<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tiktok Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/tiktok/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/tiktok</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Feb 2026 23:18:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Tiktok Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/tiktok</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</title>
		<link>https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 23:17:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Algoritma Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Depresi Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[kecanduan media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[mark zuckerberg]]></category>
		<category><![CDATA[Meta]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Snap]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34098</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi">Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – CEO Meta, Mark Zuckerberg, menghadapi pertanyaan tajam dalam persidangan di pengadilan Los Angeles terkait dugaan bahwa platform media sosial perusahaannya, khususnya Instagram, sengaja dirancang untuk membuat anak-anak kecanduan dan berdampak buruk pada kesehatan mental mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persidangan ini disebut sebagai salah satu kasus hukum terbesar dan paling menentukan bagi industri media sosial, karena dapat memengaruhi ribuan gugatan serupa di seluruh Amerika Serikat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus ini diajukan oleh seorang perempuan berusia 20 tahun yang diidentifikasi sebagai KGM. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menuduh penggunaan media sosial sejak usia dini membuatnya kecanduan dan memperburuk depresi hingga muncul pikiran untuk bunuh diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan induk Instagram, Meta Platforms, serta YouTube milik Google menjadi dua terdakwa utama yang tersisa dalam perkara ini. Sementara itu, TikTok dan Snap sebelumnya telah mencapai penyelesaian terpisah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pertanyaan kunci dalam persidangan adalah: apakah Instagram bersifat adiktif?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengacara penggugat, Mark Lanier, secara langsung menanyakan hal tersebut kepada Zuckerberg. Namun hingga sesi siang hari, CEO Meta itu belum memberikan jawaban tegas.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi">Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trump Gaet Murdoch dan Dell, TikTok Siap Diambil Alih oleh Miliarder AS?</title>
		<link>https://www.seketika.com/trump-gaet-murdoch-dan-dell-tiktok-siap-diambil-alih-oleh-miliarder-as</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 18:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Akuisisi TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan data TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Larry Ellison]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Dell]]></category>
		<category><![CDATA[politik AS]]></category>
		<category><![CDATA[Rupert Murdoch]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok Amerika]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok ByteDance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30376</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/trump-gaet-murdoch-dan-dell-tiktok-siap-diambil-alih-oleh-miliarder-as">Trump Gaet Murdoch dan Dell, TikTok Siap Diambil Alih oleh Miliarder AS?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – Presiden Donald Trump baru-baru ini mengungkapkan nama-nama miliarder terkenal yang disebutnya dapat menjadi bagian dari kesepakatan strategis terkait pengambilalihan TikTok oleh Amerika Serikat. Dalam wawancara dengan Fox News yang ditayangkan pada hari Minggu, Trump menyebut Rupert Murdoch, Lachlan Murdoch, Michael Dell, dan Larry Ellison sebagai tokoh penting yang berpotensi ikut serta dalam kesepakatan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kesepakatan TikTok yang sedang dibahas bertujuan untuk mengalihkan kepemilikan operasional platform video sosial populer tersebut dari ByteDance, perusahaan asal Tiongkok, ke entitas yang dikelola oleh investor dan perusahaan Amerika. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap kekhawatiran keamanan nasional yang disuarakan oleh pejabat Amerika, yang menyatakan bahwa algoritma TikTok dapat dimanipulasi oleh pemerintah Tiongkok untuk menyebarkan propaganda secara terselubung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Trump mengatakan bahwa Murdoch, pemilik media berusia 94 tahun, bersama putranya Lachlan Murdoch, kepala Fox News dan News Corp, adalah “patriot Amerika” yang ia percayai akan “melakukan pekerjaan yang sangat baik” dalam menjaga integritas TikTok di pasar AS. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Michael Dell, pendiri dan CEO Dell Technologies, juga disebut sebagai calon peserta dalam kesepakatan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, keterlibatan Larry Ellison, pendiri Oracle, telah diumumkan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/trump-gaet-murdoch-dan-dell-tiktok-siap-diambil-alih-oleh-miliarder-as">Trump Gaet Murdoch dan Dell, TikTok Siap Diambil Alih oleh Miliarder AS?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Albania Tutup TikTok 12 Bulan: Lindungi Anak-Anak dari Kekerasan dan Perundungan</title>
		<link>https://www.seketika.com/albania-tutup-tiktok-12-bulan-lindungi-anak-anak-dari-kekerasan-dan-perundungan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 19:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Albania]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[kontrol orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi dan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[verifikasi usia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24851</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/albania-tutup-tiktok-12-bulan-lindungi-anak-anak-dari-kekerasan-dan-perundungan">Albania Tutup TikTok 12 Bulan: Lindungi Anak-Anak dari Kekerasan dan Perundungan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pada hari Kamis, Kabinet Albania mengumumkan keputusan untuk menutup TikTok selama 12 bulan. Keputusan ini diambil setelah kekhawatiran besar terkait dampak negatif platform berbagi video tersebut, terutama terkait dengan kekerasan dan perundungan yang dialami anak-anak. Menteri Pendidikan Albania, Ogerta Manastirliu, mengungkapkan bahwa pihak berwenang sedang bernegosiasi dengan TikTok untuk memasang fitur kontrol orang tua, verifikasi usia, dan menambahkan bahasa Albania di aplikasi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Manastirliu juga menjelaskan bahwa lebih dari 1.300 pertemuan telah diadakan dengan sekitar 65.000 orang tua yang mendukung penutupan atau pembatasan TikTok. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini dimulai setelah insiden tragis pada November lalu, ketika seorang remaja menikam temannya hingga tewas akibat pertengkaran yang dipicu oleh TikTok. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun TikTok menyatakan tidak menemukan bukti bahwa pelaku atau korban memiliki akun TikTok, pihak berwenang Albania tetap berkomitmen untuk melindungi anak-anak dari pengaruh negatif media sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, banyak orang tua di Albania mengkhawatirkan efek dari konten TikTok yang mengarah pada perilaku kekerasan dan perundungan di kalangan anak-anak. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/albania-tutup-tiktok-12-bulan-lindungi-anak-anak-dari-kekerasan-dan-perundungan">Albania Tutup TikTok 12 Bulan: Lindungi Anak-Anak dari Kekerasan dan Perundungan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TikTok Kuasai Media Sosial di Indonesia, Catat Transaksi Terbesar</title>
		<link>https://www.seketika.com/tiktok-kuasai-media-sosial-di-indonesia-catat-transaksi-terbesar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 18:44:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[aplikas]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24462</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-kuasai-media-sosial-di-indonesia-catat-transaksi-terbesar">TikTok Kuasai Media Sosial di Indonesia, Catat Transaksi Terbesar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, TEKNO – TikTok semakin mengukuhkan dominasinya sebagai raja media sosial di Indonesia. Tidak hanya menjadi aplikasi paling populer, TikTok juga mencatat transaksi terbesar dalam aplikasi sepanjang 2024, menurut laporan tahunan State of Mobile 2025 dari Sensor Tower.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan tersebut menempatkan TikTok sebagai aplikasi media sosial paling banyak diunduh di Indonesia sepanjang tahun lalu. Meskipun jumlah pasti unduhan TikTok tidak disebutkan, secara total, kategori aplikasi media sosial mencatat 367 juta unduhan di Indonesia sepanjang 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kategori media sosial menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh, disusul oleh aplikasi nada dering (195 juta kali) dan aplikasi streaming film (180 juta kali).