<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/topic/pendidikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/topic/pendidikan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jul 2026 04:10:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Pendidikan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/topic/pendidikan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso, Ini Susunan Pimpinan Baru Universitas Republik Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/prabowo-lantik-donny-ermawan-dan-yos-sunitiyoso-ini-susunan-pimpinan-baru-universitas-republik-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 04:10:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Donny Ermawan Taufanto]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Yos Sunitiyoso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36765</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prabowo-lantik-donny-ermawan-dan-yos-sunitiyoso-ini-susunan-pimpinan-baru-universitas-republik-indonesia">Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso, Ini Susunan Pimpinan Baru Universitas Republik Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Dalam acara tersebut, Kepala Negara melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia. Sementara Yos Sunitiyoso dilantik sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelantikan para pejabat dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh pejabat yang dilantik. Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming untuk selanjutnya diikuti para undangan yang hadir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tampak hadir dalam pelantikan tersebut para para pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta Jaksa Agung RI ST Burhanuddin.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prabowo-lantik-donny-ermawan-dan-yos-sunitiyoso-ini-susunan-pimpinan-baru-universitas-republik-indonesia">Prabowo Lantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso, Ini Susunan Pimpinan Baru Universitas Republik Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perlindungan Anak di Era Digital: Menteri PPPA Ingatkan Bahaya Bullying hingga Second Account</title>
		<link>https://www.seketika.com/perlindungan-anak-di-era-digital-menteri-pppa-ingatkan-bahaya-bullying-hingga-second-account</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 07:35:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bullying]]></category>
		<category><![CDATA[era digital]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36743</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/perlindungan-anak-di-era-digital-menteri-pppa-ingatkan-bahaya-bullying-hingga-second-account">Perlindungan Anak di Era Digital: Menteri PPPA Ingatkan Bahaya Bullying hingga Second Account</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa keluarga merupakan garda terdepan dalam memberikan perlindungan kepada anak, terutama di tengah meningkatnya tantangan penggunaan media digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut disampaikan Arifah dalam Talk Show Hari Anak Nasional 2026 bertema &#8220;Membuat Rumus Generasi Penerus&#8221; di TV One, Jakarta, Senin (21/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Arifah, pemerintah telah menyiapkan berbagai regulasi untuk memperkuat perlindungan anak. Namun, regulasi tidak akan efektif tanpa implementasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pemerintah sudah banyak membuat regulasi tentang perlindungan anak. Tetapi regulasi tidak cukup berhenti pada aturan saja, melainkan harus diimplementasikan melalui kolaborasi dan sinergi berbagai pihak,&#8221; ujar Arifah Fauzi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, selain menyusun kebijakan, Kementerian PPPA juga memiliki tugas memberikan layanan kepada korban kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui berbagai mekanisme pendampingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun demikian, Menteri PPPA Arifah Fauzi menilai keluarga tetap menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak sejak dini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Keluarga adalah tempat pertama anak mengenal nilai-nilai agama, moral, etika, dan budi pekerti. Jika pondasi itu kuat, insyaallah anak akan memiliki benteng dalam menghadapi berbagai tantangan,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah perkembangan teknologi digital, Arifah mengakui tidak ada orang tua yang mampu mengawasi anak selama 24 jam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, menurutnya, perlindungan terbaik bukanlah pengawasan terus-menerus, melainkan membangun kesadaran dari dalam diri anak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita tidak bisa membangun benteng anak dengan pagar beton yang tinggi, tetapi dengan pagar hati, yaitu nilai-nilai agama, akhlak, moral, dan budi pekerti,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arifah juga menyoroti fenomena penggunaan akun media sosial kedua (second account) di kalangan anak dan remaja. