<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pariwisata Berkelanjutan Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/pariwisata-berkelanjutan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/pariwisata-berkelanjutan</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Oct 2025 01:59:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>Pariwisata Berkelanjutan Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/pariwisata-berkelanjutan</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 Desa Tiongkok Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia 2025, Warisan Budaya &#038; Alamnya Bikin Takjub</title>
		<link>https://www.seketika.com/4-desa-tiongkok-masuk-daftar-desa-wisata-terbaik-dunia-2025-warisan-budaya-alamnya-bikin-takjub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 01:59:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Desa indah di Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Terbaik 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Desa wisata Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi wisata dunia]]></category>
		<category><![CDATA[internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata PBB]]></category>
		<category><![CDATA[Travel China 2025]]></category>
		<category><![CDATA[UN Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan budaya Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata pedesaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31089</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/4-desa-tiongkok-masuk-daftar-desa-wisata-terbaik-dunia-2025-warisan-budaya-alamnya-bikin-takjub">4 Desa Tiongkok Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia 2025, Warisan Budaya &amp; Alamnya Bikin Takjub</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tren &#8211; Empat desa di Tiongkok resmi masuk dalam daftar Desa Wisata Terbaik 2025 yang dirilis oleh Pariwisata PBB (UN Tourism). Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara penghargaan resmi yang digelar di Kota Huzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, pada Jumat (17/10).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam edisi 2025 program &#8220;Best Tourism Villages&#8221;, empat desa wisata Tiongkok berhasil meraih pengakuan internasional dari UN Tourism berkat kontribusinya dalam pengembangan pariwisata pedesaan yang berkelanjutan, pelestarian budaya lokal, dan perlindungan lingkungan ekologis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Desa-desa yang berhasil masuk daftar Desa Wisata Terbaik 2025 adalah:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Huanggang, di Prefektur Otonomi Qiandongnan Miao dan Dong, Provinsi Guizhou</li>



<li>Jikayi, di Prefektur Otonomi Tibet Ganzi, Provinsi Sichuan</li>



<li>Dongluo, di bawah pengelolaan Kota Taizhou, Provinsi Jiangsu</li>



<li>Digang, dikelola oleh Kota Huzhou, Provinsi Zhejiang</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut pejabat dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok, keberhasilan ini mencerminkan kemajuan sektor pariwisata pedesaan nasional yang semakin inklusif dan berdaya saing global.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/4-desa-tiongkok-masuk-daftar-desa-wisata-terbaik-dunia-2025-warisan-budaya-alamnya-bikin-takjub">4 Desa Tiongkok Masuk Daftar Desa Wisata Terbaik Dunia 2025, Warisan Budaya &amp; Alamnya Bikin Takjub</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laut Menari Warna-warni di Festival Raja Ampat 2025</title>
		<link>https://www.seketika.com/laut-menari-warna-warni-di-festival-raja-ampat-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 17:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Pesisir]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata 2025]]></category>
		<category><![CDATA[event budaya papua]]></category>
		<category><![CDATA[festival raja ampat 2025]]></category>
		<category><![CDATA[lomba perahu hias]]></category>
		<category><![CDATA[pantai WTC raja ampat]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Ampat]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi maritim indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[wisata bahari papua]]></category>
		<category><![CDATA[wisata indonesia timur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=31062</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/laut-menari-warna-warni-di-festival-raja-ampat-2025">Laut Menari Warna-warni di Festival Raja Ampat 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Tren – Suasana bahari yang menjadi ciri khas Raja Ampat semakin kental terasa dalam gelaran Festival Pesona Raja Ampat 2025, terutama saat digelarnya Lomba Perahu Hias di perairan sekitar Pantai WTC, Sabtu (18/10/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda paling menarik perhatian wisatawan dan masyarakat, karena menyajikan keindahan seni, budaya, dan nilai-nilai maritim yang khas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lomba Perahu Hias merupakan salah satu rangkaian utama dalam Festival Pesona Raja Ampat 2025, yang menampilkan ornamen khas Papua, warna cerah, serta simbol-simbol identitas masyarakat pesisir. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini menjadi bukti nyata bagaimana budaya bahari Raja Ampat dipertahankan dan dikembangkan secara kreatif oleh warganya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam lomba yang berlangsung meriah ini, tiga kelompok peserta turut ambil bagian, yaitu dari Kampung Mumes (Distrik Teluk Mayalibit), serta Kampung Sapokren dan wilayah lain di Distrik Waigeo Selatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Masing-masing perahu dihias dengan detail artistik yang merepresentasikan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan laut dan tradisi bahari Raja Ampat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/laut-menari-warna-warni-di-festival-raja-ampat-2025">Laut Menari Warna-warni di Festival Raja Ampat 2025</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisata Budaya Jadi Senjata Rahasia Pariwisata Indonesia! Chusnunia: Desa Adalah Kunci</title>
