<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UNESCO Archives - seketika.com</title>
	<atom:link href="https://www.seketika.com/tag/unesco/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.seketika.com/tag/unesco</link>
	<description>Independen Menjangkau Dunia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Aug 2025 12:58:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://www.seketika.com/wp-content/uploads/2024/12/Seketikacom-favicon-96x96-1-80x80.png</url>
	<title>UNESCO Archives - seketika.com</title>
	<link>https://www.seketika.com/tag/unesco</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Surat Kartini Diakui Dunia! Masuk Daftar UNESCO Memory of the World</title>
		<link>https://www.seketika.com/surat-kartini-diakui-dunia-masuk-daftar-unesco-memory-of-the-world</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 20:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Arsip Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[Emansipasi]]></category>
		<category><![CDATA[kesetaraan gender]]></category>
		<category><![CDATA[Memory of the World]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri PPPA]]></category>
		<category><![CDATA[Perjuangan Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[R.A Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=29543</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/surat-kartini-diakui-dunia-masuk-daftar-unesco-memory-of-the-world">Surat Kartini Diakui Dunia! Masuk Daftar UNESCO Memory of the World</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Seketika.com</a>, Jakarta &#8211; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi, memberikan apresiasi tinggi kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas keberhasilan penetapan Arsip dan Surat Kartini: Perjuangan Kesetaraan Gender sebagai bagian dari Memory of the World oleh UNESCO pada 17 April 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pemikiran progresif R.A Kartini tentang martabat, hak pendidikan, dan kesetaraan gender yang melampaui zamannya tetap relevan hingga kini. Penetapan arsip surat-surat Kartini sebagai Memory of the World bukan sekadar administratif, melainkan simbolik, strategis, dan praktis untuk menjaga warisan intelektual perempuan Indonesia yang visioner,” ujar Menteri PPPA saat membuka Seminar dan Pameran Arsip Kartini di Gedung ANRI, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri PPPA menegaskan bahwa arsip Kartini mencerminkan tantangan struktural yang dihadapi perempuan pada masa kolonial, namun juga menjadi bukti nyata perjuangan perempuan dalam menuntut hak yang setara, khususnya dalam bidang pendidikan dan partisipasi publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dampak perjuangan Kartini melampaui dirinya sendiri dan menginspirasi perubahan sosial yang masih kita rasakan hingga kini. Semangat ini semakin relevan saat Indonesia merayakan 80 tahun kemerdekaannya. Perempuan bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan agen perubahan di berbagai bidang,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Menteri Arifah menegaskan komitmen Kementerian PPPA dalam mendukung pelestarian arsip dan penguatan peran perempuan sebagai agen perubahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini bukan hanya menjaga sejarah, tetapi juga menghidupkan semangat perjuangan kesetaraan gender. Mari kita bergandengan tangan memastikan perempuan Indonesia mendapat akses dan kesempatan yang sama,” tegasnya.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/surat-kartini-diakui-dunia-masuk-daftar-unesco-memory-of-the-world">Surat Kartini Diakui Dunia! Masuk Daftar UNESCO Memory of the World</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>2 Oktober Hari Apa, Pemkab Pasuruan Wajibkan Karyawan Pakai Batik 1-4 Oktober 2024</title>
		<link>https://www.seketika.com/2-oktober-hari-apa-pemkab-pasuruan-wajibkan-karyawan-pakai-batik-1-4-oktober-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Oct 2024 17:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kewajiban Pakaian]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19817</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/2-oktober-hari-apa-pemkab-pasuruan-wajibkan-karyawan-pakai-batik-1-4-oktober-2024">2 Oktober Hari Apa, Pemkab Pasuruan Wajibkan Karyawan Pakai Batik 1-4 Oktober 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Pasuruan – Selama empat hari, dari tanggal 1 hingga 4 Oktober 2024, seluruh karyawan dan karyawati Pemerintah Kabupaten Pasuruan