<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wabah Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/wabah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/wabah</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Jan 2025 11:19:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Wabah Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/wabah</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>China Kembali Dilanda Wabah, Kasus HMPV Menyebar Cepat</title>
		<link>https://www.seketika.com/china-kembali-dilanda-wabah-kasus-hmpv-menyebar-cepat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jan 2025 11:19:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Flu]]></category>
		<category><![CDATA[HMPV]]></category>
		<category><![CDATA[Taiwan]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[virus]]></category>
		<category><![CDATA[Wabah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22959</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/china-kembali-dilanda-wabah-kasus-hmpv-menyebar-cepat">China Kembali Dilanda Wabah, Kasus HMPV Menyebar Cepat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional &#8211; China kini menghadapi tantangan baru berupa penyebaran virus human metapneumovirus (HMPV) yang dilaporkan meluas dengan cepat, terutama di wilayah utara negeri Tirai Bambu. Wabah ini mencuat setelah Covid-19, dan kembali menekan sistem kesehatan di negara tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengutip NDTV, Jumat (3/1/2025), beberapa laporan menunjukkan bahwa rumah sakit dan krematorium mulai kewalahan menghadapi lonjakan kasus. Berbagai video yang beredar daring menunjukkan rumah sakit penuh sesak dengan klaim situasi darurat meski belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah terkait hal ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">HMPV memiliki gejala yang mirip flu dan Covid-19, seperti batuk, demam, hidung tersumbat, dan mengi. Menurut laporan The Nation, virus ini cenderung menyerang anak-anak di bawah usia dua tahun, meskipun dapat menginfeksi anak-anak yang lebih tua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus parah dapat menyebabkan bronkitis atau pneumonia, terutama pada bayi, orang tua, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Selain itu, mereka yang memiliki kondisi paru-paru seperti asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), atau emfisema berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">CDC China menyebut bahwa HMPV menyebar melalui droplet atau aerosol dari batuk atau bersin, serta kontak langsung atau paparan lingkungan yang terkontaminasi. Masa inkubasi virus ini dilaporkan berkisar antara tiga hingga lima hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak berwenang China dilaporkan telah meningkatkan protokol penyaringan, deteksi, dan isolasi untuk mengendalikan penyebaran HMPV. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China juga telah menetapkan protokol pelaporan laboratorium dan verifikasi kasus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa rekomendasi pencegahan yang dikeluarkan oleh CDC China meliputi:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Menggunakan masker di tempat ramai</li>



<li>Menjaga jarak sosial</li>



<li>Mencuci tangan sesering mungkin</li>



<li>Menghindari tempat ramai jika memungkinkan</li>



<li>Menjaga kebersihan lingkungan dan ventilasi yang baik di dalam ruangan</li>



<li>Menerapkan gaya hidup sehat</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Lonjakan kasus HMPV ini dilaporkan paling banyak terjadi di antara mereka yang berusia di bawah 14 tahun, terutama di provinsi utara China. Pejabat kesehatan terus memantau situasi dengan saksama, sembari berupaya membendung penyebaran virus melalui langkah-langkah yang telah ditetapkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang dilaporkan oleh Mint, peningkatan kasus ini menambah tekanan pada sistem kesehatan China. Dalam beberapa waktu terakhir, rumah sakit disebut menerima jumlah pasien yang membludak akibat infeksi saluran pernapasan ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/china-kembali-dilanda-wabah-kasus-hmpv-menyebar-cepat">China Kembali Dilanda Wabah, Kasus HMPV Menyebar Cepat</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wabah Ngorok Serang Ternak Warga, Ratusan Kerbau Mati</title>
		<link>https://www.seketika.com/wabah-ngorok-serang-ternak-warga-ratusan-kerbau-mati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kerbau]]></category>
		<category><![CDATA[ngorok]]></category>
		<category><![CDATA[sulawesi]]></category>
		<category><![CDATA[Wabah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13082</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wabah-ngorok-serang-ternak-warga-ratusan-kerbau-mati">Wabah Ngorok Serang Ternak Warga, Ratusan Kerbau Mati</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, JAKARTA – Kabupaten Empat Lawang, Sumatra Selatan, diguncang oleh sebuah tragedi akibat wabah yang menyerang hewan ternak. Ratusan ekor kerbau dilaporkan mati mendadak dalam beberapa hari terakhir di berbagai desa di Kecamatan Pendopo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wabah yang diduga disebabkan oleh penyakit Septicaemia Epizootica atau yang lebih dikenal sebagai ngorok telah menimpa hewan ternak jenis kerbau ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang diketahui, ngorok merupakan penyakit yang sangat mematikan dan cepat menular di kalangan hewan ternak.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wabah-ngorok-serang-ternak-warga-ratusan-kerbau-mati">Wabah Ngorok Serang Ternak Warga, Ratusan Kerbau Mati</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wabah Kekeringan di Papua Tengah, Pemerintah Lakukan Sejumlah Langkah</title>
		<link>https://www.seketika.com/wabah-kekeringan-di-papua-tengah-pemerintah-lakukan-sejumlah-langkah</link>
					<comments>https://www.seketika.com/wabah-kekeringan-di-papua-tengah-pemerintah-lakukan-sejumlah-langkah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 02:50:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Distrik Agandugume]]></category>
		<category><![CDATA[Distrik Sinak]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang Stok Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Papua Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Wabah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=710</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wabah-kekeringan-di-papua-tengah-pemerintah-lakukan-sejumlah-langkah">Wabah Kekeringan di Papua Tengah, Pemerintah Lakukan Sejumlah Langkah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="http://www.seketika.com">seketika.com</a>, Presiden Joko Widodo menggelar rapat dengan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka Jakarta, pada Kamis, 10 Agustus 2023, guna membahas penanganan wabah kekeringan yang terjadi di Provinsi Papua Tengah. Dalam rapat tersebut, pemerintah memutuskan akan membangun gudang stok pangan di dua tempat, yaitu Distrik Agandugume dan Distrik Sinak, sebagai langkah penanganan jangka pendek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tadi sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden, ada beberapa langkah yang akan ditindaklanjuti untuk jangka pendek itu akan membangun gudang stok pangan di dua tempat, yaitu di Agandugume dan di Sinak,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam keterangan usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, untuk penanganan jangka menengah, Muhadjir menyebut bahwa pemerintah akan memperpanjang landasan pacu (runway) Bandara Sinak, Kabupaten Puncak. Langkah tersebut diambil pemerintah agar pesawat-pesawat berbadan besar dapat mendarat di Bandara Sinak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau nanti pesawat Hercules sudah bisa mendarat di Sinak, nanti bukan hanya bahan pangan saja yang bisa diangkut tapi material untuk pembangunan infrastruktur, terutama untuk jalan supaya tidak high cost karena satu kali penerbangan itu Rp35 juta, dari Timika ke Agandugume dan Sinak itu Rp35 juta. Nanti kalau sudah bisa melalui darat, itu kita harapkan akan lebih murah,” ungkap Muhadjir.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wabah-kekeringan-di-papua-tengah-pemerintah-lakukan-sejumlah-langkah">Wabah Kekeringan di Papua Tengah, Pemerintah Lakukan Sejumlah Langkah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/wabah-kekeringan-di-papua-tengah-pemerintah-lakukan-sejumlah-langkah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