		<link>https://www.seketika.com/wisata-budaya-jadi-senjata-rahasia-pariwisata-indonesia-chusnunia-desa-adalah-kunci</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 03:36:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Chusnunia Chalim]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif desa]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya GEMATI]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Lampung Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata Indonesia 2025]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[wisata budaya Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=28864</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wisata-budaya-jadi-senjata-rahasia-pariwisata-indonesia-chusnunia-desa-adalah-kunci">Wisata Budaya Jadi Senjata Rahasia Pariwisata Indonesia! Chusnunia: Desa Adalah Kunci</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Wisata budaya Indonesia terus diakui sebagai tulang punggung pariwisata nasional. Wakil Ketua Komisi VII <a href="https://www.seketika.com/?s=DPR+RI&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">DPR RI</a>, Chusnunia Chalim, mendorong pemerintah untuk lebih serius mendukung pengembangan desa wisata berbasis budaya guna menarik wisatawan mancanegara dan memperkuat pariwisata berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Keberagaman budaya Indonesia yang tersebar di berbagai daerah tentunya merupakan potensi yang patut dimanfaatkan sebagai motor penggerak pariwisata dan perekonomian Indonesia. Pariwisata budaya dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, serta memberdayakan ekonomi lokal,” ujar Chusnunia, Senin (28/7/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai contoh nyata, Chusnunia menyebut Provinsi Lampung yang aktif menggelar berbagai festival budaya desa setiap tahun. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satunya adalah Festival Budaya GEMATI yang dilaksanakan pada 27 Juli 2025 di Gemati Wisata Budaya Desa Banjarejo, Kabupaten Lampung Timur. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Festival ini bertujuan melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Lampung melalui beragam pertunjukan seni dan budaya khas daerah.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wisata-budaya-jadi-senjata-rahasia-pariwisata-indonesia-chusnunia-desa-adalah-kunci">Wisata Budaya Jadi Senjata Rahasia Pariwisata Indonesia! Chusnunia: Desa Adalah Kunci</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kaldera Toba Terancam Dicoret UNESCO, Puan Maharani: Ini Alarm Nasional!</title>
		<link>https://www.seketika.com/kaldera-toba-terancam-dicoret-unesco-puan-maharani-ini-alarm-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 09:38:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Geopark]]></category>
		<category><![CDATA[Geopark Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kaldera Toba]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Puan Maharani]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[UGGp]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO Global Geopark]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=27251</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kaldera-toba-terancam-dicoret-unesco-puan-maharani-ini-alarm-nasional">Kaldera Toba Terancam Dicoret UNESCO, Puan Maharani: Ini Alarm Nasional!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua DPR RI Dr. (H.C) <a href="https://www.seketika.com/?s=Puan+Maharani&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Puan Maharani</a> menanggapi serius ancaman pencabutan status Kaldera Toba sebagai anggota <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">UNESCO</a> Global Geopark (UGGp). Ia meminta Pemerintah untuk bertindak cepat dan terkoordinasi dalam menyikapi &#8220;kartu kuning&#8221; dari <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">UNESCO</a> terhadap Geopark Kaldera Toba, salah satu destinasi geopark terpenting di Sumatera Utara dan Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“DPR mengingatkan dengan tegas seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk segera melakukan langkah konkret dan terkoordinasi demi menyelamatkan status <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">UNESCO</a> Global Geopark Kaldera Toba,” ujar <a href="https://www.seketika.com/?s=Puan+Maharani&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Puan Maharani</a> dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (22/5/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ancaman pencabutan status Geopark Kaldera Toba dari keanggotaan <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">UNESCO</a> Global Geopark (UGGp) muncul setelah pihak pengelola dinilai gagal memanfaatkan waktu dua tahun yang diberikan untuk pembenahan pasca-peringatan pada September 2023. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, tersisa hanya satu bulan sebelum kedatangan tim asesor <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post" target="_blank" rel="noreferrer noopener">UNESCO</a> pada Juni 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Pusat Studi Geopark Indonesia, Wilmar E. Simandjorang, mengingatkan bahwa waktu perbaikan semakin kritis. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/kaldera-toba-terancam-dicoret-unesco-puan-maharani-ini-alarm-nasional">Kaldera Toba Terancam Dicoret UNESCO, Puan Maharani: Ini Alarm Nasional!</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jakarta Tuan Rumah UN Tourism 2025: Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Asia</title>
		<link>https://www.seketika.com/jakarta-tuan-rumah-un-tourism-2025-perkuat-posisi-sebagai-destinasi-mice-asia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2025 03:56:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[CAP CSA Meeting]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi wisata Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[event internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[MICE Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[UN Tourism 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=26250</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jakarta-tuan-rumah-un-tourism-2025-perkuat-posisi-sebagai-destinasi-mice-asia">Jakarta Tuan Rumah UN Tourism 2025: Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Asia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Daerah Khusus Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi unggulan di kawasan Asia dengan menjadi tuan rumah The UN Tourism 37th Joint Commission Meeting untuk Komisi Asia Timur dan Pasifik (CAP) serta Komisi Asia Selatan (CSA). Acara prestisius ini berlangsung pada 15–16 April 2025 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, dan dihadiri ratusan delegasi dari negara anggota UN Tourism, organisasi internasional dan regional, serta para pakar pariwisata dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Andhika Permata, mengungkapkan apresiasinya kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia atas kepercayaan menjadikan Jakarta sebagai tuan rumah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan forum ini memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi unggulan untuk sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) berskala internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Forum ini mengusung tema ‘Tourism Policy in the Circular Economy’, yang menyoroti pentingnya transformasi sektor pariwisata menuju model ekonomi sirkular yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai bagian dari agenda, Disparekraf DKI Jakarta turut memfasilitasi city tour eksklusif yang menonjolkan warisan budaya dan ekonomi kreatif lokal. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jakarta-tuan-rumah-un-tourism-2025-perkuat-posisi-sebagai-destinasi-mice-asia">Jakarta Tuan Rumah UN Tourism 2025: Perkuat Posisi sebagai Destinasi MICE Asia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inisiasi Pariwisata Regeneratif: Wamenpar Ni Luh Puspa Apresiasi Samsara Living Museum di Bali</title>
		<link>https://www.seketika.com/inisiasi-pariwisata-regeneratif-wamenpar-ni-luh-puspa-apresiasi-samsara-living-museum-di-bali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2024 17:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Karangasem]]></category>
		<category><![CDATA[Living Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Ni Luh Puspa]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Regeneratif]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Samsara Living Museum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=21225</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/inisiasi-pariwisata-regeneratif-wamenpar-ni-luh-puspa-apresiasi-samsara-living-museum-di-bali">Inisiasi Pariwisata Regeneratif: Wamenpar Ni Luh Puspa Apresiasi Samsara Living Museum di Bali</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, memberikan apresiasi kepada Ida Bagus Agung Gunartha, Pendiri Samsara Living Museum, atas inisiatifnya dalam mengembangkan prototipe pariwisata regeneratif berbasis budaya di Bali. Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan distribusi pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Samsara Living Museum, yang terletak di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali, menawarkan kesempatan bagi masyarakat dan wisatawan untuk memahami siklus kehidupan masyarakat Bali yang tetap terjaga keautentikannya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Ni Luh Puspa menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo untuk melibatkan pemberdayaan masyarakat dan pelestarian budaya lokal di era modern.