BolaPeristiwa

Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik, Cetak Gol di 6 Piala Dunia

22
×

Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik, Cetak Gol di 6 Piala Dunia

Share this article
Portugal vs Uzbekistan Cristiano Ronaldo Bungkam Kritik, Cetak Gol di 6 Piala Dunia, foto:(ap)

Seketika.com, Bola – Cristiano Ronaldo menjawab kritik dengan cara terbaik. Penyerang Portugal itu mencetak dua gol saat membawa negaranya menang telak 5-0 atas Uzbekistan pada laga Grup K Piala Dunia, Rabu (24/6/2026). Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Ronaldo mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.

Portugal tampil dominan saat menghadapi Uzbekistan dalam lanjutan fase grup Piala Dunia. Tim asuhan Roberto Martínez menang meyakinkan dengan skor 5-0.

Sorotan utama pertandingan tentu tertuju kepada Cristiano Ronaldo. Kapten Portugal itu mencetak dua gol yang tidak hanya membantu kemenangan timnya, tetapi juga mengukir rekor baru dalam sejarah turnamen.

Gol pertama Ronaldo tercipta pada menit keenam setelah memanfaatkan umpan João Cancelo. Ia kemudian menambah gol kedua pada menit ke-39 melalui assist Bruno Fernandes.

Usai pertandingan, Ronaldo menyampaikan pesan singkat yang langsung menjadi perhatian.

“Saya kembali,” ujar Ronaldo kepada kamera televisi.

Dua gol tersebut membuat Ronaldo menjadi pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia.

Catatan itu melengkapi perjalanan panjangnya sejak debut Piala Dunia 2006. Sebelumnya ia juga mencetak gol pada edisi 2010, 2014, 2018, dan 2022.

Selain itu, Ronaldo kini mengoleksi 10 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia. Jumlah tersebut membuatnya melampaui legenda Portugal Eusébio sebagai pencetak gol terbanyak Portugal dalam sejarah turnamen.

Rekor internasional Ronaldo juga semakin sulit dikejar. Hingga pertandingan melawan Uzbekistan, ia telah mengoleksi 145 gol internasional dan 230 penampilan bersama tim nasional Portugal.

Portugal langsung menekan sejak awal pertandingan.

Ronaldo sempat memperoleh peluang emas pada menit keempat sebelum akhirnya membuka keunggulan dua menit kemudian.

Nuno Mendes kemudian menggandakan keunggulan Portugal menjadi 2-0 pada menit ke-17.

Uzbekistan sebenarnya sempat membobol gawang Portugal melalui Azizjon Ganiev pada menit ke-30. Namun gol tersebut dianulir VAR setelah terjadi pelanggaran dalam proses serangan.

Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39 dan membawa Portugal unggul 3-0 saat turun minum.

Pada babak kedua, Portugal semakin tak terbendung. Gol bunuh diri pemain Uzbekistan membuat skor menjadi 4-0 sebelum Rafael Leão menutup pesta gol Portugal menjadi 5-0.

Pelatih Uzbekistan, Fabio Cannavaro, mengakui kualitas Ronaldo masih sangat berbahaya meski telah berusia 41 tahun.

“Jika Anda memberinya ruang satu sentimeter saja di kotak penalti, Anda akan tamat,” kata Cannavaro.

Sementara itu, Roberto Martínez memuji respons Ronaldo yang tetap profesional di tengah kritik yang sempat mengarah kepadanya.

“Dia manusia dan berhak memiliki emosi. Yang mengesankan adalah responsnya. Dia kembali bekerja keras dan menunjukkan profesionalisme luar biasa,” ujar Martínez.

Kemenangan ini menjaga peluang Portugal untuk finis sebagai juara Grup K.

Portugal dijadwalkan menghadapi Kolombia pada laga berikutnya yang akan menentukan posisi puncak klasemen grup.

Di sisi lain, Uzbekistan akan berusaha bangkit saat menghadapi Kongo dalam pertandingan selanjutnya.