<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengusaha Jakarta Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/pengusaha-jakarta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/pengusaha-jakarta</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Dec 2025 10:03:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Pengusaha Jakarta Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/pengusaha-jakarta</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>UMP Jakarta 2026 Resmi Rp5,72 Juta, Naik di Atas Inflasi</title>
		<link>https://www.seketika.com/ump-jakarta-2026-resmi-rp572-juta-naik-di-atas-inflasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2025 10:03:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan UMP]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[PP 49 Tahun 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[UMP DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[UMP Jakarta 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum Provinsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32780</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ump-jakarta-2026-resmi-rp572-juta-naik-di-atas-inflasi">UMP Jakarta 2026 Resmi Rp5,72 Juta, Naik di Atas Inflasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta tahun 2026 sebesar Rp5.729.876. Penetapan UMP Jakarta 2026 ini disepakati melalui rapat Dewan Pengupahan Provinsi yang melibatkan unsur pemerintah, serikat pekerja, dan asosiasi pengusaha.</p>



<p>Pengumuman tersebut disampaikan Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/12). Ia menegaskan bahwa keputusan kenaikan UMP DKI Jakarta 2026 telah melalui pembahasan panjang dan mempertimbangkan berbagai aspek ekonomi serta kesejahteraan pekerja.</p>



<p>“Setelah rapat beberapa kali di Dewan Pengupahan antara buruh, pengusaha, dan Pemerintah DKI Jakarta, telah disepakati untuk kenaikan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta atau UMP tahun 2026 sebesar Rp5.729.876,” ujar Pramono.</p>



<p>Pramono menjelaskan, penetapan UMP 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 yang menjadi pedoman nasional dalam penentuan upah minimum. </p>



<p>Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta kemudian menindaklanjuti aturan tersebut melalui serangkaian rapat untuk mencapai kesepakatan bersama.</p>



<p>“Kami mengapresiasi serikat pekerja dan asosiasi pengusaha yang duduk bersama pemerintah,” kata Pramono.</p>



<p>Pramono, yang akrab disapa Pram, menegaskan bahwa kenaikan UMP Jakarta tidak hanya berorientasi pada angka, tetapi juga harus mencerminkan keseimbangan antara kesejahteraan pekerja, tantangan dunia usaha, serta keberlanjutan ekonomi Jakarta.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ump-jakarta-2026-resmi-rp572-juta-naik-di-atas-inflasi">UMP Jakarta 2026 Resmi Rp5,72 Juta, Naik di Atas Inflasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UMP DKI 2025, DPRD Ingatkan Risiko PHK Jika Kenaikan Dipaksakan</title>
		<link>https://www.seketika.com/ump-dki-2025-dprd-ingatkan-risiko-phk-jika-kenaikan-dipaksakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 08:13:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD DKI Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi DKI]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Upah]]></category>
		<category><![CDATA[Kenaikan UMP]]></category>
		<category><![CDATA[M Taufik Zoelkifli]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[PHK dan usaha kecil]]></category>
		<category><![CDATA[UMP DKI 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Upah Minimum Provinsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=32099</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ump-dki-2025-dprd-ingatkan-risiko-phk-jika-kenaikan-dipaksakan">UMP DKI 2025, DPRD Ingatkan Risiko PHK Jika Kenaikan Dipaksakan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M Taufik Zoelkifli (MTZ), meminta penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2025 dilakukan secara seimbang. Ia menekankan bahwa kebijakan UMP harus mampu melindungi hak buruh sekaligus menjaga keberlangsungan usaha, terutama bagi perusahaan yang tengah beradaptasi dengan kondisi ekonomi saat ini.</p>



<p>Pernyataan tersebut ia sampaikan menanggapi kembali mencuatnya tuntutan kenaikan UMP dari kalangan buruh maupun pengusaha.</p>



<p>MTZ menjelaskan, setiap memasuki pembahasan UMP, buruh biasanya mengajukan kenaikan yang cukup tinggi. </p>



<p>Namun ia mengingatkan bahwa pemerintah dan DPRD harus mengambil posisi seimbang agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan dampak negatif terhadap perekonomian daerah.</p>



<p>“Seperti biasa, buruh akan mengusulkan kenaikan yang cukup tinggi. Tapi dari sisi DPRD dan pemerintah, kita harus melihat secara seimbang. Kalau UMP naik terlalu tinggi, apakah tidak berpotensi membuat ekonomi terganggu? Misalnya perusahaan tutup atau tidak mampu bertahan,” ujarnya, Sabtu (22/11).</p>



<p>MTZ menekankan bahwa kesiapan pengusaha menjadi faktor penting sebelum pemerintah menetapkan besaran UMP. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ump-dki-2025-dprd-ingatkan-risiko-phk-jika-kenaikan-dipaksakan">UMP DKI 2025, DPRD Ingatkan Risiko PHK Jika Kenaikan Dipaksakan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