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Transaksi dalam Aplikasi Capai Rp 3,46 Triliun<br>Tak hanya unggul dalam jumlah unduhan, TikTok juga mendominasi dalam nilai transaksi di dalam aplikasi (in-app purchase). Total transaksi dalam aplikasi media sosial di Indonesia mencapai US$ 212 juta (Rp 3,46 triliun), hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">TikTok menjadi aplikasi dengan transaksi terbesar, terutama dari pembelian stiker digital, yang sering digunakan pengguna untuk memberikan tip kepada kreator favorit mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kategori aplikasi dengan nilai transaksi terbesar kedua adalah aplikasi streaming film dan TV, dengan total transaksi mencapai US$ 119 juta (Rp 1,94 triliun). Aplikasi Vidio menempati posisi teratas dalam kategori ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indonesia Jadi Pasar Aplikasi Terbesar ke-4 di Dunia<br>Laporan Sensor Tower juga mencatat bahwa Indonesia menjadi negara dengan jumlah download aplikasi terbesar keempat di dunia. Sepanjang 2024, total unduhan aplikasi di Indonesia mencapai 7,79 miliar kali, menempatkannya di bawah India, Amerika Serikat, dan Brasil.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-kuasai-media-sosial-di-indonesia-catat-transaksi-terbesar">TikTok Kuasai Media Sosial di Indonesia, Catat Transaksi Terbesar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TikTok Kembali ke Toko Aplikasi Apple dan Google AS Setelah Penundaan Larangan Trump</title>
		<link>https://www.seketika.com/tiktok-kembali-ke-toko-aplikasi-apple-dan-google-as-setelah-penundaan-larangan-trump</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 17:27:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[ByteDance]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[larangan TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[RedNote]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok di AS]]></category>
		<category><![CDATA[trump]]></category>
		<category><![CDATA[Trump dan TikTok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24276</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-kembali-ke-toko-aplikasi-apple-dan-google-as-setelah-penundaan-larangan-trump">TikTok Kembali ke Toko Aplikasi Apple dan Google AS Setelah Penundaan Larangan Trump</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Teknologi – TikTok, aplikasi media sosial yang sangat populer di Amerika Serikat, akhirnya kembali tersedia untuk diunduh di Apple App Store dan Google Play Store setelah hampir sebulan. Kembalinya TikTok ini terjadi setelah Presiden Donald Trump menunda pelarangan aplikasi tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, TikTok dihapus dari kedua toko aplikasi tersebut pada 18 Januari untuk mematuhi undang-undang yang mengharuskan ByteDance, perusahaan teknologi asal Tiongkok yang mengoperasikan TikTok, untuk menarik aplikasinya dari pasar AS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan lebih dari 170 juta pengguna di Amerika, TikTok telah menjadi salah satu aplikasi media sosial yang paling banyak digunakan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun demikian, aplikasi ini telah menghadapi berbagai tantangan di AS, terutama terkait masalah keamanan data. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah AS mengklaim bahwa kepemilikan TikTok di Tiongkok serta aksesnya ke data pengguna di Amerika dapat menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-kembali-ke-toko-aplikasi-apple-dan-google-as-setelah-penundaan-larangan-trump">TikTok Kembali ke Toko Aplikasi Apple dan Google AS Setelah Penundaan Larangan Trump</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Indonesia Paling Kecanduan TikTok di Dunia, Pengguna Tembus 157 Juta</title>
		<link>https://www.seketika.com/warga-indonesia-paling-kecanduan-tiktok-di-dunia-pengguna-tembus-157-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2025 05:48:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[Kecanduan TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[pengaruh media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[pengguna TikTok global]]></category>
		<category><![CDATA[platform hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[sosial media]]></category>
		<category><![CDATA[sosmed]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok 2025]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tren digital]]></category>
