Seketika.com, Bola – Tijjani Reijnders resmi meninggalkan Manchester City setelah klub Inggris itu menyepakati transfer permanen sang gelandang ke Al-Qadsiah, Arab Saudi. Pemain asal Belanda tersebut dikabarkan ditebus sekitar £52 juta atau US$70 juta dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.
Kepergian Reijnders menjadi bagian dari perubahan besar di lini tengah Manchester City pada musim panas 2026, setelah Rodri juga pindah ke Barcelona.
Tijjani Reijnders resmi melanjutkan kariernya di Liga Arab Saudi bersama Al-Qadsiah. Manchester City mengonfirmasi kepindahan gelandang berusia 28 tahun tersebut pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Transfer itu dilaporkan bernilai sekitar £52 juta atau US$70 juta. Reijnders mendapat kontrak lima tahun dari Al-Qadsiah.
Reijnders hanya bertahan sedikit lebih dari satu tahun di Manchester City setelah didatangkan dari AC Milan pada musim panas 2025.
Kepindahan tersebut menjadi salah satu transaksi penting dalam perombakan lini tengah City di bawah pelatih baru Enzo Maresca.
Manchester City kini kehilangan dua gelandang penting dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, Rodri telah menyelesaikan kepindahan ke Barcelona dengan nilai sekitar £65,4 juta.
City sudah bergerak mengantisipasi perubahan tersebut dengan mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest seharga £116 juta.
Klub juga dikaitkan dengan sejumlah gelandang lain untuk memperkuat skuad Maresca.
Dari sisi finansial, penjualan Reijnders memberikan pemasukan besar bagi City. Namun, angka tersebut bukan berarti seluruh £52 juta menjadi keuntungan bersih, karena pemain sebelumnya dibeli dari AC Milan dengan biaya transfer yang juga besar.
Reijnders sendiri meninggalkan City setelah membantu klub memenangkan dua kompetisi piala domestik Inggris pada musim 2025/26, yakni Piala FA dan Piala Liga.
Reijnders datang ke Manchester City dari AC Milan pada musim panas 2025. Ia kemudian menjadi bagian dari skuad yang menjalani musim domestik sukses.
Pada musim 2025/26, City memenangkan Piala Liga setelah mengalahkan Arsenal 2-0 di final. Mereka kemudian mengamankan Piala FA lewat kemenangan 1-0 atas Chelsea.
Reijnders Bertahan Sekitar Satu Musim
Kebersamaan Reijnders dengan Manchester City akhirnya berlangsung relatif singkat. Setelah lebih dari satu tahun di Etihad, sang gelandang memilih tantangan baru di Arab Saudi.
Transfer ke Al-Qadsiah diumumkan pada 19 Agustus 2026. Klub Arab Saudi tersebut mengikat Reijnders dengan kontrak jangka panjang.
Al-Qadsiah Dilatih Brendan Rodgers
Reijnders akan bermain di bawah asuhan Brendan Rodgers. Mantan pelatih Liverpool, Celtic, dan Leicester City tersebut membawa Al-Qadsiah finis di posisi keempat Liga Pro Saudi pada musim sebelumnya.
Kedatangan Reijnders diharapkan memperkuat lini tengah klub yang bermarkas di Al Khobar tersebut.
Reijnders menjadi bagian dari skuad Belanda di Piala Dunia 2026 dan tampil dalam tiga pertandingan fase grup melawan Jepang, Swedia, dan Tunisia.
Belanda kemudian menghadapi Maroko di babak 32 besar dan kalah melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1.
Kepergian Reijnders terjadi setelah Rodri resmi pindah ke Barcelona. Pemain Spanyol itu menandatangani kontrak hingga 2030 setelah City menyepakati transfer senilai sekitar £65,4 juta.
Di sisi lain, Manchester City telah mengeluarkan £116 juta untuk mendatangkan Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Transfer tersebut menjadi rekor klub untuk pembelian pemain.
City juga dikaitkan dengan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, serta sejumlah target lainnya dalam upaya memperkuat skuad Maresca.
Fokus Manchester City kini beralih pada penataan kembali lini tengah menjelang musim baru. Kepergian Rodri dan Reijnders membuat kedalaman sektor tersebut menjadi salah satu perhatian utama Maresca.
Sementara itu, Al-Qadsiah mendapatkan pemain internasional Belanda yang masih berada dalam usia produktif. Transfer ini juga mempertegas ambisi klub Saudi tersebut untuk bersaing di papan atas Liga Pro Saudi.