diwajibkan mengenakan pakaian batik nasional atau batik khas Pasuruan. Kewajiban ini diatur dalam Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Kesekretariatan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, ditandatangani oleh Sekretaris Daerah, Yudha Triwidya Sasongko, pada 30 September 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam surat edaran tersebut, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan diminta untuk mengenakan batik sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal dan nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, menjelaskan bahwa batik telah diakui sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non-bendawi oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan mengenakan batik, masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia, serta memperingati Hari Batik Nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nurkholis menyatakan, “Saya sudah menginstruksikan Pak Sekda untuk menyusun edaran tentang pemakaian baju batik selama empat hari, dari tanggal 1 hingga 4 Oktober.”</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/2-oktober-hari-apa-pemkab-pasuruan-wajibkan-karyawan-pakai-batik-1-4-oktober-2024">2 Oktober Hari Apa, Pemkab Pasuruan Wajibkan Karyawan Pakai Batik 1-4 Oktober 2024</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Budaya Konfusius Internasional 2024 di Qufu: Merayakan Warisan dan Pertukaran Budaya</title>
		<link>https://www.seketika.com/festival-budaya-konfusius-internasional-2024-di-qufu-merayakan-warisan-dan-pertukaran-budaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 10:41:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Acara Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[festival budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Konfusianisme]]></category>
		<category><![CDATA[Kuil Konfusianisme]]></category>
		<category><![CDATA[Pertukaran Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Qufu]]></category>
		<category><![CDATA[Tiongkok]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<category><![CDATA[warisan budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=19706</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/festival-budaya-konfusius-internasional-2024-di-qufu-merayakan-warisan-dan-pertukaran-budaya">Festival Budaya Konfusius Internasional 2024 di Qufu: Merayakan Warisan dan Pertukaran Budaya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Gaya Hidup – Festival Budaya Konfusius Internasional diadakan di Qufu, Provinsi Shandong, Tiongkok Pada malam tanggal 27 September 2024,. Acara pembukaan ini menampilkan upacara penganugerahan Penghargaan Konfusius UNESCO ke-19 untuk Literasi, yang mengakui tiga proyek luar biasa dari Mesir, Indonesia, dan Nigeria.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, malam itu juga menandai peluncuran dua inisiatif budaya penting: “Perjalanan Kuil dan Akademi Konfusianisme Global untuk Menelusuri Asal Usul” dan “Program Pertukaran Budaya Konfusius Internasional.” </p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil kontes Gen Z global, “Konfusius di Mataku,” yang menampilkan foto, video pendek, dan tulisan, juga dipamerkan dengan meriah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini dimeriahkan oleh pertunjukan budaya spektakuler, menampilkan pesona dan relevansi kontemporer budaya tradisional Tiongkok, khususnya Konfusianisme. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Penampilan simfoni, tari, dan teater menambah warna pada perayaan tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan ini, para peserta menekankan pentingnya melestarikan, mewariskan, dan menginovasi warisan intelektual pemikir besar seperti Konfusius. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/festival-budaya-konfusius-internasional-2024-di-qufu-merayakan-warisan-dan-pertukaran-budaya">Festival Budaya Konfusius Internasional 2024 di Qufu: Merayakan Warisan dan Pertukaran Budaya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Kebaya Nasional, Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya</title>
