<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Imlek Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/imlek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/imlek</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2026 04:46:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Imlek Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/imlek</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Libur Imlek Berakhir, 18,5 Juta Orang Serbu Kereta! China Siaga Hadapi Puncak Arus Balik Festival Musim Semi</title>
		<link>https://www.seketika.com/libur-imlek-berakhir-185-juta-orang-serbu-kereta-china-siaga-hadapi-puncak-arus-balik-festival-musim-semi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2026 04:42:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Arus Balik China]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[China State Railway]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Musim Semi]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik China]]></category>
		<category><![CDATA[transportasi China]]></category>
		<category><![CDATA[Xinhua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34322</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/libur-imlek-berakhir-185-juta-orang-serbu-kereta-china-siaga-hadapi-puncak-arus-balik-festival-musim-semi">Libur Imlek Berakhir, 18,5 Juta Orang Serbu Kereta! China Siaga Hadapi Puncak Arus Balik Festival Musim Semi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tren – China bersiap menghadapi puncak arus balik penumpang pada Minggu (23/2/2026), hari terakhir liburan Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek yang berlangsung selama sembilan hari. Operator kereta api nasional, China State Railway Group Co., Ltd., memperkirakan hingga 18,5 juta perjalanan akan terjadi hanya dalam satu hari melalui jaringan perkeretaapian nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilaporkan Xinhua, angka tersebut melampaui 18,3 juta perjalanan yang tercatat sehari sebelumnya. Peningkatan signifikan ini menjadikan 23 Februari sebagai puncak arus balik nasional setelah masyarakat kembali dari kampung halaman atau destinasi wisata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengantisipasi lonjakan, operator menyiapkan 2.297 perjalanan kereta tambahan demi memenuhi tingginya permintaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Stasiun Kereta Api Yinchuan, Yinchuan, Daerah Otonomi Ningxia Hui, penumpang terlihat memadati area keberangkatan sejak pagi hari. Antrean panjang juga terjadi di sejumlah pusat transportasi lain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya kereta api, kepadatan juga terjadi di sektor penerbangan. Penumpang memadati aula kedatangan Terminal 2 Bandara Internasional Guangzhou Baiyun di Guangzhou, Provinsi Guangdong, saat arus balik mencapai puncaknya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, arus kendaraan di jalan tol Kabupaten Liping, Provinsi Guizhou, serta di Jembatan Sungai Yangtze Nanjing di Provinsi Jiangsu, terpantau meningkat tajam. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepadatan lalu lintas menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota-kota besar untuk bekerja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival Musim Semi merupakan momen migrasi tahunan terbesar di dunia. Jutaan warga China melakukan perjalanan pulang kampung untuk merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarga. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/libur-imlek-berakhir-185-juta-orang-serbu-kereta-china-siaga-hadapi-puncak-arus-balik-festival-musim-semi">Libur Imlek Berakhir, 18,5 Juta Orang Serbu Kereta! China Siaga Hadapi Puncak Arus Balik Festival Musim Semi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mayoritas Warga Tionghoa di RI Tak Gunakan Nama Asli</title>
		<link>https://www.seketika.com/mayoritas-warga-tionghoa-di-ri-tak-gunakan-nama-asli</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2025 05:42:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Abdurrahman Wahid]]></category>
		<category><![CDATA[diskriminasi]]></category>
		<category><![CDATA[identitas budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan berbudaya]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan rasialis]]></category>