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Budaya Bali tidak boleh hilang di tengah modernitas. Kami berharap budaya ini terus berkembang. Konsep prototipe seperti ini harus terus dikembangkan dan diperluas,&#8221; ungkap Wamenpar Ni Luh Puspa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendiri Samsara Living Museum, Ida Bagus Agung Gunartha, menekankan perlunya pendekatan kreatif dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Karangasem, yang kaya akan tantangan. &#8220;Setiap aset di Karangasem memiliki nilai humanis dan spiritual yang autentik,&#8221; jelas Ida Bagus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Konsep pariwisata regeneratif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Karangasem dengan melibatkan aktivitas masyarakat Bali, seperti prosesi upacara adat dan kerajinan tangan. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/inisiasi-pariwisata-regeneratif-wamenpar-ni-luh-puspa-apresiasi-samsara-living-museum-di-bali">Inisiasi Pariwisata Regeneratif: Wamenpar Ni Luh Puspa Apresiasi Samsara Living Museum di Bali</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jatiluwih Bali: Destinasi World Water Forum ke-10 dan Keindahan Pariwisata Berkelanjutan</title>
		<link>https://www.seketika.com/jatiluwih-bali-destinasi-world-water-forum-ke-10-dan-keindahan-pariwisata-berkelanjutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 03:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[delegasi]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Jatiluwih]]></category>
		<category><![CDATA[keberlanjutan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[keragaman budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya alam]]></category>
		<category><![CDATA[World Water Forum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13393</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jatiluwih-bali-destinasi-world-water-forum-ke-10-dan-keindahan-pariwisata-berkelanjutan">Jatiluwih Bali: Destinasi World Water Forum ke-10 dan Keindahan Pariwisata Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Desa Jatiluwih mempraktikkan pariwisata berbasis masyarakat, yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat,&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bali – Desa wisata Jatiluwih di Bali telah dipilih sebagai destinasi unggulan untuk kunjungan delegasi World Water Forum ke-10, sebuah forum air internasional terkemuka yang akan digelar pada tanggal 18 hingga 25 Mei 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">World Water Forum ke-10 akan menjadi kesempatan berharga bagi Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata, khususnya dari Bali, ke panggung dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini juga merupakan kesempatan untuk menyoroti upaya Indonesia dalam menjaga dan merawat sumber daya alam sebagai bagian tak terpisahkan dari budaya dan kehidupan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun 2012, Jatiluwih diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Desa ini menjadi contoh nyata dari pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia, menganut konsep pariwisata yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Mneparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, dalam pernyataan tertulis yang diterima oleh InfoPublik pada Minggu (28/4/2024), menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jatiluwih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami sangat mendukung upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jatiluwih karena pendekatan ini sejalan dengan kebijakan Kemenparekraf yang bergerak dari pariwisata berbasis kuantitas menjadi kualitas,&#8221; kata Sandiaga.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/jatiluwih-bali-destinasi-world-water-forum-ke-10-dan-keindahan-pariwisata-berkelanjutan">Jatiluwih Bali: Destinasi World Water Forum ke-10 dan Keindahan Pariwisata Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2024: Kolaborasi Hijau untuk Wonderful Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/wonderful-indonesia-co-branding-forum-wicf-2024-kolaborasi-hijau-untuk-wonderful-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Apr 2024 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Green Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[mitra Co-Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata dan ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[WICF 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Wonderful Indonesia Co-Branding Forum 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=13106</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wonderful-indonesia-co-branding-forum-wicf-2024-kolaborasi-hijau-untuk-wonderful-indonesia">Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2024: Kolaborasi Hijau untuk Wonderful Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Harapannya di tahun ini, semakin banyak program kolaborasi yang lahir dari kerja sama antara Kemenparekraf dengan para mitra co-branding sehingga dapat berkesinambungan. Pada akhirnya, aktivitas ini diharapkan meningkatkan daya saing pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia dalam skala global,&#8221; </p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/ Baparekraf) menggelar Wonderful Indonesia <a href="https://www.seketika.com/?s=Co-Branding&amp;post_type%5B%5D=post">Co-Branding</a> Forum (WICF) pada 19 April 2024 di Jakarta. Acara ini bertujuan untuk menyelaraskan rencana kerja dan program Kemenparekraf dengan mitra co-branding untuk