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya membangun kejujuran dan komunikasi terbuka di dalam keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengingatkan bahwa perubahan pola interaksi anak di era digital juga meningkatkan risiko munculnya perilaku antisosial, perundungan (bullying), hingga gangguan psikologis yang dampaknya dapat berlangsung hingga dewasa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jangan menganggap perundungan hanya sekadar bercanda. Trauma akibat bullying bisa membekas sangat lama dan memengaruhi kondisi psikologis seseorang ketika dewasa,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Arifah menambahkan, pemerintah juga terus memperkuat berbagai program pemenuhan hak anak melalui penyediaan makanan bergizi, pendidikan, layanan kesehatan, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, serta program Cek Kesehatan Gratis sebagai bagian dari upaya mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, ia menegaskan keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan keluarga dalam pengasuhan anak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jangan pernah ragu untuk terus belajar menjadi orang tua, karena tantangan yang dihadapi anak-anak sekarang berbeda dengan masa ketika kita kecil,&#8221; pesannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi anak-anak yang mengalami kekerasan atau menghadapi persoalan yang sulit disampaikan kepada orang terdekat, Arifah mengajak memanfaatkan layanan Sahabat Perempuan dan Anak melalui Call Center 129 atau WhatsApp 08111-129-129. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pemerintah siap memberikan pendampingan, penjangkauan, hingga menyediakan rumah aman apabila diperlukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengakhiri pemaparannya, Arifah Fauzi mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Anak Nasional sebagai momentum memperkuat perlindungan terhadap anak Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Selamat Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026. Sayangi anak, lindungi anak, bangun masa depan anak Indonesia,&#8221; tutupnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan perlindungan anak tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui pemenuhan hak anak, penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/perlindungan-anak-di-era-digital-menteri-pppa-ingatkan-bahaya-bullying-hingga-second-account">Perlindungan Anak di Era Digital: Menteri PPPA Ingatkan Bahaya Bullying hingga Second Account</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BRIN Diminta Maksimalkan Hibah Luar Negeri, DPR Soroti Dana Riset yang Masih Terblokir</title>
		<link>https://www.seketika.com/brin-diminta-maksimalkan-hibah-luar-negeri-dpr-soroti-dana-riset-yang-masih-terblokir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2026 04:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[APBN 2025]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Hibah Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi X DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Ledia Hanifa Amaliah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendanaan Riset]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36740</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/brin-diminta-maksimalkan-hibah-luar-negeri-dpr-soroti-dana-riset-yang-masih-terblokir">BRIN Diminta Maksimalkan Hibah Luar Negeri, DPR Soroti Dana Riset yang Masih Terblokir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemanfaatan pinjaman dan hibah luar negeri untuk kegiatan riset dinilai perlu dioptimalkan agar mampu memperkuat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional. Dukungan pendanaan tersebut juga perlu diarahkan pada agenda riset yang menjadi prioritas nasional sehingga hasilnya dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait pembahasan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) APBN Tahun Anggaran 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah menilai, Indonesia perlu memanfaatkan peluang pendanaan dari pinjaman maupun hibah luar negeri mengingat dana abadi riset nasional masih terbatas. Namun, menurutnya, pemanfaatan dana tersebut harus disusun berdasarkan arah dan prioritas riset nasional agar lebih terukur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau saya melihat sebenarnya pinjaman luar negeri dan hibah luar negeri itu adalah peluang besar kita, karena dana abadi riset kita tidak besar. Padahal banyak riset yang diselenggarakan, banyak peneliti-peneliti yang kompeten ada di BRIN,&#8221; ujar Ledia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan yang dipaparkan BRIN masih terdapat dana pinjaman dan hibah luar negeri yang mengalami pemblokiran. Kondisi tersebut dinilai perlu dievaluasi agar tidak menghambat pelaksanaan program riset yang strategis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Legislator Fraksi PKS itu, BRIN perlu merancang mekanisme yang menghubungkan sumber pendanaan luar negeri dengan kebutuhan riset yang telah ditetapkan dalam rencana induk riset nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bisakah kita kemudian mendesain sehingga ketika dapat pinjaman atau hibah luar negeri ini ada prioritas riset apa yang sesuai dengan rencana induk riset. Jadi modelnya bukan sekadar ada pinjaman, ada hibah, tapi kemudian diblokir. Kan sayang, padahal banyak yang seharusnya bisa diakses,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, ia menilai hasil riset yang telah selesai seharusnya tidak berhenti pada tahap penelitian