		<category><![CDATA[Orde Baru]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Tionghoa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=23638</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mayoritas-warga-tionghoa-di-ri-tak-gunakan-nama-asli">Mayoritas Warga Tionghoa di RI Tak Gunakan Nama Asli</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>,&nbsp;Jakarta &#8211; Mayoritas warga Tionghoa di Indonesia kini lebih dikenal dengan nama khas Indonesia yang berbau Jawa, seperti Budi Hartono atau Djoko Susanto. Namun, di balik nama-nama tersebut, ada sejarah panjang yang mengungkapkan perjuangan mereka menghadapi diskriminasi di era Orde Baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Banyak warga Tionghoa yang lahir sebelum tahun 2000 lebih memilih menggunakan nama Indonesia daripada nama Tionghoa asli mereka. Contohnya adalah Sudono Salim, pendiri Indomie, yang memiliki nama asli Liem Sioe Liong, atau Djoko Susanto, bos Alfamart, yang lahir dengan nama Kwok Kie Fo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini tidak dilakukan tanpa alasan. Kebijakan rasialis pemerintah di bawah Presiden Soeharto menjadi pemicu utama. Seperti dijelaskan oleh Amy Freedman dalam bukunya Political Institutions and Ethnic Chinese Identity in Indonesia (2010), Soeharto mendorong asimilasi warga Tionghoa untuk menghilangkan identitas mereka sebagai &#8220;bukan pribumi&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun 1967, Presiden Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden No. 240 Tahun 1967 yang mengharuskan warga keturunan asing, termasuk etnis Tionghoa, mengganti nama mereka dengan nama Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menghapus identitas Tionghoa di Indonesia, yang saat itu dipandang negatif karena sentimen anti-komunisme dan hubungan dengan China.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Instruksi Presiden No. 14 Tahun 1967 juga membatasi kebudayaan Tionghoa, termasuk bahasa Mandarin, perayaan Tahun Baru Imlek, hingga berbagai bentuk ekspresi budaya lainnya. Kebijakan ini tidak hanya melanggar hak asasi manusia, tetapi juga menghapus jejak kebudayaan Tionghoa yang telah menjadi bagian dari sejarah Indonesia.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/mayoritas-warga-tionghoa-di-ri-tak-gunakan-nama-asli">Mayoritas Warga Tionghoa di RI Tak Gunakan Nama Asli</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Imlek dan Cap Go Meh: Tradisi dan Kemeriahan yang Berbeda di Indonesia!</title>
		<link>https://www.seketika.com/perbedaan-imlek-dan-cap-go-meh-tradisi-dan-kemeriahan-yang-berbeda-di-indonesia</link>
					<comments>https://www.seketika.com/perbedaan-imlek-dan-cap-go-meh-tradisi-dan-kemeriahan-yang-berbeda-di-indonesia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Feb 2024 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[festival budaya]]></category>
		<category><![CDATA[generasi milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Kemeriahan]]></category>
		<category><![CDATA[makanan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Perbedaan Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9977</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/perbedaan-imlek-dan-cap-go-meh-tradisi-dan-kemeriahan-yang-berbeda-di-indonesia">Perbedaan Imlek dan Cap Go Meh: Tradisi dan Kemeriahan yang Berbeda di Indonesia!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kedua perayaan ini tidak hanya tentang makanan lezat dan kemeriahan, tetapi juga tentang menjaga tradisi dan meningkatkan kebersamaan antar keluarga dan komunitas&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Di Indonesia, bulan Februari menjadi bulan yang penuh warna dengan perayaan dua festival budaya yang menarik perhatian: Imlek dan Cap Go Meh. Meskipun keduanya dirayakan dengan semarak, namun sebenarnya memiliki perbedaan yang menarik untuk dieksplorasi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mari kita lihat lebih dekat apa yang membedakan kedua perayaan ini dan mengapa keduanya begitu istimewa bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi generasi milenial.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>1. Imlek: Tradisi dan Kemeriahan</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Imlek, atau Tahun Baru Imlek, adalah perayaan yang diperingati oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Perayaan ini biasanya diwarnai dengan dekorasi meriah, lentera merah, kembang api, dan tentu saja, makanan lezat. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tradisi seperti membersihkan rumah dari energi negatif, memberi angpao kepada anak-anak, dan memanjatkan doa untuk kesuksesan di tahun yang baru, menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>2. Cap Go Meh: Kemeriahan Masyarakat Tionghoa di Indonesia</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Cap Go Meh, atau hari ke-15 setelah Imlek, adalah hari puncak dari perayaan Tahun Baru Imlek. Di Indonesia, Cap Go Meh dirayakan dengan kemeriahan yang luar biasa, terutama di kota-kota seperti Singkawang dan Pontianak. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival ini terkenal dengan parade barongsai, liong, dan berbagai atraksi budaya lainnya. Masyarakat Tionghoa berkumpul untuk menikmati makanan khas seperti sumpia, mie kangkung, dan berbagai hidangan lezat lainnya sambil merayakan kebersamaan dan kegembiraan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/perbedaan-imlek-dan-cap-go-meh-tradisi-dan-kemeriahan-yang-berbeda-di-indonesia">Perbedaan Imlek dan Cap Go Meh: Tradisi dan Kemeriahan yang Berbeda di Indonesia!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/perbedaan-imlek-dan-cap-go-meh-tradisi-dan-kemeriahan-yang-berbeda-di-indonesia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ucapan Imlek 2024, Menebar Semangat dan Kebahagiaan di Tahun Baru Cina</title>