		<category><![CDATA[waktu online Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23641</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/warga-indonesia-paling-kecanduan-tiktok-di-dunia-pengguna-tembus-157-juta">Warga Indonesia Paling Kecanduan TikTok di Dunia, Pengguna Tembus 157 Juta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>,&nbsp;Teknologi &#8211; Indonesia kini menjadi negara dengan jumlah pengguna TikTok terbesar di dunia, menurut laporan terbaru dari We Are Social dan Meltwater. Dengan 157,6 juta pengguna, Indonesia mengalahkan Amerika Serikat dan Rusia dalam hal jumlah pengguna aktif platform berbasis video pendek ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya unggul dari segi jumlah pengguna, waktu yang dihabiskan oleh warga Indonesia di internet juga tercatat paling lama di dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Rata-rata pengguna TikTok di Indonesia menghabiskan waktu hingga 38 jam 20 menit per bulan hanya untuk menjelajahi platform ini. Hal ini menjadikan TikTok sebagai aplikasi yang paling banyak menyita waktu pengguna internet di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketergantungan ini menggarisbawahi bagaimana masyarakat Indonesia semakin melekat dengan internet, terutama aplikasi media sosial. TikTok, dengan format video pendeknya yang menarik, berhasil memikat perhatian masyarakat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski sempat diblokir sementara oleh pemerintah Indonesia pada 2018, TikTok tetap berhasil mempertahankan popularitasnya. Platform ini bahkan mendominasi pasar media sosial global.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/warga-indonesia-paling-kecanduan-tiktok-di-dunia-pengguna-tembus-157-juta">Warga Indonesia Paling Kecanduan TikTok di Dunia, Pengguna Tembus 157 Juta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TikTok Pulihkan Layanan di AS Setelah Presiden Terpilih Donald Trump Berniat Hentikan Larangan Federal</title>
		<link>https://www.seketika.com/tiktok-pulihkan-layanan-di-as-setelah-presiden-terpilih-donald-trump-berniat-hentikan-larangan-federal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 22:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Aplikasi Berbagi Video]]></category>
		<category><![CDATA[ByteDance]]></category>
		<category><![CDATA[donald trump]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan Federal]]></category>
		<category><![CDATA[larangan TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Pengguna TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Perintah Eksekutif Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[TikTok di AS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23424</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-pulihkan-layanan-di-as-setelah-presiden-terpilih-donald-trump-berniat-hentikan-larangan-federal">TikTok Pulihkan Layanan di AS Setelah Presiden Terpilih Donald Trump Berniat Hentikan Larangan Federal</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – TikTok, aplikasi berbagi video populer, memulihkan layanannya di Amerika Serikat pada hari Minggu setelah sempat berhenti beroperasi sebagai respons terhadap larangan yang diusulkan oleh pemerintah federal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini terjadi setelah Presiden terpilih Donald Trump mengumumkan niatnya untuk menghentikan larangan tersebut dengan perintah eksekutif pada hari pertama masa jabatannya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">TikTok sempat dihentikan pada Sabtu malam akibat undang-undang federal yang memaksa perusahaan induk TikTok, ByteDance, untuk menjual operasinya di AS sebelum batas waktu pada Minggu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tindakan ini merespons kekhawatiran yang berkembang tentang keamanan data pengguna TikTok yang dianggap dapat diakses oleh pemerintah China. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Larangan tersebut disahkan dengan dukungan bipartisan pada bulan April, dengan potensi denda besar jika tidak dipatuhi. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-pulihkan-layanan-di-as-setelah-presiden-terpilih-donald-trump-berniat-hentikan-larangan-federal">TikTok Pulihkan Layanan di AS Setelah Presiden Terpilih Donald Trump Berniat Hentikan Larangan Federal</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga TikTok dan Siapa Yang Bisa Membeli</title>
		<link>https://www.seketika.com/harga-tiktok-dan-siapa-yang-bisa-membeli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 21:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[19 Januari 2025]]></category>
		<category><![CDATA[algoritma TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[ByteDance]]></category>
		<category><![CDATA[Frank McCourt]]></category>
		<category><![CDATA[isu keamanan TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Kevin O'Leary]]></category>
		<category><![CDATA[larangan TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[Nilai Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[pembelian TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[pembelian TikTok oleh investor]]></category>
