<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ahmad Basarah Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/ahmad-basarah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/ahmad-basarah</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Oct 2023 03:32:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Ahmad Basarah Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/ahmad-basarah</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah: Putusan MK Yang Dibacakan Anwar Usman Bertentangan Dengan Sikap Enam Hakim MK</title>
		<link>https://www.seketika.com/wakil-ketua-mpr-ahmad-basarah-putusan-mk-yang-dibacakan-anwar-usman-bertentangan-dengan-sikap-enam-hakim-mk</link>
					<comments>https://www.seketika.com/wakil-ketua-mpr-ahmad-basarah-putusan-mk-yang-dibacakan-anwar-usman-bertentangan-dengan-sikap-enam-hakim-mk#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Oct 2023 06:00:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Basarah]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Keputusan MK]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres]]></category>
		<category><![CDATA[syarat pendaftaran capres dan cawapres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=2881</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wakil-ketua-mpr-ahmad-basarah-putusan-mk-yang-dibacakan-anwar-usman-bertentangan-dengan-sikap-enam-hakim-mk">Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah: Putusan MK Yang Dibacakan Anwar Usman Bertentangan Dengan Sikap Enam Hakim MK</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum termasuk pemilihan kepala daerah</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Malang – <a href="https://www.seketika.com/?s=Mahkamah+Konstitusi&amp;post_type%5B%5D=post">Mahkamah Konstitusi</a> (MK) akhirnya memutuskan perkara kontroversial yang lebih nampak aspek politiknya ketimbang aspek hukum konstitusi yaitu mengenai pengujian ketentuan syarat umur Capres dan Cawapres yang diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemilihan+Umum&amp;post_type%5B%5D=post">Pemilihan Umum</a>. MK dalam putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 menyatakan “mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian”.</p>



<p class="wp-block-paragraph">MK kemudian dalam amar putusan yang dibacakan Ketua MK Anwar Usman menyatakan Pasal 169 huruf q UU Pemilu yang menyatakan &#8220;berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun&#8221; bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, sepanjang tidak dimaknai &#8220;berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemilihan+Umum&amp;post_type%5B%5D=post">Pemilihan Umum</a> termasuk pemilihan kepala daerah&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan amar putusan, redaksi ketentuan Pasal 169 huruf q UU Pemilu berubah menjadi &#8220;berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemilihan+Umum&amp;post_type%5B%5D=post">Pemilihan Umum</a> termasuk pemilihan kepala daerah&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akan tetapi, apabila dicermati secara detail putusan tersebut, maka terdapat persoalan mendasar dalam putusan MK tersebut. Persoalan tersebut berkaitan dengan Amar Putusan. Bahwa amar putusan MK yaitu:<br>&#8220;<em>berusia paling rendah 40 (empat puluh) tahun atau pernah/sedang menduduki jabatan yang dipilih melalui <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemilihan+Umum&amp;post_type%5B%5D=post">Pemilihan Umum</a> termasuk pemilihan kepala daerah</em>&#8220;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terhadap amar putusan tersebut, ada 4 (empat) Hakim Konstitusi yang menyatakan Dissenting Opinion (pendapat berbeda) dengan menyatakan “menolak permohonan tersebut”, terdiri dari Wahiduddin Adams, Saldi Isra, Arief Hidayat dan Suhartoyo.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wakil-ketua-mpr-ahmad-basarah-putusan-mk-yang-dibacakan-anwar-usman-bertentangan-dengan-sikap-enam-hakim-mk">Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah: Putusan MK Yang Dibacakan Anwar Usman Bertentangan Dengan Sikap Enam Hakim MK</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/wakil-ketua-mpr-ahmad-basarah-putusan-mk-yang-dibacakan-anwar-usman-bertentangan-dengan-sikap-enam-hakim-mk/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