		<link>https://www.seketika.com/ucapan-imlek-2024-menebar-semangat-dan-kebahagiaan-di-tahun-baru-cina</link>
					<comments>https://www.seketika.com/ucapan-imlek-2024-menebar-semangat-dan-kebahagiaan-di-tahun-baru-cina#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Feb 2024 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[generasi milenial]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Cina]]></category>
		<category><![CDATA[Ucapan Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Ucapan Imlek 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8859</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ucapan-imlek-2024-menebar-semangat-dan-kebahagiaan-di-tahun-baru-cina">Ucapan Imlek 2024, Menebar Semangat dan Kebahagiaan di Tahun Baru Cina</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sambut Tahun Baru Imlek 2024 dengan gaya yang keren dan penuh semangat! Temukan ucapan-ucapan Imlek yang trendy dan menginspirasi untuk berbagi kebahagiaan dengan orang-orang tercinta.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Menyambut Tahun Baru Imlek 2024? Pastinya, momen spesial ini selalu dinantikan untuk memberikan semangat baru dan kebahagiaan bersama keluarga dan teman-teman. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Yuk, simak ucapan keren yang bisa kamu bagikan di momen spesial ini!</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di <a href="https://www.seketika.com/?s=Tahun+Baru+Imlek+2024&amp;post_type%5B%5D=post">Tahun Baru Imlek 2024</a> ini, mari kita rayakan dengan ucapan yang keren dan penuh semangat! Bagikan kebahagiaan dan harapan baru kepada orang-orang terdekatmu dengan kata-kata yang menyentuh hati dan menginspirasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Imlek&amp;post_type%5B%5D=post">Imlek</a> adalah waktu yang tepat untuk menyebarkan semangat positif dan optimisme. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Lewat ucapan Imlekmu, ajak semua orang untuk memandang masa depan dengan penuh harapan dan keyakinan bahwa tahun yang baru akan membawa keberuntungan dan kesuksesan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai generasi milenial, mari kita jadikan Tahun Baru Imlek ini sebagai momentum untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/ucapan-imlek-2024-menebar-semangat-dan-kebahagiaan-di-tahun-baru-cina">Ucapan Imlek 2024, Menebar Semangat dan Kebahagiaan di Tahun Baru Cina</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/ucapan-imlek-2024-menebar-semangat-dan-kebahagiaan-di-tahun-baru-cina/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Perbedaan Antara Chinese New Year dan Lunar New Year: Apa yang Harus Anda Ketahui</title>
		<link>https://www.seketika.com/5-perbedaan-antara-chinese-new-year-dan-lunar-new-year-apa-yang-harus-anda-ketahui</link>
					<comments>https://www.seketika.com/5-perbedaan-antara-chinese-new-year-dan-lunar-new-year-apa-yang-harus-anda-ketahui#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2024 13:15:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Asia Timur]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Chinese New Year]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Lunar New Year]]></category>
		<category><![CDATA[penanggalan]]></category>
		<category><![CDATA[perbedaan]]></category>
		<category><![CDATA[simbolisme]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8841</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/5-perbedaan-antara-chinese-new-year-dan-lunar-new-year-apa-yang-harus-anda-ketahui">5 Perbedaan Antara Chinese New Year dan Lunar New Year: Apa yang Harus Anda Ketahui</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Meskipun Chinese New Year dan Lunar New Year seringkali digunakan secara bergantian, memahami perbedaan antara keduanya dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang keragaman budaya yang merayakannya.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – <a href="https://www.seketika.com/?s=Chinese+New+Year&amp;post_type%5B%5D=post">Chinese New Year</a> dan Lunar New Year sering kali digunakan secara bergantian untuk merujuk pada perayaan tahun baru Tionghoa yang sama. Namun, sebenarnya ada perbedaan antara keduanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>1. Nama</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Chinese+New+Year&amp;post_type%5B%5D=post">Chinese New Year</a>: Nama ini lebih spesifik dan menekankan asal usul perayaan, yaitu berasal dari Tiongkok.