<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Topan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/topan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/topan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Feb 2026 09:24:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Topan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/topan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Badai Tropis Penha Mengamuk di Filipina Selatan: 4 Tewas, Ribuan Mengungsi, Warga Terjebak Banjir</title>
		<link>https://www.seketika.com/badai-tropis-penha-mengamuk-di-filipina-selatan-4-tewas-ribuan-mengungsi-warga-terjebak-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 09:24:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Badai Tropis Penha]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam Asia]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Filipina]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Topan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33724</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/badai-tropis-penha-mengamuk-di-filipina-selatan-4-tewas-ribuan-mengungsi-warga-terjebak-banjir">Badai Tropis Penha Mengamuk di Filipina Selatan: 4 Tewas, Ribuan Mengungsi, Warga Terjebak Banjir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional &#8211; Badai Tropis Penha memicu banjir besar dan tanah longsor di wilayah Filipina selatan, menyebabkan sedikitnya empat orang tewas, lebih dari 6.000 warga mengungsi, serta menjebak penduduk di rumah-rumah yang terendam air, menurut keterangan pejabat setempat, Jumat (6/2/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badai tersebut menghantam daratan Provinsi Surigao del Sur, Filipina tenggara, dari arah Samudra Pasifik pada Kamis malam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data peramal cuaca pemerintah, Penha terakhir terpantau Jumat siang di lepas pantai Provinsi Bohol, Filipina tengah, dengan kecepatan angin maksimum 55 kilometer per jam dan hembusan hingga 70 kilometer per jam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban jiwa dilaporkan terjadi akibat tanah longsor yang dipicu hujan deras. Sepasang suami istri dan dua anak mereka meninggal dunia setelah gubuk tempat tinggalnya tertimbun longsoran tanah di area pertambangan sebuah desa di selatan Kota Cagayan de Oro.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Peristiwa itu terjadi Kamis malam saat hujan sangat lebat,” kata Antonio Sugarol, Direktur Regional Kantor Pertahanan Sipil Filipina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, kondisi darurat juga terjadi di Kota Iligan, sekitar 55 kilometer barat daya Cagayan de Oro. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Seorang warga bahkan menghubungi stasiun radio DZMM pada Jumat, memohon pertolongan karena terjebak di lantai dua rumahnya bersama tiga anggota keluarga akibat banjir yang terus meninggi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/badai-tropis-penha-mengamuk-di-filipina-selatan-4-tewas-ribuan-mengungsi-warga-terjebak-banjir">Badai Tropis Penha Mengamuk di Filipina Selatan: 4 Tewas, Ribuan Mengungsi, Warga Terjebak Banjir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Topan Super Yagi Hancurkan Jembatan di Vietnam Utara, 60 Orang Tewas</title>
		<link>https://www.seketika.com/topan-super-yagi-hancurkan-jembatan-di-vietnam-utara-60-orang-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Sep 2024 03:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[bencana alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Phong Chau]]></category>
		<category><![CDATA[Topan]]></category>
		<category><![CDATA[Vietnam]]></category>
		<category><![CDATA[Yagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19138</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/topan-super-yagi-hancurkan-jembatan-di-vietnam-utara-60-orang-tewas">Topan Super Yagi Hancurkan Jembatan di Vietnam Utara, 60 Orang Tewas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Topan Super Yagi, badai terkuat yang melanda Vietnam dalam 30 tahun terakhir, telah menyebabkan kehancuran besar di wilayah utara negara tersebut, termasuk runtuhnya jembatan Phong Chau. Bencana ini menewaskan lebih dari 60 orang sejak badai menghantam daratan pada hari Sabtu lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rekaman dari kamera dasbor menunjukkan momen mengerikan saat jembatan Phong Chau di provinsi Phu Tho ambruk pada hari Senin. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibat runtuhnya jembatan tersebut, beberapa kendaraan terjatuh ke Sungai Merah di bawahnya. Saat ini, pencarian masih dilakukan untuk 13 orang yang hilang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Topan Yagi, yang membawa angin dengan kecepatan mencapai 203 km/jam (126 mph), telah menyebabkan lebih dari 240 orang terluka dan memutus aliran listrik bagi 1,5 juta orang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun badai kini telah melemah menjadi depresi tropis, pihak berwenang memperingatkan bahwa Yagi masih dapat menyebabkan gangguan lebih lanjut saat bergerak ke arah barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Runtuhnya jembatan Phong Chau mengakibatkan sepuluh mobil dan dua skuter jatuh ke Sungai Merah, menurut Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/topan-super-yagi-hancurkan-jembatan-di-vietnam-utara-60-orang-tewas">Topan Super Yagi Hancurkan Jembatan di Vietnam Utara, 60 Orang Tewas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
