<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>warisan budaya Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/warisan-budaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/warisan-budaya</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Aug 2025 02:43:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>warisan budaya Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/warisan-budaya</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wapres Gibran Lepas Pacu Jalur 2025, Tradisi Riau yang Kini Mendunia</title>
		<link>https://www.seketika.com/wapres-gibran-lepas-pacu-jalur-2025-tradisi-riau-yang-kini-mendunia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 02:43:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Event Budaya Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya Riau]]></category>
		<category><![CDATA[gibran rakabuming]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Pacu Jalur 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Kuantan]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Riau]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29546</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wapres-gibran-lepas-pacu-jalur-2025-tradisi-riau-yang-kini-mendunia">Wapres Gibran Lepas Pacu Jalur 2025, Tradisi Riau yang Kini Mendunia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>,  Kuantan Singingi – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming beserta Ibu Selvi Gibran Rakabuming menghadiri Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Rabu (20/08/2025). Pada kesempatan ini, Wapres turut melepas (flag off) Pacu Jalur hilir pertama hingga ketiga, salah satu momen paling dinanti dalam festival budaya tahunan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran Wapres menjadi kebanggaan bagi masyarakat Riau yang selama ini menjaga kelestarian Pacu Jalur sebagai warisan budaya, sekaligus sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pelestarian tradisi, dengan tetap mendorong sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah maupun nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangannya, Wapres menegaskan bahwa Pacu Jalur bukan sekadar ajang olahraga tradisional, melainkan cermin semangat gotong royong, solidaritas, dan daya tahan masyarakat Riau. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Nilai-nilai tersebut, menurutnya, menjadikan Pacu Jalur mampu memperkuat identitas lokal sekaligus memberi manfaat ekonomi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pacu Jalur ini adalah warisan kebudayaan dan juga wajah ekonomi kreatif Riau yang harus kita jaga dan kita rawat,” jelasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wapres-gibran-lepas-pacu-jalur-2025-tradisi-riau-yang-kini-mendunia">Wapres Gibran Lepas Pacu Jalur 2025, Tradisi Riau yang Kini Mendunia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisata Budaya Jadi Senjata Rahasia Pariwisata Indonesia! Chusnunia: Desa Adalah Kunci</title>
		<link>https://www.seketika.com/wisata-budaya-jadi-senjata-rahasia-pariwisata-indonesia-chusnunia-desa-adalah-kunci</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 03:36:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Chusnunia Chalim]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif desa]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya GEMATI]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata Indonesia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[wisata budaya Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=28864</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wisata-budaya-jadi-senjata-rahasia-pariwisata-indonesia-chusnunia-desa-adalah-kunci">Wisata Budaya Jadi Senjata Rahasia Pariwisata Indonesia! Chusnunia: Desa Adalah Kunci</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Wisata budaya Indonesia terus diakui sebagai tulang punggung pariwisata nasional. Wakil Ketua Komisi VII <a href="https://www.seketika.com/?s=DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">DPR RI</a>, Chusnunia Chalim, mendorong pemerintah untuk lebih serius mendukung pengembangan desa wisata berbasis budaya guna menarik wisatawan mancanegara dan memperkuat pariwisata berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Keberagaman budaya Indonesia yang tersebar di berbagai daerah tentunya merupakan potensi yang patut dimanfaatkan sebagai motor penggerak pariwisata dan perekonomian Indonesia. Pariwisata budaya dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, serta memberdayakan ekonomi lokal,” ujar Chusnunia, Senin (28/7/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh nyata, Chusnunia menyebut Provinsi Lampung yang aktif menggelar berbagai festival budaya desa setiap tahun. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satunya adalah Festival Budaya GEMATI yang dilaksanakan pada 27 Juli 2025 di Gemati Wisata Budaya Desa Banjarejo, Kabupaten Lampung Timur. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival ini bertujuan melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Lampung melalui beragam pertunjukan seni dan budaya khas daerah.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wisata-budaya-jadi-senjata-rahasia-pariwisata-indonesia-chusnunia-desa-adalah-kunci">Wisata Budaya Jadi Senjata Rahasia Pariwisata Indonesia! Chusnunia: Desa Adalah Kunci</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>907 Pelajar Adu Hebat! Bupati Tangerang Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional yang Hampir Punah</title>