semata, tetapi dapat dikembangkan hingga memiliki nilai ekonomi melalui proses hilirisasi dan komersialisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ketika kemudian riset itu jadi, selesai, kan dia juga bisa dikomersialkan. Artinya mungkin bisa membiayai dirinya sendiri untuk membayar pinjaman itu, bahkan melanjutkan riset berikutnya,&#8221; jelanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ledia berharap evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran tahun 2025 dapat menjadi momentum bagi BRIN untuk menyusun strategi pendanaan riset yang lebih terarah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, pendanaan dari dalam maupun luar negeri dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan inovasi yang mendukung kebutuhan nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, sinergi antara perencanaan riset, dukungan pendanaan, dan pemanfaatan hasil penelitian menjadi faktor penting agar investasi negara di sektor riset mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan pembangunan nasional.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/brin-diminta-maksimalkan-hibah-luar-negeri-dpr-soroti-dana-riset-yang-masih-terblokir">BRIN Diminta Maksimalkan Hibah Luar Negeri, DPR Soroti Dana Riset yang Masih Terblokir</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Sekolah Gratis Banten Tak Sekadar Gratis, Andra Soni Pastikan Pendidikan Berkualitas</title>
		<link>https://www.seketika.com/program-sekolah-gratis-banten-tak-sekadar-gratis-andra-soni-pastikan-pendidikan-berkualitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 03:56:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Andra Soni]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[Program Sekolah Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah swasta]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Jaya Buana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36721</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/program-sekolah-gratis-banten-tak-sekadar-gratis-andra-soni-pastikan-pendidikan-berkualitas">Program Sekolah Gratis Banten Tak Sekadar Gratis, Andra Soni Pastikan Pendidikan Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Program Sekolah Gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak hanya bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga harus mampu menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu disampaikan Andra Soni usai melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus meninjau Program Sekolah Gratis di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya mengapresiasi seluruh sekolah yang melaksanakan Program Sekolah Gratis. Di sini kita melihat, bahwa ini bukan hanya sekadar gratis, tetapi juga berkualitas. Jadi bukan hanya sekadar gratis, tetapi juga memberikan kualitas,&#8221; ungkap Andra Soni.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Andra Soni, SMK Jaya Buana telah memasuki tahun kedua sebagai penyelenggara Program Sekolah Gratis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hampir dua ribu siswa mengikuti pendidikan di 10 program keahlian bidang teknik yang masuk dalam Program Sekolah Gratis baik untuk kelas X maupun kelas XI.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Andra Soni juga mengapresiasi SMK Jaya Buana yang telah menjalin kerja sama dengan 130 perusahaan industri serta dua perguruan tinggi teknik di China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemitraan tersebut membuka peluang bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan maupun bekerja di luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tadi juga disampaikan ada sembilan siswa yang mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di sana. Tidak hanya itu, dari sekolah ini juga ada siswa yang mewakili Provinsi Banten untuk Lomba Kompetensi Siswa (LKS) di tingkat nasional,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakan Andra Soni, capaian tersebut menjadi bukti bahwa sekolah swasta yang tergabung dalam Program Sekolah Gratis mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif dan memiliki daya saing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Andra Soni menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten akan terus memperluas akses pendidikan melalui Program Sekolah Gratis bagi peserta didik yang belum tertampung di sekolah negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bersamaan dengan itu, peningkatan mutu pendidikan di sekolah negeri maupun swasta akan terus dilakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Program Sekolah Gratis, kita membuka akses seluas-luasnya agar anak-anak memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan. Di sekolah negeri tidak tertampung, maka tertampung di sekolah-sekolah swasta,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemudian, kita akan terus meningkatkan kualitas masing-masing sekolah dan peserta didik kita, termasuk sekolah negeri dan swasta,&#8221; sambungnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Andra Soni berharap seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan Program Sekolah Gratis agar semakin banyak anak-anak Banten memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan terbaik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mohon dukungannya