjamin layanan tetap berjalan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menkes menutup sambutan dengan menegaskan bahwa perencanaan tenaga kesehatan jangka panjang sangat penting agar generasi mendatang mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pada saat Indonesia merayakan 100 tahun kemerdekaan, kita ingin anak cucu kita hidup lebih sehat. Dan itu hanya bisa dicapai bila kita menyiapkan tenaga kesehatan dari sekarang.”</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-ae9a4bf31870ce403b41220b82c904c8 wp-block-paragraph" style="color:#eee9e9">(kemkes) </p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menkes-ungkap-krisis-70-ribu-dokter-spesialis-indonesia-terancam-kekurangan-tenaga-medis">Menkes Ungkap Krisis 70 Ribu Dokter Spesialis: Indonesia Terancam Kekurangan Tenaga Medis</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Netty Prasetiyani Aher Prihatin Soal Dugaan Pelarangan Jilbab di RS Swasta Jakarta</title>
		<link>https://www.seketika.com/netty-prasetiyani-aher-prihatin-soal-dugaan-pelarangan-jilbab-di-rs-swasta-jakarta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Beragama]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IX DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Netty Prasetiyani Aher]]></category>
		<category><![CDATA[Pelarangan Jilbab]]></category>
		<category><![CDATA[RS Medistra Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18822</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/netty-prasetiyani-aher-prihatin-soal-dugaan-pelarangan-jilbab-di-rs-swasta-jakarta">Netty Prasetiyani Aher Prihatin Soal Dugaan Pelarangan Jilbab di RS Swasta Jakarta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyatakan keprihatinannya terkait dugaan pelarangan penggunaan jilbab bagi tenaga kesehatan (nakes) di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta. Netty menegaskan, jika informasi ini benar, maka hal tersebut sangat disayangkan. Menurutnya, kebebasan menjalankan perintah agama seharusnya tidak dipersoalkan, terutama di rumah sakit yang seharusnya memberikan layanan tanpa diskriminasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jika hal itu benar terjadi, maka sangat disayangkan karena kebebasan menjalankan perintah agama masih dipersoalkan, apalagi ini rumah sakit yang harusnya tidak pandang bulu dalam melayani,&#8221; ujar Netty dalam rilisnya, Jakarta, Senin (2/9/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dugaan pelarangan ini, lanjut Netty, semakin diperkuat oleh viralnya surat protes dari seorang dokter di media sosial. Dokter tersebut mengungkapkan bahwa ia terpaksa meninggalkan pekerjaannya karena masalah jilbab. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini sangat tidak masuk akal. Di ruang publik dan instansi pemerintah, penggunaan jilbab adalah hal yang umum,&#8221; tambah Politisi Fraksi PKS ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Netty juga menilai bahwa profesionalitas tenaga medis tidak seharusnya diukur dari penggunaan jilbab, melainkan dari kode etik dan standar profesional yang berlaku. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, ia meminta pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), untuk segera mengecek kebenaran informasi mengenai pelarangan jilbab ini. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/netty-prasetiyani-aher-prihatin-soal-dugaan-pelarangan-jilbab-di-rs-swasta-jakarta">Netty Prasetiyani Aher Prihatin Soal Dugaan Pelarangan Jilbab di RS Swasta Jakarta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menaker dan Dubes Indonesia untuk Kuwait Bahas Penempatan Pekerja Migran di Sektor Tenaga Kesehatan</title>
		<link>https://www.seketika.com/menaker-dan-dubes-indonesia-untuk-kuwait-bahas-penempatan-pekerja-migran-di-sektor-tenaga-kesehatan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/menaker-dan-dubes-indonesia-untuk-kuwait-bahas-penempatan-pekerja-migran-di-sektor-tenaga-kesehatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Feb 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Besar Indonesia untuk Kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[Ida Fauziyah]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama G to G]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama Indonesia Kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[Lena Maryana Mukti]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[MoU kerja sama]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[peluang kerja di Kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[pembahasan MoU]]></category>
		<category><![CDATA[pembahasan teknis]]></category>
		<category><![CDATA[penempatan pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[penempatan pekerja migran di Kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[penempatan tenaga kesehatan Indonesia di Kuwait]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan pekerja migran]]></category>
		<category><![CDATA[rencana kerja sama]]></category>
