<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>YouTube Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/youtube/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/youtube</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Jun 2026 04:52:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>YouTube Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/youtube</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</title>
		<link>https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 04:52:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Wellbeing Guidebook]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36506</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet">YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; YouTube resmi meluncurkan Digital Wellbeing Guidebook sebagai panduan bagi orang tua dalam mendampingi anak menggunakan layanan digital. Inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan terhadap regulasi perlindungan anak di ruang digital yang mulai diterapkan pemerintah melalui PP TUNAS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">YouTube memperkenalkan Digital Wellbeing Guidebook sebagai buku panduan yang dirancang untuk membantu orang tua memahami cara mendampingi anak saat menggunakan internet, media sosial, gim daring, dan berbagai layanan digital lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran panduan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang menjadi aturan pelaksana dari PP TUNAS terkait perlindungan anak di ruang digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut langkah ini penting karena masih banyak keluarga yang membutuhkan panduan praktis untuk menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan teknologi membuat anak semakin dekat dengan berbagai platform digital sejak usia dini. Kondisi tersebut menghadirkan peluang sekaligus risiko yang perlu dipahami oleh orang tua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Digital Wellbeing Guidebook, keluarga diharapkan memperoleh panduan yang lebih jelas mengenai pengawasan penggunaan media sosial, pengelolaan waktu layar, hingga cara menjaga keamanan anak saat beraktivitas di internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini juga memperkuat upaya pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman tanpa menghambat akses anak terhadap manfaat teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran buku panduan dilakukan di Jakarta dan melibatkan kolaborasi berbagai pihak.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet">YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Google YouTube Ditegur Kemkomdigi, Ini Dampaknya bagi Pengguna Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/google-youtube-ditegur-kemkomdigi-ini-dampaknya-bagi-pengguna-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 23:47:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Google]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Meta]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35504</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/google-youtube-ditegur-kemkomdigi-ini-dampaknya-bagi-pengguna-indonesia">Google YouTube Ditegur Kemkomdigi, Ini Dampaknya bagi Pengguna Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melayangkan surat teguran resmi kepada Google terkait platform digital YouTube yang dinilai belum memenuhi regulasi PP Tunas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan langkah tersebut diambil setelah hasil pemeriksaan menunjukkan adanya ketidakpatuhan dari pihak platform digital. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi harus dibuka semua bahwa pemerintah memberikan catatan merah kepada pihak Google yang menaungi YouTube,&#8221; kata Meutya Hafid di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital pada 7 April 2026, YouTube belum memenuhi kewajiban kepatuhan serta belum menunjukkan iktikad untuk segera menyesuaikan dengan hukum yang berlaku di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sehingga tidak ada pilihan, pemerintah tidak bisa memberi toleransi lagi untuk kemudian bergerak dari ranah pemeriksaan ke ranah sanksi. Sanksi yang kita jatuhkan hari ini, sesuai dengan surat yang dikeluarkan, adalah sanksi surat teguran kepada Google,&#8221; tegas Menkomdigi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meutya berharap, pemberian sanksi tersebut dapat mendorong perubahan sikap dan percepatan pemenuhan kewajiban oleh pihak Google. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami juga mengimbau kepada platform-platform lainnya untuk kemudian segera memberikan kepatuhan dan juga rencana implementasi aksi sebagaimana sudah kita sampaikan sebelumnya kepada para platform lainnya,&#8221; ujar dia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, ia meminta seluruh platform digital untuk segera melaporkan hasil asesmen profil risiko secara mandiri dalam waktu paling lama tiga bulan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/google-youtube-ditegur-kemkomdigi-ini-dampaknya-bagi-pengguna-indonesia">Google YouTube Ditegur Kemkomdigi, Ini Dampaknya bagi Pengguna Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</title>