agar apa yang kita laksanakan ini bisa memberikan kesempatan yang terbuka kepada seluruh anak-anak Banten untuk mendapatkan pendidikan terbaik,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan itu, Andra Soni juga berpesan kepada para peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita mendoakan agar mereka mampu cepat beradaptasi dengan lingkungan baru mereka. Kita berharap anak-anak bisa mengikuti proses belajar-mengajar di SMK Jaya Buana ini sebaik-baiknya,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Kepala SMK Jaya Buana Aan Angsori menyampaikan bahwa Program Sekolah Gratis memberikan dampak positif terhadap meningkatnya akses pendidikan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikatakannya, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Pada tahun ajaran 2026/2027, SMK Jaya Buana menerima sekitar seribu peserta didik baru melalui Program Sekolah Gratis. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 912 siswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Peminatnya memang di kita Alhamdulillah sangat tinggi, mungkin kalau kita tidak tutup kemarin bisa di 1.800 sampai 2.000 pendaftar. Tapi karena kita batasi agar kita juga bisa lebih memaksimalkan fasilitas yang sudah ada,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Aan menambahkan, sekolah terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri melalui kemitraan dengan 130 perusahaan serta dua perguruan tinggi di China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kerja sama tersebut menjadi bagian dari program unggulan BMW Sakti (Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha) serta dapat melanjutkan pendidikan dan dapat bekerja diluar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tujuan kami itu sesuai dengan Nawacita berdirinya sekolah ini, yaitu memberikan kepastian di masa depan,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tempat yang sama, Raisa siswa kelas XI Teknik Komputer Jaringan (TKJ) SMK Jaya Buana mengatakan dengan adanya Program Sekolah Gratis yang dilakukan Pemprov Banten sangat membantu, terutama dalam mengurangi biaya keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemarin satu tahun benar-benar gratis, dengan program ini rasanya senang dan beban yang ada memang benar-benar berkurang,&#8221; ungkap Raisa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Raisa juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten Andra Soni yang memberikan Program Sekolah Gratis dan diharapkan program tersebut dapat berlanjut sehingga memberikan akses pendidikan untuk anak-anak Provinsi Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi memungkinkan hampir sebagian anak Indonesia bisa sekolah,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal senada juga disampaikan Siti Alfiah Sahnaz siswi kelas XI Teknik Kimia Industri SMK Jaya Buana, dirinya berharap Program Sekolah Gratis dapat berlanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sudah pastinya terima kasih telah ada program sekolah gratis, semoga ke depannya program ini masih ada,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/program-sekolah-gratis-banten-tak-sekadar-gratis-andra-soni-pastikan-pendidikan-berkualitas">Program Sekolah Gratis Banten Tak Sekadar Gratis, Andra Soni Pastikan Pendidikan Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MPLS Banten 2026 Berlaku Aturan Baru, Ini Aturan Lengkap yang Wajib Dipatuhi</title>
		<link>https://www.seketika.com/mpls-banten-2026-berlaku-aturan-baru-ini-aturan-lengkap-yang-wajib-dipatuhi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 04:38:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Banten]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[SPMB 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36702</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mpls-banten-2026-berlaku-aturan-baru-ini-aturan-lengkap-yang-wajib-dipatuhi">MPLS Banten 2026 Berlaku Aturan Baru, Ini Aturan Lengkap yang Wajib Dipatuhi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Serang – Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) untuk jenjang SMA, SMK, dan SKh Negeri se-Provinsi Banten tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai. Kegiatan ini wajib dilaksanakan maksimal tiga hari pada minggu pertama awal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dasar hukum penetapan MPLS ini diatur dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 141 Tahun 2026 terkait Petunjuk Teknis SPMB, pada satuan pendidikan Menengah Atas Negeri, satuan pendidikan Menengah Kejuruan Negeri, dan satuan pendidikan Khusus Negeri Provinsi Banten 2026/2027.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Provinsi Banten menegaskan MPLS tahun ini harus menjadi langkah awal menciptakan pengalaan pertama di sekolah yang aman, ramah dan menyenangkan bagi semua peserta didik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Satuan Pendidikan memegang tanggung jawab penuh agar seluruh materi yang diberikan bersifat edukatif, kreatif, bermanfaat, menyenangkan, tanpa kekerasan, dan bebas dari aksi perundungan (bullying).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengantisipasi hal-hal negatif, aturan ketat diberlakukan:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan mutlak menjadi hak guru</li>