		<link>https://www.seketika.com/hari-kebaya-nasional-lestarikan-budaya-dengan-bangga-berkebaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Fashion]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Kebaya Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Iriana]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Kebaya]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Selasa Berkebaya]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=17217</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/hari-kebaya-nasional-lestarikan-budaya-dengan-bangga-berkebaya">Hari Kebaya Nasional, Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Presiden <a href="https://www.seketika.com/?s=Joko+Widodo&amp;post_type%5B%5D=post">Joko Widodo</a>, didampingi Ibu Iriana Joko Widodo, menghadiri peringatan Hari Kebaya Nasional di Istora Senayan Jakarta pada Rabu, 24 Juli 2024. Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momen penting dalam upaya melestarikan budaya berkebaya di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Panitia Puncak Acara Peringatan Hari Kebaya Nasional, Tantri Diah Kirana Dewi, mengungkapkan bahwa peringatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2023. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara ini juga mengacu pada sejarah Kongres Wanita Indonesia (Kowani) ke-10 tahun 1964 yang dihadiri Presiden Soekarno bersama 7.000 perempuan berkebaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengangkat tema “Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya,” acara ini bertujuan untuk mendorong lebih banyak perempuan mengenakan kebaya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Tantri juga menekankan adanya hari khusus berkebaya, yaitu “Selasa Berkebaya,” yang diharapkan dapat diadopsi oleh perempuan di seluruh Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami sudah menetapkan di Kowani Selasa Berkebaya, selain Rabu Batik. Insya Allah hari Selasa ini akan kami siarkan ke seluruh negeri untuk bisa setiap Selasa ibu-ibu berkebaya semua,” jelas Tantri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kesempatan tersebut, Tantri menjelaskan berbagai jenis kebaya yang akan diajukan dalam nominasi UNESCO bersama empat negara ASEAN lainnya. </p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/hari-kebaya-nasional-lestarikan-budaya-dengan-bangga-berkebaya">Hari Kebaya Nasional, Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNESCO Mengakui Idulfitri dan Iduladha sebagai Hari Besar Keagamaan</title>
		<link>https://www.seketika.com/unesco-mengakui-idulfitri-dan-iduladha-sebagai-hari-besar-keagamaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Apr 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=12315</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/unesco-mengakui-idulfitri-dan-iduladha-sebagai-hari-besar-keagamaan">UNESCO Mengakui Idulfitri dan Iduladha sebagai Hari Besar Keagamaan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebuah tonggak sejarah dalam upaya memperkuat hubungan antarbangsa&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, JAKARTA – Organisasi Pendidikan, Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) telah secara resmi mengakui Hari Raya Idulfitri dan Hari Raya Iduladha sebagai hari besar keagamaan, sebuah langkah yang menandai pengakuan terhadap kepentingan agama dan keragaman budaya di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui unggahan di akun Instagram @kniukemdikbud pada Senin, 1 April 2024, Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO Kemendikbudristek mengumumkan bahwa pengakuan ini adalah respons terhadap usulan dari Indonesia, didukung oleh lebih dari 30 negara di seluruh dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Negara-negara yang turut mendukung usulan ini antara lain Aljazair, Bangladesh, Kolombia, Pantai Gading, Djibouti, Mesir, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Malaysia, Mali, Mauritania, Maroko, Oman, Filipina, Qatar, Federasi Rusia, Arab Saudi, Palestina, Sudan, Republik Arab Suriah, Tunisia, Yaman, dan negara-negara lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut keterangan UNESCO, pengakuan terhadap Idulfitri dan Iduladha sebagai hari besar keagamaan adalah wujud komitmen untuk merayakan keragaman budaya dan agama di antara negara-negara anggota. Dengan mengakui perayaan-perayaan penting ini, diharapkan dapat mendorong dialog antar budaya, saling menghormati, dan pemahaman yang lebih baik dalam kerangka UNESCO.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/unesco-mengakui-idulfitri-dan-iduladha-sebagai-hari-besar-keagamaan">UNESCO Mengakui Idulfitri dan Iduladha sebagai Hari Besar Keagamaan</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Siap Terapkan RAM Etika AI bersama UNESCO</title>
		<link>https://www.seketika.com/indonesia-siap-terapkan-ram-etika-ai-bersama-unesco</link>
