<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kasus Hukum Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/kasus-hukum/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/kasus-hukum</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Apr 2026 03:06:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Kasus Hukum Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/kasus-hukum</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penipuan Emas Palsu Terungkap, Kronologi Penangkapan 3 Pelaku di Lombok</title>
		<link>https://www.seketika.com/penipuan-emas-palsu-terungkap-kronologi-penangkapan-3-pelaku-di-lombok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2026 03:06:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[emas palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kasus kriminal Lombok Utara]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal NTB]]></category>
		<category><![CDATA[Lombok Utara]]></category>
		<category><![CDATA[modus emas palsu]]></category>
		<category><![CDATA[modus penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan emas]]></category>
		<category><![CDATA[penipuan perhiasan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Lombok Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35973</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penipuan-emas-palsu-terungkap-kronologi-penangkapan-3-pelaku-di-lombok">Penipuan Emas Palsu Terungkap, Kronologi Penangkapan 3 Pelaku di Lombok</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Lombok Utara – Kasus penipuan dengan modus penjualan emas palsu berhasil diungkap aparat kepolisian di Lombok Utara. Tiga perempuan diamankan setelah diduga menipu warga dengan perhiasan yang diklaim sebagai emas asli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Polisi dari Satreskrim Polres Lombok Utara mengungkap praktik penipuan yang melibatkan penjualan cincin emas palsu kepada masyarakat. Tiga perempuan berinisial S, M, dan MA ditangkap setelah diduga menjalankan aksi tersebut di wilayah Kecamatan Bayan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan bermula dari laporan korban yang merasa dirugikan setelah membeli cincin yang ternyata bukan emas asli.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus ini menimbulkan kerugian finansial bagi korban dan membuka potensi adanya korban lain. Modus yang digunakan pelaku tergolong rapi karena menyertakan nota pembelian palsu yang tampak meyakinkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membeli perhiasan dari pihak yang tidak dikenal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban awalnya membeli cincin seharga Rp2,85 juta melalui istrinya dari seseorang yang tidak dikenal. Pelaku memberikan nota pembelian yang terlihat resmi sehingga transaksi berlangsung tanpa kecurigaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah dilakukan pengecekan, cincin tersebut diketahui bukan emas murni. Kecurigaan semakin kuat ketika pelaku kembali menawarkan barang serupa beberapa hari kemudian.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/penipuan-emas-palsu-terungkap-kronologi-penangkapan-3-pelaku-di-lombok">Penipuan Emas Palsu Terungkap, Kronologi Penangkapan 3 Pelaku di Lombok</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Hukum Ketua Hery Susanto, Ini Sikap Resmi Ombudsman RI</title>
		<link>https://www.seketika.com/kasus-hukum-ketua-hery-susanto-ini-sikap-resmi-ombudsman-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 04:28:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Susanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Ombudsman RI]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan publik]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35733</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-hukum-ketua-hery-susanto-ini-sikap-resmi-ombudsman-ri">Kasus Hukum Ketua Hery Susanto, Ini Sikap Resmi Ombudsman RI</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta –  Sehubungan dengan kasus hukum yang dihadapi oleh Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, kasus tersebut merupakan kejadian yang terjadi pada periode yang lalu (2021-2026). Pimpinan Ombudsman RI Periode 2026-2031 menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan publik dan menyesalkan peristiwa ini terjadi serta berkomitmen kuat untuk terus menjaga kepercayaan publik terhadap tugas pengawasan pelayanan publik dengan penuh integritas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pimpinan Ombudsman RI menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan penanganan perkara ini kepada penegak hukum yang berwenang serta akan kooperatif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kami memahami besarnya perhatian masyarakat terhadap perkembangan situasi ini. Oleh karena itu, kami menegaskan komitmen terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap pihak berhak memperoleh proses hukum yang adil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menjaga kelangsungan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat, Pimpinan Ombudsman RI memastikan langkah-langkah internal yang diperlukan sesuai dengan mekanisme kelembagaan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, fungsi pengawasan pelayanan publik tetap berjalan sebagaimana mestinya dan tidak terganggu oleh proses hukum yang sedang berlangsung. (*)</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kasus-hukum-ketua-hery-susanto-ini-sikap-resmi-ombudsman-ri">Kasus Hukum Ketua Hery Susanto, Ini Sikap Resmi Ombudsman RI</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terbongkar! Bos Judi Online Internasional Raup Rp3 Miliar, Bareskrim Sita Aset Mewah &#038; Blokir Rekening Rp3,5 Miliar</title>