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Lunar+New+Year&amp;post_type%5B%5D=post">Lunar New Year</a>: Ini lebih umum dan mencakup perayaan tahun baru berdasarkan penanggalan bulan yang diadopsi oleh banyak budaya di seluruh Asia Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>2. Cakupan Budaya</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Chinese+New+Year&amp;post_type%5B%5D=post">Chinese New Year</a>: Secara tradisional, ini adalah perayaan yang paling penting di Tiongkok dan dianggap sebagai momen penting untuk berkumpul bersama keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Lunar+New+Year&amp;post_type%5B%5D=post">Lunar New Year</a>: Selain Tiongkok, perayaan ini juga dirayakan dengan cara yang serupa di berbagai negara Asia Timur seperti Korea, Vietnam, dan Tibet.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/5-perbedaan-antara-chinese-new-year-dan-lunar-new-year-apa-yang-harus-anda-ketahui">5 Perbedaan Antara Chinese New Year dan Lunar New Year: Apa yang Harus Anda Ketahui</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/5-perbedaan-antara-chinese-new-year-dan-lunar-new-year-apa-yang-harus-anda-ketahui/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tradisi Basuh Kaki Orang Tua: Makna Kehormatan dan Kedekatan Keluarga menjelang Perayaan Imlek</title>
		<link>https://www.seketika.com/tradisi-basuh-kaki-orang-tua-makna-kehormatan-dan-kedekatan-keluarga-menjelang-perayaan-imlek</link>
					<comments>https://www.seketika.com/tradisi-basuh-kaki-orang-tua-makna-kehormatan-dan-kedekatan-keluarga-menjelang-perayaan-imlek#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2024 12:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khonghucu]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Tionghoa]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[menghormati leluhur]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan Tahun Baru]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi basuh kaki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8796</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tradisi-basuh-kaki-orang-tua-makna-kehormatan-dan-kedekatan-keluarga-menjelang-perayaan-imlek">Tradisi Basuh Kaki Orang Tua: Makna Kehormatan dan Kedekatan Keluarga menjelang Perayaan Imlek</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan merayakan tradisi basuh kaki orang tua menjelang Imlek, kita tidak hanya menghormati leluhur, tetapi juga mempererat hubungan keluarga dan melestarikan kearifan lokal. &#8220;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Mendekati perayaan Imlek, tradisi basuh kaki orang tua menjadi momen yang istimewa bagi banyak keluarga Tionghoa. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam budaya Tionghoa, menghormati orang tua dan leluhur merupakan nilai yang sangat dijunjung tinggi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tradisi ini menjadi salah satu cara unik untuk mengekspresikan rasa hormat dan kasih sayang kepada orang tua, serta mempererat hubungan antaranggota keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi generasi muda, tradisi basuh kaki sebelum perayaan Imlek bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga simbol kebersamaan dan kedekatan dengan keluarga. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Momen ini menjadi waktu yang tepat untuk merenungkan pengorbanan dan kasih sayang yang telah diberikan oleh orang tua selama ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, tradisi basuh kaki juga memiliki makna yang dalam dalam konteks spiritual. Ini melambangkan membersihkan diri dari dosa dan kesalahan serta memohon restu dan perlindungan dari leluhur dalam menjalani tahun yang baru.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/tradisi-basuh-kaki-orang-tua-makna-kehormatan-dan-kedekatan-keluarga-menjelang-perayaan-imlek">Tradisi Basuh Kaki Orang Tua: Makna Kehormatan dan Kedekatan Keluarga menjelang Perayaan Imlek</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/tradisi-basuh-kaki-orang-tua-makna-kehormatan-dan-kedekatan-keluarga-menjelang-perayaan-imlek/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menggali Makna Hujan saat Perayaan Imlek, Keberuntungan dan Keseimbangan</title>
		<link>https://www.seketika.com/menggali-makna-hujan-saat-perayaan-imlek-keberuntungan-dan-keseimbangan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/menggali-makna-hujan-saat-perayaan-imlek-keberuntungan-dan-keseimbangan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[chinese]]></category>
