<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gotong Royong Masyarakat Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/gotong-royong-masyarakat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/gotong-royong-masyarakat</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Oct 2025 12:57:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Gotong Royong Masyarakat Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/gotong-royong-masyarakat</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pesta Laut Pakuhaji: Bupati Tangerang Turun Langsung, Nelayan Syukuran Hasil Laut</title>
		<link>https://www.seketika.com/pesta-laut-pakuhaji-bupati-tangerang-turun-langsung-nelayan-syukuran-hasil-laut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 17:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Surya Bahari]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan Budaya Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Maesyal Rasyid]]></category>
		<category><![CDATA[Nadran Pakuhaji]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Pesisir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31065</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pesta-laut-pakuhaji-bupati-tangerang-turun-langsung-nelayan-syukuran-hasil-laut">Pesta Laut Pakuhaji: Bupati Tangerang Turun Langsung, Nelayan Syukuran Hasil Laut</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menghadiri acara nadran atau pesta laut yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, pada Minggu (19/10/25). Kegiatan tahunan ini merupakan bentuk ungkapan syukur para nelayan Pakuhaji atas hasil laut yang diperoleh selama satu tahun terakhir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para nelayan, yang tetap melestarikan tradisi pesta laut atau nadran sebagai warisan budaya lokal yang sarat makna spiritual dan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah semuanya sehat dan mereka hari ini bersyukur kepada Allah SWT melalui pesta laut ini atas hasil tangkapan dan usaha selama satu tahun ke belakang. Kita juga berdoa agar ke depannya hasil tangkapan ikan semakin meningkat, kehidupan para nelayan lebih sejahtera, serta diberikan keselamatan dan keamanan,&#8221; ujar Bupati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pesta laut atau nadran merupakan tradisi turun-temurun masyarakat pesisir yang dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dari laut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, tradisi ini menjadi salah satu agenda budaya tahunan yang dinantikan masyarakat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pesta-laut-pakuhaji-bupati-tangerang-turun-langsung-nelayan-syukuran-hasil-laut">Pesta Laut Pakuhaji: Bupati Tangerang Turun Langsung, Nelayan Syukuran Hasil Laut</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tradisi adalah akar, Kirangan Tumben: Ribuan Warga Berebut Gunungan di Desa Tukum, Lumajang</title>
		<link>https://www.seketika.com/tradisi-adalah-akar-kirangan-tumben-ribuan-warga-berebut-gunungan-di-desa-tukum-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 03:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Acara Budaya Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tukum]]></category>
		<category><![CDATA[Event Desa Tukum]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan Hasil Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Sehat Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tekung]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab Gunungan Tukum Biyen]]></category>
		<category><![CDATA[Kirangan Tumben]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo Mangundiharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Reog Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Budaya Jawa Timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29832</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tradisi-adalah-akar-kirangan-tumben-ribuan-warga-berebut-gunungan-di-desa-tukum-lumajang">Tradisi adalah akar, Kirangan Tumben: Ribuan Warga Berebut Gunungan di Desa Tukum, Lumajang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Lumajang – Desa Tukum, yang terletak di Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, menjadi pusat perhatian pada Minggu pagi, 31 Agustus 2025. Jalanan yang biasanya lengang berubah menjadi lautan manusia saat ribuan warga tumpah ruah mengikuti Kirangan Tumben (Kirab Gunungan Tukum Biyen), sebuah acara jalan sehat budaya yang dipadukan dengan pawai seni, gunungan hasil bumi, dan berbagai pertunjukan kesenian tradisional Lumajang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara dimulai dari titik start yang kemudian mengarah ke Pendopo Mangundiharjo, pusat pemerintahan Desa Tukum sekaligus lokasi utama acara. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peserta berjalan bersama, bukan sekadar untuk olahraga, tetapi juga untuk merayakan warisan budaya Desa Tukum. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tengah barisan, lima gunungan atau jolen menjadi pusat perhatian. Setiap gunungan mewakili satu dusun di Desa Tukum: Pandansari, Pandanwangi, Krajan, Tukum Kidul, dan Munder.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gunungan tersebut terdiri dari berbagai hasil bumi seperti padi, jagung, sayuran, dan buah-buahan. Masing-masing gunungan bukan hanya simbol hasil panen, tapi juga wujud syukur dan gotong royong masyarakat desa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi warga, perebutan isi gunungan di halaman Pendopo Mangundiharjo bukan sekadar ritual, tetapi diyakini membawa keberkahan dan keselamatan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tradisi-adalah-akar-kirangan-tumben-ribuan-warga-berebut-gunungan-di-desa-tukum-lumajang">Tradisi adalah akar, Kirangan Tumben: Ribuan Warga Berebut Gunungan di Desa Tukum, Lumajang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