		<link>https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2026 23:17:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Algoritma Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Depresi Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Instagram]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[kecanduan media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[mark zuckerberg]]></category>
		<category><![CDATA[Meta]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Snap]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34098</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi">Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – CEO Meta, Mark Zuckerberg, menghadapi pertanyaan tajam dalam persidangan di pengadilan Los Angeles terkait dugaan bahwa platform media sosial perusahaannya, khususnya Instagram, sengaja dirancang untuk membuat anak-anak kecanduan dan berdampak buruk pada kesehatan mental mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persidangan ini disebut sebagai salah satu kasus hukum terbesar dan paling menentukan bagi industri media sosial, karena dapat memengaruhi ribuan gugatan serupa di seluruh Amerika Serikat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus ini diajukan oleh seorang perempuan berusia 20 tahun yang diidentifikasi sebagai KGM. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menuduh penggunaan media sosial sejak usia dini membuatnya kecanduan dan memperburuk depresi hingga muncul pikiran untuk bunuh diri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan induk Instagram, Meta Platforms, serta YouTube milik Google menjadi dua terdakwa utama yang tersisa dalam perkara ini. Sementara itu, TikTok dan Snap sebelumnya telah mencapai penyelesaian terpisah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pertanyaan kunci dalam persidangan adalah: apakah Instagram bersifat adiktif?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengacara penggugat, Mark Lanier, secara langsung menanyakan hal tersebut kepada Zuckerberg. Namun hingga sesi siang hari, CEO Meta itu belum memberikan jawaban tegas.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/zuckerberg-disudutkan-di-pengadilan-los-angeles-benarkah-instagram-bikin-anak-kecanduan-dan-depresi">Zuckerberg Disudutkan di Pengadilan Los Angeles: Benarkah Instagram Bikin Anak Kecanduan dan Depresi?</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral! Lirik Lagu Prabowo for Global Peace Bikin Netizen Terharu</title>
		<link>https://www.seketika.com/viral-lirik-lagu-prabowo-for-global-peace-bikin-netizen-terharu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2025 20:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[diplomasi budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[lagu viral]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[perdamaian dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo untuk perdamaian]]></category>
		<category><![CDATA[viral TikTok]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31332</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/viral-lirik-lagu-prabowo-for-global-peace-bikin-netizen-terharu">Viral! Lirik Lagu Prabowo for Global Peace Bikin Netizen Terharu</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tren – Lirik lagu berjudul “Prabowo for Global Peace” tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial, termasuk YouTube dan TikTok. Lagu ini menampilkan Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang membawa misi perdamaian dunia, memicu respons positif dari masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Video lagu “Prabowo for Global Peace” pertama kali diunggah oleh akun YouTube Yeyen Novlien pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Tak lama kemudian, video serupa muncul di akun TikTok @zonakabinet dan langsung menarik perhatian warganet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski viral, identitas pencipta dan penyanyi lagu belum diketahui. Belum ada informasi resmi mengenai apakah lagu ini dibuat untuk acara tertentu atau sebagai karya spontan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lagu ini secara langsung menyoroti Presiden Prabowo Subianto sebagai simbol kepemimpinan Indonesia yang mengedepankan diplomasi dan persatuan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Komentar publik menunjukkan dukungan luas terhadap figur Prabowo sebagai pemimpin yang membawa Indonesia ke panggung internasional dengan pesan damai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Siapa yang membuat lagu ini? Ini wajib kita undang dan kasih penghargaan. Rakyat Indonesia pasti bangga mendengarkan lagu ini,” tulis akun @AriAnggara-n7l di YouTube. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/viral-lirik-lagu-prabowo-for-global-peace-bikin-netizen-terharu">Viral! Lirik Lagu Prabowo for Global Peace Bikin Netizen Terharu</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>YouTube Izinkan Kembali Kreator yang Diblokir karena COVID &#038; Pemilu!</title>
		<link>https://www.seketika.com/youtube-izinkan-kembali-kreator-yang-diblokir-karena-covid-pemilu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 17:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Alphabet]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dan Bongino]]></category>
		<category><![CDATA[Kebebasan Berbicara]]></category>
		<category><![CDATA[konten konservatif]]></category>