		<link>https://www.seketika.com/907-pelajar-adu-hebat-bupati-tangerang-hidupkan-kembali-olahraga-tradisional-yang-hampir-punah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 17:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Egrang Hadang Terompah]]></category>
		<category><![CDATA[Event Pelajar 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Invitasi Olahraga Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[KORMI Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Moch Maesyal Rasyid]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[SD SMP SMA Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=27987</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/907-pelajar-adu-hebat-bupati-tangerang-hidupkan-kembali-olahraga-tradisional-yang-hampir-punah">907 Pelajar Adu Hebat! Bupati Tangerang Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional yang Hampir Punah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/sederajat se-Kabupaten Tangerang di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu (21/6/25).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya pelestarian dan pengembangan olahraga tradisional Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari warisan budaya bangsa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pelestarian olahraga tradisional adalah tanggung jawab bersama agar tetap dapat dinikmati oleh semua kalangan, khususnya para pelajar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di tengah munculnya olahraga baru dan modern, kami pemerintah daerah bersama KORMI berkomitmen untuk menjaga olahraga tradisional ini agar tetap eksis. KORMI juga harus membentuk di tingkat kecamatan untuk kebugaran masyarakat kabupaten Tangerang,” ujar Bupati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua Umum KORMI Kabupaten Tangerang, Dedi Sutardi, menjelaskan bahwa kegiatan Invitasi Olahraga Tradisional Pelajar ini bertujuan menggali potensi generasi muda sekaligus melestarikan budaya tradisional agar tidak punah di tengah arus globalisasi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/907-pelajar-adu-hebat-bupati-tangerang-hidupkan-kembali-olahraga-tradisional-yang-hampir-punah">907 Pelajar Adu Hebat! Bupati Tangerang Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional yang Hampir Punah</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Tangerang Usulkan Tiga Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) untuk 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/pemkot-tangerang-usulkan-tiga-warisan-budaya-tak-benda-wbtb-untuk-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Musik Tehyan]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Keramas Bareng]]></category>
		<category><![CDATA[Perahu Maulid]]></category>
		<category><![CDATA[Peran Masyarakat dalam Pelestarian Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Usulan Budaya 2025]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Budaya Tak Benda]]></category>
		<category><![CDATA[WBTb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23948</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemkot-tangerang-usulkan-tiga-warisan-budaya-tak-benda-wbtb-untuk-2025">Pemkot Tangerang Usulkan Tiga Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) untuk 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tengah memproses usulan tiga Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) pada tahun 2025. Kepala Bidang Budaya Disbudpar Kota Tangerang, Sumangku, mengungkapkan bahwa ketiga usulan WBTb tersebut meliputi alat musik tehyan, arak-arakan perahu maulid Masjid Kalipasir, dan keramas bareng Sungai Cisadane.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketiganya kami ajukan kembali dengan narasi dan berkas administratif yang lebih lengkap. Kami berharap, tahun ini ketiganya dapat ditetapkan sebagai WBTb oleh Kementerian Kebudayaan,” tutur Sumangku pada Kamis (6/2/25).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengajuan WBTb Kota Tangerang ini juga melibatkan Tim Ahli yang tengah mendalami berbagai budaya lain yang potensial untuk diajukan sebagai WBTb, seperti seni usik kasidah, ritus nazaran, dan bahasa benteng.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disbudpar Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam proses pengumpulan data sebagai salah satu syarat pengesahan WBTb ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat dalam mendokumentasikan dan melestarikan warisan budaya Kota Tangerang,” harap Sumangku.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pemkot-tangerang-usulkan-tiga-warisan-budaya-tak-benda-wbtb-untuk-2025">Pemkot Tangerang Usulkan Tiga Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) untuk 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Budaya Konfusius Internasional 2024 di Qufu: Merayakan Warisan dan Pertukaran Budaya</title>
