<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tol Jagorawi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/tol-jagorawi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/tol-jagorawi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Mar 2026 08:12:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Tol Jagorawi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/tol-jagorawi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mudik Lebaran 2026 Mulai Memanas! 650 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Arah Trans Jawa, Diskon Tarif Tol 30% Berlaku</title>
		<link>https://www.seketika.com/mudik-lebaran-2026-mulai-memanas-650-ribu-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-arah-trans-jawa-diskon-tarif-tol-30-berlaku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2026 08:12:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi travoy]]></category>
		<category><![CDATA[arus lalu lintas tol]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik jabotabek]]></category>
		<category><![CDATA[diskon tarif tol 30 persen]]></category>
		<category><![CDATA[Jasa Marga]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik Lebaran 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Cipularang]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Jagorawi]]></category>
		<category><![CDATA[tol merak]]></category>
		<category><![CDATA[trans jawa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34846</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mudik-lebaran-2026-mulai-memanas-650-ribu-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-arah-trans-jawa-diskon-tarif-tol-30-berlaku">Mudik Lebaran 2026 Mulai Memanas! 650 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Arah Trans Jawa, Diskon Tarif Tol 30% Berlaku</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek pada H-10 s.d H-7 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 atau pada periode Rabu-Sabtu (11-14 Maret 2026) adalah sebanyak 650.213 kendaraan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 7,1% jika dibandingkan dengan lalin normal (607.351 kendaraan).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 297.893 kendaraan (45,8%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 210.397 kendaraan (32,4%) menuju arah Barat (Merak), dan 141.923 kendaraan (21,8%) menuju arah Selatan (Puncak).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:<br><strong>ARAH TIMUR (TRANS JAWA &amp; BANDUNG)</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 168.863 kendaraan, meningkat sebesar 41,7% dari lalin normal.</li>



<li>Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 129.030 kendaraan, lebih rendah 4,7% dari lalin normal.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 297.893 kendaraan, meningkat sebesar 17,0% dari lalin normal.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mudik-lebaran-2026-mulai-memanas-650-ribu-kendaraan-tinggalkan-jabotabek-arah-trans-jawa-diskon-tarif-tol-30-berlaku">Mudik Lebaran 2026 Mulai Memanas! 650 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Arah Trans Jawa, Diskon Tarif Tol 30% Berlaku</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dugaan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi, 8 Tewas dan 11 Luka-Luka</title>
		<link>https://www.seketika.com/dugaan-penyebab-kecelakaan-beruntun-di-gerbang-tol-ciawi-8-tewas-dan-11-luka-luka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2025 04:45:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbang Tol Ciawi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Beruntun]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan gerbang tol ciawi]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Korlantas Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Rem Blong]]></category>
		<category><![CDATA[Tim TAA]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Jagorawi]]></category>
		<category><![CDATA[Truk Rem Blong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23858</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dugaan-penyebab-kecelakaan-beruntun-di-gerbang-tol-ciawi-8-tewas-dan-11-luka-luka">Dugaan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi, 8 Tewas dan 11 Luka-Luka</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bogor – Kecelakaan beruntun terjadi di Gerbang Tol Ciawi (GT Ciawi) pada KM 41+400 Ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Selasa, 4 Februari 2025, sekitar pukul 23.30 WIB. Kecelakaan ini melibatkan beberapa kendaraan, mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi kecelakaan beruntun ini, Polisi langsung menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, mengatakan bahwa tim TAA diluncurkan untuk memastikan hasil olah TKP yang telah dilakukan sebelumnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pagi ini kita meluncurkan tim TAA untuk lebih memastikan lagi walaupun tadi malam kita sudah olah TKP,” ujarnya pada Rabu, 5 Februari 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim TAA, yang terdiri dari 10 personel gabungan Korlantas Polri dan Polda Jawa Barat, langsung terjun ke lokasi kejadian untuk menyelidiki dan mengidentifikasi penyebab kecelakaan beruntun di Gerbang Tol Ciawi ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dugaan-penyebab-kecelakaan-beruntun-di-gerbang-tol-ciawi-8-tewas-dan-11-luka-luka">Dugaan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi, 8 Tewas dan 11 Luka-Luka</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