		<category><![CDATA[misinformasi pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[moderasi konten]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Sundar Pichai]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30486</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-izinkan-kembali-kreator-yang-diblokir-karena-covid-pemilu">YouTube Izinkan Kembali Kreator yang Diblokir karena COVID &amp; Pemilu!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Teknologi – YouTube, platform video milik Alphabet, akan memberikan kesempatan bagi kreator yang sebelumnya diblokir karena pelanggaran terkait kebijakan COVID-19 dan misinformasi pemilu untuk kembali bergabung. Keputusan ini mencerminkan perubahan pendekatan moderasi konten dan komitmen baru perusahaan terhadap kebebasan berbicara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini diumumkan dalam surat resmi Alphabet kepada Komite Kehakiman DPR sebagai tanggapan atas panggilan pengadilan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Alphabet menyatakan bahwa YouTube menghargai suara konservatif dan mengakui kontribusi mereka dalam wacana sipil. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa YouTube ingin menyeimbangkan antara penegakan kebijakan dan dukungan terhadap ekspresi politik yang beragam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun 2023, YouTube telah mencabut kebijakan yang sebelumnya menghapus konten yang secara keliru mengklaim bahwa pemilu 2020 dicurangi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tahun 2024, pembatasan konten terkait COVID-19 juga dilonggarkan, memungkinkan diskusi lebih terbuka tentang pengobatan dan teori yang sebelumnya dilarang. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-izinkan-kembali-kreator-yang-diblokir-karena-covid-pemilu">YouTube Izinkan Kembali Kreator yang Diblokir karena COVID &amp; Pemilu!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nepal Bergolak! 19 Tewas Usai Protes Larangan Media Sosial</title>
		<link>https://www.seketika.com/nepal-bergolak-19-tewas-usai-protes-larangan-media-sosial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 03:21:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Kathmandu]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan berekspresi]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Nepal]]></category>
		<category><![CDATA[Protes Nepal]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=30065</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nepal-bergolak-19-tewas-usai-protes-larangan-media-sosial">Nepal Bergolak! 19 Tewas Usai Protes Larangan Media Sosial</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Internasional – Pemerintah Nepal resmi mencabut larangan media sosial pada Selasa (9/9), sehari setelah gelombang protes di Kathmandu yang berujung pada bentrokan berdarah. Setidaknya 19 orang dilaporkan tewas setelah aparat keamanan melepaskan tembakan ke arah demonstran yang memprotes pembatasan akses ke platform seperti Facebook, X (Twitter), dan YouTube.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Larangan yang diberlakukan sejak pekan lalu ini memicu kemarahan warga, terutama kalangan muda dari generasi Z, yang merasa kebebasan berekspresi mereka dibungkam oleh RUU pengaturan media sosial yang diajukan oleh pemerintah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksi unjuk rasa di sekitar Gedung Parlemen Kathmandu berkembang menjadi kerusuhan setelah polisi mulai menembaki massa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Nepal menyatakan bahwa perusahaan media sosial harus mendaftar secara resmi di negara tersebut, menunjuk kantor penghubung, dan tunduk pada regulasi lokal. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa platform seperti TikTok dan Viber telah mematuhi aturan ini, sementara Meta, Google, dan X belum memberikan respons resmi atas permintaan pemerintah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situasi semakin memanas setelah Menteri Dalam Negeri Nepal, Ramesh Lekhak, mengundurkan diri pada Senin malam dalam rapat darurat kabinet. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/nepal-bergolak-19-tewas-usai-protes-larangan-media-sosial">Nepal Bergolak! 19 Tewas Usai Protes Larangan Media Sosial</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Trio Lesehan Rilis Single &#8220;Siapa yang Tak Pernah&#8221; di Hari Kasih Sayang</title>
		<link>https://www.seketika.com/trio-lesehan-rilis-single-siapa-yang-tak-pernah-di-hari-kasih-sayang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 04:07:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bagus Dwi Danto]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kasih Sayang]]></category>
		<category><![CDATA[Iksan Skuter]]></category>
		<category><![CDATA[Jason Ranti]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi musik]]></category>
		<category><![CDATA[lagu romantis]]></category>
		<category><![CDATA[musik akustik]]></category>
		<category><![CDATA[musik folk Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Siapa yang Tak Pernah]]></category>
		<category><![CDATA[Single Baru]]></category>
		<category><![CDATA[streaming musik]]></category>