		<category><![CDATA[sektor kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Technical Arrangement]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9901</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menaker-dan-dubes-indonesia-untuk-kuwait-bahas-penempatan-pekerja-migran-di-sektor-tenaga-kesehatan">Menaker dan Dubes Indonesia untuk Kuwait Bahas Penempatan Pekerja Migran di Sektor Tenaga Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemerintah Kuwait berencana merekrut 500 tenaga kesehatan Indonesia sebagai pegawai negeri di rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan Kuwait,&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta –&nbsp;&nbsp;Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, menerima kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana Mukti, untuk membahas perkembangan rencana kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kuwait terkait penempatan Pekerja Migran Indonesia pada sektor kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menaker mengungkapkan bahwa di sektor kesehatan, peluang kerja untuk tenaga kesehatan di Kuwait cukup terbuka. Saat ini, Kuwait membutuhkan sebanyak 2.500 perawat hingga tahun 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks ini, Menaker menyebut bahwa Kementerian Kesehatan Negara Kuwait sebelumnya mengusulkan merekrut Pekerja Migran Indonesia di sektor kesehatan melalui skema G to G (government to government) sesuai kesepakatan yang telah dibuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;BP2MI menjadi lembaga sentral kerja sama di bidang penempatan Pekerja Migran Indonesia di sektor kesehatan dengan Kementerian Kesehatan Kuwait,&#8221; kata Menaker di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, pada Jumat (23/2/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menaker juga menyampaikan bahwa sejak November 2021, Pemerintah Indonesia dan Kuwait telah mengkaji pengaturan teknis MoU (Memorandum of Understanding) kerja sama penempatan tenaga kesehatan Indonesia ke Kuwait. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini tertuang dalam Technical Arrangement (TA) antara Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Kesehatan Kuwait tentang Penempatan dan Perlindungan Profesional Kesehatan Indonesia di Kuwait.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menaker-dan-dubes-indonesia-untuk-kuwait-bahas-penempatan-pekerja-migran-di-sektor-tenaga-kesehatan">Menaker dan Dubes Indonesia untuk Kuwait Bahas Penempatan Pekerja Migran di Sektor Tenaga Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/menaker-dan-dubes-indonesia-untuk-kuwait-bahas-penempatan-pekerja-migran-di-sektor-tenaga-kesehatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nakes Serentak Imunisasi Hepatitis B Di RSUD Kabupaten Tangerang</title>
		<link>https://www.seketika.com/nakes-serentak-imunisasi-hepatitis-b-di-rsud-kabupaten-tangerang</link>
					<comments>https://www.seketika.com/nakes-serentak-imunisasi-hepatitis-b-di-rsud-kabupaten-tangerang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Hepatitis B]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi Nakes]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga medis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=3990</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nakes-serentak-imunisasi-hepatitis-b-di-rsud-kabupaten-tangerang">Nakes Serentak Imunisasi Hepatitis B Di RSUD Kabupaten Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harapannya pemberian imunisasi ini dapat memberikan perlindungan serta pencegahan paparan Hepatitis B kepada para tenaga medis dan tenaga kesehatan,&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Tangerang – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang menggelar rapat persiapan pencanangan imunisasi <a href="https://www.seketika.com/?s=Hepatitis+B&amp;post_type%5B%5D=post">Hepatitis B</a> pada tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Management <a href="https://www.seketika.com/?s=RSUD+Kabupaten+Tangerang&amp;post_type%5B%5D=post">RSUD Kabupaten Tangerang</a>, Jumat (3/11).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diketahui, <a href="https://www.seketika.com/?s=tenaga+medis&amp;post_type%5B%5D=post">tenaga medis</a> dan tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang akan menjalani imunisasi Hepatitis B secara serentak pada 8 November mendatang. Kegiatan tersebut akan digelar di <a href="https://www.seketika.com/?s=RSUD+Kabupaten+Tangerang&amp;post_type%5B%5D=post">RSUD Kabupaten Tangerang</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan imunisasi tersebut nantinya digelar secara hibrida dan akan dihadiri oleh 8 provinsi dan diikuti 20 tenaga kesehatan sebagai simbolis pencanangan imunisasi <a href="https://www.seketika.com/?s=Hepatitis+B&amp;post_type%5B%5D=post">Hepatitis B</a> pada tenaga medis dan tenaga kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Muchlis menuturkan, kegiatan ini untuk mencegah penyebaran <a href="https://www.seketika.com/?s=Hepatitis+B&amp;post_type%5B%5D=post">Hepatitis B</a> bagi para nakes. Menurut dia, <a href="https://www.seketika.com/?s=tenaga+kesehatan&amp;post_type%5B%5D=post">tenaga kesehatan</a> merupakan populasi yang rentan terhadap penularan serta menularkan virus tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tenaga kesehatan ini berisiko tinggi untuk terpapar virus <a href="https://www.seketika.com/?s=Hepatitis+B&amp;post_type%5B%5D=post">Hepatitis B</a> karena melakukan intervensi atau tindakan medis. Sehingga penting dilakukan imunisasi sebagai salah satu upaya untuk melindungi tenaga medis dan juga tenaga kesehatan,&#8221; katanya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nakes-serentak-imunisasi-hepatitis-b-di-rsud-kabupaten-tangerang">Nakes Serentak Imunisasi Hepatitis B Di RSUD Kabupaten Tangerang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/nakes-serentak-imunisasi-hepatitis-b-di-rsud-kabupaten-tangerang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
