<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hukum Islam Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/hukum-islam/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/hukum-islam</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 05:39:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>hukum Islam Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/hukum-islam</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Idulfitri Jatuh di Hari Jumat? Ini Penjelasan Muhammadiyah yang Bikin Banyak Orang Terkejut!</title>
		<link>https://www.seketika.com/idulfitri-jatuh-di-hari-jumat-ini-penjelasan-muhammadiyah-yang-bikin-banyak-orang-terkejut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 05:39:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Fikih]]></category>
		<category><![CDATA[Hadis]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Islam]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Iduladha]]></category>
		<category><![CDATA[Idulfitri]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Tarjih]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Salat Jumat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34923</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/idulfitri-jatuh-di-hari-jumat-ini-penjelasan-muhammadiyah-yang-bikin-banyak-orang-terkejut">Idulfitri Jatuh di Hari Jumat? Ini Penjelasan Muhammadiyah yang Bikin Banyak Orang Terkejut!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Dalam perjalanan kalender hijriah, terkadang hari raya Idulfitri atau Iduladha bertepatan dengan hari Jumat. Kondisi ini sesekali menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah setelah melaksanakan salat Id pada pagi hari seseorang masih berkewajiban menghadiri salat Jumat?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di kalangan warga Muhammadiyah, pandangan yang dianjurkan adalah tetap melaksanakan salat Jumat walaupun hari tersebut bertepatan dengan hari raya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pandangan ini lahir dari upaya memahami keseluruhan hadis secara komprehensif, tidak hanya mengambil satu riwayat secara parsial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memang terdapat beberapa hadis yang memberi kesan adanya keringanan untuk tidak menghadiri salat Jumat bagi orang yang telah melaksanakan salat Id. Namun sebagian riwayat tersebut dinilai lemah oleh para ulama hadis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Misalnya hadis riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah dari Ilyas bin Abi Ramlah yang dinilai lemah karena terdapat perawi yang tidak dikenal. Ada pula hadis yang dinilai sebagai hadis mursal, seperti riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di samping itu terdapat hadis yang dinilai sahih yang menceritakan peristiwa pada masa sahabat. Hadis tersebut diriwayatkan oleh an-Nasa’i dan Abu Dawud dari Wahb bin Kaisan:</p>



<p class="has-text-align-right has-large-font-size wp-block-paragraph">حَدَّثَنِي وَهْبُ بْنُ كَيْسَانَ، قَالَ: اجْتَمَعَ عِيدَانِ عَلَى عَهْدِ ابْنِ الزُّبَيْرِ فَأَخَّرَ الْخُرُوجَ حَتَّى تَعَالَى النَّهَارُ، ثُمَّ خَرَجَ فَخَطَبَ فَأَطَالَ الْخُطْبَةَ، ثُمَّ نَزَلَ فَصَلَّى وَلَمْ يُصَلِّ لِلنَّاسِ يَوْمَئِذٍ الْجُمُعَةَ، فَذُكِرَ ذَلِكَ لِابْنِ عَبَّاسٍ فَقَالَ: أَصَابَ السُّنَّةَ</p>



