<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PNM Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/pnm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/pnm</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Aug 2026 03:51:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>PNM Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/pnm</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koperasi Desa Merah Putih Harus Jadi Sumber Pendapatan Baru, Ini Skema yang Didorong DPR</title>
		<link>https://www.seketika.com/koperasi-desa-merah-putih-harus-jadi-sumber-pendapatan-baru-ini-skema-yang-didorong-dpr</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2026 03:51:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anggia Erma Rini]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[KDKMP]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Desa Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Pegadaian]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=37003</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/koperasi-desa-merah-putih-harus-jadi-sumber-pendapatan-baru-ini-skema-yang-didorong-dpr">Koperasi Desa Merah Putih Harus Jadi Sumber Pendapatan Baru, Ini Skema yang Didorong DPR</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noopener">Seketika.com</a>, Jakarta – Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak berhenti sebagai kelembagaan atau sekadar membangun gerai. Koperasi tersebut, katanya, harus terhubung dengan pembiayaan, rantai pasok, dan jaringan usaha BUMN agar mampu menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan penguatan fundamental KDKMP menjadi bagian penting dalam pembahasan RUU Perkoperasian. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, masukan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) diperlukan untuk memastikan regulasi yang disusun mampu menjawab kebutuhan koperasi di lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Di isu legislasi menarik sekali masukan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM dan Fakultas Hukum, menarik dan sangat detail untuk memperkaya, memperjelas, dan memastikan bahwa undang-undang itu memang tepat,” ujar Anggia saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Yogyakarta, Jumat (28/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menegaskan, keberhasilan KDKMP tidak cukup diukur dari selesainya pembangunan gerai maupun terpenuhinya persyaratan kelembagaan. Hal yang lebih penting adalah memastikan koperasi benar-benar memiliki aktivitas usaha yang berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang kita ingin pastikan adalah KDKMP ini tidak hanya membangun gerai, lalu kemudian gerainya sudah selesai, secara hukum kelembagaannya sudah selesai, tetapi yang paling penting dan paling mendasar adalah operasionalisasi dari koperasi itu sendiri,” tegas Anggia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menghidupkan operasional tersebut, Komisi VI mendorong KDKMP memanfaatkan kapasitas pembiayaan dan jaringan tiga BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan PT Pegadaian (Persero).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertemuan tersebut, BRI menyampaikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mendekati Rp2 triliun per bulan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara PNM menyalurkan pembiayaan ultramikro melalui Mekaar sekitar Rp140–Rp141 miliar per bulan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, jaringan Pegadaian yang telah menjangkau tingkat kecamatan dinilai dapat diperkuat sebagai mitra keagenan sekaligus pintu masuk inklusi keuangan masyarakat desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Anggia menjelaskan, potensi tersebut perlu disambungkan dengan kebutuhan usaha KDKMP melalui pembentukan hub pasokan komoditas di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan skema itu, UMKM lokal dan nasabah BRI dapat berperan sebagai pemasok kebutuhan gerai KDKMP, sementara nasabah Mekaar dan agen Pegadaian turut menggerakkan transaksi di tingkat masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pola tersebut dapat membuat perputaran pembiayaan BUMN tidak berhenti pada penerima kredit, tetapi bergerak ke rantai usaha yang lebih luas dan memberikan manfaat langsung kepada pelaku ekonomi kecil.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Skema ini sekaligus diarahkan untuk memperluas pemerataan kepemilikan dan pendapatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Komisi VI tidak ingin pertumbuhan ekonomi hanya memperbesar keuntungan kelompok usaha yang sudah mapan, tetapi membuka peluang bagi pelaku UMKM dan masyarakat desa untuk meningkatkan pendapatannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bukan orang kaya yang lama kemudian terus tambah kaya. Tetapi dari keterkaitan atau dari linkage dari KDKMP dengan BRI, dengan masyarakat usaha UMKM atau bahkan yang Mekaar, misalnya nasabah Mekar itu bisa nambah&nbsp;<em>income</em>-nya,” tutupnya Anggia</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/koperasi-desa-merah-putih-harus-jadi-sumber-pendapatan-baru-ini-skema-yang-didorong-dpr">Koperasi Desa Merah Putih Harus Jadi Sumber Pendapatan Baru, Ini Skema yang Didorong DPR</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Peran Koperasi Syariah dalam Pertumbuhan Ekonomi Tangerang Selatan</title>
		<link>https://www.seketika.com/pentingnya-peran-koperasi-syariah-dalam-pertumbuhan-ekonomi-tangerang-selatan</link>
