Seketika.com, Tren – China bersiap menghadapi puncak arus balik penumpang pada Minggu (23/2/2026), hari terakhir liburan Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek yang berlangsung selama sembilan hari. Operator kereta api nasional, China State Railway Group Co., Ltd., memperkirakan hingga 18,5 juta perjalanan akan terjadi hanya dalam satu hari melalui jaringan perkeretaapian nasional.
Dilaporkan Xinhua, angka tersebut melampaui 18,3 juta perjalanan yang tercatat sehari sebelumnya. Peningkatan signifikan ini menjadikan 23 Februari sebagai puncak arus balik nasional setelah masyarakat kembali dari kampung halaman atau destinasi wisata.
Untuk mengantisipasi lonjakan, operator menyiapkan 2.297 perjalanan kereta tambahan demi memenuhi tingginya permintaan.
Di Stasiun Kereta Api Yinchuan, Yinchuan, Daerah Otonomi Ningxia Hui, penumpang terlihat memadati area keberangkatan sejak pagi hari. Antrean panjang juga terjadi di sejumlah pusat transportasi lain.
Tak hanya kereta api, kepadatan juga terjadi di sektor penerbangan. Penumpang memadati aula kedatangan Terminal 2 Bandara Internasional Guangzhou Baiyun di Guangzhou, Provinsi Guangdong, saat arus balik mencapai puncaknya.
Sementara itu, arus kendaraan di jalan tol Kabupaten Liping, Provinsi Guizhou, serta di Jembatan Sungai Yangtze Nanjing di Provinsi Jiangsu, terpantau meningkat tajam.
Kepadatan lalu lintas menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke kota-kota besar untuk bekerja.
Festival Musim Semi merupakan momen migrasi tahunan terbesar di dunia. Jutaan warga China melakukan perjalanan pulang kampung untuk merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarga.