<li>Sekolah dilarang keras melibatkan murid senior (kakak kelas) maupun alumni sebagai penyelenggara utama, serta dilarang memungut biaya dalam bentuk apa pun</li>



<li>MPLS dilakukan di sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai</li>



<li>Dilarang melakukan pungutan biaya maupun bentuk pungutan lainnya</li>



<li>Keterlibatan murid hanya diperbolehkan untuk membantu efektivitas guru dengan syarat ketat, yakni maksimal 2 orang pengurus OSIS/MPK per kelas dan tidak memiliki riwayat sebagai pelaku kekerasan</li>



<li>Sekolah dilarang memberikan tugas atau penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui MPLS ini, siswa baru diharapkan dapat:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Mengenali potensi diri</li>



<li>Beradaptasi dengan sekolah dan sekitarnya</li>



<li>Menumbuhkan motivasi, semangat, kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat serta menumbuhkan cara belajar efektif sebagai murid baru</li>



<li>Mewujudkan murid yang memiliki integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong</li>



<li>Beradaptasi dan membangun interaksi positif di lingkungan sekolah yang baru</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Mari Bersama Ciptakan Sekolah yang Aman dan Menyenangkan,  Selamat melaksanakan MPLS untuk seluruh siswa baru SMA, SMK, dan SKh se-Provinsi Banten. Jadikan momen ini sebagai langkah awal membangun karakter, kreativitas, dan semangat belajar yang tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi para orang tua, guru, dan masyarakat, mari kita kawal bersama pelaksanaan MPLS 2026 ini agar berjalan tertib dan menggembirakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika warga sedulur Banten menemukan adanya indikasi perpeloncoan, kekerasan, atau pungutan liar di lingkungan sekolah selama masa MPLS, segera laporkan ke pihak otoritas sekolah atau kanal pengaduan resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Mari wujudkan budaya positif di sekolah kita.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sumber: Keputusan Gubernur Banten Nomor 141 Tahun 2026 terkait Petunjuk Teknis SPMB, pada satuan pendidikan Menengah Atas Negeri, satuan pendidikan Menengah Kejuruan Negeri, dan satuan pendidikan Khusus Negeri Provinsi Banten 2026/2027.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mpls-banten-2026-berlaku-aturan-baru-ini-aturan-lengkap-yang-wajib-dipatuhi">MPLS Banten 2026 Berlaku Aturan Baru, Ini Aturan Lengkap yang Wajib Dipatuhi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Sekolah Kemitraan Jawa Tengah Bantu Ribuan Siswa Kurang Mampu Tetap Bersekolah</title>
		<link>https://www.seketika.com/program-sekolah-kemitraan-jawa-tengah-bantu-ribuan-siswa-kurang-mampu-tetap-bersekolah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 04:25:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Luthfi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Program Sekolah Kemitraan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[SMA UPGRIS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36699</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/program-sekolah-kemitraan-jawa-tengah-bantu-ribuan-siswa-kurang-mampu-tetap-bersekolah">Program Sekolah Kemitraan Jawa Tengah Bantu Ribuan Siswa Kurang Mampu Tetap Bersekolah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung pelaksanaan hari pertama pembelajaran Program Sekolah Kemitraan Pemprov Jateng, di SMA Laboratorium UPGRIS, Kota Semarang, Senin (13/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program sekolah gratis Pemprov Jateng ini, terbukti menjadi solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya gagal lolos dalam seleksi sekolah negeri, agar tetap bisa melanjutkan masa depan mereka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Siswa SMA Laboratorium UPGRIS Semarang, Rafa Fidianto menyatakan senang, pada hari pertamanya mengenakan seragam SMA. Meski sebelumnya gagal diterima di sekolah negeri, putra seorang pengemudi ojek itu akhirnya tetap bisa melanjutkan pendidikan melalui program tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sebelumnya saya sempat ikut mendaftar ke sekolah negeri, tetapi nilai saya tidak cukup. Saya senang bisa sekolah di sini, karena bisa mendapat banyak teman,” kata Rafa, saat berdialog dengan Ahmad Luthfi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui pendidikan yang dijalani, dia berharap bisa mewujudkan cita-cita menjadi tentara, sehingga bisa membanggakan orang tuanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cerita lain datang dari Kamdani. Buruh tani ini merasa lega bisa menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut secara gratis. Dengan penghasilan tidak menentu, sekitar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per hari, dia mengaku kesulitan apabila harus menanggung seluruh kebutuhan pendidikan anak ketiganya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alhamdulillah, anak saya bisa sekolah dan masih mau sekolah. Harapan saya, anak saya bisa hidup lebih ringan dan tidak seperti ibunya,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan itu, Gubernur Ahmad Luthfi berulang kali menyemangati mereka, agar tidak merasa rendah diri karena kondisi ekonomi maupun latar