<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BRIN Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/brin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/brin</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Apr 2026 01:34:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>BRIN Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/brin</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Langit Lampung–Banten Heboh! Meteor Ternyata Sampah Roket Tiongkok, Ini Penjelasan Resminya</title>
		<link>https://www.seketika.com/langit-lampung-banten-heboh-meteor-ternyata-sampah-roket-tiongkok-ini-penjelasan-resminya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 01:34:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Viral]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[CZ-3B]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena langit]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[roket Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[sampah antariksa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35391</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/langit-lampung-banten-heboh-meteor-ternyata-sampah-roket-tiongkok-ini-penjelasan-resminya">Langit Lampung–Banten Heboh! Meteor Ternyata Sampah Roket Tiongkok, Ini Penjelasan Resminya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Fenomena objek terang yang melintas di langit wilayah Lampung dan Banten serta viral di media sosial akhirnya terungkap. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjelaskan bahwa benda tersebut merupakan sampah antariksa berupa sisa roket Tiongkok CZ-3B yang memasuki atmosfer Bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika dari Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin mengatakan objek tersebut terlihat mencolok karena memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi dan mengalami gesekan kuat dengan udara, sehingga terbakar dan tampak terang dari permukaan Bumi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Objek terang yang terlihat di langit itu adalah pecahan sampah antariksa. Ketika memasuki atmosfer yang semakin padat, benda tersebut terbakar dan pecah, sehingga terlihat seperti serpihan cahaya,” jelas Thomas seperti dikutip dalam keterangan Humas BRIN, Minggu (5/4/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, fenomena tersebut juga menyebabkan objek tampak terpecah menjadi beberapa bagian sebagaimana disaksikan masyarakat di wilayah Lampung dan Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data Space-Track dan hasil analisis orbit, sisa roket tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di sebelah barat Sumatra. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada sekitar pukul 19.56 WIB, ketinggiannya turun hingga di bawah 120 kilometer dan memasuki lapisan atmosfer yang lebih padat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada ketinggian tersebut, hambatan udara meningkat drastis sehingga objek kehilangan kecepatan dan ketinggian secara cepat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Proses ini memicu gesekan intens yang menghasilkan panas tinggi, menyebabkan benda terbakar dan terfragmentasi menjadi beberapa bagian sebelum akhirnya jatuh ke permukaan Bumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BRIN memperkirakan pecahan benda tersebut kemungkinan besar jatuh tersebar di kawasan hutan atau di laut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Thomas menjelaskan bahwa fenomena jatuhnya sampah antariksa bukan hal yang langka secara global, namun kejadian yang dapat disaksikan langsung saat melintas di wilayah Indonesia tergolong jarang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa serupa terakhir kali terjadi pada 2022, ketika objek sejenis terlihat di Lampung dan jatuh di wilayah Sanggau, Kalimantan Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fenomena ini pada umumnya tidak membahayakan masyarakat karena sebagian besar sampah antariksa akan habis terbakar di atmosfer sebelum mencapai permukaan Bumi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Risiko baru muncul apabila ada bagian yang tidak terbakar sempurna dan jatuh di area permukiman. Namun, hingga saat ini kondisi tersebut belum pernah terjadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menjelaskan bahwa penyebab utama sampah antariksa jatuh ke Bumi adalah adanya hambatan udara pada orbit rendah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bekas roket atau satelit yang sudah tidak aktif akan mengalami perlambatan akibat interaksi dengan atmosfer, sehingga ketinggiannya terus menurun hingga akhirnya masuk ke lapisan atmosfer padat dan terbakar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BRIN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik apabila melihat fenomena serupa pada masa mendatang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Fenomena ini dinilai sebagai bagian dari dinamika aktivitas antariksa global yang dapat diamati secara ilmiah, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan literasi publik terkait sains dan keantariksaan(BRIN).