<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ruang digital aman Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/ruang-digital-aman/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/ruang-digital-aman</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Oct 2025 03:52:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>ruang digital aman Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/ruang-digital-aman</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada! Memotret di Tempat Umum Kini Bisa Langgar Hukum, Ini Penjelasan Kementerian Komdigi</title>
		<link>https://www.seketika.com/waspada-memotret-di-tempat-umum-kini-bisa-langgar-hukum-ini-penjelasan-kementerian-komdigi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 03:52:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Etika Fotografi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Fotografi Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Hak atas Citra Diri]]></category>
		<category><![CDATA[hukum privasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[literasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[Pelindungan Data Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[ruang digital aman]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<category><![CDATA[UU PDP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31396</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/waspada-memotret-di-tempat-umum-kini-bisa-langgar-hukum-ini-penjelasan-kementerian-komdigi">Waspada! Memotret di Tempat Umum Kini Bisa Langgar Hukum, Ini Penjelasan Kementerian Komdigi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa seluruh kegiatan pengambilan gambar atau aktivitas fotografi di ruang publik wajib mematuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga etika fotografi digital dan melindungi hak privasi warga negara di ruang siber.</p>



<p>Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa setiap kegiatan pemotretan maupun publikasi foto harus memperhatikan aspek hukum dan etika pelindungan data pribadi.</p>



<p>“Foto seseorang, terutama yang menampilkan wajah atau ciri khas individu, termasuk kategori data pribadi karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi seseorang secara spesifik. Foto yang menampilkan wajah seseorang termasuk data pribadi dan tidak boleh disebarkan tanpa izin,” ujar Alexander di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (29/10/2025).</p>



<p>Menurut Alexander, ketentuan tersebut penting untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi dalam bentuk foto, terutama di era digital saat konten visual dengan cepat tersebar di media sosial.<br></p>



<p>Ia menegaskan bahwa setiap pemrosesan data pribadi mulai dari pengambilan, penyimpanan, hingga penyebarluasan harus memiliki dasar hukum yang jelas, termasuk persetujuan eksplisit dari subjek data.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/waspada-memotret-di-tempat-umum-kini-bisa-langgar-hukum-ini-penjelasan-kementerian-komdigi">Waspada! Memotret di Tempat Umum Kini Bisa Langgar Hukum, Ini Penjelasan Kementerian Komdigi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meutya Hafid Raih Bintang Mahaputera: Bukti Nyata Perlindungan Anak di Era Digital</title>
		<link>https://www.seketika.com/meutya-hafid-raih-bintang-mahaputera-bukti-nyata-perlindungan-anak-di-era-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 08:36:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[bintang mahaputera utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Komunikasi dan Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Meutya Hafid]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Anak Digital]]></category>
		<category><![CDATA[PP Tunas]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[regulasi digital indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[ruang digital aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29649</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/meutya-hafid-raih-bintang-mahaputera-bukti-nyata-perlindungan-anak-di-era-digital">Meutya Hafid Raih Bintang Mahaputera: Bukti Nyata Perlindungan Anak di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Menkomdigi), Meutya Hafid, menerima anugerah Bintang Mahaputera Utama dari Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8/2025).</p>



<p>Penghargaan bergengsi ini diberikan atas jasa besar Menkomdigi Meutya Hafid dalam melahirkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS).</p>



<p>PP TUNAS merupakan regulasi strategis yang menjadi fondasi dalam menciptakan ruang digital yang aman, ramah anak, serta bebas dari konten negatif, penyalahgunaan data, dan risiko eksploitasi terhadap anak-anak Indonesia.</p>



<p>Dalam prosesi penganugerahan, Meutya Hafid tampil anggun mengenakan kebaya polos cokelat emas dan kain jarik batik cokelat. Ia didampingi sang suami, Noer Fajrieansyah, saat menerima langsung selempang dan pin Bintang Mahaputera Utama dari Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p>Pemberian tanda kehormatan negara ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor: 73, 74, 75, 76, 77, dan 78 TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan.</p>



<p>Selain Meutya Hafid, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Angga Raka Prabowo, turut dianugerahi Bintang Mahaputera Pratama atas kontribusinya dalam memperkuat ekosistem komunikasi dan digital nasional.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/meutya-hafid-raih-bintang-mahaputera-bukti-nyata-perlindungan-anak-di-era-digital">Meutya Hafid Raih Bintang Mahaputera: Bukti Nyata Perlindungan Anak di Era Digital</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
