<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sepak bola Italia Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/sepak-bola-italia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/sepak-bola-italia</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Sep 2026 04:02:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>sepak bola Italia Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/sepak-bola-italia</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Como vs Leipzig 4-1: Debut Bersejarah Cesc Fabregas Dihiasi Gol dan Air Mata Bahagia Suporter Senior</title>
		<link>https://www.seketika.com/como-vs-leipzig-4-1-debut-bersejarah-cesc-fabregas-dihiasi-gol-dan-air-mata-bahagia-suporter-senior</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 04:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Cesc Fabregas]]></category>
		<category><![CDATA[Como]]></category>
		<category><![CDATA[Leipzig]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Martin Baturina]]></category>
		<category><![CDATA[Nico Paz]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<category><![CDATA[UCL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=37130</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/como-vs-leipzig-4-1-debut-bersejarah-cesc-fabregas-dihiasi-gol-dan-air-mata-bahagia-suporter-senior">Como vs Leipzig 4-1: Debut Bersejarah Cesc Fabregas Dihiasi Gol dan Air Mata Bahagia Suporter Senior</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noopener">Seketika.com</a>, Bola – Como membuka perjalanan mereka di Liga Champions dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Leipzig pada Kamis (10/9/2026). MalComo mencatat awal sempurna dalam debut mereka di Liga Champions. Bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia,am bersejarah itu semakin emosional karena klub mengundang suporter senior untuk menyaksikan langsung debut di kompetisi elite Eropa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Como mencatat awal sempurna dalam debut mereka di Liga Champions. Bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como menaklukkan Leipzig dengan skor 4-1.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Martin Baturina menjadi pemain yang membuka pesta gol Como pada menit ke-15. Setelah itu, Anastasios Douvikas, Assane Diao, dan Máximo Perrone turut mencatatkan nama mereka di papan skor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenangan tersebut menjadi momen istimewa bagi klub yang baru pertama kali tampil di Liga Champions. Pelatih Cesc Fabregas pun menyebut pertandingan tersebut sebagai malam bersejarah bagi Como.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Debut Como tidak hanya dirayakan karena hasil pertandingan. Klub juga membuat keputusan khusus untuk melibatkan generasi suporter senior dalam momen bersejarah tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Mirwan Suwarso bersama sejumlah direktur Como menyerahkan kursi mereka kepada pendukung yang lahir pada 1950 atau sebelumnya. Langkah itu memungkinkan para penggemar senior menyaksikan langsung pertandingan yang tiketnya telah habis terjual.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapasitas Stadion Giuseppe Sinigaglia sendiri berada di kisaran 10.000 penonton karena venue tersebut sedang menjalani penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan Liga Champions.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Como, kemenangan ini juga menjadi buah dari perkembangan klub dalam beberapa musim terakhir. Fabregas berhasil membawa tim finis di peringkat keempat Serie A musim lalu, melewati Juventus dan AC Milan dalam perebutan tiket terakhir menuju Liga Champions.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Como langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak pertandingan dimulai. Pada menit ke-15, Martin Baturina mencetak gol pertama Como dalam sejarah penampilan mereka di Liga Champions.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesnya berawal dari kombinasi Baturina dan Douvikas. Setelah menerima bola dari sisi kanan dan menyambut umpan silang yang berubah arah, Baturina tetap mampu mengontrol situasi sebelum melepaskan tembakan ke pojok kiri bawah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gol tersebut langsung disambut meriah oleh suporter tuan rumah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menjelang babak pertama berakhir, giliran Douvikas yang mencatatkan namanya di papan skor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Baturina membalas kontribusi rekannya dengan mengirim umpan terobosan dari area tengah lapangan. Douvikas kemudian melewati pengawalan pemain Leipzig dan menyelesaikan. Como tidak mengendur setelah turun minum. Pada menit ke-54, serangan balik peluang dengan tenang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Como memasuki jeda dengan keunggulan dua gol.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Como tidak mengendur setelah turun minum. Pada menit ke-54, serangan balik cepat menghasilkan gol ketiga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Douvikas dan Nico Paz memainkan kombinasi umpan satu sentuhan sebelum bola diarahkan kepada Assane Diao di sisi kanan. Diao kemudian bergerak ke dalam dan melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri bawah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Leipzig sempat memberikan respons melalui gol gelandang Andrija Maksimović. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Como akhirnya kembali menjauh melalui Máximo Perrone.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nico Paz menjadi penghubung penting dalam terciptanya gol keempat tersebut. Umpan apiknya berhasil dimanfaatkan Perrone untuk memastikan Como mengakhiri debut Liga Champions dengan kemenangan 4-1.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil Como vs Leipzig ini sekaligus memberikan awal yang sangat positif bagi perjalanan Como di kompetisi Eropa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fabregas mengingatkan para pemain dan seluruh klub agar tidak terbawa euforia. Menurutnya, keberhasilan tampil di Liga Champions merupakan hasil kerja keras musim sebelumnya, tetapi Como tetap harus menjaga identitas dan kerendahan hati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi Baturina, kemenangan ini menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Ia juga percaya keberhasilan tersebut dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat Como.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/como-vs-leipzig-4-1-debut-bersejarah-cesc-fabregas-dihiasi-gol-dan-air-mata-bahagia-suporter-senior">Como vs Leipzig 4-1: Debut Bersejarah Cesc Fabregas Dihiasi Gol dan Air Mata Bahagia Suporter Senior</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gol Telat Politano Selamatkan Napoli! Milan Tumbang, Perburuan Gelar Serie A Makin Panas</title>
		<link>https://www.seketika.com/gol-telat-politano-selamatkan-napoli-milan-tumbang-perburuan-gelar-serie-a-makin-panas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2026 00:12:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[AC Milan]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pertandingan]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Klasemen Serie A]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Matteo Politano]]></category>
		<category><![CDATA[Napoli vs Milan]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35428</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gol-telat-politano-selamatkan-napoli-milan-tumbang-perburuan-gelar-serie-a-makin-panas">Gol Telat Politano Selamatkan Napoli! Milan Tumbang, Perburuan Gelar Serie A Makin Panas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – Pertandingan panas antara Napoli dan AC Milan berakhir dramatis pada laga lanjutan Serie A, Senin (6/4/2026). Gol telat dari Matteo Politano menjadi penentu kemenangan Napoli dengan skor tipis 1-0.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Napoli berhasil mengamankan tiga poin penting lewat gol semata wayang di menit akhir yang dicetak Politano, memecah kebuntuan dalam laga yang berlangsung ketat dan minim peluang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gol kemenangan dicetak oleh Matteo Politano, yang masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Leonardo Spinazzola. Sementara itu, AC Milan gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu pertandingan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertandingan berlangsung pada Senin dalam lanjutan kompetisi Serie A musim ini, di tengah ketatnya persaingan papan atas klasemen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenangan ini krusial bagi Napoli untuk menjaga asa dalam perburuan gelar. Sebelum laga, Napoli berada di posisi ketiga, tertinggal satu poin dari Milan dan 10 poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejak awal, kedua tim tampil hati-hati tanpa banyak kreativitas. Minimnya peluang bersih membuat pertandingan berjalan datar. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-79 saat Politano melepaskan tembakan rendah setelah lini belakang Milan gagal mengantisipasi umpan silang dari sisi kiri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisa waktu, Milan meningkatkan intensitas serangan. Namun, rapatnya pertahanan Napoli membuat upaya mereka selalu kandas hingga peluit panjang dibunyikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil ini membuat Napoli kini memangkas jarak menjadi tujuh poin dari Inter Milan dengan tujuh pertandingan tersisa. Sementara itu, AC Milan harus turun ke posisi ketiga dan tertinggal lebih jauh dalam perebutan gelar.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gol-telat-politano-selamatkan-napoli-milan-tumbang-perburuan-gelar-serie-a-makin-panas">Gol Telat Politano Selamatkan Napoli! Milan Tumbang, Perburuan Gelar Serie A Makin Panas</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Como Singkirkan Juara Italia Napoli Lewat Drama 14 Penalti, Fabregas Ukir Sejarah 40 Tahun di Coppa Italia</title>
		<link>https://www.seketika.com/como-singkirkan-juara-italia-napoli-lewat-drama-14-penalti-fabregas-ukir-sejarah-40-tahun-di-coppa-italia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 02:35:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Cesc Fabregas]]></category>
		<category><![CDATA[Como 1907]]></category>
		<category><![CDATA[Coppa Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Jean Butez]]></category>
		<category><![CDATA[Martin Baturina]]></category>
		<category><![CDATA[Napoli tersingkir]]></category>