		<category><![CDATA[Trio Lesehan]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=24342</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/trio-lesehan-rilis-single-siapa-yang-tak-pernah-di-hari-kasih-sayang">Trio Lesehan Rilis Single &#8220;Siapa yang Tak Pernah&#8221; di Hari Kasih Sayang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Tiga musisi folk Indonesia, Jason Ranti, Iksan Skuter, dan Bagus Dwi Danto, resmi memperkenalkan unit musik baru bernama Trio Lesehan. Single perdana berjudul &#8220;Siapa yang Tak Pernah&#8221; diluncurkan pada momentum Hari Kasih Sayang, 14 Februari 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangan resmi yang diterima, Jason Ranti (Jejeboy) mengungkapkan bahwa &#8220;Siapa yang Tak Pernah&#8221; merupakan pembuka dari kolaborasi mereka di Trio Lesehan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep grup ini lahir untuk merayakan persahabatan mereka yang sudah terjalin lama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mungkin supaya persahabatan ini tidak sia-sia. Kami selalu ingin melakukan sesuatu bersama. Entah apa, entah siapa yang jadi apa, siapa yang menulis, siapa yang main gitar, tidak begitu dipedulikan, kami lebih menikmati prosesnya,&#8221; ungkap Jason Ranti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jason Ranti, penyanyi solo asal Tangerang Selatan, sudah dikenal lewat album-album seperti <em>Akibat Pergaulan Blues</em> (2017), <em>Sekilas Info</em> (2019), dan <em>Jalan Ninja</em> (2023). </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/trio-lesehan-rilis-single-siapa-yang-tak-pernah-di-hari-kasih-sayang">Trio Lesehan Rilis Single &#8220;Siapa yang Tak Pernah&#8221; di Hari Kasih Sayang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Video Musik &#8216;DOPE&#8217; BTS Capai 800 Juta Penayangan di YouTube: Pencapaian Sejarah Baru!</title>
		<link>https://www.seketika.com/video-musik-dope-bts-capai-800-juta-penayangan-di-youtube-pencapaian-sejarah-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jan 2025 19:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[800 Juta Penayangan]]></category>
		<category><![CDATA[Boyband]]></category>
		<category><![CDATA[BTS]]></category>
		<category><![CDATA[BTS 2025]]></category>
		<category><![CDATA[BTS DOPE]]></category>
		<category><![CDATA[BTS Music Video]]></category>
		<category><![CDATA[DOPE]]></category>
		<category><![CDATA[K-Pop]]></category>
		<category><![CDATA[kpop]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Pencapaian BTS]]></category>
		<category><![CDATA[Tonggak Sejarah BTS]]></category>
		<category><![CDATA[Video Musik BTS]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22950</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/video-musik-dope-bts-capai-800-juta-penayangan-di-youtube-pencapaian-sejarah-baru">Video Musik &#8216;DOPE&#8217; BTS Capai 800 Juta Penayangan di YouTube: Pencapaian Sejarah Baru!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Trend – Pada 1 Januari 2025, sekitar pukul 10:40 pagi KST, video musik &#8220;DOPE&#8221; milik BTS berhasil mencapai lebih dari 800 juta penayangan di YouTube, sebuah prestasi luar biasa yang menandai tonggak sejarah baru bagi grup musik legendaris asal Korea Selatan ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Video yang dirilis pada 24 Juni 2015, pada tengah malam KST, membutuhkan waktu sekitar sembilan tahun, enam bulan, dan delapan hari untuk mencapai angka monumental ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan &#8220;DOPE&#8221; dalam mencapai 800 juta penayangan di YouTube bukan hanya menunjukkan popularitas besar BTS, tetapi juga membuktikan daya tarik abadi dari karya-karya mereka. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai salah satu video musik yang paling ikonik, &#8220;DOPE&#8221; telah menjadi simbol dari perjalanan panjang BTS di industri musik global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya, &#8220;DOPE&#8221; bukan satu-satunya video musik BTS yang mencapai angka luar biasa tersebut. Sebelumnya, BTS telah meraih pencapaian serupa dengan beberapa video musik lainnya, termasuk &#8220;DNA,&#8221; &#8220;Boy With Luv,&#8221; &#8220;Fake Love,&#8221; &#8220;MIC Drop (Steve Aoki Remix),&#8221; &#8220;IDOL,&#8221; &#8220;Dynamite,&#8221; &#8220;Blood Sweat &amp; Tears,&#8221; dan &#8220;Butter.&#8221; </p>



<p class="wp-block-paragraph">Semua video ini telah mengumpulkan lebih dari 800 juta penayangan, menjadikan BTS grup dengan koleksi video musik terbanyak yang meraih prestasi tersebut di YouTube.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencapaian ini semakin memperkuat posisi BTS sebagai salah satu artis terbesar di dunia. Video musik &#8220;DOPE&#8221; sendiri menjadi sangat populer karena liriknya yang enerjik, koreografi yang menawan, serta penampilan kuat dari para anggota BTS yang berhasil mencuri perhatian penggemar di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan terus merilis karya-karya fenomenal, BTS tidak hanya mendominasi industri musik, tetapi juga terus mencetak rekor-rekor baru yang membuat mereka tetap relevan di era digital ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai grup yang telah menginspirasi jutaan orang, pencapaian &#8220;DOPE&#8221; ini hanya salah satu dari banyak tonggak sejarah yang akan mereka raih di masa depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/video-musik-dope-bts-capai-800-juta-penayangan-di-youtube-pencapaian-sejarah-baru">Video Musik &#8216;DOPE&#8217; BTS Capai 800 Juta Penayangan di YouTube: Pencapaian Sejarah Baru!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BIGBANG &#8220;Haru Haru&#8221; Capai 200 Juta Penonton di YouTube</title>