		<category><![CDATA[platform media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Steven Mnuchin]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23371</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/harga-tiktok-dan-siapa-yang-bisa-membeli">Harga TikTok dan Siapa Yang Bisa Membeli</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bisnis – TikTok, platform berbagi video yang sangat populer, menghadapi ancaman larangan di Amerika Serikat setelah 19 Januari 2025. Hal ini disebabkan oleh undang-undang federal yang mewajibkan TikTok untuk melepaskan diri dari perusahaan induknya, ByteDance yang berbasis di China, atau menutup operasinya di AS. Sejumlah pihak telah menunjukkan minat untuk membeli TikTok, namun ByteDance hingga saat ini bersikeras tidak berniat menjual platform tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum batas waktu tersebut, beberapa investor besar seperti Frank McCourt, pengusaha miliarder dan mantan pemilik Los Angeles Dodgers, serta Kevin O&#8217;Leary, investor terkenal dari Shark Tank, mengajukan proposal untuk membeli TikTok. </p>



<p class="wp-block-paragraph">McCourt berencana untuk merestrukturisasi platform dan memberikan lebih banyak kontrol kepada pengguna atas identitas dan data digital mereka. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu langkah yang diusulkan adalah migrasi TikTok ke protokol sumber terbuka untuk meningkatkan transparansi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mantan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, juga sedang berupaya mengumpulkan kelompok investor untuk membeli TikTok. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/harga-tiktok-dan-siapa-yang-bisa-membeli">Harga TikTok dan Siapa Yang Bisa Membeli</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TikTok Didenda Rp162 Miliar Akibat Video Challenge Sebabkan Kematian Tiga Anak</title>
		<link>https://www.seketika.com/tiktok-didenda-rp162-miliar-akibat-video-challenge-sebabkan-kematian-tiga-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2025 04:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[chalenge]]></category>
		<category><![CDATA[mahkamah]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[trend]]></category>
		<category><![CDATA[Venezuela]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22980</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-didenda-rp162-miliar-akibat-video-challenge-sebabkan-kematian-tiga-anak">TikTok Didenda Rp162 Miliar Akibat Video Challenge Sebabkan Kematian Tiga Anak</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional &#8211; Mahkamah Agung Venezuela menjatuhkan sanksi berat kepada TikTok dengan denda sebesar US$ 10 juta (sekitar Rp 162 miliar) atas dugaan kelalaian perusahaan dalam mencegah penyebaran video challenge berbahaya yang diduga menyebabkan kematian tiga anak di negara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hakim Tania D&#8217;Amelio, yang memimpin persidangan, menyatakan bahwa TikTok lalai karena gagal menerapkan langkah-langkah yang efektif untuk mencegah video challenge mematikan itu menyebar di platform mereka. Selain denda, TikTok diberikan tenggat waktu delapan hari untuk membayar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Mahkamah Agung juga memerintahkan TikTok untuk membuka kantor di Venezuela guna memastikan pengawasan konten yang sesuai dengan hukum setempat. &#8220;TikTok harus bertanggung jawab atas dampak dari konten yang beredar di platformnya,&#8221; kata Hakim D&#8217;Amelio, seperti dikutip dari APNews, Kamis (2/1/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan ini muncul setelah serangkaian insiden tragis yang melibatkan anak-anak Venezuela. Pada November 2024, seorang gadis berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah mengikuti challenge yang melibatkan konsumsi pil penenang. Presiden Venezuela Nicolas Maduro secara langsung menyalahkan TikTok atas insiden ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya itu, Menteri Pendidikan Venezuela Hector Rodriguez juga mengungkapkan bahwa seorang anak berusia 14 tahun kehilangan nyawa akibat menghirup zat beracun sebagai bagian dari challenge TikTok lainnya. Jaksa Agung Venezuela bahkan menuduh platform ini sebagai penyebab kematian tiga anak tersebut pada akhir November 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menjatuhkan denda, pengadilan Venezuela meminta TikTok untuk mendirikan kantor operasional di negara tersebut guna memastikan pengawasan yang lebih ketat terhadap konten lokal. Meski demikian, hakim tidak menjelaskan