<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UU TPKS Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/uu-tpks/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/uu-tpks</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Mar 2025 14:31:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>UU TPKS Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/uu-tpks</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Puan Maharani Tegaskan Pemecatan AKBP Fajar Widyadharma Terkait Kasus Kekerasan Seksual Anak</title>
		<link>https://www.seketika.com/puan-maharani-tegaskan-pemecatan-akbp-fajar-widyadharma-terkait-kasus-kekerasan-seksual-anak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 14:31:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Fajar Widyadharma]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Keadilan Korban]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan seksual anak]]></category>
		<category><![CDATA[pemecatan Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[sidang kode etik Polri]]></category>
		<category><![CDATA[UU TPKS]]></category>
		<category><![CDATA[video porno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=25239</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/puan-maharani-tegaskan-pemecatan-akbp-fajar-widyadharma-terkait-kasus-kekerasan-seksual-anak">Puan Maharani Tegaskan Pemecatan AKBP Fajar Widyadharma Terkait Kasus Kekerasan Seksual Anak</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan agar eks Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, segera dipecat dari Kepolisian RI (Polri) setelah terlibat dalam kasus kekerasan seksual anak dan video porno. Puan menilai, tindakan yang dilakukan oleh Fajar merupakan pelanggaran berat yang memerlukan sanksi tegas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pelaku harus dipecat dan diberikan sanksi yang seberat-beratnya,” ujar Puan Maharani saat diwawancara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin, 17 Maret 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, dijadwalkan menjalani sidang kode etik Polri terkait kasus kekerasan seksual anak dan penyalahgunaan narkoba pada hari ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sidang tersebut berlangsung tertutup di Mabes Polri, dimulai pukul 09.00 WIB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Puan mengingatkan Polri agar tidak membiarkan kasus serupa terulang, mengingat tindakan Fajar masuk dalam kategori pelanggaran berat yang merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/puan-maharani-tegaskan-pemecatan-akbp-fajar-widyadharma-terkait-kasus-kekerasan-seksual-anak">Puan Maharani Tegaskan Pemecatan AKBP Fajar Widyadharma Terkait Kasus Kekerasan Seksual Anak</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</title>
		<link>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga</link>
					<comments>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2023 01:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[APSIFOR]]></category>
		<category><![CDATA[HIMPSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[KemenPPPA]]></category>
		<category><![CDATA[Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[UU TPKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=1052</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga">Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Keluarga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Indra Gunawan mengungkapkan keluarga dan masyarakat dapat berkontribusi dalam mencegah terjadinya tindak pidana kekerasan seksual. Fenomena banyak anak yang menjadi korban kekerasan seksual, namun enggan menceritakan serta melaporkannya karena takut menjadi aib dan mencoreng nama keluarga masih sering terjadi. Indra mengatakan orangtua perlu menciptakan ruang yang aman dalam keluarga, dan membuat anak nyaman berkomunikasi. (26/8) </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mencegah terjadinya kekerasan seksual dapat dimulai dari keluarga, sebab keluarga sebagai lembaga terkecil yang aman bagi setiap anggota bisa melindungi anak-anak mereka dari kekerasan seksual. Peran keluarga dalam pencegahan dapat dimulai dari memberikan edukasi kepada seluruh anggota keluarga terutama anak-anak serta membangun komunikasi yang berkualitas bagi anggota keluarga,” ungkap Indra dalam Media Talk: Mencegah Kekerasan Seksual dimulai dari Keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Indra mengatakan pencegahan kekerasan seksual khususnya dalam lingkup keluarga perlu terus digaungkan bersama secara terus menerus. Kolaborasi dari Pemerintah, masyarakat, media, dan keluarga merupakan upaya penting yang harus terus dilakukan. Selain itu, Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (<a href="https://www.seketika.com/?s=UU+TPKS&amp;post_type%5B%5D=post">UU TPKS</a>) juga harus terus digaungkan agar bisa sampai pemahamannya kepada masyarakat dan keluarga khususnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR), Ratri Kartikaningtyas mengatakan kekerasan seksual bisa terjadi dan dilakukan oleh orang terdekat korban karena adanya relasi kuasa yang merugikan pihak korban. Padahal seharusnya, membentuk keluarga yang sehat jasmani dan rohani, dapat dimulai dari orangtua begitu pun dengan pencegahan kekerasan seksual terhadap anak juga dapat dimulai dari keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Peran keluarga dalam pencegahan kekerasan seksual dalam keluarga keterampilan pengelolaan stress, relasi yang hangat dan sehat suami istri, edukasi sex pada anak sesuai usia, komunikasi terbuka dan ruang aman untuk bicara, koreksi persepsi orang dewasa tentang kekerasan seksual, dan jejaring dengan lembaga terkait penanganan kasus anak,” ujar Ratri.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga">Cegah Kekerasan Seksual Dimulai Dari Keluarga</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/cegah-kekerasan-seksual-dimulai-dari-keluarga/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Body Checking, Aturan Pelaksana UU TPKS Harus segera dihadirkan</title>
		<link>https://www.seketika.com/kasus-body-checking-aturan-pelaksana-uu-tpks-harus-segera-dihadirkan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/kasus-body-checking-aturan-pelaksana-uu-tpks-harus-segera-dihadirkan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 03:09:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Body Checking]]></category>
		<category><![CDATA[Lestari Moerdijat]]></category>
		<category><![CDATA[Miss Universe Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[NasDem]]></category>
		<category><![CDATA[UU TPKS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=715</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-body-checking-aturan-pelaksana-uu-tpks-harus-segera-dihadirkan">Kasus Body Checking, Aturan Pelaksana UU TPKS Harus segera dihadirkan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.seketika.com">seketika.com</a>, JAKARTA &#8211; Mencuatnya dugaan kasus <em><a href="https://www.seketika.com/dugaan-body-checking-disemarak-miss-universe-indonesia-2023">body checking</a></em> pada sejumlah peserta ajang kontes kecantikan di Jakarta beberapa waktu lalu, harus menjadi momentum pihak-pihak terkait segera menuntaskan aturan pelaksanaan agar pengimplementasian UU No. 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) bisa maksimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi pada ajang kontes kecantikan di Jakarta, seharusnya mendorong pemerintah untuk menyegerakan hadirnya aturan pelaksana dari UU TPKS yang telah disahkan pada 13 April 2022,&#8221; kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/8).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus pelecehan seksual itu dilaporkan oleh tujuh peserta kontes tersebut ke Polda Metro Jaya dan diduga puluhan peserta lain mengalami perlakuan yang sama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Lestari, dugaan tindakan yang melanggar susila dan hukum di sebuah acara resmi di Ibu Kota itu mengindikasikan belum adanya pemahaman masyarakat terkait sejumlah tindakan yang dikategorikan kekerasan seksual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran UU TPKS pada tahun lalu, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, yang belum dilengkapi aturan pelaksanaannya membuat upaya penanganan kasus-kasus tindak kekerasan seksual tidak maksimal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, tambah Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, masih maraknya tindak kekerasan seksual mengindikasikan sosialisasi UU TPKS ke masyarakat belum memadai.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-body-checking-aturan-pelaksana-uu-tpks-harus-segera-dihadirkan">Kasus Body Checking, Aturan Pelaksana UU TPKS Harus segera dihadirkan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/kasus-body-checking-aturan-pelaksana-uu-tpks-harus-segera-dihadirkan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