					<comments>https://www.seketika.com/indonesia-siap-terapkan-ram-etika-ai-bersama-unesco#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Feb 2024 08:15:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[penyalahgunaan teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[RAM Etika AI]]></category>
		<category><![CDATA[Readiness Assessment Methodology]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi AI]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8829</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/indonesia-siap-terapkan-ram-etika-ai-bersama-unesco">Indonesia Siap Terapkan RAM Etika AI bersama UNESCO</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Metodologi ini memegang peran penting dalam mencegah penyalahgunaan teknologi AI, dan Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan UNESCO dalam implementasinya&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia bertekad menerapkan Readiness Assessment Methodology (RAM) terkait Panduan Etika Artificial Intelligence (AI) yang tengah digarap oleh United Nation Educational, Scientific and Cultural Organizations (UNESCO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mencegah penyalahgunaan <a href="https://www.seketika.com/?s=teknologi+AI&amp;post_type%5B%5D=post">teknologi AI</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo), Nezar Patria, mengungkapkan pernyataan ini saat berdialog dengan Asisten Direktur Jenderal untuk Sosial dan Kemanusiaan <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post">UNESCO</a>, Gabriela Ramos, dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dan UNESCO di Brdo Congress Centre, Kranj, Slovenia, pada Kamis (8/2/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami membahas berbagai isu terkait penerapan RAM di Indonesia. Gabriela Ramos memberikan arahan bahwa pelaksanaan RAM membutuhkan komitmen politik dari pemerintah serta melibatkan berbagai pihak terkait,&#8221; ungkap Wamenkominfo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Indonesia akan segera mengevaluasi kesiapan sektor-sektor terkait untuk melaksanakan <a href="https://www.seketika.com/?s=RAM+Etika+AI&amp;post_type%5B%5D=post">RAM Etika AI</a> yang direncanakan oleh <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post">UNESCO</a>. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah ini diapresiasi oleh UNESCO, yang melihat potensi besar dalam pengembangan <a href="https://www.seketika.com/?s=teknologi+AI&amp;post_type%5B%5D=post">teknologi AI</a> di Indonesia dan kawasan ASEAN.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/indonesia-siap-terapkan-ram-etika-ai-bersama-unesco">Indonesia Siap Terapkan RAM Etika AI bersama UNESCO</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/indonesia-siap-terapkan-ram-etika-ai-bersama-unesco/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Eksplorasi Keindahan Taman Nasional Ujung Kulon: Destinasi Wisata Alam Terbaik di Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/eksplorasi-keindahan-taman-nasional-ujung-kulon-destinasi-wisata-alam-terbaik-di-indonesia</link>
					<comments>https://www.seketika.com/eksplorasi-keindahan-taman-nasional-ujung-kulon-destinasi-wisata-alam-terbaik-di-indonesia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2024 07:15:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas wisata]]></category>
		<category><![CDATA[badak Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi wisata alam]]></category>
		<category><![CDATA[keanekaragaman hayati]]></category>
		<category><![CDATA[keindahan alam]]></category>
		<category><![CDATA[konservasi alam]]></category>
		<category><![CDATA[petualangan alam]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Nasional Ujung Kulon]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=8764</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/eksplorasi-keindahan-taman-nasional-ujung-kulon-destinasi-wisata-alam-terbaik-di-indonesia">Eksplorasi Keindahan Taman Nasional Ujung Kulon: Destinasi Wisata Alam Terbaik di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Rencanakan perjalanan Anda sekarang dan temukan keajaiban alam di Taman Nasional Ujung Kulon!&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Pandeglang – Taman Nasional Ujung Kulon adalah surga alam yang terletak di ujung barat Pulau Jawa, Indonesia. Dikenal sebagai salah satu tujuan wisata alam terbaik di Indonesia, taman nasional ini menawarkan pengalaman yang memikat bagi para pengunjung yang mencari petualangan dan kedamaian di tengah keindahan alam yang masih alami. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Mari kita telusuri lebih dalam pesona <a href="https://www.seketika.com/?s=Taman+Nasional+Ujung+Kulon&amp;post_type%5B%5D=post">Taman Nasional Ujung Kulon</a> dan apa yang membuatnya begitu istimewa.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Keindahan Alam yang Menakjubkan</strong><br><a href="https://www.seketika.com/?s=Taman+Nasional+Ujung+Kulon&amp;post_type%5B%5D=post">Taman Nasional Ujung Kulon</a> memukau pengunjung dengan keindahan alamnya yang spektakuler. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari hutan hijau yang lebat hingga pantai berpasir putih yang luas, setiap sudut taman nasional ini memancarkan pesona alam yang tak tertandingi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemandangan laut yang biru jernih, pohon-pohon hijau yang menjulang, dan langit biru yang cerah menciptakan panorama yang menakjubkan bagi para pengunjung.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Habitat Badak Jawa</strong><br>Salah satu daya tarik utama <a href="https://www.seketika.com/?s=Taman+Nasional+Ujung+Kulon&amp;post_type%5B%5D=post">Taman Nasional Ujung Kulon</a> adalah keberadaan <a href="https://www.seketika.com/?s=badak+Jawa&amp;post_type%5B%5D=post">badak Jawa</a>, salah satu spesies yang paling langka dan terancam punah di dunia. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Taman nasional ini adalah rumah bagi populasi terakhir badak Jawa, dan melindungi habitat alami mereka adalah prioritas utama. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat <a href="https://www.seketika.com/?s=badak+Jawa&amp;post_type%5B%5D=post">badak Jawa</a> di habitat aslinya adalah pengalaman langka yang hanya bisa ditemui di Ujung Kulon.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/eksplorasi-keindahan-taman-nasional-ujung-kulon-destinasi-wisata-alam-terbaik-di-indonesia">Eksplorasi Keindahan Taman Nasional Ujung Kulon: Destinasi Wisata Alam Terbaik di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/eksplorasi-keindahan-taman-nasional-ujung-kulon-destinasi-wisata-alam-terbaik-di-indonesia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakta Menarik Seputar Wayang Indonesia</title>
		<link>https://www.seketika.com/fakta-menarik-seputar-wayang-indonesia</link>
					<comments>https://www.seketika.com/fakta-menarik-seputar-wayang-indonesia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Nov 2023 11:06:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[budaya wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Jenis Wayang di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Lokasi Menyaksikan Pertunjukan Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Pertunjukan Wayang Kulit di Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Tunggu Tunggorono]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[wayang geber]]></category>
		<category><![CDATA[wayang golek]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Kulit Diakui UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=4417</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fakta-menarik-seputar-wayang-indonesia">Fakta Menarik Seputar Wayang Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Cerminan sifat-sifat manusia. Mulai dari sifat murka, serakah, pelit, bijak, dan banyak lagi.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Jakarta – Indonesia kaya akan seni budaya tradisional yang mampu memukau siapa saja yang menyaksikannya, termasuk salah satunya adalah seni pertunjukan <a href="https://www.seketika.com/?s=wayang&amp;post_type%5B%5D=post">wayang</a>. Tidak main-main, pasalnya wayang menjadi salah satu seni pertunjukan tradisional khas Indonesia yang telah mendunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Popularitas <a href="https://www.seketika.com/?s=wayang&amp;post_type%5B%5D=post">wayang</a> Indonesia tidak sekadar menjadi seni pertunjukan tradisional yang kerap ditampilkan di berbagai acara formal dan informal. Tapi juga menjadi salah satu materi pelajaran dan jurusan di beberapa universitas di dalam maupun luar negeri. Kesempatan tersebut tentunya menjadi salah satu media melestarikan dan mengenalkan <a href="https://www.seketika.com/?s=budaya+wayang&amp;post_type%5B%5D=post">budaya wayang</a> di Indonesia lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menyambut Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap 7 November, tentu tidak ada salahnya mengenal berbagai fakta-fakta menarik tentang seni pertunjukan wayang Indonesia. Mengingat, setiap daerah di Indonesia memiliki berbagai jenis wayang yang berbeda-beda yang menarik untuk diketahui.