MotoGPPeristiwa

Maximo Quiles Juara Dunia Moto3 2026, Veda Ega Pratama Finish Keenam di Mandalika

24
×

Maximo Quiles Juara Dunia Moto3 2026, Veda Ega Pratama Finish Keenam di Mandalika

Share this article
Maximo Quiles Juara Dunia Moto3 2026, Veda Ega Pratama Finish Keenam di Mandalika, foto:(ig/maximoquiles28)

Seketika.com, Olahraga – Maximo Quiles memastikan gelar Juara Dunia Moto3 2026 setelah tampil sebagai pemenang dalam Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika. Pembalap muda CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut mengunci titel melalui kemenangan yang menjadi kemenangan ke-10 miliknya sepanjang musim.

Gelar itu terasa istimewa karena diraih ketika kalender Moto3 masih menyisakan lima putaran. Quiles pun masuk dalam kelompok langka pembalap yang berhasil memastikan gelar juara dunia di kelas mana pun dengan lima balapan tersisa, bersama Marc Marquez, Giacomo Agostini, dan Mike Hailwood.

Quiles menunjukkan ketenangan dan kecepatan sejak awal balapan di Mandalika. Ia mampu mengambil posisi terdepan, melewati persaingan ketat di kelompok pembalap yang memperebutkan posisi podium, lalu mempertahankan kendali hingga menyentuh garis finis.

Kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan poin bagi pembalap bernomor 28 itu. Hasil di GP Indonesia menjadi penentu gelar dunia Moto3 2026 sekaligus mengakhiri persaingan perebutan titel sebelum lima putaran terakhir digelar.

Bagi CFMOTO Gaviota Aspar Team, pencapaian ini juga menegaskan keberhasilan mereka mengembangkan talenta muda yang mampu bersaing di level tertinggi balap motor dunia.

Perjalanan Quiles menuju gelar juara ditandai dengan awal musim yang sangat kuat. Ia memenangi empat dari enam balapan pembuka dan kembali meraih kemenangan di Balaton Park serta Assen untuk memperkokoh posisinya di klasemen.

Menjelang jeda musim panas di Sachsenring, keunggulannya bahkan mencapai 104 poin. Selisih tersebut menjadi gambaran betapa kuatnya Quiles dalam mengumpulkan hasil sepanjang paruh pertama kompetisi.

Namun, perjuangannya tidak sepenuhnya berjalan mulus.

Quiles mengalami kecelakaan ketika menjalani sesi kualifikasi kedua atau Q2 di Silverstone. Insiden itu membuatnya mengalami patah tulang selangka kanan dan harus melewatkan sisa akhir pekan balapan.

Cedera tersebut menjadi tantangan besar bagi pembalap yang sedang berada di jalur perebutan gelar. Meski demikian, Quiles mampu kembali menunjukkan daya saingnya setelah pulih dan kembali ke lintasan.

Ia langsung merespons dengan kemenangan di MotorLand Aragon. Hasil itu memperlihatkan bahwa kecelakaan di Silverstone tidak menghentikan ambisinya untuk menyelesaikan musim sebagai juara dunia.

Setelah kembali menang di Aragon, Quiles mempertahankan performanya di Misano dan Red Bull Ring. Rentetan kemenangan tersebut membawanya mencatatkan tiga kemenangan beruntun dan memperlebar jarak di klasemen menjadi 131 poin.

Momentum itu membuka peluang bagi Quiles untuk mengunci gelar lebih awal. Jepang menjadi salah satu kesempatan berikutnya, tetapi ia belum dapat menyelesaikan perburuan titel pada saat tersebut.

Di Motegi, Quiles finis di posisi kedua. Rival terdekatnya, David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP, memberikan perlawanan sengit sehingga penentuan gelar harus berlanjut ke GP Indonesia.

Quiles lahir pada 2008 dan telah menekuni balap motor sejak usia dini. Ia mengawali perjalanan melalui kompetisi minibike sebelum meniti jalur pembinaan pembalap di Spanyol.

Bakatnya mulai mencuri perhatian ketika berkompetisi di European Talent Cup pada 2021. Dalam musim debutnya, ia membukukan lima podium, termasuk tiga kemenangan, dan langsung merebut gelar juara.

Performa tersebut berlanjut pada musim-musim berikutnya. Setelah kembali meraih kemenangan pada 2022, Quiles bersaing lagi dalam perebutan gelar pada 2023 dan akhirnya menjadi juara European Talent Cup bersama Aspar Team dengan koleksi lima kemenangan.

Pada 2024, Quiles naik ke JuniorGP World Championship. Ia langsung meraih kemenangan pada balapan penutup musim dan menuntaskan kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir.

Ia juga menghabiskan tiga musim di Red Bull MotoGP Rookies Cup. Dalam ajang tersebut, Quiles dua kali mengakhiri musim di posisi ketiga dan mengumpulkan tujuh kemenangan.

Rangkaian hasil itu memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan. Aspar Team kemudian membawanya ke Moto3 pada 2025, membuka jalan menuju persaingan di kejuaraan dunia.

Debut Quiles di Moto3 berlangsung setelah ia melewatkan dua putaran pembuka karena batas usia. Ia memulai kiprahnya di Circuit of the Americas atau COTA dengan finis kelima.

Perjalanannya sempat terganggu kecelakaan saat latihan yang membuatnya absen dalam dua putaran sebelum kembali di Le Mans. Setelah itu, performanya terus menanjak dengan podium di Silverstone dan Aragon, lalu kemenangan pertamanya di Mugello.

Quiles menutup musim 2025 dengan tiga kemenangan, sembilan podium, dan dua pole position. Catatan tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi persaingan perebutan gelar pada musim berikutnya.

Gelar Moto3 2026 menjadi pencapaian terbesar Quiles sejauh ini. Ia membuktikan mampu mengubah potensinya sejak kompetisi junior menjadi hasil nyata di tingkat kejuaraan dunia.

Keberhasilannya memastikan gelar dengan lima putaran tersisa juga menempatkannya dalam kelompok pembalap yang mampu mengunci titel jauh sebelum musim berakhir. Prestasi tersebut memperkuat posisi Quiles sebagai salah satu nama muda yang layak diperhatikan dalam perkembangan balap motor internasional.

Perjalanannya belum berhenti di Moto3. Quiles telah mengonfirmasi rencana naik ke kelas Moto2 pada musim 2027, sehingga gelar dunia ini menjadi penutup penting bagi kiprahnya di kelas pengembangan tersebut.

Peralihan kelas akan menghadirkan tantangan baru, termasuk adaptasi terhadap karakter motor dan persaingan yang berbeda. Namun, hasil sepanjang musim 2026 memberinya modal kuat untuk memasuki tahap berikutnya dalam karier profesional.

Fakta Penting Maximo Quiles Juara Dunia Moto3 2026

  • Nama pembalap: Maximo Quiles.
  • Tim: CFMOTO Gaviota Aspar Team.
  • Kebangsaan: Spanyol.
  • Gelar: Juara Dunia Moto3 2026.
  • Balapan penentu: Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika.
  • Kemenangan musim 2026: 10 kemenangan, termasuk GP Indonesia.
  • Keunggulan klasemen: Sempat mencapai 104 poin dan kemudian 131 poin dalam perjalanan menuju gelar.
  • Rencana karier: Naik ke Moto2 pada 2027.