belakang keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Boleh kita punya sekolah yang berbeda, boleh kita punya latar belakang yang berbeda, tetapi masa depan kalian yang menentukan. Ora usah berkecil hati, ora usah minder. Semangat,” pesan Luthfi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia menegaskan, kondisi ekonomi tidak boleh membuat seorang anak kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mereka harus tetap sekolah, tidak boleh putus sekolah. Sekolah tidak boleh berhenti hanya karena kondisi keluarga kurang mampu,” sorotnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Luthfi, kehadiran Program Sekolah Kemitraan merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah, dalam memberikan jaminan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia menuturkan, siswa yang ditemuinya memiliki latar belakang beragam. Mulai dari anak pedagang angkringan, pengemudi ojek, buruh, hingga anak yang sudah kehilangan orang tua atau diasuh kerabat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Namun, mereka tetap semangat untuk sekolah. Ini merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk selalu memberikan jaminan dan kepastian pendidikan bagi mereka,” ujar gubernur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun ajaran 2026/2027, Pemprov Jawa Tengah bekerja sama dengan 139 sekolah swasta, terdiri atas 56 SMA dan 83 SMK. Sebanyak 3.663 anak diterima melalui program tersebut, terdiri atas 1.063 siswa SMA, dan 2.600 siswa SMK. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun ajaran sebelumnya, yang mencapai 2.390 siswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khusus di Kota Semarang, sebanyak 51 siswa diterima melalui Program Sekolah Kemitraan. Mereka tersebar di SMA Laboratorium UPGRIS sebanyak 24 siswa, SMK Bina Nusantara 21 siswa, dan SMK Ibu Kartini enam siswa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 55 siswa juga menerima perlengkapan sekolah dan sepatu. Sementara orang tua siswa memperoleh bantuan paket sembako dari Baznas Jawa Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Luthfi juga meminta kepala sekolah dan guru memastikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berlangsung aman, humanis, dan menyenangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tidak ada lagi perpeloncoan, tidak ada lagi perundungan, apalagi sampai menimbulkan rasa minder. Sekolah tidak menakutkan, tetapi harus menjadi tempat yang menyenangkan sehingga anak-anak merasa nyaman,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepada para siswa, gubernur berpesan agar kesempatan pendidikan yang diperoleh, dimanfaatkan untuk meraih cita-cita sekaligus memperbaiki kehidupan keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalian harus menjadi anak-anak yang berbakti kepada orang tua, mempunyai cita-cita yang luhur, serta mampu mengubah diri sendiri maupun keluarga menjadi lebih baik,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/program-sekolah-kemitraan-jawa-tengah-bantu-ribuan-siswa-kurang-mampu-tetap-bersekolah">Program Sekolah Kemitraan Jawa Tengah Bantu Ribuan Siswa Kurang Mampu Tetap Bersekolah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Juara O2SN Jawa Barat: Kisah Mental Juara Dua Atlet SMA Bandung Menuju Pentas Nasional</title>
		<link>https://www.seketika.com/juara-o2sn-jawa-barat-kisah-mental-juara-dua-atlet-sma-bandung-menuju-pentas-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 03:40:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[bulu tangkis]]></category>
		<category><![CDATA[Juara O2SN]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara Asy Syifa]]></category>
		<category><![CDATA[O2SN Jawa Barat 2026]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Jenderal Sudirman Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Suthan Akram Maulana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36678</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/juara-o2sn-jawa-barat-kisah-mental-juara-dua-atlet-sma-bandung-menuju-pentas-nasional">Juara O2SN Jawa Barat: Kisah Mental Juara Dua Atlet SMA Bandung Menuju Pentas Nasional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung – Mental bertanding menjadi kunci keberhasilan Suthan Akram Maulana dan Mutiara Asy Syifa, atlet bulu tangkis dari SMA Jenderal Sudirman Kota Bandung, meraih gelar juara pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMA dan SMK Tingkat Jawa Barat yang berlangsung di GOR Lodaya, Kota Bandung, Jumat (3/7/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua siswa kelas XI tersebut tampil konsisten sejak babak awal hingga partai final. Meski menghadapi pertandingan yang berlangsung ketat, keduanya mampu menjaga fokus dan mengamankan gelar juara, sekaligus memastikan diri menjadi wakil Jawa Barat pada O2SN tingkat nasional. Mereka menjadi yang terbaik usai menaklukkan perlawanan juara tunggal putra dan juara tunggal putri dari tingkat SMK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suthan mengaku tidak menyangka dapat keluar sebagai juara. Menurutnya, laga final melawan wakil Kabupaten Bandung menjadi pertandingan yang paling menantang karena ia sempat tertinggal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, saya senang banget. Enggak