		<category><![CDATA[chinese new years]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek 2024]]></category>
		<category><![CDATA[perawaan imlek]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru imlek]]></category>
		<category><![CDATA[tahun naga kayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8358</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menggali-makna-hujan-saat-perayaan-imlek-keberuntungan-dan-keseimbangan">Menggali Makna Hujan saat Perayaan Imlek, Keberuntungan dan Keseimbangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Masyarakat Tionghoa tetap mengakui makna simbolis dan spiritual hujan dalam perayaan ini&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta –&nbsp;Tahun Baru Imlek 2024 atau Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili sebentar lagi akan disambut oleh masyarakat Indonesia pada Sabtu, 10 Februari 2024. Libur nasional ini telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 855/2023, Nomor 3/2023, dan Nomor 4/2023 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2024, yang ditandatangani oleh Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, dan Menteri PANRB pada 12 September 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tahun Imlek 2024, yang disebut sebagai Tahun Naga Kayu dalam budaya Tionghoa, memunculkan animo tinggi dari masyarakat Indonesia. Perayaan Imlek identik dengan warna merah, lampion, barongsai, angpau, dan fenomena unik yang sering terjadi, yaitu hujan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam budaya Tionghoa, hujan saat perayaan Imlek dianggap membawa keberuntungan dan keberkahan. Nathan Lee Long, Wakil Presiden Asosiasi Tiongkok Distrik dan Cairns di Australia, menyebut bahwa air yang dibawa oleh hujan deras merupakan simbol keberuntungan yang akan menghadirkan kemakmuran pada tahun-tahun mendatang. Masyarakat Tionghoa menganggap hujan sebagai jawaban atas doa-doa dalam sembahyang yang dipanjatkan saat tahun baru Imlek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ahli Fengsui menjelaskan bahwa Dewi Kwan Im yang menyiram bunga Mei Hwa menciptakan hujan saat tahun baru Imlek. Setiap tetes hujan dianggap sebagai berkah darinya untuk manusia di Bumi. Dalam konsep Yin Yang, hujan diartikan sebagai keseimbangan, menghidupkan sungai dan membuat tanah subur. Namun, hujan dalam jumlah banyak dapat membawa energi negatif, seperti banjir dan bencana lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun pandangan ilmiah dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengaitkan hujan saat Imlek dengan faktor musim atau geografi, persepsi masyarakat Tionghoa tetap mengakui makna simbolis dan spiritual hujan dalam perayaan ini. Dengan demikian, hujan saat Imlek bukan hanya fenomena meteorologi, tetapi juga membawa makna keberuntungan, keberkahan, dan keseimbangan menurut kepercayaan dan budaya Tionghoa.</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/menggali-makna-hujan-saat-perayaan-imlek-keberuntungan-dan-keseimbangan">Menggali Makna Hujan saat Perayaan Imlek, Keberuntungan dan Keseimbangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/menggali-makna-hujan-saat-perayaan-imlek-keberuntungan-dan-keseimbangan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan asal Tiongkok pada Perayaan Imlek 2024</title>
		<link>https://www.seketika.com/bali-jadi-destinasi-favorit-wisatawan-asal-tiongkok-pada-perayaan-imlek-2024</link>
					<comments>https://www.seketika.com/bali-jadi-destinasi-favorit-wisatawan-asal-tiongkok-pada-perayaan-imlek-2024#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Dewata]]></category>
		<category><![CDATA[tahun naga kayu]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7937</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bali-jadi-destinasi-favorit-wisatawan-asal-tiongkok-pada-perayaan-imlek-2024">Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan asal Tiongkok pada Perayaan Imlek 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bali siap menyambut para wisatawan Tiongkok untuk merayakan perayaan Imlek dengan pengalaman tak terlupakan di pulau dewata&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Bali, yang terkenal dengan keindahan alam dan budayanya, menjadi magnet bagi para wisatawan Tiongkok yang mencari pengalaman istimewa pada perayaan Imlek 2024. Menurut data pencarian Airbnb China, Bali menduduki peringkat tertinggi sebagai destinasi pilihan di luar negeri selama musim dingin, khususnya dalam rentang waktu check-in dari 22 Desember 2023 hingga 29 Februari 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pencarian Airbnb China mencatat perubahan signifikan dalam minat kunjungan wisatawan China ke destinasi internasional sejak pembatasan perjalanan dicabut. Hal ini tampak selama masa liburan Natal, akhir tahun, liburan anak sekolah, dan khususnya perayaan Imlek yang sebentar lagi akan tiba.