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk lebih jelasnya, berikut fakta-fakta tentang seni pertunjukan wayang khas Indonesia:</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Sejarah+Wayang&amp;post_type%5B%5D=post">Sejarah Wayang</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Wayang sudah ada di Indonesia sejak puluhan abad silam. Kata “wayang” berasal dari bahasa Jawa yang berarti “bayangan”. Jika dilihat secara filsafat, wayang kerap diartikan sebagai bayangan atau cerminan sifat-sifat manusia. Mulai dari sifat murka, serakah, pelit, bijak, dan banyak lagi. Konon, cerita dan penampilan wayang menjadi alat komunikasi, pendidikan, maupun magis-religius (mitos tradisional) yang dipercaya masyarakat pada zamannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/?s=Jenis+Wayang+di+Indonesia&amp;post_type%5B%5D=post">Jenis Wayang di Indonesia</a></p>



<p class="wp-block-paragraph">Faktanya, ada banyak jenis wayang yang bisa ditemukan di Indonesia. Bahkan, setiap jenis wayang di Indonesia memiliki ciri khas masing-masing. Contohnya wayang kulit yang terbuat dari kulit sapi, kerbau, atau kambing. Biasanya, wayang kulit kerap menjadi bagian dari upacara adat.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/fakta-menarik-seputar-wayang-indonesia">Fakta Menarik Seputar Wayang Indonesia</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/fakta-menarik-seputar-wayang-indonesia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur DIY Hamengku Buwono X: Soal Status Sumbu Filosofi Yogyakarta</title>
		<link>https://www.seketika.com/gubernur-diy-hamengku-buwono-x-soal-status-sumbu-filosofi-yogyakarta</link>
					<comments>https://www.seketika.com/gubernur-diy-hamengku-buwono-x-soal-status-sumbu-filosofi-yogyakarta#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Nov 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bantul]]></category>
		<category><![CDATA[Hamengku Buwono X]]></category>
		<category><![CDATA[Panggung Krapyak]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbu Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbu Filosofi Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=3777</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gubernur-diy-hamengku-buwono-x-soal-status-sumbu-filosofi-yogyakarta">Gubernur DIY Hamengku Buwono X: Soal Status Sumbu Filosofi Yogyakarta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">&#8220;<a href="https://www.seketika.com/?s=Sumbu+Filosofi&amp;post_type%5B%5D=post">Sumbu Filosofi</a> sebagai warisan dunia bukan seremonial belaka.&#8221;</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Bantul – Menindaklanjuti keputusan <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post">UNESCO</a> yang menetapkan <a href="https://www.seketika.com/?s=Sumbu+Filosofi+Yogyakarta&amp;post_type%5B%5D=post">Sumbu Filosofi Yogyakarta</a> sebagai salah satu warisan dunia, Gubernur DIY, <a href="https://www.seketika.com/?s=Sri+Sultan+Hamengku+Buwono+X&amp;post_type%5B%5D=post">Sri Sultan Hamengku Buwono X</a> memberi arahan langsung kepada Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Bantul. Kegiatan yang dilaksanakan di Grand Rohan pada Kamis (2/11/2023) ini bertujuan untuk mengawal dan menguatkan kolaborasi agar penataan kawasan Sumbu Filosofi bisa berjalan sesuai tujuh rekomendasi yang diberikan <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post">UNESCO</a>.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kawasan-kawasan yang ada di Sumbu Filosofi, bisakah <a href="https://www.seketika.com/?s=Panggung+Krapyak&amp;post_type%5B%5D=post">Panggung Krapyak</a> ditata ulang dan menambah nilai kawasan tersebut? Itu salah satu contohnya. Begitu pula dengan kawasan lainnya,” jelas Gubernur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi hal tersebut, Bupati <a href="https://www.seketika.com/?s=Bantul&amp;post_type%5B%5D=post">Bantul</a>, Abdul Halim Muslih, mengungkapkan penataan kawasan sumbu filosofi tidak hanya soal kuantitas saja. Terlebih, Kabupaten Bantul memiliki paradigma untuk membangun kegiatan kepariwisataan berdasarkan quality tourism.