Bulu TangkisPeristiwa

3 Sejarah Sekaligus di All England 2026! Prancis, Malaysia, dan Kanada Ukir Rekor Baru di Perempat Final

35
×

3 Sejarah Sekaligus di All England 2026! Prancis, Malaysia, dan Kanada Ukir Rekor Baru di Perempat Final

Share this article
3 Sejarah Sekaligus di All England 2026! Prancis, Malaysia, dan Kanada Ukir Rekor Baru di Perempat Final, foto:(dok.bwfbadminton)

Tan/Thinaah tampil dominan di gim pertama. Namun gim kedua berjalan lebih ketat ketika pasangan Indonesia sempat menyamakan kedudukan 16-16.

Salah satu momen penting terjadi saat Pearly Tan melakukan penyelamatan dramatis dengan posisi hampir berlutut untuk mempertahankan reli.

“Itu hanya reaksi alami saya,” ujar Tan sambil tertawa.

“Saya hanya ingin mengamankan poin tersebut. Setelah memenangkannya, kepercayaan diri kami meningkat.”

Di semifinal, Tan/Thinaah akan menghadapi tantangan berat melawan juara 2024 Baek Ha Na/Lee So Hee. Rekor pertemuan kedua pasangan saat ini imbang 3-3.

Kejutan terbesar hari itu datang dari sektor tunggal putra melalui pemain Kanada Victor Lai.

Ia mengalahkan wakil Jepang Koki Watanabe dalam pertandingan tiga gim dengan skor 18-21, 21-17, 21-15.

Kemenangan tersebut menjadikan Lai sebagai pemain Kanada pertama yang mencapai semifinal All England di era Open.

Ia juga mengikuti jejak Wendy Carter, tunggal putri Kanada yang terakhir kali mencapai semifinal pada 1978.

“Rasanya luar biasa,” kata Lai.

“Kita semua bermimpi memenangkan turnamen ini, tetapi saya tidak memiliki ekspektasi sejauh itu. Saya hanya fokus memainkan setiap pertandingan sebaik mungkin.”

Lai berpeluang menambah sejarah pada semifinal yang berlangsung Sabtu (8/3/2026). Namun, ia harus menghadapi tantangan berat dari runner-up 2022 Lakshya Sen.

Pemain India tersebut melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan juara 2023 Li Shi Feng dengan skor 21-13, 21-16.