</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/langit-lampung-banten-heboh-meteor-ternyata-sampah-roket-tiongkok-ini-penjelasan-resminya">Langit Lampung–Banten Heboh! Meteor Ternyata Sampah Roket Tiongkok, Ini Penjelasan Resminya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prabowo Resmi Lantik Arif Satria Jadi Kepala BRIN: Era Baru Riset dan Inovasi Nasional Dimulai</title>
		<link>https://www.seketika.com/prabowo-resmi-lantik-arif-satria-jadi-kepala-brin-era-baru-riset-dan-inovasi-nasional-dimulai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 17:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Amarulla Octavian]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Satria]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31763</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prabowo-resmi-lantik-arif-satria-jadi-kepala-brin-era-baru-riset-dan-inovasi-nasional-dimulai">Prabowo Resmi Lantik Arif Satria Jadi Kepala BRIN: Era Baru Riset dan Inovasi Nasional Dimulai</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melantik Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 10 November 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam acara tersebut, Kepala Negara melantik Arif Satria sebagai Kepala BRIN. Sementara Amarulla Octavian dilantik sebagai Wakil Kepala BRIN. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 123/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelantikan ini ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan menurut agama Islam, yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesi tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, menegaskan komitmen para pejabat yang baru dilantik untuk mengemban amanah dengan tanggung jawab dan integritas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Prabowo saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan kepada pejabat yang dilantik.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/prabowo-resmi-lantik-arif-satria-jadi-kepala-brin-era-baru-riset-dan-inovasi-nasional-dimulai">Prabowo Resmi Lantik Arif Satria Jadi Kepala BRIN: Era Baru Riset dan Inovasi Nasional Dimulai</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Reuni Akbar SMAN 1 Jakarta: Megawati, Pramono Anung dan Chairul Tanjung Warnai Jakarta Utara dengan 7.500 Mangrove</title>
		<link>https://www.seketika.com/reuni-akbar-sman-1-jakarta-megawati-pramono-anung-dan-chairul-tanjung-warnai-jakarta-utara-dengan-7-500-mangrove</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2025 02:43:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[IKA boedoet]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Mangrove Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Megawati Soekarnoputri]]></category>
		<category><![CDATA[Penanaman Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Pramono Anung]]></category>
		<category><![CDATA[Reuni Akbar 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Reuni SMAN1 Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[SatKopaska]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26345</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/reuni-akbar-sman-1-jakarta-megawati-pramono-anung-dan-chairul-tanjung-warnai-jakarta-utara-dengan-7-500-mangrove">Reuni Akbar SMAN 1 Jakarta: Megawati, Pramono Anung dan Chairul Tanjung Warnai Jakarta Utara dengan 7.500 Mangrove</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut serta dalam kegiatan penanaman mangrove Jakarta yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni SMAN 1 Jakarta (IKA Boedoet), bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Satuan Komando Pasukan Katak (SatKopaska). Kegiatan ini berlangsung di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono Anung menyampaikan apresiasi atas inisiatif IKA Boedoet yang telah menggabungkan kegiatan reuni akbar SMAN 1 Jakarta dengan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman 7.500 bibit mangrove.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Chairul Tanjung dan seluruh alumni IKA Boedoet. Reuni ini sangat kreatif karena diisi dengan kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan, yaitu penanaman mangrove,&#8221; ujar Pramono, Minggu (20/4).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan seperti penanaman mangrove di Jakarta mendapat dukungan dari Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sebaiknya terus dilakukan dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, tidak terbatas pada alumni IKA Boedoet.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/reuni-akbar-sman-1-jakarta-megawati-pramono-anung-dan-chairul-tanjung-warnai-jakarta-utara-dengan-7-500-mangrove">Reuni Akbar SMAN 1 Jakarta: Megawati, Pramono Anung dan Chairul Tanjung Warnai Jakarta Utara dengan 7.500 Mangrove</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi BKN dan BRIN: Rancang Profil ASN Masa Depan yang Berdaya Saing</title>