					<comments>https://www.seketika.com/pentingnya-peran-koperasi-syariah-dalam-pertumbuhan-ekonomi-tangerang-selatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2024 13:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Syariah]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit Usaha Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[KUR]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Permodalan Usaha]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<category><![CDATA[Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Usaha Mikro Kecil Menengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9687</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pentingnya-peran-koperasi-syariah-dalam-pertumbuhan-ekonomi-tangerang-selatan">Pentingnya Peran Koperasi Syariah dalam Pertumbuhan Ekonomi Tangerang Selatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saya berharap ekonomi koperasi syariah di Tangerang Selatan akan terus tumbuh menjadi kekuatan yang signifikan dalam mendukung pembiayaan bagi sektor ekonomi kreatif,&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menekankan pentingnya peran koperasi sebagai pilar utama dalam menggerakkan perekonomian Kota Tangerang Selatan. Pernyataan tersebut disampaikan saat beliau menghadiri acara pelatihan pengembangan koperasi yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi koperasi di Gedung Galeri Koperasi UKM, Serpong, pada hari Rabu (21/02/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Koperasi, terutama koperasi syariah, harus menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi masyarakat Tangerang Selatan,&#8221; ujar Benyamin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penekanan ini didasari oleh kenyataan bahwa sebagian besar aktivitas ekonomi di Tangerang Selatan didominasi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan demikian, koperasi dapat menjadi solusi bagi berbagai tantangan terkait dana dan modal yang dihadapi oleh para pelaku UMKM. Saya berharap anggota koperasi dapat menerima pelatihan yang diperlukan untuk mengoptimalkan peran mereka. Semoga ini menjadi langkah awal yang signifikan, yang kemudian diikuti oleh upaya pengembangan ekonomi kreatif,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Benyamin menyebutkan bahwa masalah permodalan sering kali menjadi hambatan bagi para pelaku ekonomi. Oleh karena itu, dia menyoroti beberapa program yang seharusnya dapat dimanfaatkan.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pentingnya-peran-koperasi-syariah-dalam-pertumbuhan-ekonomi-tangerang-selatan">Pentingnya Peran Koperasi Syariah dalam Pertumbuhan Ekonomi Tangerang Selatan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/pentingnya-peran-koperasi-syariah-dalam-pertumbuhan-ekonomi-tangerang-selatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Dorong Penggunaan Keuntungan Program Mekaar untuk Investasi</title>
		<link>https://www.seketika.com/presiden-jokowi-dorong-penggunaan-keuntungan-program-mekaar-untuk-investasi</link>
					<comments>https://www.seketika.com/presiden-jokowi-dorong-penggunaan-keuntungan-program-mekaar-untuk-investasi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Feb 2024 09:45:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Dewi Puteri]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[pertumbuhan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[PNM]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[produk usaha mikro]]></category>
		<category><![CDATA[program Mekaar]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=9341</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/presiden-jokowi-dorong-penggunaan-keuntungan-program-mekaar-untuk-investasi">Presiden Jokowi Dorong Penggunaan Keuntungan Program Mekaar untuk Investasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">“Saya ingin menekankan pentingnya kerja keras dan disiplin dalam mengembangkan usaha kita untuk memberikan dampak ekonomi pada keluarga dan juga kontribusi positif pada ekonomi nasional Indonesia,”</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bekasi – Presiden <a href="https://www.seketika.com/?s=Joko+Widodo&amp;post_type%5B%5D=post">Joko Widodo</a> mendorong penggunaan keuntungan dari program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) untuk investasi. Hal tersebut disampaikan beliau saat bertemu dengan nasabah program Mekaar Binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) di GOR Basket Bekasi, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 16 Februari 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Namun, lebih optimal apabila keuntungan tersebut dialokasikan untuk investasi, seperti penyediaan peralatan kerja atau pembelian mobil untuk kebutuhan transportasi usaha. Pengeluaran untuk konsumsi yang bersifat memuaskan seperti televisi, kulkas, atau mobil sebaiknya dipertimbangkan dengan hati-hati,&#8221; ujar Presiden Jokowi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa kerja keras dan disiplin adalah kunci utama dalam meningkatkan usaha. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Beliau meyakini bahwa kedua faktor ini turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Saya ingin menekankan pentingnya kerja keras dan disiplin dalam mengembangkan usaha kita untuk memberikan dampak ekonomi pada keluarga dan juga kontribusi positif pada ekonomi nasional Indonesia,” tambahnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/presiden-jokowi-dorong-penggunaan-keuntungan-program-mekaar-untuk-investasi">Presiden Jokowi Dorong Penggunaan Keuntungan Program Mekaar untuk Investasi</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/presiden-jokowi-dorong-penggunaan-keuntungan-program-mekaar-untuk-investasi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