		<category><![CDATA[Napoli vs Como]]></category>
		<category><![CDATA[Semifinal Coppa Italia]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33872</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/como-singkirkan-juara-italia-napoli-lewat-drama-14-penalti-fabregas-ukir-sejarah-40-tahun-di-coppa-italia">Como Singkirkan Juara Italia Napoli Lewat Drama 14 Penalti, Fabregas Ukir Sejarah 40 Tahun di Coppa Italia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – Como 1907 menciptakan salah satu kejutan terbesar di Coppa Italia musim ini setelah menyingkirkan juara Italia, Napoli, melalui adu penalti dramatis dengan skor 7-6, Selasa (10/2/2026). Kemenangan bersejarah ini memastikan langkah Como ke semifinal untuk pertama kalinya dalam 40 tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim asuhan Cesc Fabregas menunjukkan mental baja di Stadion Diego Armando Maradona. Setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit, laga ditentukan lewat adu penalti menegangkan hingga babak sudden death.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Como membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-39. Martin Baturina sukses mengeksekusi penalti yang didapat setelah Ivan Smolčić dilanggar di kotak terlarang. Gol tersebut menjadi yang kelima bagi Baturina musim ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Napoli merespons setelah jeda. Antonio Vergara mencetak gol penyeimbang di babak kedua, memaksa pertandingan berlanjut hingga waktu normal berakhir dengan skor 1-1.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tuan rumah nyaris memastikan kemenangan sebelum peluit panjang. Sundulan Amir Rrahmani hampir menjebol gawang Como, namun berhasil disapu tepat di garis gawang momen krusial yang menjaga asa tim tamu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam babak tos-tosan, ketegangan memuncak. Romelu Lukaku lebih dulu gagal mencetak gol untuk Napoli, sementara Maximo Perrone juga sempat gagal di kubu Como.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun Como tampil lebih efektif dengan mencetak 7 dari 8 penalti mereka. Momen penentuan hadir saat tendangan Stanislav Lobotka di babak sudden death ditepis gemilang oleh kiper Jean Butez. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/como-singkirkan-juara-italia-napoli-lewat-drama-14-penalti-fabregas-ukir-sejarah-40-tahun-di-coppa-italia">Como Singkirkan Juara Italia Napoli Lewat Drama 14 Penalti, Fabregas Ukir Sejarah 40 Tahun di Coppa Italia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inter Milan Singkirkan Torino 2-1 di Coppa Italia: San Siro Tutup, Nerazzurri Tetap Tancap Gas ke Semifinal</title>
		<link>https://www.seketika.com/inter-milan-singkirkan-torino-2-1-di-coppa-italia-san-siro-tutup-nerazzurri-tetap-tancap-gas-ke-semifinal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 03:05:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Coppa Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Coppa Italia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Coppa Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Inter vs Torino]]></category>
		<category><![CDATA[Nerazzurri]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Torino FC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=33657</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/inter-milan-singkirkan-torino-2-1-di-coppa-italia-san-siro-tutup-nerazzurri-tetap-tancap-gas-ke-semifinal">Inter Milan Singkirkan Torino 2-1 di Coppa Italia: San Siro Tutup, Nerazzurri Tetap Tancap Gas ke Semifinal</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – Inter Milan memastikan diri sebagai tim pertama yang lolos ke semifinal Coppa Italia 2025/2026 usai menundukkan Torino dengan skor 2-1 pada laga perempat final. Bermain di stadion netral Stadio Brianteo (U-Power Stadium), Monza, Nerazzurri tetap tampil solid meski melakukan banyak rotasi akibat badai cedera.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inter membuka keunggulan pada menit ke-35 melalui sundulan jarak dekat Ange-Yoan Bonny, memanfaatkan kelengahan lini belakang Torino. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keunggulan tersebut bertambah cepat setelah turun minum, tepatnya pada menit ke-47, ketika gelandang Prancis Andy Diouf mencetak gol kedua Inter lewat penyelesaian klinis di kotak penalti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Torino sempat memberi perlawanan. Penyerang Kroasia Sandro Kulenovic memperkecil ketertinggalan pada menit ke-57, membuat laga kembali hidup. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Inter Milan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laga ini digelar di stadion netral karena San Siro tidak dapat digunakan, menyusul persiapan Olimpiade Musim Dingin Milan–Cortina 2026. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski kehilangan keuntungan bermain di kandang sendiri, Inter tetap tampil dominan dan efektif.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/inter-milan-singkirkan-torino-2-1-di-coppa-italia-san-siro-tutup-nerazzurri-tetap-tancap-gas-ke-semifinal">Inter Milan Singkirkan Torino 2-1 di Coppa Italia: San Siro Tutup, Nerazzurri Tetap Tancap Gas ke Semifinal</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AC Milan Pecat Conceicao! Allegri Kembali Usai Musim Tragis Rossoneri</title>
