<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mahkamah Konstitusi Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/mahkamah-konstitusi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/mahkamah-konstitusi</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Apr 2026 00:16:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Mahkamah Konstitusi Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/mahkamah-konstitusi</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hakim Baru MK Liliek Prisbawono Bikin Pernyataan Tegas Usai Disumpah Presiden Prabowo</title>
		<link>https://www.seketika.com/hakim-baru-mk-liliek-prisbawono-bikin-pernyataan-tegas-usai-disumpah-presiden-prabowo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2026 00:13:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar Usman]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Liliek Prisbawono]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35535</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/hakim-baru-mk-liliek-prisbawono-bikin-pernyataan-tegas-usai-disumpah-presiden-prabowo">Hakim Baru MK Liliek Prisbawono Bikin Pernyataan Tegas Usai Disumpah Presiden Prabowo</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>,&nbsp;Jakarta – Hakim Konstitusi Liliek Prisbawono Adi menegaskan komitmennya menjadikan integritas sebagai pedoman utama dalam menjalankan tugasnya ke depan. Hal tersebut disampaikan dalam keterangannya di hadapan awak media usai pengucapan sumpahnya sebagai hakim konstitusi yang disaksikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tentunya ini adalah perjuangan bagi saya untuk selalu meningkatkan integritas dan kapasitas saya sebagai hakim konstitusi,” ujar Liliek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengucapan sumpah Liliek sebagai hakim konstitusi dilakukan untuk menggantikan Anwar Usman yang telah mengakhiri masa tugasnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Liliek pun menyampaikan bahwa amanah tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar baginya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menjalankan tugas barunya, Liliek menekankan visi untuk mengawal konstitusi dengan menjunjung tinggi sifat kenegarawanan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, nilai tersebut menjadi panduan utama bagi hakim konstitusi dalam melaksanakan kewenangan dan tanggung jawabnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tentunya mengawal konstitusi Republik Indonesia, itu yang terutama. Tentu sifat kenegarawanan, itu yang menjadi panduan bagi kami sebagai hakim konstitusi,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada kesempatan yang sama, Liliek juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih, mohon doanya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab untuk mengawal konstitusi di Republik Indonesia,” ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/hakim-baru-mk-liliek-prisbawono-bikin-pernyataan-tegas-usai-disumpah-presiden-prabowo">Hakim Baru MK Liliek Prisbawono Bikin Pernyataan Tegas Usai Disumpah Presiden Prabowo</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi</title>
		<link>https://www.seketika.com/presiden-prabowo-lantik-adies-kadir-sebagai-hakim-konstitusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 08:13:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Adies Kadir]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Keppres]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33700</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/presiden-prabowo-lantik-adies-kadir-sebagai-hakim-konstitusi">Presiden Prabowo Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pengucapan sumpah Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi di Istana Negara Jakarta, pada Kamis, 5 Februari 2026. Pengangkatan Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi yang Diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Surat keputusan tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti. Selanjutnya, Adies Kadir mengucapkan sumpah sebagai Hakim Konstitusi di hadapan Presiden Prabowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” ujar Adies Kadir mengucapkan penggalan sumpah jabatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah mengucapkan sumpah, Adies Kadir menandatangani berita acara pengucapan sumpah jabatan Hakim Konstitusi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk diketahui, Adies Kadir telah ditetapkan menjadi hakim konstitusi dalam rapat paripurna DPR pada Selasa (27/1/2026) lalu. Adies Kadir menggantikan Arief Hidayat yang memasuki masa pensiun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan pengucapan sumpah jabatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang kemudian diikuti oleh para tamu undangan yang hadir. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut hadir dalam acara pelantikan yakni para pimpinan lembaga negara, para menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-eeca987eb16004ec5288025cba1500b2 wp-block-paragraph" style="color:#f9f6f6">(BPMI Setpres)</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/presiden-prabowo-lantik-adies-kadir-sebagai-hakim-konstitusi">Presiden Prabowo Lantik Adies Kadir sebagai Hakim Konstitusi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MK Tegas Tolak Uji Materi Nikah Beda Agama, Negara Tak Campur Urusan Sah atau Tidak Perkawinan</title>