		<link>https://www.seketika.com/kolaborasi-bkn-dan-brin-rancang-profil-asn-masa-depan-yang-berdaya-saing</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 04:50:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Kepegawaian Negara]]></category>
		<category><![CDATA[BKN]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetensi ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Digital ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Penggerak Pembangunan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Profil ASN Masa Depan]]></category>
		<category><![CDATA[Soft Skills ASN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23960</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kolaborasi-bkn-dan-brin-rancang-profil-asn-masa-depan-yang-berdaya-saing">Kolaborasi BKN dan BRIN: Rancang Profil ASN Masa Depan yang Berdaya Saing</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam upaya merancang profil Aparatur Sipil Negara (ASN) yang relevan dan berdaya saing untuk dua dekade mendatang. Kolaborasi ini bertujuan memanfaatkan hasil penelitian dan inovasi dari BRIN untuk merumuskan kebijakan kepegawaian berbasis data yang berorientasi pada masa depan ASN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menjelaskan bahwa tantangan global dan perkembangan teknologi yang pesat menuntut ASN untuk terus beradaptasi serta meningkatkan kompetensi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami ingin memastikan bahwa ASN Indonesia tidak hanya siap menghadapi tantangan saat ini, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan di masa depan. Hasil penelitian BRIN akan menjadi fondasi penting dalam merancang profil ASN yang unggul, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Zudan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui kerja sama ini, BKN akan mengidentifikasi keterampilan, kompetensi, dan karakteristik ASN yang dibutuhkan dalam 20 tahun mendatang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Beberapa fokus utama meliputi penguatan literasi digital ASN, peningkatan kapasitas kepemimpinan, serta pengembangan soft skills yang relevan dengan dinamika global.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kolaborasi-bkn-dan-brin-rancang-profil-asn-masa-depan-yang-berdaya-saing">Kolaborasi BKN dan BRIN: Rancang Profil ASN Masa Depan yang Berdaya Saing</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BRIN Ubah Sampah Plastik Jadi Energi Terbarukan: Inovasi PETASOL</title>
		<link>https://www.seketika.com/brin-ubah-sampah-plastik-jadi-energi-terbarukan-inovasi-petasol</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Oct 2024 03:25:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Sampah Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Baperlitbang]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[energi terbarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Fast Pyrolysis]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[PETASOL]]></category>
		<category><![CDATA[Pirolisis]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Ramah Lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20889</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/brin-ubah-sampah-plastik-jadi-energi-terbarukan-inovasi-petasol">BRIN Ubah Sampah Plastik Jadi Energi Terbarukan: Inovasi PETASOL</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tangerang – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah meluncurkan inovasi signifikan dalam pengelolaan sampah plastik, dengan mengubahnya menjadi sumber energi terbarukan yang bermanfaat bagi masyarakat. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi permasalahan sampah plastik yang semakin meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rilis resmi yang dipublikasikan di situs brin.go.id pada Rabu, 23 Oktober 2024, BRIN berkolaborasi dengan Baperlitbang Kabupaten Banjarnegara dan Bank Sampah Banjarnegara (BSB) untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar yang dikenal sebagai PETASOL. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahan bakar PETASOL dihasilkan melalui proses pirolisis dan telah diuji, memenuhi standar kualitas bahan bakar setara minyak solar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inovasi ini memanfaatkan teknologi Fast Pyrolysis (FASPOL), yang terbukti efektif dalam mengubah sampah plastik menjadi energi terbarukan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan teknologi ini tidak hanya membantu mengatasi masalah sampah plastik, tetapi juga membuka peluang baru untuk penyediaan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengembangan teknologi ini berlangsung di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, yang memiliki luas wilayah 106.970,997 hektar dan lebih dari satu juta jiwa penduduk. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/brin-ubah-sampah-plastik-jadi-energi-terbarukan-inovasi-petasol">BRIN Ubah Sampah Plastik Jadi Energi Terbarukan: Inovasi PETASOL</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Modifikasi Cuaca Tingkatkan Volume Bendungan di Jawa Juni 2024</title>
		<link>https://www.seketika.com/modifikasi-cuaca-tingkatkan-volume-bendungan-di-jawa-juni-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 02:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[bendungan Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[El Nino]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PUPR]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[TMC]]></category>
		<category><![CDATA[TNI AU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=15324</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/modifikasi-cuaca-tingkatkan-volume-bendungan-di-jawa-juni-2024">Modifikasi Cuaca Tingkatkan Volume Bendungan di Jawa Juni 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) pada Juni 2024. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas 43 bendungan di Pulau Jawa yang mengalami penurunan daya tampung akibat fenomena El Nino.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan TMC dibagi menjadi tiga posko utama:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Posko 2 di Bandung:</strong> Bertugas untuk 8 bendungan.</li>



<li><strong>Posko 3 di Solo:</strong> Menangani 23 bendungan.</li>



<li><strong>Posko 4 di Malang:</strong> Mengelola 12 bendungan.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, &#8220;Teknologi modifikasi cuaca yang sering dilakukan oleh BMKG juga bertujuan untuk mengisi bendungan dan mengurangi risiko hujan atau banjir di berbagai tempat.  Dengan teknologi modifikasi cuaca kita bisa memonitor berapa kubik air yang kita dapat.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">El Nino telah menyebabkan penurunan volume tampungan bendungan di Pulau Jawa sekitar 19%, atau setara dengan 981,5 juta meter kubik air. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/modifikasi-cuaca-tingkatkan-volume-bendungan-di-jawa-juni-2024">Modifikasi Cuaca Tingkatkan Volume Bendungan di Jawa Juni 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Besar Penyakit Dampak Polusi Udara di Indonesia: Temuan Terbaru dan Rekomendasi Kesehatan</title>
		<link>https://www.seketika.com/5-besar-penyakit-dampak-polusi-udara-di-indonesia-temuan-terbaru-dan-rekomendasi-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2024 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak kesehatan polusi udara]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit akibat polusi udara]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Polusi Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi udara]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi udara Indonesia 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Rekomendasi kebijakan polusi udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13572</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/5-besar-penyakit-dampak-polusi-udara-di-indonesia-temuan-terbaru-dan-rekomendasi-kesehatan">5 Besar Penyakit Dampak Polusi Udara di Indonesia: Temuan Terbaru dan Rekomendasi Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pencemaran udara di Indonesia telah menyebabkan beban penyakit yang signifikan, termasuk penyakit katastropik, yang berdampak ekonomi tinggi.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>,  Jakarta – Pada tahun 2019, <a href="https://www.seketika.com/?s=polusi+udara&amp;post_type%5B%5D=post">polusi udara</a> di Indonesia telah menjadi penyebab utama lima besar penyakit secara berturut-turut, antara lain stroke, penyakit jantung iskemik (ischemic heart disease), diabetes melitus, penyakit paru obstruktif kronis (chronic obstructive pulmonary disease/COPD), dan neonatal disorders.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Informasi ini didasarkan pada analisis oleh Peneliti Ahli Utama dari Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dede Anwar Musadad.