		<link>https://www.seketika.com/terbongkar-bos-judi-online-internasional-raup-rp3-miliar-bareskrim-sita-aset-mewah-blokir-rekening-rp35-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 00:19:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim Polri]]></category>
		<category><![CDATA[berita terkini]]></category>
		<category><![CDATA[judi daring]]></category>
		<category><![CDATA[Judi Online]]></category>
		<category><![CDATA[Judol]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Siber]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pencucian uang]]></category>
		<category><![CDATA[TPPU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=35354</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/terbongkar-bos-judi-online-internasional-raup-rp3-miliar-bareskrim-sita-aset-mewah-blokir-rekening-rp35-miliar">Terbongkar! Bos Judi Online Internasional Raup Rp3 Miliar, Bareskrim Sita Aset Mewah &amp; Blokir Rekening Rp3,5 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Di balik antarmuka aplikasi ponsel yang tampak sederhana, sebuah aliran dana gelap bernilai miliaran rupiah berhasil dibongkar oleh jajaran Kepolisian. Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri sukses membongkar jaringan judi online (Judol) berskala internasional yang berujung pada kejahatan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam operasi ini, polisi menetapkan seorang pria berinisial LT alias T sebagai tersangka utama sekaligus otak pengelola jaringan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan kasus besar ini dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, S.I.K., M.Si., pada Rabu (1/04/2026). </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia memaparkan bahwa sindikat ini bukan operasi kelas teri, melainkan jaringan terstruktur yang menyasar masyarakat Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Praktik ilegal ini telah berjalan rapi sejak tahun 2022. Tersangka mengelola bisnis haram ini layaknya sebuah perusahaan profesional dengan mempekerjakan 17 orang karyawan, mulai dari level manajer, admin, operator, hingga auditor, yang seluruhnya dioperasikan dari wilayah Kamboja, ungkap Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Terbongkarnya kerajaan bisnis ilegal ini berawal dari patroli siber intensif yang menemukan aktivitas transaksi mencurigakan dari dua situs judi daring, yakni CIVICTOTO dan JALUTOTO. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua platform tersebut menawarkan berbagai jenis perjudian seperti slot, togel, hingga kasino secara virtual, dengan memanfaatkan rekening bank dalam negeri sebagai gerbang transaksi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/terbongkar-bos-judi-online-internasional-raup-rp3-miliar-bareskrim-sita-aset-mewah-blokir-rekening-rp35-miliar">Terbongkar! Bos Judi Online Internasional Raup Rp3 Miliar, Bareskrim Sita Aset Mewah &amp; Blokir Rekening Rp3,5 Miliar</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Status Tersangka Nabilah O’Brien Resmi Dicabut! DPR Pastikan Kasus UU ITE Berakhir Damai Lewat SP3</title>
		<link>https://www.seketika.com/status-tersangka-nabilah-obrien-resmi-dicabut-dpr-pastikan-kasus-uu-ite-berakhir-damai-lewat-sp3</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 06:46:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Habiburokhman]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi III DPR]]></category>
		<category><![CDATA[KUHP Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Miscarriage of Justice]]></category>
		<category><![CDATA[Nabilah O’Brien]]></category>
		<category><![CDATA[Restorative Justice]]></category>
		<category><![CDATA[SP3]]></category>