bagaimana pemerintah Venezuela akan memaksa perusahaan induk TikTok, ByteDance, yang berbasis di China, untuk mematuhi keputusan ini atau membayar denda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Venezuela dikenal memiliki kebijakan ketat terhadap platform digital. Pemerintahnya telah memblokir puluhan situs web dalam beberapa tahun terakhir karena dianggap melanggar peraturan yang ditetapkan oleh komisi telekomunikasi negara itu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus ini menyoroti kembali peran dan tanggung jawab platform media sosial dalam mengawasi konten yang mereka sebarkan, khususnya yang dapat membahayakan keselamatan pengguna, terutama anak-anak. TikTok sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait keputusan Mahkamah Agung Venezuela ini.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tiktok-didenda-rp162-miliar-akibat-video-challenge-sebabkan-kematian-tiga-anak">TikTok Didenda Rp162 Miliar Akibat Video Challenge Sebabkan Kematian Tiga Anak</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Facebook Rilis Desain Ulang Baru untuk Gen Z, Setelah Mulai Ditinggalkan Anak Muda</title>
		<link>https://www.seketika.com/facebook-rilis-desain-ulang-baru-untuk-gen-z-setelah-mulai-ditinggalkan-anak-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Oct 2024 14:36:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Meta]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20047</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/facebook-rilis-desain-ulang-baru-untuk-gen-z-setelah-mulai-ditinggalkan-anak-muda">Facebook Rilis Desain Ulang Baru untuk Gen Z, Setelah Mulai Ditinggalkan Anak Muda</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Teknologi &#8211; Facebook, platform media sosial yang dimiliki oleh Meta, resmi meluncurkan desain ulang yang dirancang khusus untuk menarik perhatian pengguna Generasi Z (Gen Z). Pembaruan ini mencakup sejumlah fitur dan peningkatan, yang bertujuan untuk menjadikan Facebook lebih relevan bagi pengguna muda di tengah persaingan ketat dengan platform lain seperti TikTok dan Snapchat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desain ulang ini diumumkan pada acara pop-up Facebook IRL di Austin, AS, dengan beberapa fitur baru yang akan diuji di sejumlah kota besar AS, termasuk Austin, New York City, Los Angeles, Washington D.C., Chicago, Dallas, dan San Francisco.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fitur Utama Desain Ulang untuk Gen Z:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Tab &#8220;Lokal&#8221;:</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Fitur baru ini menggabungkan konten lokal dari Marketplace, Grup, dan Acara menjadi satu tempat yang mudah diakses. Pengguna dapat menemukan aktivitas di sekitar mereka, grup lokal, rekomendasi tempat baru, dan bahkan barang-barang yang dijual atau dibagikan gratis di komunitas lokal. Dengan ini, Facebook berusaha menjadi pusat informasi komunitas bagi pengguna Gen Z.</p>



<ol start="2" class="wp-block-list">
<li>Kemampuan Video yang Ditingkatkan:</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Video telah menjadi salah satu media yang paling diminati oleh Gen Z. Untuk menyaingi dominasi platform video pendek seperti TikTok, Facebook memperkenalkan pemutar video layar penuh di tab Video yang baru. Fitur ini dirancang untuk membuat konten video lebih menarik dan lebih mudah diakses, dengan fokus pada pengalaman menonton yang imersif.</p>



<ol start="3" class="wp-block-list">
<li>Pembaruan pada Fitur-Fitur Lama:</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Grup Facebook, Messenger, dan Facebook Dating juga mendapatkan peningkatan besar. Misalnya, Grup Facebook kini memiliki lebih banyak alat untuk memudahkan manajemen komunitas dan meningkatkan keterlibatan pengguna. Pembaruan ini bertujuan untuk mempertahankan loyalitas pengguna dan memperkaya pengalaman komunitas online mereka.</p>



<ol start="4" class="wp-block-list">
<li>Fokus pada Hiburan dan Komunitas:</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Desain ulang Facebook menekankan pentingnya hiburan dan keterhubungan dengan komunitas lokal. Dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), platform ini akan lebih cerdas dalam menyarankan konten yang sesuai dengan preferensi dan aktivitas lokal penggunanya, membantu mereka terhubung dengan komunitas di sekitar mereka.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/facebook-rilis-desain-ulang-baru-untuk-gen-z-setelah-mulai-ditinggalkan-anak-muda">Facebook Rilis Desain Ulang Baru untuk Gen Z, Setelah Mulai Ditinggalkan Anak Muda</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
