Seketika.com, Bola – Persaingan top skor UEFA Nations League 2026/27 sampai dengan Minggu, (4/10/2026) semakin menarik setelah Matchday 3 selesai digelar. Tiga pemain berada di posisi teratas dengan koleksi sama, yakni empat gol.
Mereka adalah Harry Kane dari Inggris, Leo Walta dari Finlandia, dan Lamine Yamal dari Spanyol. Ketiganya sama-sama berhasil menambah gol pada pertandingan terbaru tim masing-masing.
Kane mencetak dua gol ketika Inggris mengalahkan Kroasia di Rijeka. Sementara itu, Yamal mencetak gol keempatnya saat Spanyol menghadapi Republik Ceko.
Walta juga tampil menonjol. Setelah mencetak dua gol saat Finlandia menang 7-0 atas San Marino pada Matchday 1, ia kembali mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 atas Albania di Grup C1.
Dampak dan Kenapa Ini Penting
Posisi tiga besar membuat perebutan gelar pencetak gol terbanyak Nations League masih sangat terbuka.
Kane memiliki peluang besar untuk terus menjaga posisi teratas karena ketajamannya bersama Inggris. Di sisi lain, Yamal juga menunjukkan konsistensi dengan mencetak gol dalam perjalanan Spanyol di kompetisi ini.
Walta menjadi nama yang cukup mencuri perhatian karena seluruh empat golnya sejauh ini datang dari dua pertandingan. Penyerang Finlandia tersebut bahkan mencetak dua gol dalam dua laga berbeda.
Persaingan juga belum hanya melibatkan tiga pemain. Sebanyak sembilan pemain lainnya telah mengoleksi tiga gol, sehingga perubahan posisi masih sangat mungkin terjadi pada pertandingan berikutnya.
Berikut daftar pemain dengan koleksi gol terbanyak setelah Matchday 3:
- Harry Kane (Inggris) – 4 gol
- Leo Walta (Finlandia) – 4 gol
- Lamine Yamal (Spanyol) – 4 gol
- Zeki Amdouni (Swiss) – 3 gol
- João Félix (Portugal) – 3 gol
- Anthony Gordon (Inggris) – 3 gol
- Viktor Gyökeres (Swedia) – 3 gol
- Erling Haaland (Norwegia) – 3 gol
- Robert Lewandowski (Polandia) – 3 gol
- Orri Óskarsson (Islandia) – 3 gol
- Troy Parrott (Republik Irlandia) – 3 gol
- Joel Pohjanpalo (Finlandia) – 3 gol
Kane mencetak dua gol ketika Inggris meraih kemenangan atas Kroasia di Rijeka. Tambahan tersebut membuat striker Inggris itu mencapai empat gol.
Yamal juga sudah mengoleksi empat gol setelah mencetak gol melawan Republik Ceko. Performa tersebut membuat pemain Spanyol itu tetap berada di jajaran teratas daftar pencetak gol.
Menariknya, Kane dan Yamal termasuk lima pemain yang sudah mencetak gol dalam tiga pertandingan timnya sejauh ini.
Tiga pemain lain yang mencatatkan torehan serupa adalah Anthony Gordon dari Inggris, João Félix dari Portugal, dan Viktor Gyökeres dari Swedia.
Gyökeres bukan hanya berada dalam persaingan tiga besar. Penyerang Swedia tersebut juga mencatatkan rekor baru di Nations League setelah mencetak gol dalam enam pertandingan berturut-turut di kompetisi tersebut.
Sementara itu, pemain dengan tiga gol lainnya berasal dari sejumlah negara, termasuk Erling Haaland, Zeki Amdouni, Troy Parrott, dan Orri Óskarsson.
Joel Pohjanpalo juga telah mengoleksi tiga gol. Ia membuka rekening golnya dalam kemenangan besar Finlandia 7-0 atas San Marino pada Matchday 1.
Robert Lewandowski melengkapi kelompok pemain dengan tiga gol setelah mencetak gol dalam kemenangan Polandia 6-0 atas Rumania.
Dengan jarak hanya satu gol antara pemimpin klasemen dan sejumlah pemain di bawahnya, persaingan top skor masih sangat dinamis.
Kane, Walta, dan Yamal untuk sementara berada di depan. Namun, pemain seperti Haaland, Gyökeres, João Félix, Gordon, dan Lewandowski hanya membutuhkan tambahan gol untuk kembali menekan posisi teratas.
Performa pada pertandingan berikutnya akan sangat menentukan apakah trio empat gol mampu mempertahankan posisi mereka atau justru muncul pemimpin baru.