		<link>https://www.seketika.com/bigbang-haru-haru-capai-200-juta-penonton-di-youtube</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 17:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artis]]></category>
		<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[200 juta penayangan]]></category>
		<category><![CDATA[BIGBANG]]></category>
		<category><![CDATA[Haru Haru]]></category>
		<category><![CDATA[Ikonik]]></category>
		<category><![CDATA[kpop]]></category>
		<category><![CDATA[Park Min Young]]></category>
		<category><![CDATA[Video Musik]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20359</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bigbang-haru-haru-capai-200-juta-penonton-di-youtube">BIGBANG &#8220;Haru Haru&#8221; Capai 200 Juta Penonton di YouTube</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Musik – Pada tanggal 11 Oktober 2023, BIGBANG meraih tonggak bersejarah dengan video musik &#8220;Haru Haru&#8221; yang melampaui 200 juta penayangan di YouTube. Ini menjadikan &#8220;Haru Haru&#8221; sebagai video musik grup penuh ketujuh mereka yang mencapai angka fantastis tersebut, menyusul sukses besar dari lagu-lagu seperti &#8220;FANTASTIC BABY,&#8221; &#8220;BANG BANG BANG,&#8221; &#8220;LOSER,&#8221; &#8220;Let&#8217;s Not Fall in Love,&#8221; &#8220;FXXK IT,&#8221; dan &#8220;BLUE.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Haru Haru,&#8221; yang dirilis pada 3 Oktober 2008, menampilkan penampilan memukau dari BIGBANG dan aktris Park Min Young. Dengan melodi yang emosional dan lirik yang menyentuh hati, lagu ini telah menjadi salah satu karya legendaris dalam dunia musik K-pop. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikenal dengan gaya unik dan inovatifnya, BIGBANG berhasil menempatkan &#8220;Haru Haru&#8221; sebagai salah satu lagu ikonik yang masih relevan hingga saat ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mencapai 200 juta penayangan dalam waktu sekitar 16 tahun dan 8 hari menunjukkan daya tarik yang luar biasa dari lagu ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Video musiknya bukan hanya sekadar hiburan; ia juga menyampaikan pesan mendalam tentang cinta dan kehilangan, yang telah menggerakkan hati jutaan penggemar di seluruh dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan ini menegaskan posisi BIGBANG sebagai salah satu pelopor K-pop, yang terus mempengaruhi generasi baru artis.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bigbang-haru-haru-capai-200-juta-penonton-di-youtube">BIGBANG &#8220;Haru Haru&#8221; Capai 200 Juta Penonton di YouTube</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>YouTube Kembangkan Fitur &#8216;Sleep Timer&#8217; untuk Perangkat Android</title>
		<link>https://www.seketika.com/youtube-kembangkan-fitur-sleep-timer-untuk-perangkat-android</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jun 2024 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sleep Timer]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=15949</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-kembangkan-fitur-sleep-timer-untuk-perangkat-android">YouTube Kembangkan Fitur &#8216;Sleep Timer&#8217; untuk Perangkat Android</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – YouTube dilaporkan sedang mengembangkan fitur baru bernama &#8216;sleep timer&#8217; untuk perangkat Android. Fitur ini dirancang untuk menghentikan pemutaran video setelah periode waktu yang ditentukan, memberikan manfaat besar bagi pengguna yang sering ketiduran saat menonton video atau ingin membatasi waktu menonton agar tidak kecanduan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fitur &#8216;sleep timer&#8217; memungkinkan pengguna untuk mengatur durasi tertentu, baik dalam hitungan jam maupun menit. Ketika waktu yang diatur hampir habis, pengguna akan menerima notifikasi yang menampilkan waktu yang tersisa. Jika pengguna masih menonton, mereka memiliki opsi untuk mengatur ulang timer atau mengakhiri timer dan melanjutkan menonton tanpa batasan waktu tambahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan fitur ini sejalan dengan kebutuhan pengguna yang sering tertidur saat menonton video, dan juga membantu mereka yang ingin mengatur waktu menonton agar lebih terkendali. Saat ini, YouTube Music sudah menawarkan fitur serupa, seperti halnya banyak aplikasi streaming dan podcast lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun fitur &#8216;sleep timer&#8217; ini belum tersedia di iOS, pengguna perangkat Apple masih bisa memanfaatkan timer seluruh sistem yang akan menghentikan pemutaran ketika mencapai nol. Dengan adanya fitur ini di Android, YouTube berharap dapat memberikan pengalaman menonton yang lebih nyaman dan terkontrol bagi para penggunanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Belum ada pengumuman resmi mengenai kapan fitur &#8216;sleep timer&#8217; ini akan dirilis, namun banyak pengguna yang menyambut baik pengembangan ini dan berharap dapat segera memanfaatkannya dalam waktu dekat.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-kembangkan-fitur-sleep-timer-untuk-perangkat-android">YouTube Kembangkan Fitur &#8216;Sleep Timer&#8217; untuk Perangkat Android</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