nyangka juga bisa jadi juara. Pertandingan yang paling berat itu final lawan Kabupaten Bandung. Saya lebih memaksa diri dan menguatkan mental saat pertandingan,&#8221; ujarnya, baru-baru ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sedangkan Mutiara menyebut pertandingan semifinal menjadi laga yang paling menguras tenaga dan konsentrasi. Kejar-kejaran poin membuat pertandingan berlangsung sengit hingga akhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, aku bersyukur bisa membanggakan orang tua, sekolah, dan daerah. Semifinal menjadi pertandingan yang paling berat karena poinnya saling kejar terus,&#8221; kata Mutiara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan yang diraih keduanya tentu tidak lepas dari dukungan orang tua, guru, dan teman-teman yang terus memberikan semangat selama menjalani latihan hingga bertanding di O2SN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menghadapi O2SN tingkat nasional, Suthan bertekad meningkatkan kondisi fisik, kemampuan teknik, serta menjaga kebugaran agar dapat tampil maksimal. Senada, Mutiara juga akan fokus mempersiapkan peningkatan aspek teknis melalui latihan yang lebih intensif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Suthan mengaku mengidolakan pebulu tangkis asal Jepang, Kento Momota, karena gaya bermainnya yang dinilai sesuai dengan karakter permainannya. Sedangkan Mutiara menjadikan pebulu tangkis Korea Selatan, An Se-young sebagai inspirasi berkat daya tahan dan mental bertanding yang dimilikinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan semangat juang, kerja keras, dan mental yang telah teruji di tingkat provinsi, Suthan Akram Maulana dan Mutiara Asy Syifa siap membawa nama baik Jawa Barat pada O2SN tingkat nasional.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/juara-o2sn-jawa-barat-kisah-mental-juara-dua-atlet-sma-bandung-menuju-pentas-nasional">Juara O2SN Jawa Barat: Kisah Mental Juara Dua Atlet SMA Bandung Menuju Pentas Nasional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MTQ Provinsi Banten 2026 Dibuka, Banten Bidik Prestasi Lima Besar di Tingkat Nasional</title>
		<link>https://www.seketika.com/mtq-provinsi-banten-2026-dibuka-banten-bidik-prestasi-lima-besar-di-tingkat-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 03:30:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Deden Apriandhi Hartawan]]></category>
		<category><![CDATA[keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Serang]]></category>
		<category><![CDATA[LPTQ Banten]]></category>
		<category><![CDATA[MTQ Nasional 2026]]></category>
		<category><![CDATA[MTQ Provinsi Banten 2026]]></category>
		<category><![CDATA[MTQ XXIII Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Serang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36675</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mtq-provinsi-banten-2026-dibuka-banten-bidik-prestasi-lima-besar-di-tingkat-nasional">MTQ Provinsi Banten 2026 Dibuka, Banten Bidik Prestasi Lima Besar di Tingkat Nasional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Banten &#8211;  Musabaqah Tilawatil Qur&#8217;an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 resmi dimulai di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang. Ajang yang berlangsung hingga 10 Juli ini diikuti ratusan peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Banten sebagai bagian dari pembinaan generasi Qurani sekaligus seleksi menuju MTQ Nasional 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Musabaqah Tilawatil Qur&#8217;an (MTQ) XXIII Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Masjid Raya Al Bantani, KP3B, Curug, Kota Serang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang berlangsung selama lima hari hingga 10 Juli 2026 ini diikuti 477 peserta dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peserta akan mengikuti perlombaan pada 10 cabang musabaqah yang digelar di 14 lokasi berbeda di kawasan KP3B.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cabang yang dipertandingkan meliputi seni baca Al-Qur&#8217;an, qira&#8217;at, hafalan Al-Qur&#8217;an, tafsir, fahmil Qur&#8217;an, syarhil Qur&#8217;an, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur&#8217;an, hafalan hadits, hingga qira&#8217;at al-kutub.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Umum LPTQ Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi Qurani yang berprestasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan nilai ukhuwah Islamiyah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para juara nantinya akan mewakili Provinsi Banten pada MTQ Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Semarang pada September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum bertanding di tingkat nasional, para pemenang akan mengikuti program pembinaan dan pemusatan latihan agar lebih siap menghadapi persaingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Provinsi Banten juga memasang target meningkatkan prestasi dengan menembus lima besar nasional setelah pada penyelenggaraan sebelumnya berada di luar posisi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebanyak 477 peserta berasal dari:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Kabupaten Pandeglang: 33 peserta</li>