		<link>https://www.seketika.com/ac-milan-pecat-conceicao-allegri-kembali-usai-musim-tragis-rossoneri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 02:32:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[AC Milan]]></category>
		<category><![CDATA[berita bola]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Massimiliano Allegri]]></category>
		<category><![CDATA[Rossoneri]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Sergio Conceicao]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer Pelatih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=27452</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ac-milan-pecat-conceicao-allegri-kembali-usai-musim-tragis-rossoneri">AC Milan Pecat Conceicao! Allegri Kembali Usai Musim Tragis Rossoneri</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – <a href="https://www.seketika.com/?s=AC+Milan&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">AC Milan</a> resmi memecat Sergio Conceicao pada hari Kamis setelah musim yang mengecewakan, di mana Rossoneri gagal lolos ke kompetisi Eropa. Posisi kedelapan di Serie A, dengan selisih 19 poin dari juara Italia Napoli, menjadi alasan kuat di balik keputusan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sergio Conceicao sebenarnya sempat membawa harapan baru saat menggantikan Paulo Fonseca pada Desember lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam laga debutnya sebagai pelatih Milan, ia sukses mempersembahkan gelar Piala Super Italia di Arab Saudi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, hasil itu tak cukup menyelamatkan musim Milan. Mereka tersingkir dari Liga Champions oleh Feyenoord dan kalah dari Bologna di final Piala Italia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai pengganti Conceicao, <a href="https://www.seketika.com/?s=AC+Milan&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">AC Milan</a> dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Massimiliano Allegri. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ac-milan-pecat-conceicao-allegri-kembali-usai-musim-tragis-rossoneri">AC Milan Pecat Conceicao! Allegri Kembali Usai Musim Tragis Rossoneri</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inter vs Milan: AC Milan Hancurkan Upaya Inter Raih Treble, Rossoneri ke Final Coppa Italia!</title>
		<link>https://www.seketika.com/inter-vs-milan-ac-milan-hancurkan-upaya-inter-raih-treble-rossoneri-ke-final-coppa-italia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 04:22:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[AC Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Coppa Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Derby Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Final Coppa Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Europa]]></category>
		<category><![CDATA[Luka Jovic]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Italia]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Sergio Conceicao]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26479</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/inter-vs-milan-ac-milan-hancurkan-upaya-inter-raih-treble-rossoneri-ke-final-coppa-italia">Inter vs Milan: AC Milan Hancurkan Upaya Inter Raih Treble, Rossoneri ke Final Coppa Italia!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – AC Milan akhirnya menunjukkan taringnya musim ini dengan menyingkirkan rival sekota, Inter Milan, dan melaju ke final Piala Italia. Meski performa mereka di Serie A belum memuaskan, kemenangan 3-0 dalam Derby della Madonnina pada hari Rabu menjadi momen penting bagi tim asuhan Sergio Conceicao.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Luka Jovic menjadi bintang dalam laga panas ini. Penyerang asal Serbia itu mencetak dua gol penting yang membuka jalan bagi Milan menuju final. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan kemenangan ini, AC Milan unggul agregat 4-1 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 pada leg pertama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan ketiga Milan atas Inter musim ini, termasuk kemenangan di final Piala Super Italia pada Januari lalu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini bukan hanya soal mengalahkan rival sekota, tetapi juga menggagalkan ambisi Inter Milan untuk meraih tiga gelar musim ini.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/inter-vs-milan-ac-milan-hancurkan-upaya-inter-raih-treble-rossoneri-ke-final-coppa-italia">Inter vs Milan: AC Milan Hancurkan Upaya Inter Raih Treble, Rossoneri ke Final Coppa Italia!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Legenda Sepak Bola Italia, Fabio Cannavaro Dipecat dari Dinamo Zagreb</title>
		<link>https://www.seketika.com/legenda-sepak-bola-italia-fabio-cannavaro-dipecat-dari-dinamo-zagreb</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Apr 2025 17:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[berita sepak bola]]></category>
		<category><![CDATA[Dinamo Zagreb]]></category>
		<category><![CDATA[Dinamo Zagreb 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Fabio Cannavaro]]></category>
		<category><![CDATA[Gennaro Gattuso]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Kroasia]]></category>