		<link>https://www.seketika.com/festival-budaya-konfusius-internasional-2024-di-qufu-merayakan-warisan-dan-pertukaran-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 10:41:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Acara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[festival budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Konfusianisme]]></category>
		<category><![CDATA[Kuil Konfusianisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pertukaran Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Qufu]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19706</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/festival-budaya-konfusius-internasional-2024-di-qufu-merayakan-warisan-dan-pertukaran-budaya">Festival Budaya Konfusius Internasional 2024 di Qufu: Merayakan Warisan dan Pertukaran Budaya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Gaya Hidup – Festival Budaya Konfusius Internasional diadakan di Qufu, Provinsi Shandong, Tiongkok Pada malam tanggal 27 September 2024,. Acara pembukaan ini menampilkan upacara penganugerahan Penghargaan Konfusius UNESCO ke-19 untuk Literasi, yang mengakui tiga proyek luar biasa dari Mesir, Indonesia, dan Nigeria.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, malam itu juga menandai peluncuran dua inisiatif budaya penting: “Perjalanan Kuil dan Akademi Konfusianisme Global untuk Menelusuri Asal Usul” dan “Program Pertukaran Budaya Konfusius Internasional.” </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil kontes Gen Z global, “Konfusius di Mataku,” yang menampilkan foto, video pendek, dan tulisan, juga dipamerkan dengan meriah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini dimeriahkan oleh pertunjukan budaya spektakuler, menampilkan pesona dan relevansi kontemporer budaya tradisional Tiongkok, khususnya Konfusianisme. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan simfoni, tari, dan teater menambah warna pada perayaan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan ini, para peserta menekankan pentingnya melestarikan, mewariskan, dan menginovasi warisan intelektual pemikir besar seperti Konfusius. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/festival-budaya-konfusius-internasional-2024-di-qufu-merayakan-warisan-dan-pertukaran-budaya">Festival Budaya Konfusius Internasional 2024 di Qufu: Merayakan Warisan dan Pertukaran Budaya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menemukan Jejak Ritual Kuno: Memahami Budaya Abadi dan Dampaknya bagi Psikologi di Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/menemukan-jejak-ritual-kuno-memahami-budaya-abadi-dan-dampaknya-bagi-psikologi-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Cloggs Cave]]></category>
		<category><![CDATA[GunaiKurnai]]></category>
		<category><![CDATA[Identitas Psikologis]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Psikologis]]></category>
		<category><![CDATA[Kukuh Setyo Pambudi]]></category>
		<category><![CDATA[Penelitian Arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ritual Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Kuno]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Malang]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18685</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menemukan-jejak-ritual-kuno-memahami-budaya-abadi-dan-dampaknya-bagi-psikologi-di-indonesia">Menemukan Jejak Ritual Kuno: Memahami Budaya Abadi dan Dampaknya bagi Psikologi di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Gaya Hidup – Ritual kuno yang tertanam dalam budaya masyarakat adat seringkali menjadi jendela yang membuka pemahaman mendalam tentang warisan psikologis yang diwariskan turun-temurun. Temuan baru dari Cloggs Cave di Australia Tenggara, yang diungkapkan melalui penelitian arkeologi mutakhir, memberikan wawasan tak ternilai tentang daya tahan budaya dan relevansinya bagi para psikolog di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Studi ini membuka peluang baru untuk memahami bagaimana warisan budaya dapat membentuk identitas psikologis individu dan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Jejak Budaya yang Bertahan 12.000 Tahun</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Human Behaviour menunjukkan bagaimana tradisi ritual masyarakat adat GunaiKurnai bertahan selama lebih dari 12.000 tahun. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Temuan ini mencakup instalasi ritual yang tersembunyi di dalam gua, terdiri dari perapian mini dengan artefak kayu yang dilumuri lemak hewan atau manusia. Yang luar biasa, konfigurasi ini sangat mirip dengan deskripsi ritual yang didokumentasikan oleh etnografer pada abad ke-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi para psikolog di Indonesia, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya memahami konteks budaya dalam menilai perilaku individu. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti halnya ritual GunaiKurnai yang berhasil diwariskan dari generasi ke generasi, budaya Indonesia yang kaya dan beragam juga memiliki lapisan-lapisan tradisi yang terus mempengaruhi psikologi modern masyarakatnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menemukan-jejak-ritual-kuno-memahami-budaya-abadi-dan-dampaknya-bagi-psikologi-di-indonesia">Menemukan Jejak Ritual Kuno: Memahami Budaya Abadi dan Dampaknya bagi Psikologi di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Topi Bambu Kabupaten Tangerang: Warisan Budaya dan Industri Kreatif</title>