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil riset ini disampaikan dalam sebuah webinar oleh Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi pada tanggal 29 April 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam analisisnya, Dede menemukan bahwa provinsi-provinsi di kawasan timur Indonesia, seperti Sulawesi Barat, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, dan Sulawesi Tengah, memiliki tingkat beban penyakit akibat <a href="https://www.seketika.com/?s=polusi+udara&amp;post_type%5B%5D=post">polusi udara</a> yang tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dede mengutip dari situs web resmi BRIN pada 1 Mei 2024, menyatakan bahwa beban penyakit akibat <a href="https://www.seketika.com/?s=polusi+udara&amp;post_type%5B%5D=post">polusi udara</a> terutama tinggi pada bayi baru lahir, dan lebih tinggi pada laki-laki dibandingkan perempuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan penelitian, <a href="https://www.seketika.com/?s=polusi+udara&amp;post_type%5B%5D=post">polusi udara</a> dalam ruangan, terutama dari kegiatan memasak, memiliki korelasi yang signifikan dengan penyakit saluran pernapasan pada anak-anak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Dede menyarankan untuk mengurangi kebiasaan membakar sampah di rumah tangga, menggunakan bahan bakar memasak yang aman, dan menghindari paparan anak-anak terhadap asap dapur.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/5-besar-penyakit-dampak-polusi-udara-di-indonesia-temuan-terbaru-dan-rekomendasi-kesehatan">5 Besar Penyakit Dampak Polusi Udara di Indonesia: Temuan Terbaru dan Rekomendasi Kesehatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3 Peneliti Ahli Utama BRIN Dikukuhkan Jadi Profesor Riset: Peran Penting Profesor Riset dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan</title>
		<link>https://www.seketika.com/3-peneliti-ahli-utama-brin-dikukuhkan-jadi-profesor-riset-peran-penting-profesor-riset-dalam-pengembangan-ilmu-pengetahuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Apr 2024 03:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[Orasi Ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Peneliti Ahli]]></category>
		<category><![CDATA[Peran Profesor Riset]]></category>
		<category><![CDATA[Prediksi Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Profesor Riset]]></category>
		<category><![CDATA[Quantum Dots Karbon]]></category>
		<category><![CDATA[Studi Kasus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13291</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/3-peneliti-ahli-utama-brin-dikukuhkan-jadi-profesor-riset-peran-penting-profesor-riset-dalam-pengembangan-ilmu-pengetahuan">3 Peneliti Ahli Utama BRIN Dikukuhkan Jadi Profesor Riset: Peran Penting Profesor Riset dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Majelis Profesor Riset akan melaksanakan Sidang Terbuka untuk mengukuhkan tiga Profesor Riset baru di <a href="https://www.seketika.com/brin-serpong-pusat-riset-dan-inovasi-di-tangerang-selatan-dari-awal-hingga-masa-kini">lingkungan BRIN</a>. Ketiga Peneliti Ahli Utama ini akan menyampaikan orasinya sesuai kepakaran masing-masing. Sidang Terbuka Pengukuhan Profesor Riset <a href="https://www.seketika.com/?s=brin&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> akan diselenggarakan pada Kamis, 25 April 2024, di Gedung B.J. Habibie, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Profesor Riset memiliki peran yang sangat vital sebagai teladan dan sumber inspirasi bagi rekan-rekan periset lainnya. Menurut Amarulla Octavian, Wakil Kepala <a href="https://www.seketika.com/?s=brin&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a>, menjadi seorang Profesor Riset memerlukan kinerja yang semakin terpercaya dan unggul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut adalah lima poin penting yang ditekankan oleh Octavian:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Kemampuan untuk melakukan riset berkualitas dan memberikan kontribusi signifikan pada pengetahuan dalam bidang keahliannya.</li>



<li>Keterampilan dalam membimbing rekan-rekan periset dan mahasiswa.</li>



<li>Mampu memberikan ide, masukan, dan strategi untuk pengembangan kebijakan riset dan inovasi, baik dalam bidang keahliannya maupun dalam peran manajerial.</li>



<li>Kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai mitra, baik di tingkat nasional maupun global.</li>



<li>Kemampuan untuk berperan secara aktif dalam organisasi serta dalam memberikan kontribusi luas kepada masyarakat.</li>