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Untuk <a href="https://www.seketika.com/?s=Panggung+Krapyak&amp;post_type%5B%5D=post">Panggung Krapyak</a> yang berada di wilayah Kabupaten Bantul, kami berencana untuk menata kembali berdasar quality tourism, pariwisata yang berkualitas. Kami ingin kawasan tersebut berwibawa dan berdampak pada nilai sejarah, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tutut Bupati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepakat dengan pernyataan Bupati, Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, menambahkan nilai-nilai yang ditambahkan pada kawasan Sumbu Filosofi akan diperhatikan dengan baik. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bantul akan pelajari betul seperti apa tujuh rekomendasi <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post">UNESCO</a> sebelum melakukan aksi.</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/gubernur-diy-hamengku-buwono-x-soal-status-sumbu-filosofi-yogyakarta">Gubernur DIY Hamengku Buwono X: Soal Status Sumbu Filosofi Yogyakarta</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/gubernur-diy-hamengku-buwono-x-soal-status-sumbu-filosofi-yogyakarta/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Publik hingga Sekolah Kompak Kenakan Batik</title>
		<link>https://www.seketika.com/pelayanan-publik-hingga-sekolah-kompak-kenakan-batik</link>
					<comments>https://www.seketika.com/pelayanan-publik-hingga-sekolah-kompak-kenakan-batik#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi Seketika]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2023 05:34:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DPMPTSP Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Batik Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kang Nong]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Mal Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayan Publik KOta Tangerang]]></category>
		<category><![CDATA[Taufik Syahzaeni]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.seketika.com/?p=2086</guid>

					<description><![CDATA[<p>...</p>
<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pelayanan-publik-hingga-sekolah-kompak-kenakan-batik">Pelayanan Publik hingga Sekolah Kompak Kenakan Batik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow"></blockquote>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p class="wp-block-paragraph">Harapannya, anak-anak bisa kian paham, bangga dan ikut mensosialisasikan serta melestarikan batik-batik Indonesia</p>
</blockquote>



<p class="wp-block-paragraph"><a href="https://www.seketika.com/">Seketika.com</a>, Tangerang &#8211; Tanggal 2 Oktober merupakan <a href="https://www.seketika.com/?s=Hari+Batik+Nasional&amp;post_type%5B%5D=post">Hari Batik Nasional</a>. Sebuah momen bersejarah yang merayakan pengakuan batik sebagai warisan budaya tak benda Indonesia oleh <a href="https://www.seketika.com/?s=UNESCO&amp;post_type%5B%5D=post">UNESCO</a> pada tahun 2009 silam. Namun, kini tanggal tersebut bukan hanya sebuah perayaan, tetapi juga sebuah kesempatan untuk kita semua bersama-sama merayakan keindahan dan melestarikan warisan budaya Indonesia yang luar biasa ini</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang terlihat di <a href="https://www.seketika.com/?s=Kota+Tangerang&amp;post_type%5B%5D=post">Kota Tangerang</a>. Mulai dari dunia pendidikan hingga pelayanan publik yang kompak mengenakan batik. Ditujukan sebagai peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan batik, terlebih untuk lebih mencintai dan menjaga budaya yang berhaga ini.<br>Suasana tersebut terlihat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) <a href="https://www.seketika.com/?s=Kota+Tangerang&amp;post_type%5B%5D=post">Kota Tangerang</a>. Dimana seluruh petugas loket hingga Kang Nong sebagai penerima pemohon juga mengenakan batik dari berbagai daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini menjadi agenda rutin MPP disetiap tahunnya, tepatnya setiap 2 Oktober. Tak hanya mengenakan batik, seluruh petugas juga sedikit mengedukasi para pemohon atau sekadar mengingatkan bahwa hari ini adalah hari batik. Sehingga, kita sama-sama menambah rasa bangga dan cinta kita kepada batik Indonesia,” ungkap Taufik Syahzaeni, Kepala DPMPTSP, <a href="https://www.seketika.com/?s=Kota+Tangerang&amp;post_type%5B%5D=post">Kota Tangerang</a>, Senin (2/10/23).</p>


<p>The post <a href="https://www.seketika.com/pelayanan-publik-hingga-sekolah-kompak-kenakan-batik">Pelayanan Publik hingga Sekolah Kompak Kenakan Batik</a> appeared first on <a href="https://www.seketika.com">seketika.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.seketika.com/pelayanan-publik-hingga-sekolah-kompak-kenakan-batik/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