		<link>https://www.seketika.com/mk-tegas-tolak-uji-materi-nikah-beda-agama-negara-tak-campur-urusan-sah-atau-tidak-perkawinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2026 04:51:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Perkawinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[MK]]></category>
		<category><![CDATA[Nikah Beda Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Materi]]></category>
		<category><![CDATA[UU Perkawinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33605</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mk-tegas-tolak-uji-materi-nikah-beda-agama-negara-tak-campur-urusan-sah-atau-tidak-perkawinan">MK Tegas Tolak Uji Materi Nikah Beda Agama, Negara Tak Campur Urusan Sah atau Tidak Perkawinan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menegaskan sikapnya terkait perkawinan beda agama. Dalam putusan yang dibacakan Senin, 2 Februari 2026, MK menolak seluruh permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, khususnya terkait pencatatan nikah beda agama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Putusan tersebut dibacakan langsung oleh Ketua MK Suhartoyo dalam sidang yang digelar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Amar putusan, mengadili, menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” ujar Suhartoyo saat membacakan putusan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permohonan uji materi ini diajukan oleh Muhammad Anugrah Firmansyah, warga negara Indonesia. Ia menggugat Pasal 2 ayat (1) UU Perkawinan yang menyatakan bahwa suatu perkawinan dinyatakan sah apabila dilakukan menurut hukum agama dan kepercayaan masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemohon menilai ketentuan tersebut menimbulkan persoalan bagi pasangan beda agama, khususnya dalam aspek pencatatan perkawinan oleh negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertimbangan hukumnya, Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur menegaskan bahwa dalil pemohon tidak memiliki dasar konstitusional yang cukup kuat untuk mengubah ketentuan yang telah berlaku selama ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mahkamah belum memiliki alasan yang kuat dan mendasar untuk bergeser dari pendirian dalam pertimbangan hukum putusan-putusan sebelumnya,” kata Ridwan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mk-tegas-tolak-uji-materi-nikah-beda-agama-negara-tak-campur-urusan-sah-atau-tidak-perkawinan">MK Tegas Tolak Uji Materi Nikah Beda Agama, Negara Tak Campur Urusan Sah atau Tidak Perkawinan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prof Susi Guru Besar Unpad: Putusan Progresif MK Jadi Penentu Selamatkan Kepercayaan Publik</title>
		<link>https://www.seketika.com/prof-susi-guru-besar-unpad-putusan-progresif-mk-jadi-penentu-selamatkan-kepercayaan-publik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2025 03:25:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Cipta Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Tata Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Kepercayaan publik]]></category>
		<category><![CDATA[Ketidakpatuhan Putusan MK]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Yudisial]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Prof Susi Dwi Harijanti]]></category>
		<category><![CDATA[Putusan Progresif MK]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31910</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prof-susi-guru-besar-unpad-putusan-progresif-mk-jadi-penentu-selamatkan-kepercayaan-publik">Prof Susi Guru Besar Unpad: Putusan Progresif MK Jadi Penentu Selamatkan Kepercayaan Publik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bandung &#8211; Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran, Prof Susi Dwi Harijanti, menilai rangkaian putusan progresif Mahkamah Konstitusi (MK) dalam beberapa waktu terakhir merupakan sinyal penting bagi upaya pemulihan kepercayaan publik. Menurutnya, MK sebelumnya berada pada “titik nadir”, dan kini tengah berupaya menunjukkan konsistensi dalam menjaga supremasi konstitusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan tersebut disampaikan Prof Susi dalam Media Gathering Komisi Yudisial (KY) bertema “Refleksi Dua Dekade Menjaga dan Menegakkan Integritas Hakim” di HARRIS Hotel &amp; Conventions Ciumbuleuit, Bandung, Jumat (14/11/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prof Susi menegaskan bahwa progresivitas putusan MK saat ini harus dijaga sebagai standar baru lembaga peradilan konstitusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Putusan progresif merupakan harapan publik. Jika konsistensi ini hilang, MK akan kembali dikritik,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, putusan-putusan progresif MK bukan hanya menjawab kebutuhan hukum yang berkembang, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memperbaiki relasi MK dengan masyarakat yang sempat terganggu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prof Susi menilai peningkatan kualitas putusan MK tidak cukup hanya bergantung pada hakim konstitusi. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prof-susi-guru-besar-unpad-putusan-progresif-mk-jadi-penentu-selamatkan-kepercayaan-publik">Prof Susi Guru Besar Unpad: Putusan Progresif MK Jadi Penentu Selamatkan Kepercayaan Publik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>270 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024 Akan Dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/270-kepala-daerah-hasil-pilkada-serentak-2024-akan-dilantik-presiden-prabowo-subianto-pada-6-februari-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jan 2025 09:11:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan Kepala Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelantikan Kepala Daerah 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Serentak 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Rano Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23524</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/270-kepala-daerah-hasil-pilkada-serentak-2024-akan-dilantik-presiden-prabowo-subianto-pada-6-februari-2025">270 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024 Akan Dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengumumkan bahwa sekitar 270 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 6 Februari 2025 di Istana Kepresidenan, Jakarta. Pelantikan ini merupakan bagian dari pelantikan pertama yang akan mencakup kepala daerah yang hasil pemilihannya tidak bersengketa dan tidak digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bima Arya mengungkapkan hal tersebut melalui keterangan resmi pada Rabu, 22 Januari 2025, dan menegaskan bahwa pelantikan akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, khususnya Pasal 164B yang mengatur tentang pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bima juga memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melantik para kepala daerah sesuai dengan peraturan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelantikan kepala daerah Pilkada Serentak 2024 akan dilakukan dalam tiga gelombang atau termin. Gelombang pertama akan mencakup kepala daerah yang pemilihannya tidak bersengketa, sementara gelombang kedua untuk kepala daerah dengan hasil pemilihan yang gugatannya ditolak atau dibatalkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gelombang ketiga akan mencakup kepala daerah yang hasil pemilihannya diterima oleh MK, yang kemudian akan melakukan pemungutan suara ulang atau Pilkada ulang.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/270-kepala-daerah-hasil-pilkada-serentak-2024-akan-dilantik-presiden-prabowo-subianto-pada-6-februari-2025">270 Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024 Akan Dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahkamah Konstitusi Terima 300 Gugatan Pilkada 2024, Ahmad Irawan Harap Sengketa Selesai</title>
		<link>https://www.seketika.com/mahkamah-konstitusi-terima-300-gugatan-pilkada-2024-ahmad-irawan-harap-sengketa-selesai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 21:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Irawan]]></category>
		<category><![CDATA[Bawaslu]]></category>
		<category><![CDATA[Gugatan Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi II DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[KPU]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Perselisihan Hasil Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[PHPKADA 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Sengketa Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Noken Papua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22434</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mahkamah-konstitusi-terima-300-gugatan-pilkada-2024-ahmad-irawan-harap-sengketa-selesai">Mahkamah Konstitusi Terima 300 Gugatan Pilkada 2024, Ahmad Irawan Harap Sengketa Selesai</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima hampir 300 gugatan terkait Pilkada 2024, termasuk perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah (PHPKADA) 2024. Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan, berharap keputusan MK dapat menjadi solusi akhir dalam menyelesaikan sengketa Pilkada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya berharap apa yang dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi menjadi akhir dari sengketa Pilkada 2024. Oleh karena itu, MK harus hati-hati dalam memutuskan, karena apapun putusannya harus diterima oleh para pihak yang bersengketa,&#8221; kata Ahmad Irawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/12/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan informasi yang tercatat di situs resmi MK, per Kamis (12/12/2024), terdapat 275 permohonan sengketa hasil Pilkada 2024. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam daftar tersebut, tercatat 15 permohonan sengketa Pilgub, 213 permohonan sengketa Pilkada bupati, dan 47 permohonan sengketa Pilkada wali kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ahmad Irawan mengungkapkan keyakinannya terhadap kemampuan MK dalam menangani sengketa Pilkada 2024. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengungkapkan bahwa pengalaman panjang MK dalam menyelesaikan sengketa Pemilu akan membantu proses penanganan perselisihan Pilkada 2024 menjadi lebih baik dan efisien.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mahkamah-konstitusi-terima-300-gugatan-pilkada-2024-ahmad-irawan-harap-sengketa-selesai">Mahkamah Konstitusi Terima 300 Gugatan Pilkada 2024, Ahmad Irawan Harap Sengketa Selesai</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MK Uji UU No. 1 Tahun 2023: Kontroversi Pasal Penghinaan Presiden</title>