		<category><![CDATA[pemecatan pelatih]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2006]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola Eropa]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=25966</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/legenda-sepak-bola-italia-fabio-cannavaro-dipecat-dari-dinamo-zagreb">Legenda Sepak Bola Italia, Fabio Cannavaro Dipecat dari Dinamo Zagreb</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – Legenda sepak bola Italia, Fabio Cannavaro, baru-baru ini dipecat sebagai pelatih Dinamo Zagreb setelah tim tersebut tersingkir dari persaingan untuk memenangkan gelar liga Kroasia kedelapan berturut-turut. Keputusan ini diumumkan pada hari Rabu, yang menandai berakhirnya masa jabatan singkat Cannavaro di klub Kroasia tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cannavaro, yang dikenal luas setelah memimpin Italia meraih gelar Piala Dunia 2006 sebagai kapten, baru menjabat sebagai pelatih Dinamo Zagreb pada bulan Desember 2024 dengan kontrak yang seharusnya berlangsung hingga 2026. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, perjalanan singkatnya di klub ini ternyata tidak berhasil memenuhi ekspektasi. Selama 14 pertandingan kompetitif yang dijalaninya, Dinamo Zagreb hanya mencatatkan lima kemenangan, dua kali seri, dan tiga kali kalah di Liga Kroasia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dinamo Zagreb, yang sebelumnya menjadi juara bertahan, kini berada di posisi ketiga klasemen Liga Kroasia, tertinggal delapan poin dari pemimpin klasemen, Hajduk Split, yang dilatih oleh Gennaro Gattuso, rekan setim Cannavaro di timnas Italia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan, Dinamo Zagreb gagal melaju jauh di Liga Champions setelah tersingkir di tahap liga, finis di posisi ke-25 dengan selisih gol yang tipis, sementara hanya 24 tim teratas yang dapat melaju ke babak 16 besar atau playoff.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/legenda-sepak-bola-italia-fabio-cannavaro-dipecat-dari-dinamo-zagreb">Legenda Sepak Bola Italia, Fabio Cannavaro Dipecat dari Dinamo Zagreb</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Milan vs Inter: Peluang Gelar Inter Milan dan AC Milan di Piala Italia dan Serie A 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/milan-vs-inter-peluang-gelar-inter-milan-dan-ac-milan-di-piala-italia-dan-serie-a-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 04:44:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[AC Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Hakan Çalhanoğlu]]></category>
		<category><![CDATA[hasil pertandingan Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Jose Mourinho]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Europa]]></category>
		<category><![CDATA[peluang gelar]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Italia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<category><![CDATA[Tammy Abraham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=25804</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/milan-vs-inter-peluang-gelar-inter-milan-dan-ac-milan-di-piala-italia-dan-serie-a-2025">Milan vs Inter: Peluang Gelar Inter Milan dan AC Milan di Piala Italia dan Serie A 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – Peluang Inter Milan untuk meraih tiga gelar musim ini masih terbuka, sementara AC Milan juga memiliki harapan untuk lolos ke kompetisi Eropa, meskipun mereka menghadapi tantangan besar. Dalam leg pertama semifinal Piala Italia yang berlangsung pada Rabu, Inter Milan dan AC Milan bermain imbang 1-1, sebuah hasil yang menambah ketegangan dalam persaingan kedua tim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada pertandingan tersebut, Tammy Abraham dari AC Milan membuka skor di awal babak kedua, namun Inter Milan segera merespons. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hakan Çalhanoğlu, gelandang andalan Nerazzurri, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-67 dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski AC Milan unggul lebih dulu, hasil imbang ini memberi peluang bagi Inter Milan untuk membalikkan keadaan pada leg kedua yang dijadwalkan pada 23-24 April mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Bologna sukses mengalahkan Empoli dengan skor 3-0 di semifinal lainnya, menambah ketegangan dalam perebutan gelar Piala Italia. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/milan-vs-inter-peluang-gelar-inter-milan-dan-ac-milan-di-piala-italia-dan-serie-a-2025">Milan vs Inter: Peluang Gelar Inter Milan dan AC Milan di Piala Italia dan Serie A 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AC Milan Kalahkan Juventus, Tantang Inter di Final Piala Super Italia 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/ac-milan-kalahkan-juventus-tantang-inter-di-final-piala-super-italia-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jan 2025 18:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[AC Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Final Piala Super Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Gol Bunuh Diri Gatti]]></category>
		<category><![CDATA[Inter Milan]]></category>
		<category><![CDATA[Juventus]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Super Italia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pulisic]]></category>