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sepuluh negara yang paling banyak dicari selama periode musim dingin, Indonesia, dengan Bali sebagai tujuannya, berada di posisi ketujuh. Peringkat pertama ditempati oleh Thailand, diikuti oleh Jepang, Selandia Baru, Australia, Amerika Serikat, dan Malaysia. Indonesia, dengan daya tarik khusus Bali, memimpin pada posisi ketujuh, diikuti oleh Inggris, Norwegia, dan Korea Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wisatawan Tiongkok cenderung merencanakan perjalanan mereka sebelum atau selama perayaan Imlek, dan puncak peningkatan minat terjadi sebanyak 14 kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terutama untuk periode check-in antara 8 hingga 18 Februari 2024. Banyak dari mereka juga memilih untuk bepergian bersama keluarga atau dalam kelompok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kajian yang lebih rinci terhadap preferensi wisatawan China, Bali menduduki peringkat keempat untuk volume pencarian tertinggi selama musim dingin di antara 20 kota teratas. Destinasi lain seperti Phuket, Thailand, Bangkok, Thailand, dan Queenstown, Selandia Baru, juga mencapai peringkat tinggi dalam daftar favorit wisatawan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bali-jadi-destinasi-favorit-wisatawan-asal-tiongkok-pada-perayaan-imlek-2024">Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan asal Tiongkok pada Perayaan Imlek 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/bali-jadi-destinasi-favorit-wisatawan-asal-tiongkok-pada-perayaan-imlek-2024/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tradisi Merayakan Imlek yang Bisa Dilakukan Bersama Pasangan</title>
		<link>https://www.seketika.com/5-tradisi-merayakan-imlek-yang-bisa-dilakukan-bersama-pasangan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/5-tradisi-merayakan-imlek-yang-bisa-dilakukan-bersama-pasangan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[China]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun baru naga kayu]]></category>
		<category><![CDATA[tahun naga kayu]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7946</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/5-tradisi-merayakan-imlek-yang-bisa-dilakukan-bersama-pasangan">5 Tradisi Merayakan Imlek yang Bisa Dilakukan Bersama Pasangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Perayaan Tahun Baru Imlek bersama pasangan akan menjadi lebih meriah dan tak terlupakan&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Tahun Baru Imlek tidak hanya menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa tetapi juga kesempatan yang baik untuk merayakan kebersamaan dengan pasangan. Beragam tradisi Imlek yang dipenuhi makna dan pesan mendalam dapat dijalankan bersama, menambah kehangatan hubungan dan menghadirkan keberuntungan di tahun yang baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Inilah beberapa tradisi dan kegiatan yang dapat kamu dan pasangan lakukan saat momen Imlek berlangsung:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>1. Menonton Pertunjukkan Barongsai</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Rayakan Imlek dengan keceriaan pertunjukkan barongsai bersama pasanganmu. Pertunjukan ini tidak hanya dinikmati oleh keluarga Tionghoa, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Pakaian warna mencolok, seperti merah atau kuning, memberikan simbol keberanian dan kekuatan. Tarian dan musik meriah dalam pertunjukkan ini diyakini dapat mendatangkan keberuntungan, sementara suara gaduhnya diharapkan mengusir roh jahat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>2. Menikmati Pesta Kembang Api dan Petasan</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Saksikan kemeriahan kembang api dan petasan yang menghiasi langit. Suara gaduh dari kembang api dan petasan diyakini dapat menakut-nakuti Nian, makhluk halus yang dapat membawa kesialan. Menyalakan kembang api dan petasan tidak hanya meramaikan perayaan Imlek tetapi juga dianggap sebagai upaya untuk mengusir nasib buruk tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>3. Makan Bersama Keluarga</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Perayaan Imlek menjadi lebih hangat dengan makan bersama keluarga. Ajak pasanganmu untuk bergabung dalam momen kebersamaan ini, meskipun mungkin jauh dari keluarganya. Sajikan hidangan khas Imlek seperti ikan kukus, bebek panggang, mi panjang umur, dan kue tradisional. Makan bersama keluarga menciptakan nuansa keakraban dan kebahagiaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>4. Membaca Ramalan Shio</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Tradisi membaca ramalan shio