<p class="wp-block-paragraph">“<em>Wahb bin Kaisan berkata: Pernah bertepatan dua hari raya pada masa Ibnu Zubair. Ia menunda keluar hingga matahari meninggi. Kemudian ia keluar lalu berkhutbah panjang, kemudian turun dan melaksanakan salat. Pada hari itu ia tidak melaksanakan salat Jumat bagi masyarakat. Hal itu kemudian diceritakan kepada Ibnu Abbas, lalu ia berkata: ‘Perbuatannya itu sesuai dengan sunnah</em>.’” (HR. an-Nasa’i dan Abu Dawud).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekilas, hadis tersebut memberi kesan bahwa ketika hari raya bertepatan dengan hari Jumat maka salat Jumat tidak perlu dilaksanakan lagi. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/idulfitri-jatuh-di-hari-jumat-ini-penjelasan-muhammadiyah-yang-bikin-banyak-orang-terkejut">Idulfitri Jatuh di Hari Jumat? Ini Penjelasan Muhammadiyah yang Bikin Banyak Orang Terkejut!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof. Dr. KH. Muhammas Amin Suma Terpilih sebagai Ketua Umum HISSI Periode 2025-2029</title>
		<link>https://www.seketika.com/prof-dr-kh-muhammas-amin-suma-terpilih-sebagai-ketua-umum-hissi-periode-2025-2029</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Sep 2024 03:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[HISSI]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Musyawarah Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19480</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prof-dr-kh-muhammas-amin-suma-terpilih-sebagai-ketua-umum-hissi-periode-2025-2029">Prof. Dr. KH. Muhammas Amin Suma Terpilih sebagai Ketua Umum HISSI Periode 2025-2029</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI) telah menghasilkan keputusan penting dengan terpilihnya Prof. Dr. KH. Muhammas Amin Suma, BA., S.H., M.A, MM sebagai Ketua Umum dan Ah Azharuddin Lathif, M.Ag, MH sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Pengurus Nasional (MPN) HISSI untuk periode 2025-2029.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemilihan Ketua Umum dan Sekjen MPN HISSI dilakukan melalui musyawarah mufakat oleh <strong>Tim Formatur</strong> yang terdiri dari lima anggota, termasuk:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Prof. Dr. KH. Muhammad Amin Suma (MPN)</li>