</ol>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Vian, akan ada tiga peneliti ahli utama yang akan memberikan orasi ilmiah sebagai ringkasan dari riset yang telah mereka lakukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Pertama, Isnaeni</strong>, seorang ahli dalam bidang Optik, secara konsisten melakukan penelitian mengenai efisiensi energi listrik dan pencemaran lingkungan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu solusi yang dia hadirkan adalah penggunaan <em>quantum dots</em> karbon, yang merupakan partikel berukuran <em>nanometer</em> yang memiliki sifat optik unik.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Kedua, Erma Yulihastin</strong>, yang memiliki keahlian dalam Cuaca dan Iklim Ekstrem, fokus pada pengembangan model prediksi hujan yang akurat untuk wilayah Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Metode yang dikembangkannya, NAKULA, bertujuan untuk meningkatkan akurasi prediksi hujan ekstrem.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Ketiga, Muhammad Reza Cordova</strong>, seorang ahli dalam Pencemaran Laut, mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan salah satu penghasil sampah plastik laut terbesar di dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, hasil risetnya menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan global, dan ini menjadi dasar untuk upaya pengurangan kebocoran sampah plastik laut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan penerapan data dasar dan strategi yang dirumuskannya, Cordova berhasil mencatat penurunan produksi sampah laut di Indonesia sebesar 41 persen selama periode 2018-2023. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang penanganan sampah laut.</p>



<p class="has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-893a71de67d5d987b8e81d9efc41b8e8 wp-block-paragraph" style="color:#f0efef">(brin)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/3-peneliti-ahli-utama-brin-dikukuhkan-jadi-profesor-riset-peran-penting-profesor-riset-dalam-pengembangan-ilmu-pengetahuan">3 Peneliti Ahli Utama BRIN Dikukuhkan Jadi Profesor Riset: Peran Penting Profesor Riset dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena Astronomi, Wolf Moon Bulan Purnama Di Januari</title>
		<link>https://www.seketika.com/fenomena-astronomi-wolf-moon-bulan-purnama-di-januari</link>
					<comments>https://www.seketika.com/fenomena-astronomi-wolf-moon-bulan-purnama-di-januari#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 09:45:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Riset dan Inovasi Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Biru]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Purnama]]></category>
		<category><![CDATA[Fenomena Astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Wolf Moon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8166</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fenomena-astronomi-wolf-moon-bulan-purnama-di-januari">Fenomena Astronomi, Wolf Moon Bulan Purnama Di Januari</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Ada beberapa istilah nama lain untuk <a href="https://www.seketika.com/?s=Bulan+Purnama&amp;post_type%5B%5D=post">Bulan Purnama</a>. Berikut penjelasan tentang Bulan Purnama yang dikenal dengan sebutan <a href="https://www.seketika.com/?s=Wolf+Moon&amp;post_type%5B%5D=post">Wolf Moon</a> (Bulan Serigala).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bulan Purnama terjadi setiap 29 hari, yang berarti sebagian besar bulan mempunyai satu Bulan Purnama (meskipun jarang terjadi dua Bulan Purnama dalam satu bulan kalender, bulan kedua disebut <a href="https://www.seketika.com/?s=Bulan+Biru&amp;post_type%5B%5D=post">Bulan Biru</a>).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Bulan+Purnama&amp;post_type%5B%5D=post">Bulan Purnama</a> terjadi saat Bumi berada diantara Matahari dan Bulan. Bulan menjadi tampak penuh dikarenakan semua sisinya terkena sinar matahari. Belahan Bumi yang mengalami fase malam akan melihat bentuk Bulan bulat sempurna.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Menurut NASA, di Amerika Serikat, <a href="https://www.seketika.com/?s=Bulan+Purnama&amp;post_type%5B%5D=post">Bulan Purnama</a> setiap bulan memiliki nama tradisional yang dikaitkan dengan cuaca, tanaman yang sedang musim, atau hewan yang mungkin dilihat pada waktu tersebut. Nama-nama tradisional ini tercantum dalam Almanak Petani, yang menulis bahwa nama-nama ini berasal dari sejumlah tempat, termasuk sumber-sumber penduduk asli Amerika, kolonial Amerika, dan Eropa,” jelas Peneliti Pusat Riset Antariksa <a href="https://www.seketika.com/?s=Badan+Riset+dan+Inovasi+Nasional&amp;post_type%5B%5D=post">Badan Riset dan Inovasi Nasional</a> (BRIN) Farahhati Mumtahana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Farah melanjutkan, disebut <a href="https://www.seketika.com/?s=Wolf+Moon&amp;post_type%5B%5D=post">Wolf Moon</a> karena serigala lebih sering terdengar melolong di bulan Januari. Namun, kita sekarang tahu bahwa serigala sebenarnya tidak melolong lebih banyak di bulan Januari dibandingkan bulan lainnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fenomena-astronomi-wolf-moon-bulan-purnama-di-januari">Fenomena Astronomi, Wolf Moon Bulan Purnama Di Januari</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/fenomena-astronomi-wolf-moon-bulan-purnama-di-januari/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi VII DPR RI Mulyanto Prihatin, Presiden Jokowi Tidak Paham Kedudukan BRIN dan Kemendikbudristek</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek</link>