menjadi kegiatan menarik di malam pergantian tahun baru Imlek. Luangkan waktu bersama pasangan untuk membaca ramalan shio. Tahun 2024, sebagai tahun keemasan bagi shio Naga, diyakini membawa kekayaan. Pemilik shio Naga, yang lahir pada tahun 1964, 1976, 1988, 2000, 2012, dan 2024, dapat merayakan potensi keberuntungan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>5. Berkunjung ke Rumah Keluarga atau Kerabat</em></p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/5-tradisi-merayakan-imlek-yang-bisa-dilakukan-bersama-pasangan">5 Tradisi Merayakan Imlek yang Bisa Dilakukan Bersama Pasangan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/5-tradisi-merayakan-imlek-yang-bisa-dilakukan-bersama-pasangan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembawa Hoki saat Imlek 2024, Ini 5 Buah yang Wajib Dihidangkan dan Cocok untuk Hampers</title>
		<link>https://www.seketika.com/pembawa-hoki-saat-imlek-2024-ini-5-buah-yang-wajib-dihidangkan-dan-cocok-untuk-hampers</link>
					<comments>https://www.seketika.com/pembawa-hoki-saat-imlek-2024-ini-5-buah-yang-wajib-dihidangkan-dan-cocok-untuk-hampers#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gaya Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[buah imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek 2024]]></category>
		<category><![CDATA[jeruk mandarin]]></category>
		<category><![CDATA[tahun naga kayu]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=7934</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pembawa-hoki-saat-imlek-2024-ini-5-buah-yang-wajib-dihidangkan-dan-cocok-untuk-hampers">Pembawa Hoki saat Imlek 2024, Ini 5 Buah yang Wajib Dihidangkan dan Cocok untuk Hampers</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Meletakkan kelima buah ini di meja Imlek bukan hanya sekadar menciptakan hidangan lezat, tetapi juga merangkum ritual simbolik yang diwarisi dari generasi ke generasi&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Tahun Baru Imlek 2024 menjadi momentum penting dalam budaya Tionghoa yang penuh makna simbolik. Di Indonesia, perayaan ini tidak hanya dirayakan secara meriah di berbagai kota, tetapi juga diwarnai oleh sederet tradisi yang dipercaya membawa keberuntungan. Salah satu elemen kunci dalam persiapan menyambut Tahun Naga Kayu adalah pemilihan makanan, yang diyakini dapat membawa keberuntungan sepanjang tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berikut adalah 5 buah pembawa hoki yang wajib dihidangkan dan cocok sebagai bingkisan hampers saat perayaan Imlek 2024:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>1. Jeruk Mandarin</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Jeruk mandarin melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Bentuknya yang bulat dan warnanya yang cerah mewakili keberlanjutan dan kelimpahan. Meletakkan jeruk mandarin di meja Imlek diharapkan dapat membawa keberuntungan sepanjang tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>2. Apel</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Apel sering diidentifikasi dengan keselamatan dan keamanan. Di beberapa daerah, apel disajikan karena pelafalannya yang mirip dengan kata &#8220;keselamatan&#8221;. Membawa apel ke meja Imlek diyakini dapat menjaga dan melindungi keluarga dari segala bahaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>3. Anggur</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggur melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Beberapa orang juga meyakini bahwa jumlah butir anggur yang beruntung adalah delapan, karena dalam bahasa Tionghoa, &#8220;delapan&#8221; (ba) bersuara seperti &#8220;kaya&#8221; atau &#8220;makmur&#8221;.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>4. Nanas</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Nanas memiliki arti positif karena dalam bahasa Tionghoa, bunyi &#8220;nanas&#8221; (ong lai) mirip dengan &#8220;keberuntungan datang&#8221;. Kehadiran nanas di meja Imlek diharapkan membawa keberuntungan dan kebahagiaan sepanjang tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>5. Kelapa</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kelapa dianggap sebagai simbol keberuntungan, persatuan, dan keselamatan. Warna putih di dalamnya melambangkan kejujuran dan kebaikan. Hidangan berbasis kelapa, seperti kue kelapa, sering kali disajikan selama perayaan Imlek.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pembawa-hoki-saat-imlek-2024-ini-5-buah-yang-wajib-dihidangkan-dan-cocok-untuk-hampers">Pembawa Hoki saat Imlek 2024, Ini 5 Buah yang Wajib Dihidangkan dan Cocok untuk Hampers</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/pembawa-hoki-saat-imlek-2024-ini-5-buah-yang-wajib-dihidangkan-dan-cocok-untuk-hampers/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