		<link>https://www.seketika.com/topi-bambu-kabupaten-tangerang-warisan-budaya-dan-industri-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 03:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[industri kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Kearifan Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan Bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemetaan Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Topi Bambu]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18679</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/topi-bambu-kabupaten-tangerang-warisan-budaya-dan-industri-kreatif">Topi Bambu Kabupaten Tangerang: Warisan Budaya dan Industri Kreatif</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Tangerang – Kabupaten Tangerang kini dikenal sebagai pusat industri kreatif dengan berbagai faktor pendukung, seperti inovasi, produk unggulan, komunitas dinamis, lingkungan inspiratif, dan event-event kreatif. Salah satu sektor yang paling menonjol adalah industri kreatif berbasis bambu, yang sudah lama menjadi bagian dari identitas budaya daerah ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bambu bukan hanya tanaman di Kabupaten Tangerang, melainkan bagian integral dari warisan budaya lokal. Keberadaan topi bambu di Tangerang bisa ditelusuri kembali ke abad ke-19 ketika seorang saudagar Cina tiba di Jawa dari Manila, Filipina. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun awalnya datang dengan niat memperkenalkan produk dari kota asalnya, saudagar ini memutuskan untuk melanjutkan tradisi lokal dengan mengolah bambu dan serat pandan menjadi topi bambu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produksi topi bambu melibatkan hampir seluruh komunitas, dari anak-anak hingga orang dewasa. Aktivitas ini bukan hanya menciptakan produk, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan melestarikan tradisi yang telah ada sejak 1880-an. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Topi bambu ini menjadi simbol Kabupaten Tangerang yang dikenal luas di Eropa dan Amerika Latin pada masa penjajahan Hindia Belanda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada masa kolonial Belanda, topi bambu dikenal sebagai aksesori penting bagi tentara Koninklijke Netherlands Indie Leger (KNIL) di Indonesia. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/topi-bambu-kabupaten-tangerang-warisan-budaya-dan-industri-kreatif">Topi Bambu Kabupaten Tangerang: Warisan Budaya dan Industri Kreatif</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Provinsi Banten Setujui Raperda Pemajuan Kebudayaan Daerah Menjadi Perda</title>
		<link>https://www.seketika.com/dprd-provinsi-banten-setujui-raperda-pemajuan-kebudayaan-daerah-menjadi-perda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[partisipasi masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemajuan Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Provinsi Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Raperda Pemajuan Kebudayaan Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=11600</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dprd-provinsi-banten-setujui-raperda-pemajuan-kebudayaan-daerah-menjadi-perda">DPRD Provinsi Banten Setujui Raperda Pemajuan Kebudayaan Daerah Menjadi Perda</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Saya berharap pegiat budaya lebih bersemangat lagi dalam rangka menjaga warisan budaya bangsa khususnya di Provinsi Banten,</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Serang – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Virgojanti, menekankan urgensi pemajuan kebudayaan secara menyeluruh. Kekayaan warisan budaya Provinsi Banten menjadi fokus utama dalam agenda pemajuan ini. Hal ini diungkapkan Virgojanti ketika membacakan sambutan dari Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Barhum HS, menyetujui Raperda <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemajuan+Kebudayaan+Daerah&amp;post_type%5B%5D=post#google_vignette">Pemajuan Kebudayaan Daerah</a> menjadi Perda. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Virgojanti menyatakan bahwa penguatan dan pemajuan kebudayaan secara berkelanjutan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pemajuan kebudayaan, Virgojanti menyoroti sepuluh objek utama yang menjadi fokus, meliputi tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Virgojanti menjelaskan, memajukan kebudayaan berarti memajukan setiap unsur dalam ekosistem kebudayaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan rencana dan upaya <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemajuan+Kebudayaan+Daerah&amp;post_type%5B%5D=post#google_vignette">Pemajuan Kebudayaan Daerah</a>. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Partisipasi masyarakat adalah syarat mutlak dalam perumusan rencana dan upaya <a href="https://www.seketika.com/?s=Pemajuan+Kebudayaan+Daerah&amp;post_type%5B%5D=post#google_vignette">Pemajuan Kebudayaan Daerah</a>,” tambahnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dprd-provinsi-banten-setujui-raperda-pemajuan-kebudayaan-daerah-menjadi-perda">DPRD Provinsi Banten Setujui Raperda Pemajuan Kebudayaan Daerah Menjadi Perda</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