					<comments>https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[BAPPENAS]]></category>
		<category><![CDATA[BATAN]]></category>
		<category><![CDATA[BPPT]]></category>
		<category><![CDATA[BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Forum Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKS]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[kedudukan BRIN]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VII DPR]]></category>
		<category><![CDATA[LAPAN]]></category>
		<category><![CDATA[LIPI]]></category>
		<category><![CDATA[Mulyanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7629</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek">Komisi VII DPR RI Mulyanto Prihatin, Presiden Jokowi Tidak Paham Kedudukan BRIN dan Kemendikbudristek</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pihaknya setuju jika BRIN menjadi integrator atau orkestrator. Asalkan Pemerintah menghidupkan kembali BATAN, LAPAN, BPPT, LIPI, dan Balitbang Kementerian teknis, yang sekarang melebur ke dalam BRIN&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Anggota <a href="https://www.seketika.com/?s=Komisi+VII+DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post">Komisi VII DPR RI</a> <a href="https://www.seketika.com/?s=Mulyanto&amp;post_type%5B%5D=post">Mulyanto</a> prihatin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tidak paham <a href="https://www.seketika.com/?s=kedudukan+BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">kedudukan BRIN</a> dan <a href="https://www.seketika.com/?s=Kemendikbudristek&amp;post_type%5B%5D=post">Kemendikbudristek</a>. Hal tersebut berawal dari pidato presiden di Konvensi dan Temu Tahunan <a href="https://www.seketika.com/?s=Forum+Rektor&amp;post_type%5B%5D=post">Forum Rektor</a> di Surabaya, dimana presiden menyebut <a href="https://www.seketika.com/?s=BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> harus menjadi orkestrator penelitian bersama <a href="https://www.seketika.com/?s=Bappenas&amp;post_type%5B%5D=post">Bappenas</a> mendorong berbagai penelitian di perguruan tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pidato Jokowi tersebut sangat melenceng dari UU Sisnas-IPTEK. Karena dalam Undang-Undang itu, BRIN dinyatakan sebagai pelaksana dan integrator riset nasional. Sebaiknya Sekretariat Presiden meralat soal ini. Khawatir peneliti di BRIN yang tengah lesu semakin lesu dan tidak mau lagi melakukan riset. Apalagi sekarang ini di dalam <a href="https://www.seketika.com/?s=BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> melebur para peneliti dari seluruh lembaga riset baik BATAN, LAPAN, BPPT, LIPI, dan Balitbang Kementerian,&#8221; ujar Mulyanto dalam pesan singkatnya kepada Parlementaria, Selasa (16/1/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejatinya, kata Mulyanto, pihaknya setuju jika <a href="https://www.seketika.com/?s=BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> menjadi integrator atau orkestrator. Asalkan Pemerintah menghidupkan kembali BATAN, LAPAN, BPPT, LIPI, dan Balitbang Kementerian teknis, yang sekarang melebur ke dalam BRIN.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karenanya, menurut Politisi dari <a href="https://www.seketika.com/?s=Fraksi+PKS&amp;post_type%5B%5D=post">Fraksi PKS</a> ini, Presiden terlebih dahulu harus ubah Undang-Undangnya bila ingin mengoptimalkan peran <a href="https://www.seketika.com/?s=BRIN&amp;post_type%5B%5D=post">BRIN</a> menjadi orkestrator penelitian sebagaimana yang disampaikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Presiden harus bisa mensinkronkan antara tugas dan fungsi lembaga dengan amanat Undang-Undang yang ada. Presiden jangan asal perintah. Padahal kenyataannya jauh dari ketentuan Undang-Undang,&#8221; tegasnya. </p>



<p class="has-cyan-bluish-gray-color has-text-color has-link-color has-small-font-size wp-elements-af6ccaed7cbca1ac81c8bed3f0e8bac3 wp-block-paragraph">(ayu/dpr.go.id)</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek">Komisi VII DPR RI Mulyanto Prihatin, Presiden Jokowi Tidak Paham Kedudukan BRIN dan Kemendikbudristek</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/komisi-vii-dpr-ri-mulyanto-prihatin-presiden-jokowi-tidak-paham-kedudukan-brin-dan-kemendikbudristek/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