Wonderful Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Menparekraf/ Baparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam pernyataannya di Jakarta pada Jumat (19/04/24), kemitraan <a href="https://www.seketika.com/?s=Co-Branding&amp;post_type%5B%5D=post">Co-Branding</a> Wonderful Indonesia tahun ini akan banyak mengusung tema, konsep, dan program yang terkait dengan pariwisata hijau dan berkelanjutan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami berharap selain kerja sama yang berkesinambungan, <em>green economy</em> juga akan termanifestasikan melalui kolaborasi Kemenparekraf dengan para mitra <em><a href="https://www.seketika.com/?s=Co-Branding&amp;post_type%5B%5D=post">Co-Branding</a> </em>Wonderful Indonesia, sehingga selaras dengan kebijakan kami,” kata Menparekraf Sandiaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">WICF, yang telah diselenggarakan secara konsisten setiap tahun sejak 2017, merupakan wadah diskusi interaktif antara Kemenparekraf dan pelaku usaha di industri pariwisata dan ekonomi kreatif. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini mencerminkan komitmen Kemenparekraf dalam membangun ekosistem pemasaran yang lebih matang dan kokoh, meningkatkan program-program promosi dan pemasaran, serta memperkuat kolaborasi yang sinergis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, jumlah total mitra <a href="https://www.seketika.com/?s=Co-Branding&amp;post_type%5B%5D=post">Co-Branding</a> Wonderful Indonesia mencapai 129 mitra dengan berbagai latar belakang industri bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Deputi Bidang Pemasaran, Ni Made Ayu Marthini, berharap pariwisata hijau dan berkelanjutan dapat diterima dan diimplementasikan oleh seluruh pihak di dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/wonderful-indonesia-co-branding-forum-wicf-2024-kolaborasi-hijau-untuk-wonderful-indonesia">Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2024: Kolaborasi Hijau untuk Wonderful Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Konkrit Penanaman Mangrove oleh Penjabat Gubernur Banten di Smart Fisheries Village</title>
		<link>https://www.seketika.com/langkah-konkrit-penanaman-mangrove-oleh-penjabat-gubernur-banten-di-smart-fisheries-village</link>
					<comments>https://www.seketika.com/langkah-konkrit-penanaman-mangrove-oleh-penjabat-gubernur-banten-di-smart-fisheries-village#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2024 13:30:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Al Muktabar]]></category>
		<category><![CDATA[Ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Teluk Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Latisa Maura]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Penanaman Mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat Gubernur Banten]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Putri Indonesia 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Smart Fisheries Village]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha Perikanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9458</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/langkah-konkrit-penanaman-mangrove-oleh-penjabat-gubernur-banten-di-smart-fisheries-village">Langkah Konkrit Penanaman Mangrove oleh Penjabat Gubernur Banten di Smart Fisheries Village</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berkomitmen untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Provinsi Banten,&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Serang – Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar, mengambil langkah konkrit dalam memelihara ekosistem dengan menanam pohon mangrove di Smart Fisheries Village Politeknik Ahli Usaha Perikanan Karangantu, Kota Serang, pada Minggu (18/2/2024). Acara ini juga melibatkan Pj Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Virgojanti, Finalis Putri Indonesia 2024 dari Banten, Latisa Maura, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penanaman mangrove merupakan langkah penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan di Kawasan Teluk Banten. Kami berharap agar sebaran mangrove di wilayah ini semakin luas.&#8221; Ucap Al Muktabar. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Al Muktabar, penanaman mangrove adalah wujud dari pengabdian kepada alam dan perawatan terhadap Kawasan Teluk Banten. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dia juga berharap bahwa upaya perawatan ini akan mengaktifkan sektor perikanan di kawasan tersebut, termasuk pengembangan tambak ikan dan udang serta pertumbuhan Kawasan Pelabuhan Perikanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini akan membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat, mendukung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), serta mengembangkan sektor pariwisata dan kuliner, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi,&#8221; ujarnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/langkah-konkrit-penanaman-mangrove-oleh-penjabat-gubernur-banten-di-smart-fisheries-village">Langkah Konkrit Penanaman Mangrove oleh Penjabat Gubernur Banten di Smart Fisheries Village</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/langkah-konkrit-penanaman-mangrove-oleh-penjabat-gubernur-banten-di-smart-fisheries-village/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