<li>Kabupaten Lebak: 62 peserta</li>



<li>Kabupaten Tangerang: 66 peserta</li>



<li>Kabupaten Serang: 65 peserta</li>



<li>Kota Tangerang: 66 peserta</li>



<li>Kota Cilegon: 63 peserta</li>



<li>Kota Serang: 57 peserta</li>



<li>Kota Tangerang Selatan: 65 peserta</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Proses penilaian dilakukan oleh 144 dewan hakim yang berasal dari kalangan ulama, akademisi, dan pakar sesuai bidang masing-masing untuk menjaga objektivitas perlombaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembukaan MTQ juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tokoh agama di Kota Serang, Marsuta Zuhri, menilai kegiatan tersebut mampu meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur&#8217;an sekaligus mempererat silaturahmi antarulama, qari, qariah, dan masyarakat dari berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain nilai keagamaan, penyelenggaraan MTQ turut memberikan dampak ekonomi. Ramainya pengunjung selama kegiatan berlangsung membuka peluang usaha bagi pedagang kecil di sekitar lokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah seluruh rangkaian lomba selesai, para juara akan ditetapkan sebagai wakil Provinsi Banten pada MTQ Nasional 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Provinsi Banten bersama LPTQ akan melanjutkan pembinaan intensif agar para peserta terbaik memiliki kesiapan maksimal untuk membawa nama Banten bersaing di tingkat nasional.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mtq-provinsi-banten-2026-dibuka-banten-bidik-prestasi-lima-besar-di-tingkat-nasional">MTQ Provinsi Banten 2026 Dibuka, Banten Bidik Prestasi Lima Besar di Tingkat Nasional</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Tidak Sekolah di Garut Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Program Orang Tua Asuh</title>
		<link>https://www.seketika.com/anak-tidak-sekolah-di-garut-masih-tinggi-pemkab-siapkan-program-orang-tua-asuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 04:53:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Abdusy Syakur Amin]]></category>
		<category><![CDATA[anak tidak sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Atip Latipulhayat]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikdasmen]]></category>
		<category><![CDATA[Program Orang Tua Asuh]]></category>
		<category><![CDATA[Putus Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36589</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/anak-tidak-sekolah-di-garut-masih-tinggi-pemkab-siapkan-program-orang-tua-asuh">Anak Tidak Sekolah di Garut Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Program Orang Tua Asuh</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Garut – Persoalan anak tidak sekolah (ATS) masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Garut. Pemerintah pusat dan daerah kini memperkuat kolaborasi untuk memastikan lebih banyak anak kembali memperoleh akses pendidikan yang layak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, ke Kelompok Bermain Al Ikhlas 158 di Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Garut, Sabtu (20/6) menyoroti persoalan anak tidak sekolah yang masih ditemukan di berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Atip menegaskan bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan akses pendidikan tanpa memandang lokasi tempat tinggalnya. Pemerataan pendidikan dinilai menjadi bagian penting dari amanat konstitusi yang harus diwujudkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengingatkan bahwa masih terdapat pandangan di sebagian masyarakat yang menganggap bekerja lebih penting dibanding melanjutkan pendidikan. Padahal pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan peluang ekonomi seseorang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tingginya angka anak tidak sekolah berpotensi memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang tidak melanjutkan pendidikan memiliki risiko lebih besar menghadapi keterbatasan akses pekerjaan dan peningkatan kesejahteraan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendidikan juga berperan penting dalam meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja. Karena itu, menekan angka putus sekolah menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah maupun nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain berdampak pada individu, tingginya angka ATS juga berpengaruh terhadap daya saing daerah dalam jangka panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kabupaten Garut mengungkapkan bahwa saat ini terdapat hampir 16 ribu anak yang tidak melanjutkan pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyebut kondisi tersebut sebagai pekerjaan rumah besar yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah sedang merancang program orang tua asuh. Program ini ditujukan untuk membantu anak-anak yang berisiko putus sekolah agar dapat kembali mengenyam pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah seperti sepatu, tas, dan seragam juga disiapkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi hambatan ekonomi yang sering menjadi penyebab anak berhenti sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sektor infrastruktur pendidikan, Garut juga masih menghadapi tantangan. Dari sekitar 4.400 ruang kelas PAUD yang tersedia, sekitar 1.000 ruang kelas masih membutuhkan perbaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemampuan anggaran daerah yang terbatas membuat proses rehabilitasi berjalan lambat. Karena itu, dukungan pemerintah pusat dinilai sangat penting untuk mempercepat peningkatan fasilitas pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, masyarakat, dan keluarga menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan anak tidak sekolah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program orang tua asuh yang sedang disiapkan diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengembalikan ribuan anak ke bangku pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika dukungan berbagai pihak berjalan optimal, target menekan angka putus sekolah dan memperluas akses pendidikan di Garut berpeluang lebih cepat tercapai.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/anak-tidak-sekolah-di-garut-masih-tinggi-pemkab-siapkan-program-orang-tua-asuh">Anak Tidak Sekolah di Garut Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Program Orang Tua Asuh</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</title>
		<link>https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 04:52:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Digital Wellbeing Guidebook]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Media Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[YouTube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=36506</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet">YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; YouTube resmi meluncurkan Digital Wellbeing Guidebook sebagai panduan bagi orang tua dalam mendampingi anak menggunakan layanan digital. Inisiatif ini menjadi bagian dari dukungan terhadap regulasi perlindungan anak di ruang digital yang mulai diterapkan pemerintah melalui PP TUNAS.</p>



<p class="wp-block-paragraph">YouTube memperkenalkan Digital Wellbeing Guidebook sebagai buku panduan yang dirancang untuk membantu orang tua memahami cara mendampingi anak saat menggunakan internet, media sosial, gim daring, dan berbagai layanan digital lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran panduan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang menjadi aturan pelaksana dari PP TUNAS terkait perlindungan anak di ruang digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut langkah ini penting karena masih banyak keluarga yang membutuhkan panduan praktis untuk menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perkembangan teknologi membuat anak semakin dekat dengan berbagai platform digital sejak usia dini. Kondisi tersebut menghadirkan peluang sekaligus risiko yang perlu dipahami oleh orang tua.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui Digital Wellbeing Guidebook, keluarga diharapkan memperoleh panduan yang lebih jelas mengenai pengawasan penggunaan media sosial, pengelolaan waktu layar, hingga cara menjaga keamanan anak saat beraktivitas di internet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini juga memperkuat upaya pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman tanpa menghambat akses anak terhadap manfaat teknologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran buku panduan dilakukan di Jakarta dan melibatkan kolaborasi berbagai pihak.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/youtube-digital-wellbeing-guidebook-resmi-hadir-ini-cara-orang-tua-awasi-anak-di-internet">YouTube Digital Wellbeing Guidebook Resmi Hadir, Ini Cara Orang Tua Awasi Anak di Internet</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