		<link>https://www.seketika.com/mk-uji-uu-no-1-tahun-2023-kontroversi-pasal-penghinaan-presiden</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2024 02:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Pidana]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan berpendapat]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Penghinaan Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[UU No. 1 Tahun 2023]]></category>
		<category><![CDATA[UUD 1945]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20500</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mk-uji-uu-no-1-tahun-2023-kontroversi-pasal-penghinaan-presiden">MK Uji UU No. 1 Tahun 2023: Kontroversi Pasal Penghinaan Presiden</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar sidang perdana untuk menguji materiil Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terhadap Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945). Sidang ini akan berfokus pada pasal penghinaan kepada Presiden, dengan agenda Pemeriksaan Pendahuluan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Permohonan yang terdaftar dengan nomor perkara 143/PUU-XXII/2024 diajukan oleh Muhammad Amir Rahayaan dan dua rekannya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut siaran pers MK pada Selasa (15/10/2024), Para Pemohon menilai bahwa Pasal 218 dan Pasal 219 UU No. 1 Tahun 2023 tidak sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pasal 218 ayat (1) menetapkan bahwa individu yang menyerang kehormatan atau martabat Presiden atau Wakil Presiden di muka umum dapat dikenakan pidana penjara hingga 3 tahun 6 bulan atau denda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ayat (2) menyebutkan bahwa tindakan tersebut tidak dianggap sebagai penghinaan jika dilakukan untuk kepentingan umum atau sebagai pembelaan diri. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Pasal 219 mengatur hukuman pidana hingga 4 tahun 6 bulan bagi mereka yang menyebarluaskan tulisan atau gambar yang menghina Presiden atau Wakil Presiden melalui media informasi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mk-uji-uu-no-1-tahun-2023-kontroversi-pasal-penghinaan-presiden">MK Uji UU No. 1 Tahun 2023: Kontroversi Pasal Penghinaan Presiden</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Politik Gentong Babi dan Dinasti: Mengurai Dinamika Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia Menjelang 2024</title>
		<link>https://www.seketika.com/politik-gentong-babi-dan-dinasti-mengurai-dinamika-pemilihan-kepala-daerah-di-indonesia-menjelang-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 21:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Demonstrasi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[DPR Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Integritas Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Izzudin Haq]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilihan Gubernur DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pencalonan Kepala Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Polarisasi Pemilih]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Gentong Babi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18831</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/politik-gentong-babi-dan-dinasti-mengurai-dinamika-pemilihan-kepala-daerah-di-indonesia-menjelang-2024">Politik Gentong Babi dan Dinasti: Mengurai Dinamika Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia Menjelang 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Politik – Baru-baru ini, Indonesia mengalami gelombang demonstrasi besar yang dipicu oleh keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang persyaratan pencalonan kepala daerah. Banyak orang melihat keputusan ini sebagai langkah yang kontroversial karena diduga akan diubah oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk memuluskan jalan bagi Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo, agar bisa maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keputusan ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat bahwa ada upaya untuk mengubah aturan demi kepentingan politik keluarga presiden.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Demonstrasi ini menunjukkan ketidakpuasan masyarakat terhadap indikasi bahwa lembaga-lembaga negara seperti MK dan DPR semakin terpengaruh oleh kepentingan politik tertentu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi ini mencerminkan ketidakpercayaan yang semakin meluas terhadap integritas demokrasi di Indonesia, terutama dalam hal pemilu yang seharusnya berlangsung adil dan bebas dari campur tangan politik yang berlebihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Politik Gentong Babi dan Polarisasi Pemilih</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konteks politik gentong babi, Woo Chang Kang dalam penelitiannya &#8220;Presidential Pork Barrel Politics with Polarized Voters&#8221; mengeksplorasi bagaimana presiden di Amerika Serikat mengalokasikan dana federal untuk menarik dukungan di daerah-daerah tertentu, terutama yang dikuasai oposisi, selama masa kampanye pemilihan ulang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa presiden cenderung memberikan lebih banyak dana kepada kabupaten yang tidak mendukung mereka dalam pemilu sebelumnya, terutama di negara bagian yang kompetitif.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/politik-gentong-babi-dan-dinasti-mengurai-dinamika-pemilihan-kepala-daerah-di-indonesia-menjelang-2024">Politik Gentong Babi dan Dinasti: Mengurai Dinamika Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia Menjelang 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPU RI Tegaskan Kepatuhan terhadap Putusan MK untuk Pilkada 2024</title>
