<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Zero Waste 2029 Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/zero-waste-2029/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/zero-waste-2029</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Mar 2026 03:30:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Zero Waste 2029 Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/zero-waste-2029</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Semarang Bersiap Akhiri Darurat Sampah! Proyek PSEL Dikebut, Target Zero Waste 2029</title>
		<link>https://www.seketika.com/semarang-bersiap-akhiri-darurat-sampah-proyek-psel-dikebut-target-zero-waste-2029</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 03:30:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Listrik dari Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Hanif Faisol Nurofiq]]></category>
		<category><![CDATA[Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[PSEL Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Zero Waste 2029]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35234</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/semarang-bersiap-akhiri-darurat-sampah-proyek-psel-dikebut-target-zero-waste-2029">Semarang Bersiap Akhiri Darurat Sampah! Proyek PSEL Dikebut, Target Zero Waste 2029</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Semarang – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Semarang Raya. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, dan Kabupaten Kendal menunjukkan kesiapan pemerintah daerah membangun fasilitas tersebut. Sejalan dengan instruksi langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk mempercepat PSEL sebagai solusi strategis mengakhiri darurat sampah di Jawa Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Meskipun banyak teknologi dan metode pengelolaan sampah tersedia, skala besar membutuhkan teknologi tinggi. PSEL menjadi solusi strategis karena mampu mengubah sampah menjadi energi listrik. Namun, selama periode pembangunan, Pak Gubernur akan memimpin upaya reduksi sampah melalui berbagai teknologi yang tersedia maupun yang akan disediakan,” ujar Menteri Hanif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya, “Hari ini kita bangga telah diberikan arahan langsung dari Pak Menteri, yang juga merupakan instruksi Bapak Presiden. Pada 2029 nanti, kita menargetkan zero sampah. Kami berkomitmen melakukan reduksi agar sampah di Jawa Tengah bisa terkelola dengan baik dan benar-benar mencapai zero sampah.”</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wilayah Semarang Raya, yang meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal, menghasilkan sampah sebesar 1.627 ton per hari. </p>



<p class="wp-block-paragraph">PSEL Semarang Raya direncanakan mengolah sekitar 1.100 ton per hari. Dengan begitu, hampir seluruh sampah di Kota Semarang dapat dikelola optimal, sekaligus meningkatkan capaian pengelolaan sampah di Kabupaten Kendal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyatakan kesiapan mendukung pembangunan PSEL. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keduanya akan memastikan penyediaan pengelolaan sampah terkoordinasi serta melakukan sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat secara masif selama masa menunggu pembangunan PSEL.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/semarang-bersiap-akhiri-darurat-sampah-proyek-psel-dikebut-target-zero-waste-2029">Semarang Bersiap Akhiri Darurat Sampah! Proyek PSEL Dikebut, Target Zero Waste 2029</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