		<category><![CDATA[Riyadh]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22993</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ac-milan-kalahkan-juventus-tantang-inter-di-final-piala-super-italia-2025">AC Milan Kalahkan Juventus, Tantang Inter di Final Piala Super Italia 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Bola – AC Milan berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Juventus di semifinal Piala Super Italia yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada Jumat malam. Dengan hasil ini, AC Milan akan melaju ke final dan bertemu rival sekotanya, Inter Milan, yang telah lebih dahulu memastikan tempat mereka setelah mengalahkan Atalanta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertandingan dimulai dengan ketertinggalan bagi AC Milan. Juventus memimpin lebih dulu berkat gol dari penyerang muda Turki, Kenan Yıldız, yang memanfaatkan umpan terobosan dari Samuel Mbangula. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Gol ini memberi Juventus keunggulan 1-0 di babak pertama, meskipun AC Milan tampak kesulitan untuk membangun serangan yang efektif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, di babak kedua, AC Milan bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-71. Christian Pulisic, yang tampil impresif sepanjang pertandingan, berhasil mengeksekusi penalti dengan tenang setelah pelanggaran terhadap rekan setimnya di dalam kotak penalti. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Gol Pulisic ini menghidupkan harapan bagi Rossoneri untuk membalikkan keadaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hanya lima menit setelah gol penyeimbang, AC Milan akhirnya mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan mereka. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ac-milan-kalahkan-juventus-tantang-inter-di-final-piala-super-italia-2025">AC Milan Kalahkan Juventus, Tantang Inter di Final Piala Super Italia 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Napoli Kembali ke Puncak, Balotelli Hampir Cetak Gol Pertama di Serie A</title>
		<link>https://www.seketika.com/napoli-kembali-ke-puncak-balotelli-hampir-cetak-gol-pertama-di-serie-a</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 18:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Alex Meret]]></category>
		<category><![CDATA[Amir Rrahmani]]></category>
		<category><![CDATA[Balotelli Kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Degradasi Genoa]]></category>
		<category><![CDATA[Frank Anguissa]]></category>
		<category><![CDATA[genoa]]></category>
		<category><![CDATA[Gol Balotelli]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenangan Napoli]]></category>
		<category><![CDATA[Klasemen Serie A]]></category>
		<category><![CDATA[Mario Balotelli]]></category>
		<category><![CDATA[napoli]]></category>
		<category><![CDATA[Patrick Vieira]]></category>
		<category><![CDATA[Penyelamatan Meret]]></category>
		<category><![CDATA[Pertandingan Napoli]]></category>
		<category><![CDATA[sepak bola Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Serie A]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=22719</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/napoli-kembali-ke-puncak-balotelli-hampir-cetak-gol-pertama-di-serie-a">Napoli Kembali ke Puncak, Balotelli Hampir Cetak Gol Pertama di Serie A</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, <a href="https://www.seketika.com/?s=Bola&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Bola</a> –</strong> Pada hari Sabtu, Napoli berhasil mempertahankan posisi puncak klasemen Serie A dengan kemenangan 2-1 atas Genoa. Di sisi lain, Mario Balotelli hampir mencetak gol pertama setelah kembali ke Serie A setelah lebih dari empat tahun absen. Pertandingan ini menyuguhkan momen dramatis, termasuk aksi penyelamatan gemilang dari kiper Napoli, Alex Meret.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mario Balotelli, pemain yang dikenal dengan bakat luar biasa dan kontroversialnya, kembali bermain di Serie A setelah lebih dari empat tahun bermain di luar Italia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Balotelli yang kini berusia 34 tahun, baru tampil enam kali dalam enam pertandingan, dengan total waktu bermain hanya 57 menit. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada pertandingan melawan Napoli, Balotelli masuk di menit ke-83 dan hampir mencetak gol langsung dengan sundulan yang mengenai lututnya, namun berhasil ditepis oleh kiper Napoli, Alex Meret, ke tiang gawang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Napoli berhasil mempertahankan kemenangan 2-1 di markas Genoa, meski sempat ditekan habis-habisan pada babak kedua. Kemenangan ini membawa Napoli kembali ke puncak klasemen Serie A dengan satu poin di atas Atalanta, yang akan melawan Empoli pada hari Minggu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Gol pertama Napoli tercipta melalui sundulan Frank Anguissa di babak pertama, diikuti oleh gol kedua dari Amir Rrahmani.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/napoli-kembali-ke-puncak-balotelli-hampir-cetak-gol-pertama-di-serie-a">Napoli Kembali ke Puncak, Balotelli Hampir Cetak Gol Pertama di Serie A</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