		<category><![CDATA[UU ITE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34706</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/status-tersangka-nabilah-obrien-resmi-dicabut-dpr-pastikan-kasus-uu-ite-berakhir-damai-lewat-sp3">Status Tersangka Nabilah O’Brien Resmi Dicabut! DPR Pastikan Kasus UU ITE Berakhir Damai Lewat SP3</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memastikan status tersangka yang sempat menjerat Nabilah O&#8217;Brien dalam perkara yang berkaitan dengan laporan balik Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah resmi dihentikan. Kepastian tersebut disampaikan setelah adanya kesepakatan damai antara para pihak serta diterbitkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Hilang sudah (status tersangka). Sudah diselesaikan. Sudah SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan),” ujar Habiburokhman saat konferensi pers di hadapan awak media usai RDPU dengan Nabilah O&#8217;Brien untuk mendengarkan aspirasi terkait kasus yang menimpanya, bertempat di Ruang Rapat Komisi III DPR, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (9/3/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedepan, Habiburokhman berharap kasus serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk itu, Komisi III DPR RI diungkapkannya akan menggelar sosialisasi KUHP dan KUHAP terbaru di seluruh Polda se-Indonesia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Setelah Lebaran besok, kami minta semua Kapolres dihadirkan. Karena UU itu bukan hanya bunyi pasalnya, tapi semangatnya apa,” tandas Habiburokhman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya dalam forum tersebut, Legislator Fraksi Partai Gerindra ini mengungkapkan Komisi III DPR RI menyoroti potensi kekeliruan proses peradilan (miscarriage of justice) setelah korban pencurian justru dilaporkan balik dan sempat ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran UU ITE.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komisi III DPR, bahkan telah menggelar rapat khusus untuk membahas perkara tersebut secara mendalam. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/status-tersangka-nabilah-obrien-resmi-dicabut-dpr-pastikan-kasus-uu-ite-berakhir-damai-lewat-sp3">Status Tersangka Nabilah O’Brien Resmi Dicabut! DPR Pastikan Kasus UU ITE Berakhir Damai Lewat SP3</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bareskrim Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mantan Pelatih Panjat Tebing Pelatnas, Diduga Terjadi 2021–2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/bareskrim-selidiki-dugaan-kekerasan-seksual-mantan-pelatih-panjat-tebing-pelatnas-diduga-terjadi-2021-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 06:25:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet Panjat Tebing]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[FPTI]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatnas]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecehan Seksual Atlet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=34700</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bareskrim-selidiki-dugaan-kekerasan-seksual-mantan-pelatih-panjat-tebing-pelatnas-diduga-terjadi-2021-2025">Bareskrim Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mantan Pelatih Panjat Tebing Pelatnas, Diduga Terjadi 2021–2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Bareskrim Polri tengah menyelidiki laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang mantan kepala pelatih (head coach) atlet panjat tebing Pelatnas terhadap sejumlah atlet putri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA-PPO) Bareskrim Polri Brigjen Pol Nurul Azizah mengatakan, laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/101/III/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 3 Maret 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, kasus ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh pelatih terhadap atlet binaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Peristiwa yang dilaporkan diduga terjadi dengan modus penyalahgunaan kewenangan serta memanfaatkan kerentanan atlet putri untuk melakukan perbuatan cabul hingga persetubuhan,” ujar Nurul Azizah dalam keterangannya pada Selasa (10/3/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, dugaan peristiwa tersebut terjadi dalam rentang waktu 2021 hingga 2025, terutama di Asrama Atlet Bekasi yang berlokasi di Jalan Harapan Indah Boulevard, Medan Satria, Bekasi Utara. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, dugaan tindakan juga disebut terjadi saat para atlet mengikuti sejumlah kejuaraan internasional di luar negeri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan tersebut diajukan oleh pelapor berinisial SD selaku kuasa dari para korban yang merupakan atlet putri panjat tebing Pelatnas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, pihak terlapor berinisial HB diketahui merupakan mantan kepala pelatih tim nasional panjat tebing yang saat ini telah diberhentikan oleh Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/bareskrim-selidiki-dugaan-kekerasan-seksual-mantan-pelatih-panjat-tebing-pelatnas-diduga-terjadi-2021-2025">Bareskrim Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual Mantan Pelatih Panjat Tebing Pelatnas, Diduga Terjadi 2021–2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Tersangka Kasus Pelecehan Anak di Panti Asuhan Kunciran Indah Ditangkap</title>
		<link>https://www.seketika.com/dua-tersangka-kasus-pelecehan-anak-di-panti-asuhan-kunciran-indah-ditangkap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 19:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kunciran Indah]]></category>