		<link>https://www.seketika.com/kpu-ri-tegaskan-kepatuhan-terhadap-putusan-mk-untuk-pilkada-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2024 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ambang Batas Pencalonan]]></category>
		<category><![CDATA[Demo RUU Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye di Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[KPU RI]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan KPU]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Syarat Usia Calon Kepala Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18388</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpu-ri-tegaskan-kepatuhan-terhadap-putusan-mk-untuk-pilkada-2024">KPU RI Tegaskan Kepatuhan terhadap Putusan MK untuk Pilkada 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai syarat usia calon kepala daerah dan ambang batas pencalonan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, dalam keterangan resminya pada Kamis, 22 Agustus 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, yang akrab disapa Afif, menegaskan bahwa putusan MK harus dipatuhi hingga tahap penetapan pasangan calon. “Dipedomani terus, sampai penetapan paslon,” ujar Afif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan bahwa kepatuhan terhadap putusan MK tidak hanya berlaku saat pendaftaran calon tetapi juga sepanjang proses pemilihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Putusan MK yang dimaksud meliputi Putusan Nomor 70/PUU-XXII/2024 dan Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Putusan Nomor 70/PUU-XXII/2024: MK menegaskan bahwa syarat usia calon kepala daerah, sebagaimana diatur dalam Pasal 7 ayat (2) huruf e UU Pilkada, harus dihitung sejak penetapan pasangan calon, bukan saat pelantikan kepala daerah. Hal ini memastikan calon kepala daerah memenuhi syarat usia yang relevan pada saat penetapan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024: MK mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah dengan membatalkan Pasal 40 ayat (3) UU Pilkada dan menyatakan Pasal 40 ayat (1) UU Pilkada inkonstitusional bersyarat. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kpu-ri-tegaskan-kepatuhan-terhadap-putusan-mk-untuk-pilkada-2024">KPU RI Tegaskan Kepatuhan terhadap Putusan MK untuk Pilkada 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Revisi UU Pilkada Batal Disahkan, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Umumkan</title>
		<link>https://www.seketika.com/revisi-uu-pilkada-batal-disahkan-wakil-ketua-dpr-ri-sufmi-dasco-ahmad-umumkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Aug 2024 07:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Demo UU Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Pembatalan RUU Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran Calon Kepala Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Politik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Revisi UU Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Sufmi Dasco Ahmad]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18385</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/revisi-uu-pilkada-batal-disahkan-wakil-ketua-dpr-ri-sufmi-dasco-ahmad-umumkan">Revisi UU Pilkada Batal Disahkan, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Umumkan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengumumkan bahwa pengesahan Revisi Undang-Undang Pilkada batal dilakukan di DPR. Rapat Paripurna yang dijadwalkan pada hari Kamis, 22 Agustus 2024, seharusnya mengesahkan RUU Pilkada. Namun, karena rapat tidak memenuhi kuorum, pengesahan RUU tersebut dibatalkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pada hari ini, 22 Agustus 2024, pukul 10.00 WIB, setelah mengalami penundaan selama 30 menit, kami telah diketok bahwa revisi UU Pilkada tidak dapat dilaksanakan. Artinya, hari ini revisi undang-undang Pilkada batal dilaksanakan,&#8221; ungkap Sufmi Dasco Ahmad dalam konferensi pers di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan tidak disahkannya RUU Pilkada, aturan yang akan berlaku untuk pendaftaran calon kepala daerah yang dijadwalkan pada Selasa, 27 Agustus 2024, akan mengacu pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai Pilkada.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“&#8221;Kami tegaskan sekali lagi karena kita patuh dan taat dan tunduk pada aturan yang berlaku, pada saat pendaftaran nanti karena RUU Pilkada belum disahkan menjadi undang-undang, maka yang berlaku adalah hasil keputusan mahkamah konstitusi judicial review yang diajukan oleh Partai Buruh dan Partai Gelora,” jelas Dasco, yang juga merupakan Politisi dari Fraksi Partai Gerindra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dasco menjelaskan bahwa proses revisi UU Pilkada tidak dilakukan secara mendadak. Proses revisi UU ini telah dimulai sejak Januari 2024 dan berlangsung secara perlahan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/revisi-uu-pilkada-batal-disahkan-wakil-ketua-dpr-ri-sufmi-dasco-ahmad-umumkan">Revisi UU Pilkada Batal Disahkan, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad Umumkan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