<li>Dr. Wahidudin Adams (MPN)</li>



<li>Prof. Dr. Euis Amalia M.Ag (MPN)</li>



<li>Prof. Dr. Qodariah (MPW Sumatera Selatan)</li>



<li>Prof. Dr. Mudzakkir (MPW NAD)</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">“Tim Formatur sepakat memilih Prof. Amin Suma sebagai Ketua Umum dan Azharuddin Lathif sebagai Sekjen HISSI periode 2025-2029,” ungkap Wahidudin Adams, perwakilan Tim Formatur, pada Sabtu (21/9/2024) di Syahida INN, UIN Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prof. Amin Suma sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum HISSI dan merupakan guru besar hukum Islam di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, di mana ia juga pernah menjabat sebagai dekan selama tiga periode. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Azharuddin Lathif adalah akademisi yang fokus pada Hukum Ekonomi Syariah di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta, serta aktif di Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prof-dr-kh-muhammas-amin-suma-terpilih-sebagai-ketua-umum-hissi-periode-2025-2029">Prof. Dr. KH. Muhammas Amin Suma Terpilih sebagai Ketua Umum HISSI Periode 2025-2029</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Guru Besar Baru Dikukuhkan UIN Walisongo Semarang</title>
		<link>https://www.seketika.com/6-guru-besar-baru-dikukuhkan-uin-walisongo-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 03:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Izzuddin]]></category>
		<category><![CDATA[guru besar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Islam]]></category>
		<category><![CDATA[ilmu falak]]></category>
		<category><![CDATA[kontribusi akademik]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Pengukuhan]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Walisongo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=17284</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/6-guru-besar-baru-dikukuhkan-uin-walisongo-semarang">6 Guru Besar Baru Dikukuhkan UIN Walisongo Semarang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Semarang &#8211; Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali mencatat sejarah dengan mengukuhkan enam <a href="https://www.seketika.com/?s=Guru+Besar&amp;post_type%5B%5D=post">Guru Besar</a> baru di Aula 2 Kampus 3 Gedung Prof. Tgk Ismail Yaqub. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Walisongo, Nizar, dan dihadiri oleh jajaran Senat, sivitas akademika, serta tamu undangan lainnya pada Rabu (24/07/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu momen bersejarah dalam pengukuhan ini adalah pengukuhan Ahmad Izzuddin sebagai <a href="https://www.seketika.com/?s=Guru+Besar&amp;post_type%5B%5D=post">Guru Besar</a> Ilmu Falak pertama di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Rektor UIN Walisongo, Nizar, menekankan bahwa pengukuhan <a href="https://www.seketika.com/?s=Guru+Besar&amp;post_type%5B%5D=post">Guru Besar</a> bukan hanya sekadar meraih gelar akademik tertinggi, tetapi juga merupakan komitmen untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Para Guru Besar baru ini diharapkan dapat menjadi panutan dan teladan bagi dosen dan mahasiswa, serta menjadi motor penggerak kemajuan UIN Walisongo dan bangsa Indonesia,&#8221; ujar Nizar. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan bahwa para <a href="https://www.seketika.com/?s=Guru+Besar&amp;post_type%5B%5D=post">Guru Besar</a> ini memiliki keahlian di bidang masing-masing, serta pengalaman panjang dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah yang diakui secara nasional dan internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Ahmad Zainul Hamdi, menyampaikan ucapan selamat kepada enam profesor yang dikukuhkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pengukuhan guru besar ini merupakan prestasi akademik yang luar biasa. Tidak semua akademisi mencapai Maqom Profesor karena proses seleksi yang sangat ketat. <a href="https://www.seketika.com/?s=Guru+Besar&amp;post_type%5B%5D=post">Guru Besar</a> menunjukkan kecintaan yang mendalam terhadap ilmu pengetahuan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut adalah enam <a href="https://www.seketika.com/?s=Guru+Besar&amp;post_type%5B%5D=post">Guru Besar</a> baru yang dikukuhkan:</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/6-guru-besar-baru-dikukuhkan-uin-walisongo-semarang">6 Guru Besar Baru Dikukuhkan UIN Walisongo Semarang</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanggapi Polemik Fatwa MUI Tentang Salam Lintas Agama, Pandangan Profesor Ahmad Tholabi</title>
		<link>https://www.seketika.com/tanggapi-polemik-fatwa-mui-tentang-salam-lintas-agama-pandangan-profesor-ahmad-tholabi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2024 03:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Tholabi Kharlie]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa MUI]]></category>
		<category><![CDATA[forum eksternum]]></category>
		<category><![CDATA[forum internum]]></category>
		<category><![CDATA[hukum Islam]]></category>
		<category><![CDATA[salam lintas agama]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=15115</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tanggapi-polemik-fatwa-mui-tentang-salam-lintas-agama-pandangan-profesor-ahmad-tholabi">Tanggapi Polemik Fatwa MUI Tentang Salam Lintas Agama, Pandangan Profesor Ahmad Tholabi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Salam lintas agama harus ditempatkan pada porsi yang tepat.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Guru Besar Hukum Islam UIN Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie, memberikan pandangannya terkait polemik Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai larangan salam lintas agama. Menurut Tholabi, masalah ini harus dilihat dari dua perspektif berbeda, yaitu arena internum dan eksternum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Profesor Tholabi menjelaskan bahwa polemik atas fatwa MUI tentang larangan salam lintas agama disebabkan oleh percampuran antara forum internum dan forum eksternum dalam menanggapi fatwa tersebut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa ada aspek yang bersifat internal bagi umat beragama dan ada juga yang bersifat eksternal atau antarumat beragama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Fatwa ini konteksnya ditujukan kepada internal umat Islam dan harus ditempatkan pada forum internal umat Islam,” ujar Tholabi di Jakarta, Sabtu (1/6/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta ini menegaskan bahwa fatwa tersebut tidak ditujukan dalam konteks eksternal umat Islam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tholabi menekankan bahwa menempatkan fatwa dalam forum eksternum atau ruang publik adalah hal yang tidak tepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tholabi menegaskan bahwa polemik muncul karena fatwa tersebut dibaca dan ditempatkan pada forum eksternum atau ruang publik. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tanggapi-polemik-fatwa-mui-tentang-salam-lintas-agama-pandangan-profesor-ahmad-tholabi">Tanggapi Polemik Fatwa MUI Tentang Salam Lintas Agama, Pandangan Profesor Ahmad Tholabi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