		<category><![CDATA[panti asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pelecehan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan Psikologis]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=20113</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dua-tersangka-kasus-pelecehan-anak-di-panti-asuhan-kunciran-indah-ditangkap">Dua Tersangka Kasus Pelecehan Anak di Panti Asuhan Kunciran Indah Ditangkap</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kepolisian telah menangkap dan menetapkan dua tersangka dalam kasus pelecehan anak di panti asuhan yang berlokasi di Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten. Penangkapan ini dilakukan oleh Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, seperti yang diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, pada Jumat (4/10/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua tersangka tersebut adalah S (49), pemilik yayasan panti asuhan, dan YB (30), pengurus yayasan panti asuhan. Mereka dijerat dengan Pasal 76E jo 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 yang mengubah UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua tersangka terancam hukuman penjara minimal 5 tahun hingga maksimal 15 tahun, serta denda yang dapat mencapai Rp5 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah tanggap, Pemerintah Kota Tangerang telah memindahkan 12 anak penghuni panti asuhan ke Rumah Perlindungan Sosial (RPS) yang dikelola oleh Dinas Sosial setempat, menyusul laporan dugaan pelecehan di panti asuhan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penjabat Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menegaskan komitmen Pemkot Tangerang untuk mengawal proses hukum terkait kasus ini. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan akan memastikan setiap korban mendapatkan pendampingan yang memadai,&#8221; ungkapnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/dua-tersangka-kasus-pelecehan-anak-di-panti-asuhan-kunciran-indah-ditangkap">Dua Tersangka Kasus Pelecehan Anak di Panti Asuhan Kunciran Indah Ditangkap</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi Yudisial Rekomendasikan Sanksi Berat untuk Hakim PN Surabaya Terkait Vonis Bebas Terdakwa GRT</title>
		<link>https://www.seketika.com/komisi-yudisial-rekomendasikan-sanksi-berat-untuk-hakim-pn-surabaya-terkait-vonis-bebas-terdakwa-grt</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 04:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim PN Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[KEPPH]]></category>
		<category><![CDATA[Kode Etik Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Yudisial]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Kehormatan Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberhentian Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Negeri Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sanksi Hakim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=18494</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-yudisial-rekomendasikan-sanksi-berat-untuk-hakim-pn-surabaya-terkait-vonis-bebas-terdakwa-grt">Komisi Yudisial Rekomendasikan Sanksi Berat untuk Hakim PN Surabaya Terkait Vonis Bebas Terdakwa GRT</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Komisi Yudisial (KY) merekomendasikan sanksi berat berupa pemberhentian tetap dengan hak pensiun bagi majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkait perkara Nomor 454/Pid.B/2024/PN.Sby. Kasus ini melibatkan vonis bebas terhadap terdakwa GRT. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam rapat konsultasi dengan Pimpinan DPR RI pada Senin (26/8/2024) di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Anggota KY dan Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi, Joko Sasmito, KY telah memutuskan sanksi berat tersebut setelah memeriksa dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH). </p>



<p class="wp-block-paragraph">KY melakukan pemeriksaan terhadap hakim terlapor pada Senin (19/8/2024) di Pengadilan Tinggi Surabaya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa hakim tersebut melanggar KEPPH. Pelanggaran ini terkait dengan perbedaan antara fakta hukum dan pertimbangan hukum mengenai unsur-unsur dakwaan dan penyebab kematian korban DSA. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini terlihat jelas dalam salinan putusan perkara Nomor 454/Pid.B/2024/PN.Sby.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Joko menjelaskan, &#8220;Dalam sidang pembacaan putusan, para hakim terlapor tidak mempertimbangkan atau menilai barang bukti berupa rekaman CCTV di area parkir basement Lenmarc Mall yang diajukan oleh Penuntut Umum. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, pertimbangan tersebut muncul dalam putusan hukum terlapor, yang tidak sesuai dengan fakta persidangan.&#8221;</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/komisi-yudisial-rekomendasikan-sanksi-berat-untuk-hakim-pn-surabaya-terkait-vonis-bebas-terdakwa-grt">Komisi Yudisial Rekomendasikan Sanksi Berat untuk Hakim PN Surabaya Terkait Vonis Bebas Terdakwa GRT</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
